1,720,981 research outputs found

    Religion and the Spiritual Crisis of Modern Human Being in the Perspective of Huston Smith`S Perennial Philosophy

    Get PDF
    This work is based on the assumption that modern human has undergone a multidimensional crisis. This crisis needs a timely response and an urgent solution, for if we neglect it, it will become worse and can destabilize the life of mankind globally. I refer to the work of Huston Smith on perennial philosophy to find its essence as an attempt to find solution for overcoming the modern men`s crisis. This is a library research using the philosophical hermeneutics method. The paper shows that, firstly, perennial philosophy has a characteristic of metaphysics, which try to find a fundamental basis for both immanent and transcendent of all things, psychology which depicts the common sameness in human and ethics as a goal in human life. Secondly, what is meant by human spiritual crisis is a condition where human neglected even destroyed the godhead character within themselves. Thirdly, the answer made by Huston smith`s Perennial Philosophy concerning human spiritual crisis include that the spiritual crisis of modern human being are seen from the tunnel metaphore, in which the basement is scientism, the left wall is education, media as the roof, and the right wall the law. The spiritual crisis of modern human being as a failure of post-modernism has a similiraty with modernism way of seeing this world as the only true reality, although there is different in approach between the two. Religious mysticism that was offered by Huston smith has a perenialistic tone. The pluralistic attitude found among humankind has to be rooted in an esoteric level within each religion. Smith`s perennial philosophy is very relevant to the condition of Indonesia, which therefore has sackeled by a rigid theological dogmatism. Religion should be an endeavor for human being to find a more exalted living

    Komunikasi Penyelesaian Konflik Pemuda di Desa Air Balui Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir.

    Get PDF
    ABSTRAK Nama : Riki Saputra NIM : 11543104574 Judul : Komunikasi Penyelesaian Konflik Pemuda di Desa Air Balui Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir. Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain dengan tujuan untuk mempengaruhi pengetahuan atau perilaku seseorang. Di Desa Air Balui ini sering terjadinya konflik pemuda antara pemuda tempatan dan pemuda pendatang sehingga peneliti ingin mengetahui bagaimana caranya komunikasinya dalam penyelesaian konflik pemuda. Tujuan penelitain untuk mengetahuai komunikasi penyelesian konflik pemuda di Desa Air Balui Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari model serkuler oleh Osgood dan Schram. (1). Encoder, Interpreter, Decoder penyelesaian konflik yang terjadi antara pemuda tempatan dan pemuda pendatang di Desa Air Balui, memiliki beberapa orang yang berperan dalam penyelesaian konflik ini. Kepala Desa Air Balui memilih ketua pemuda Desa Air Balui, Kepala Dusun Mudo, Kepala Dusun Kedandang, dan perwakilan pemudapemuda yang berkonflik, sehingga dengan adanya beberapa orang tersebut masalah konflik yang terjadi di Desa Air Balui terselesaikan dengan cara damai. (2). Message (pesan) yang di sampaikan oleh pemerintah Desa Air Balui kepada pemuda-pemuda yang terlibat konflik, pesannya lebih cenderung mengarahkan mereka dan menyadarkan mereka agar tidak berkonflik, pesan yang disampaikan juga tidak menggunakan pesan yang bersifat keras, akan tetapi pesan yang disampaikan bersifat pesan yang menyanjung atau memuji-muji sehingga masalah konflik antar pemuda-pemuda dapat terselesaikan dengan damai. (3). Decoder, Interpreter, Encoder dari penyampain pesan Pemerintah Desa Air Balui, respon dari pemuda-pemuda yang berkonflik juga ditanggapi dengan baik dan dipahami bahwa dengan adanya konflik tidak ada manfaatnya dan faedahnya, pemuda yang berkonflik juga sadar bahwa yang ia lakukan sangatlah tidak baik untuk dicontoh, cukup dijadikan pelajaran bagi pemuda dan pemerintah Desa Air Balui. Kata Kunci : Komunikasi, Penyelesaian Konflik, Desa Air Balui

    PENGUKURAN BEBAN KERJA FISIK DAN TINGKAT KELELAHAN TERHADAP PEKERJA DI DEPOT AIR MINUM JAYA QUA PONTIANAK MENGGUNAKAN METODE CVL dan IFRC

    Get PDF
    Depot air minum Jaya Qua merupakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang berlokasi di Jalan Sepakat II, Pontianak Kalimantan Barat berdiri sejak 10 Juni 2014 mengkhususkan diri prduksi air minum isi ulang. Salah satu stasiun kerja adalah pengisian dan pengangkatan galon yang dilakukan secara berulang-ulang dalam jumlah banyak setiap harinya. Berdasarkan hal tersebut perlu diketahui derajat beban kerja fisik dan kelelahan kerja yang dirasakan pegawai Stasiun Air Minum serta efek beban kerja fisik terhadap tingkat kelelahan pegawai.Data dikumpulkan dari tiga karyawan yang di Depot air minum Jaya Qua selama tujuh hari. Metode yang digunakan adalah metode Cardiovascular Load (CVL) yang mengukur beban kerja fisik dari saat berkerja dan istirahat serta Industial Fatigue Research Commiittee (IFRC) yang mengukur tingkat kelelahan kerja dari total skor yang diperoleh. Mengetahui apakah terdapat pengaruh antara beban kerja fisik dengan tingkat kelelahan, maka dilakukan dengan uji regresi linear sederhana menggunakan secara manual dan add-ins pada microsoft excel. Hasil yang diperoleh akan menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan.Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan, maka diperoleh beban kerja fisik tertinggi terjadi dengan %CVL sebesar 41,0187 hal ini masuk dalam kategori sedang memerlukan perbaikan namun tidak mendesak. Tingkat kelelahan kerja dalam bekerja tertinggi 67% termasuk kelelahan sedang. Uji regresi sederhana menunjukan bahwa beban kerja tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kelelahan fisik. usulan yang diberikan yaitu memberikan pemahan tatacara pengangkatan galon yang baik, istirahat yg cukup di sela-sela jam kerja untuk meregangkan otot, istirahat yang cukup agar tidak kelelahan dan kesehatan dijaga, melakukan pemeriksaan kesehatan, membuat jadwal kerjadan menggunakan alat material handling dapat digunakan untuk meminimalkan upaya mengangkat dan memindahkan barang. Kata kunci: Beban Kerja Fisik, CVL, IFRC, Regresi Linear Sederhana, Tingkat Kelelahan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Pengawasan Terhadap Izin Usaha Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Kuranji Kota Padang

    Get PDF
    Depot air minum isi ulang sudah sangat banyak di Indonesia karena sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat. Selain karena kepraktisannya, harganya pun terbilang cukup murah. Namun dalam menjalankan usahanya, pengusaha depot air minum isi ulang di Kota Padang khususnya Kecamatan Kuranji sering lalai dalam memperhatikan kualitas air minum termasuk mesin dan peralatan yang digunakannya. Agar kualitas air yang digunakan sesuai dengan syarat yang diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, maka dilakukan pengawasan terhadap depot air minum isi ulang oleh Dinas Kesehatan Kota Padang. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberian izin usaha depot air minum isi ulang, untuk mengetahui pelaksanaan pengawasan terhadap izin usaha depot air minum isi ulang dan untuk mengetahui kendala yang ditemui dalam pelaksanaan pengawasan terhadap izin usaha depot air minum isi ulang di Kecamatan Kuranji Kota Padang serta cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis yang bersifat deskriptif. Dengan sumber dan jenis data berasal dari penelitian lapangan yang merupakan jenis data primer dan penelitian kepustakaan yang merupakan jenis data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen dan wawancara yang menggunakan metode purposive sampling dalam penarikan sampel yang diolah secara editing dan menganalisanya secara kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa proses pemberian izin usaha dan pelaksanaan pengawasan terhadap izin usaha depot air minum isi ulang di Kecamatan Kuranji Kota Padang yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang sudah sesuai dengan aturan yang ada, namun pengawasan tersebut belum merata karena hanya sekitar 70% depot air minum isi ulang yang terawasi. Itu semua terjadi karena Dinas Kesehatan Kota Padang terkendala dalam ketersediaan tenaga pengawas. Selain itu, pemberian sanksi yang diterapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang juga belum maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kota Padang mengupayakan penambahan tenaga pengawas dan meningkatkan intensitas pengawasan. Untuk lebih efektifnya pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang sebaiknya lebih merata dan mencakup semua depot air minum isi ulang yang ada sehingga menjamin kualitas air minum yang disediakan dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi yang mengkonsumsinya. Kata Kunci : Pengawasan, Izin usaha dan Depot air minum isi ulan

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore