1,663 research outputs found
POLA KOMUNIKASI RISMA YAYASAN MASJID TAQWA DALAM PEMBINAAN REMAJA YANG BERINTEGRITAS DI KOMUNITAS OLAHRAGA PANAHAN TAQWA HORSEBACK ARCHERY LAMPUNG
ABSTRAK
Pola komunikasi merupakan cara kerja seorang atau individu
berkomunikasi, sehingga pesan dapat tersampaikan dengan sempurna
dalam mencapai tujuan dari komunikasi tersebut. Komunikasi
memiliki peran yang krusial dalam membentuk integritas remaja. Pola
komunikasi yang baik dan efektif dapat mempengaruhi pembentukan
karakter, norma, dan nilai-nilai positif pada remaja. Penelitian ini
bertujuan mendeskripsikan Pola Komunikasi RISMA Yayasan Masjid
Taqwa Dalam Pembinaan Remaja Yang Berintegritas Di Komunitas
Olahraga Panahan Taqwa Horseback Archery Lampung. Penelitian ini
adalah penelitian proses terjadinya komunikasi dengan menggunakan
pendekatan kualitatif yaitu suatu jenis penelitian yang dilakukan
secara sistematis dengan mengangkat yang ada dilapangan .
Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data
wawancara, dokumentasi dan observasi. Sumber data primer diperoleh
langsung dari responden mengenai proses pola komunikasi yang
diterapkan dalam setiap interaksi antara RISMA dan remaja di
Komunitas Olahraga Panahan Taqwa Horseback Archery Lampung,
sedangkan data sekunder berupa teori-teori serta data penunjang
lainnya dari kepustakaan, dokumentasi, dan profil dari RISMA Masjid
Taqwa dan Komunitas Olahraga Panahan Taqwa Horseback Archery
Lampung. Semusa data tersebut merupakan bahan-bahan untuk
mendeskripsikan pola komunikasi RISMA Masjid taqwa dalam
pembinaan remaja di Komunitas Olahraga Panahan Taqwa Horseback
Archery Lampung.
Hasil penelitian menunjukan bahwa RISMA Masjid Taqwa di
Komunitas Olahraga Panahan Taqwa Horseback Archery Lampung
Menggunakan suatu pendekatan pola komunikasi Sirkuler (dua arah)
penyampaian pesan dan pola komunikasi bintang dalam proses
pembinaan penerapan dalam pelatihan di komunitas Olahraga Taqwa
Horseback Archery Lampung. Kegiatan pola komunikasi Sirkuler
dilakukan dengan mengadakan kegiatan diskusi dan kajian dalam
proses penyampaian nilai-nilai integritas pada remaja, hal ini
dilakukan untuk membuat remaja mengerti dan mengatahui
pentingnya nilai-nilai integritas dalam kehidupan, dalam komunikasi
ini interaksi yang didapatkan antara RISMA dan remaja sebagai
feedback kebrhasilan komunikasi, Pola komunikasi ini bisa dikatakan
komunikasi interpersonal, yaitu proses pertukaran informasi antara
komunikator dan komunikan yang feedbacknya dapat diketahui secara
langsung. Pola komunikasi bintang diterapkan didalam kelompok
iii
kecil yang dibentuk dalam pelatihan memanah, dimana remaja
mempunyai hak untuk mempengaruhi dan berinteraksi terhadap
semua anggota namun tetap dalam pengawasan dan pendampingan
oleh masing-masing pelatih.
Kata Kunci : Pola Komunikasi, Integritas, Remaja, Pembinaan.
iv
ABSTRACT
Communication patterns are the ways in which an individual
communicates, allowing messages to be conveyed perfectly to achieve
the goals of communication. Communication plays a crucial role in
shaping the integrity of adolescents. Good and effective
communication patterns can influence the formation of character,
norms, and positive values in adolescents. This research aims to
describe the Communication Pattern of RISMA at the Taqwa Mosque
Foundation in Fostering Integrity in Adolescents in the Taqwa
Horseback Archery Sports Community in Lampung. This study is a
process-oriented research on communication using a qualitative
approach, a type of research conducted systematically by addressing
what is in the field.
The research employs data collection techniques such as
interviews, documentation, and observation. Primary data sources are
obtained directly from respondents regarding the communication
pattern process applied in every interaction between RISMA and
adolescents in the Taqwa Horseback Archery Sports Community in
Lampung. Secondary data includes theories and other supporting data
from literature, documentation, and profiles of RISMA at the Taqwa
Mosque and the Taqwa Horseback Archery Sports Community in
Lampung. All of this data serves as material to describe the
communication patterns of RISMA at the Taqwa Mosque in fostering
adolescents in the Taqwa Horseback Archery Sports Community in
Lampung.
The research results show that RISMA at the Taqwa Mosque
in the Taqwa Horseback Archery Sports Community in Lampung uses
a Circular (two-way) communication pattern in conveying messages
and a star communication pattern in the coaching process during
training in the Taqwa Horseback Archery Sports Community in
Lampung. Circular communication activities are conducted through
discussions and studies in the process of conveying integrity values to
adolescents. This is done to make adolescents understand and realize
the importance of integrity values in life. In this communication, the
interaction between RISMA and adolescents serves as feedback on the
success of communication. This communication pattern can be
considered interpersonal communication, which is the process of
exchanging information between the communicator and the
communicatee, with feedback that can be known directly. The star
communication pattern is applied within small groups formed during
v
archery training, where adolescents have the right to influence and
interact with all members but still under the supervision and guidance
of each coach.
Keywords: Communication Pattern, Integrity, Adolescents, Foundin
DAMPAK KEGIATAN EKSTRAKULIKULER PRAMUKA PADA PENDIDIKAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN SISWA SMA N 1 PAGERBARANG
RISMA APRILIA. 2019.Dampak Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka Pada Pendidikan Karakter Kewirausahaan Siswa SMA N 1 Pagerbarang. Skripsi. Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal.
Pembimbing I : Dr. Basukiyatno, M.Pd.
Pembimbing II: Dra. Dewi Apriyani Fr.,MM
Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakulikuler pramuka, karakter kewirausahaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kegiatan ekstakulikuler pramuka pada pendidikan karakter kewirausahaan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pola pikir dedukti
Strategi dan instrumen marketing politik Risma-Bambang di Kec. Bulak pada pilwali Surabaya 2010
Skripsi ini mengkaji tentang strategi dan instrumen marketing politik Risma Bambang di kec. Bulak pada pilwali Surabaya 20 I 0. Skripsi ini sekaligus merupakan jawaban terhadap rumusan masalah, pertama, strategi marketing politik yang digunakan Risma-Bambang di kecamatan Bulak pada pilwali Surabaya 20 I 0. Kedua, instrumen marketing politik yang digunakan Risma-Bambang di kecamatan Bulak pada pilwali Surabaya 2010. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research. Adapun tehnik pengumpulan data yang diguna.kan adalah in depth interview, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teori yang dipa.kai adalah theory of political marketing management, konsep pendekatan perila.ku pemilih dan konsep pilkada langsung. Temuan penelitian ini adalah pertama, strategi marketing politik yang meliputi segmentasi pemilih, targetisasi dan positioning. Risma-Bambang mengguna.kan segmentasi geografi yakni dari segi masing-masing kelurahan dan segmentasi demografi yakni dari segi umur, jenis kelamin dan pekerjaan. Targetisasi, daerah yang ditargetkan menyumbangkan suara ma.ksimal yaitu wilayah kelurahan Bula.k yakni 100 suara dari setiap TPS dan 10% dari setiap TPS di kelurahan Sukolilo, Kedung Cowek, Komplek dan Kenjeran. Pemilih perempuan, pemilih produktif, segmen pelajar dan karyawan swasta. Track record, dan image figur Risma-Bambang menjadi positioning mereka. "RIDHO/RIMBA" dan "Not The Others" merupakan brand bagi pemenangan mereka yang dilekatkan dalam benak masyara.kat Surabaya. Not The Other seolah memberi penegasan kepada masyara.kat Surabaya bahwa hanya Risma-Bambang yang pantas untuk dipilih bukan yang lainnya. Kedua, instrumen marketing politik meliputi produk, komunikasi, distribusi serta cost management. Produk yang pertama adalah karakteristik kandidat ya.kni performance Risma-Bambang. Produk kedua yaitu partai, partai pengusung Risma Bambang adalah PDI-P. Suara potensial PDI-P sebesar 2.872 suara sebagai modal awal untuk memenangkan Risma-Bambang di kecamatan Bula.k. Produk ketiga adalah platform kandidat yang meliputi visi-misi dan program kerja kandidat. Pola politik apresiasif digunakan Risma-Bambang untuk bersosialisasi dengan cara berbaur bersama masyarakat secara langsung melalui pertemuan terbatas seperti bersih-bersih pantai bersama warga, pendekatan terhadap pemuda dan kelompok sosial. Media cetak dan media elektronik juga digunakan Risma-Bambang sebagai salah satu media yang efektif untuk mendekatkan kandidat dengan masyarakat Surabaya, bentuknya adalah iklan kampanye, debat politik, spanduk, kaos serta penempelan stiker dari rumah ke rumah. Cost management, besaran dana yang dikeluarkan oleh pasangan Risma-Bambang selama periode kampanye yaitu 2 milyar. Penerapan strategi dan instrumen marketing politik tersebut berhasil mengantarkan Risma-Bambang menjadi walikota dan wakil walikota Surabaya 2010-2015
Strategi dakwah Jamilah (Jamaah Mingguan Muslimah) RISMA JT (Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah) dalam meningkatkan religiusitas jamaah
Eka Alfiatus Safitri (1701036047). Dengan skripsi berjudul: “Strategi Dakwah JAMILAH (Jamaah Mingguan Muslimah) RISMA JT (Remaja Islam Masjid Agung Jawa Tengah) dalam Meningkatkan Religiusitas Jamaah”.
Pada hakikatnya strategi adalah perencanaan (planning) dan manajemen untuk mencapai suatu tujuan, strategi tidak hanya berfungsi sebagai peta jalan yang hanya menunjukkan arah jalan saja melainkan harus menunjukkan bagaimana tekniknya. Dengan adanya strategi dakwah ini dapat membantu keberlangsungan kegiatan JAMILAH (Jamaah Mingguan Muslimah) untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah JAMILAH (Jamaah Mingguan Muslimah) RISMA JT dalam meningktakan pemahman keagmaan jamaah. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif karena data yang diperoleh diolah dan dijelaskan dalam deskripsi penulis. Dalam memperoleh data penulis menggunakan metode (1) observasi, (2) wawancara dan (3) dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: sumber data primer yaitu, hasil wawancara dengan ketua umum RISMA JT, majelis pertimbangan RISMA JT, sekertaris RISMA JT, ketua lembaga dakwah RISMA JT, ketua pelaksana JAMILAH dan beberapa jamaah JAMILAH, serta sumber data sekunder yang berasal dari dokumentasi kegiatan.
Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang dilakukan JAMILAH (Jamaah Mingguan Muslimah) dalam meningkatkan religiusitas jamaah yakni (1) Mengadakan majelis taklim rutinan setiap dua minggu sekali, (b) Pembacaan Maulid (Dziba’, Simtudduror, Adhiya Ulami’) dan diiringi oleh hadroh, (c) memberikan tema yang menarik, (d) Memberikan pola dakwah yang mendasar lebih umum dan dibutuhkan wanita dimasa kini.
Kata kunci: Strategi, Dakwah dan Religiusitas Jamaah
FUNGSI KELOMPOK TANI RISMA ASRI DALAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PETANI DI PEKON GISTING PERMAI KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS
Kelompok tani merupakan suatu upaya kaum petani untuk dapat lebih
memiliki kekuatan agar dapat mengontrol dunia pertanian yang mereka hadapi,
dengan wujud suatu wadah pemberdayaan bagi kaum petani dengan segala proses
pengembangan Sumberdaya manusia petani yang tertuang didalamnya, diharapkan
dapat menjadi suatu wadah yang berguna bagi kaum petani guna untuk lebih
mengoptimalkan potensi dasar dalam dunia pertanian.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fungsi
kelompok tani Risma Asri dalam meningkatkan suatu Kapabilitas bagi kaum petani
yang tergolong dalam kelompok tani Risma Asri, serta untuk menggali dampak dari
proses pemberdayaan yang terjadi dalam lingkup kelompok tersebut terhadap
kehidupan bertani setiap anggota yang tergolong dalam kelompok tani Risma Asri di
Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Dalam penelitian
ini penulis menggunakan metodologi penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data
dalam penelitian ini menggunakan metode dokumntasi, interview bebas terpimpin,
dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan interactive model
analisys dari Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data,
dan kesimpulan/verifikasi data.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberdayaan yang terdapat pada
diri kelompok tani Risma Asri termasuk kedalam pemberdayaan yang sifatnya
berkesinambungan dimana proses pemberdayaan dapat berlangsung dengan atau
tanpa adanya intervensi dari luar, indikasi dari hal tersebut dapat dilihat dari keaktifan
kegiatan yang bersifat pengembangan diri setiap anggota dalam kelompok tani Risma
Asri.
Kemudian dengan adanya pola pemberdayaan yang terdapat pada kelompok
tani Risma Asri sendiri memberikan dampak yang cukup baik, hal tersebut dapat
dilihat dari mampunya setiap anggota kelompok untuk menerapkan hasil dari
kompetensi yang mereka dapat dalam kelompok seperti penerapan teknologi bio-gas,
teknik pakan ternak fermentasi, pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk organi,
pemanfaatan lingkungan sekitar untuk membuat pupuk serta obat-obatan herbal yang
berguna bagi tanaman pertanian merek
Il Pittore di Civita Castellana 8238 e la pianificazione di un rapimento su uno stamnos falisco a figure rosse del museo di Grosseto
Taking inspiration from the presentation of one relatively unknown Faliscan stamnos of the Museum of
Grosseto, the proposed study aims to deepen the knowledge of part of the figurative imagery of red Faliscan
figure production of the first half of the fourth century B.C., in which the representations of abduction
scenes are rather frequent. In order to read an important passage of the history of ancient craftsmanship,
the study also aims to provide a chronological definition of the work of the Civita Castellana 8238 Painter,
author of the stamnos of Grosseto, artistic personality that arises amidst the earliest Faliscan production –
linked to stylistic and iconographic Attic models – and the red figure Ceretan production
POLA ASUH POSITIF MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BALITA
Orang tua merupakan pihak yang sangat berpengaruh dalam pemantauan dan pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak pada lima tahun pertama kehidupan (Golden Periods). Kualitas hubungan antara orang tua dan anak (pola asuh) sangat menentukan perkembangannya. Pengasuhan yang salah berisiko terhadap keterlambatan perkembangan pada anak. Keterlambatan perkembangan umum (Global Development Delay) pada anak di Indonesia diperkirakan sebesar 5-10%, dengan 1-3% pada usia kurang dari 5 tahun. Tujuan penelitian untuk menentukan hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan balita. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan crossectional. Populasi adalah seluruh orang tua dan balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa sebanyak 717 balita. Sampel dipilih berdasarkan tehnik purposive sampling sejumlah 95. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan chi-square. Hasil penelitian sebagian besar responden menerapkan pola asuh positif sebesar 70.5% dan perkembangan balita yang normal sebesar 62,1% serta terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan perkembangan balita (p=0.020). Pola asuh positif berpengaruh positif terhadap perkembangan yang normal pada balita. Orang tua sebaiknya menerapkan pola asuh positif agar balita berkembang sesuai tahapan usianya.
HUBUNGAN POLA TIDUR DENGAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG
Latar Belakang : Kardiovaskuler merupakan salah satu sistem tubuh yang mengalami perubahan pada lansia. Dinding pembuluh darah lansia akan mengalami perubahan menjadi semakin kaku dan tidak elastis yang memicu terjadinya hipertensi. Menurut (Bilen & Wenger, 2020) hipertensi menjadi penyebab utama mortalitas dan morbiditas kardiovaskuler pada lansia. Berdasarkan data dari Riskesdas prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 34,1%. Oleh karena itu, hipertensi harus menjadi perhatian bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu faktor yang mempengaruhi hipertensi pada lansia adalah pola tidur atau kualitas tidur pada lansia tersebut. Menurut (Yang et al., 2021) kualitas tidur subyektif yang buruk berkaitan dengan tekanan darah yang lebih tinggi dan hipertensi yang lazim.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 104 lansia di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil : Hasil uji Rank Spearman menunjukkan hasil p value < 0,05 yaitu 0,000 pada korelasi pola tidur dengan tekanan darah sistolik serta tekanan darah diastolik. Hal ini berarti bahwa terdapat hubungan antara pola tidur dengan hipertensi pada lansia dengan nilai r = 0,750 pada pola tidur dengan tekanan darah sistolik dan nilai r = 0,605 pada pola tidur dengan tekanan darah sistolik. Hasil ini menunjukkan nilai korelasi yang kuat dengan arah hubungan positif yang berarti semakin buruk pola tidur lansia maka semakin tinggi tekanan darahnya (hipertensi).
Simpulan : Pola tidur seorang lansia berhubungan dengan tingkat tekanan darahnya.
Kata Kunci : Pola tidur, Hipertensi, Lansia
Daftar Pustaka : 43 (2014-2023
Kehidupan Sosial Ekonomi Keluarga Buruh Tani Rumput Laut di Desa Tappe’e Kelurahan Lappa Kabupaten Sinjai.
1463140003
Program Studi sosiologi
Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Makassar
ABSTRAK
Risma Listiana, 2018, Kehidupan Sosial Ekonomi Keluarga Buruh Tani Rumput Laut Di Desa Tappe’e Kelurahan Lappa Kabupaten Sinjai. Dibimbing oleh Hj. Musdaliah Mustadjar dan Idham Irwansyah Idrus.
Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kondisi kehidupan sosial ekonomi sebagian keluarga buruh tani rumput laut yang dilihat dari kondisi pendidikan, pendapatan dan kondisi rumah, kesehatan bisa dikatakan sudah cukup layak, namun ada pula bisa di katakana belum cukup layak. dan terdapat tiga strategi yang dilakukan buruh tani untuk tetap bertahan hidup yaitu: strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan. Strategi aktif yang dilakukan buruh tani rumput laut yaitu dengan mencari pekerjaan sampingan, angota keluarga ikut bekerja. Strategi pasif yang dilakukan buruh tani rumput laut yaitu dengan menerapkan pola hidup hemat. Strategi jaringan yang yang dilakukan buruh tani yaitu meminta bantuan kepada jaringan sosial yang mereka miliki, baik jaringan formal maupun jaringan informal
PERANAN POLA ASUH ORANGTUA DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan kreativitas anak usia dini terkait dengan peranan orangtua. Hubungan ibu dan ayah atau orang dekat lainnya dengan anak memberikan dasar sejauh mana anak dapat mengembangkan kreativitasnya. Kebanyakan orangtua mendambakan anaknya untuk kreatif, tetapi tidak tau bagimana cara mengembangkan kreativitas anak. Berdasarkan hasil temuan tersebut penelitian ini bertujuan : 1)Untuk mengetahui peranan pola asuh orangtua dalam mengembangkan kreativitas anak. 2) untuk medeskrifsikan faktor-faktor yang menghambat dan mendukung pola asuh orangtua dalam mengembangkan kreativitas anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kp. Maja Pasir Kacapi, RT/RW 01/06, Desa. Sukaratu, Kecamatan. Majasari, kabupaten. Pandeglang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, dokumentasi, kuesioneri. Peneliti mengamati dan mencatat dengan cermat kreativitas anak dan pola asuh yang di terapkan oleh orangtua serta untuk mengetaui peranan pola asuh orangtua dalam mengembangkan kreativitas anak di Kp. Maja Pasir Kacapi tersebut. dari hasil penelitian ini terdapat pola asuh yang berbeda-beda yang diterapkan kepada anaknya oleh orangtua dalam kehidupan sehari-hari dan pola asuh oriental dan primisiflah yang paling dominan diterapkan.
This research is motivated by the development of early childhood creativity related to the role of parents. The relationship between mother and father or other close people with children provides the basis for the extent to which children can develop their creativity. Most parents yearn for their children to be creative, but don't know how to develop children's creativity. Based on these findings, this study aims: 1)
To find out the role of parenting in developing children's creativity. 2) to describe the factors that hinder and support parenting in developing children's creativity. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. This research was conducted at Kp. Maja Pasir Kacapi, RT / RW 01/06, Desa. Sukaratu, District. Majasari, district. Pandeglang. Data collection techniques in this study using observation, documentation, questionnaires. Researchers observed and recorded carefully children's creativity and parenting styles applied by parents and to know the role of parenting parents in developing children's creativity in Kp. Maja Pasir Kacapi. From the results of this study, there are different parenting styles that are applied to their children by parents in everyday life and it is oriental and primitive parenting styles that are most dominantly applied
- …
