16 research outputs found

    Pengembangan Media Video Senam Irama Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Pada Siswa Tunagrahita Kelas VI SDLB Negeri Kedungkandang Malang

    No full text
    ABSTRAK   Pangesti, Restu. 2015. Pengembangan Media Video Senam Irama Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Pada Siswa Tunagrahita Kelas VI SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tomas Iriyanto, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Abdul Huda, M.Pd.   Kata Kunci: Media Video Senam Irama, Pendidikan Jasmani Adaptif, Tunagrahita Tunagrahita adalah kelainan yang meliputi fungsi intelektual di bawah rata-rata. Siswa dengan kelainan tunagrahita memiliki problema belajar yang disebakan adanya hambatan perkembangan intelegensi, mental, emosi, sosial, dan fisik. Pada pembelajaran pendidikan jasmani adaptif, siswa tunagrahita memerlukan keberagaman kegiatan olahraga salah satunya adalah kegiatan senam irama. Oleh karena itu siswa tunagrahita memerlukan media pembelajaran yang tepat dalam proses kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani adaptif. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan media video senam irama dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif pada siswa tunagrahita kelas VI SDLB Negeri Kedungkandang Malang yang disesuaikan dengan karakteristik siswa tunagrahita. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi langkah-langkah pengembangan model Dick & Carey yang diadaptasi oleh Setyosari (2013). Subjek uji coba produk terdiri dari ahli materi, ahli media, praktisi, dan uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 5 siswa tunagrahita kelas VI SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Hasil pengembangan menunjukan tingkat kevalidan media video senam irama. Hasil penilaian ahli materi memperoleh presentasae 92%, ahli media memperoleh 94%, praktisi memperoleh 92%, dan uji coba kelompok kecil memperoleh rata-rata 88% dengan kualifikasi sangat layak untuk digunakan. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu produk yang dihasilakan mendapat hasil yang tepat dan valid digunakan siswa tunagrahita Kelas VI SDLB Negeri Kedungkandang Malang. Saran yang diajukan adalah (1) peneliti selanjutnya dapat mengembangankan senam irama dengan model gerakan dan irama yang lainya dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif, (2) peneliti selanjutnya dapat mengembangkan senam irama dengan menggunakan subjek Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang lainya, (3) peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan memperbanyak keragaman populasi dan wilayah penelitian

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika tentang Operasi Pecahan melalui Model Teams Games Tournaments pada Siswa Kelas IV SDN Kaulon 01 Kabupaten Blitar

    No full text
    ABSTRACT Pinanggih, Pangesti Restu.2016.Peningkatan Hasil Belajar Matematika tentang Operasi Pecahan melalui Model Teams Games Tournaments pada Siswa Kelas IV SDN Kaulon 01 Kabupaten Blitar. Skripsi, Progam Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Tri Murti, S.Pd.,M.Pd, (2) Drs. Sunyoto, S.Pd., M.Si.Kata Kunci: hasil belajar, matematika, model teams games tournamentsHasil observasi selama pembelajaran matematika tentang operasi pecahan muncul permasalahan sebagai berikut: (1)guru hanya menggunakan metode ceramah, (2)kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, (3)siswa jarang belajar secara berkelompok di kelas, dan (4) guru tidak menggunakan model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk aktif. Dampak dari permasalahan adalah siswa merasa kesulitan dalam memahami materi operasi pecahan sehingga hasil belajar siswa masih di bawah KKM yaitu 65. Tujuan penelitian mendeskripsikan penerapanan model teams games tournaments pada pembelajaran matematika tentang operasi pecahan pada siswa kelas IV SDN Kaulon 01 Kabupaten Blitar dan peningkatan hasil belajar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data dengan teknik observasi, dokumentasi, wawancara, catatan lapangan, dan tes. Prosedur penelitian meliputi pratindakan, siklus I, dan siklus II. Subjek penelitian yaitu siswa dan guru kelas IV SDN Kaulon 01 Kabupaten Blitar yang berjumlah 25 siswa. Peneliti berperan sebagai guru mata pelajaran matematika kelas IV.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase keberhasilan aktivitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada siklus I sebesar 86% dan pada siklus II sebesar 98%. Rata-rata persentase ketuntasan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 84% dan pada siklus II sebesar 90,5%. Hasil belajar siswa ranah afektif pada siklus I aspek kerja sama menunjukkan nilai modus 3, pada siklus II meningkat menunjukkan nilai modus 4.  Hasil belajar siswa ranah psikomotor pada siklus I dan II nilai optimum yang tampak adalah 4. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa ranah kognitif pada siklus I sebesar 76% dan pada siklus II sebesar 92%. Pada pertemuan terakhir, dari 25 siswa, terdapat 23 siswa yang sudah tuntas belajar. Data tersebut dapat disimpulkan bahwa  penerapan model teams games tournaments dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Kaulon 01 Kabupaten Blitar. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar dapat menerapkan model teams games tournaments untuk meningkatkan aktivitas siswa dan pemahaman siswa terhadap materi sehingga kualitas pembelajaran di sekolah dapat meningkat

    SEJARAH KELUARGA EMI PANGESTI DAN PERANANNYA TERHADAP EKSISTENSI BATIK KARANG TUBAN (1981-2010))

    No full text
    ABSTRAK   Rakhmatullah, M. Ma’arif. 2012. Sejarah Keluarga Emi Pangesti dan Peranannya Terhadap Eksistensi Batik Karang Tuban (1981-2010). Skripsi, Jurusan Sejarah. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Irawan, M. Hum., Pembimbing: (II) Dr. R. Reza Hudiyanto   Kata kunci: Sejarah Keluarga, Batik Karang, Tuban. Batik merupakan salah satu hasil kerajinan yang dijumpai hampir seluruh wilayah di Indonesia khususnya di salah satu wilayah yang memiliki kerajinan Batik yaitu Tuban. Kabupaten Tuban memiliki beberapa varian batik salah satu diantaranya yaitu Batik Karang. Keunikan dari Batik Karang adalah perkembangan bentuk inovasi dari batik motif klasik ke batik motif kontemporer. Disinilah peran penting keluarga Emi Pangesti dalam mengembangkan bentuk perubahan motif Batik Karang dalam kurun tahun 1981-2010. Penelitian ini memiliki dua rumusan masalah yang akan dikaji yaitu (1) Bagaimana perkembangan batik di Indonesia, (2) Bagaimana peran keluarga Emi Pangesti dalam mengembangkan perubahan motif Batik Karang (1981-2010). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) untuk mengetahui perkembangan batik di Indonesia, (2) peranan keluarga Emi Pangesti dalam mengembangkan perubahan motif Batik Karang (1981-2010). Penulis dalam penelitian ini menggunakan metode sejarah. Metode sejarah meliputi heuristik yaitu pengumpulan sumber, kritik sumber yaitu menguji kebenaran informasi baik dari segi materi maupun substansi, meliputi kritik ekstern untuk menilai keautentikan sumber dan kritik Intern untuk menilai kebenaran isi sumber dan kesaksian. Interpretasi yaitu mencari makna dari fakta-fakta yang telah diperoleh dan Historiografi yaitu penulisan sejarah. Sedangkan metode sejarah lisan digunakan karena masih memungkinkan untuk menggali informasi dari pelaku sejarah melalui wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ragam hias motif batik di Indonesia telah berkembang sejak masa Kerajaan Hindu-Budha di abad XVII Masehi. Batik mulai memperoleh kedudukan yang tinggi setelah pada abad XVIII saat penguasa keraton Yogyakarta dan Kasunanan Solo mulai melegitimasi motif-motif batik yang hanya boleh digunakan oleh Raja dan kalangan bangsawan. Tujuannya adalah untuk membedakan batik buatan rakyat dengan buatan keraton. Penelitian ini juga diperoleh kesimpulan bahwa eksistensi dan keberadaan Batik Karang Tuban tidak lepas dari peran keluarga Emi. Emi melestarikan Batik Karang dengan cara tetap mempertahankan pembuatan batik tulis, melakukan inovasi motif batik karang, mengikuti pameran seni budaya di dalam dan di luar negeri serta memberi pelatihan membuat batik. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu peneliti dapat mengkaji sejarah keluarga dengan tema industri lainnya dan latar belakang wilayah yang berbeda. Sehingga ada keunikan tersendiri mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan industri dan munculnya tokoh perintis tersebut.   ABSTRAK   Rakhmatullah, M. Ma’arif. 2012. The History of Emi’s Pangesti Family and The Role of Batik Karang Tuban’s Exisence (1981-2010). Skripsi, Department of History. Faculty of Social Science. State University of Malang. Advisor: (I) Drs. Irawan, M. Hum., Advisor: (II) Dr. R. Reza Hudiyanto   Key Word: Family History, Batik Karang, Tuban Batik is the one of handicrafts that can find in all Indonesia’s area especially the region that have batik product is Tuban. Tuban regency have some variant of batik, one of them is Batik Karang. The uniquely of Batik Karang is Improving and innovation from classical motives to contemporary motives. There, the pivotal role of the family Emi’s Pangesti in developing an altered from a Batik Karang in 1981-2010 last year. This Research have two problem research to be studied is (1) how does batik in Indonesia, (2) how is participation Emi’s Pangesti family developing change a Batik Karang (1981-2010). This research is exercised with the aim of (1) to know more about the batik in Indonesia (2) the participation Emi’s Pangesti family develope of Batik Karang’s changing . In this research an author used method of history.  A method of history include a heuristic source, which collect criticism sources, that was testing the truth of information both in terms of material or substanced. The truth that had been acquired, covering criticism ekstern to assed autentically internal sources and criticism for judging the truth of the contents of the sources and testimony. An interpretation that is to find meaning from the facts which had accrued and historiografi that was the writing of history. While a method of oral history in used because still possibled for digging up information of an offender history through an interview. From this research, are obtained the conclusion that variety of ornamental a batik in indonesia had been growing since the royal hindu-budha in seventeenth-century. Batik started to gain a notch high after in the eighteenth century when a ruler keraton jogjakarta and kasunanan solo started to legtimated the batik motives could only be used by the king and the nobility. The object is to distinguish batik artificial people by artificial keraton. Research was also obtained the conclusion that the existenced and the existenced of batik karang tuban could not be separated from participated Emi’s family. Emi preserved batik karang by way of affirming the manufactured of batik wrote, innovation a batik karang, following an exhibition of art culture at home and abroad and gave training to make batik. Suggestions for the next research that is, researchers were able to study the history of the family with the theme in other industries and the background a region that was different. So there was a uniqueness vidual about the factors that affects the development of industry and the emergence of a figure perintis said

    Pengembangan Media Video Senam Irama dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Pada Siswa Tunagrahita

    Get PDF
    This study aimed at finding a way out of the problem of interest of intellectual disability studentsto follow the rhythmic gymnastics events and the inability of intellectual disability students do a series of gymnastics rhythmic video media. This research was conducted in SDLB Kedungkandang Malang, this researsh was including Dick & Carey research and development. Results of this study was to measure the validity of product of rhythmic gymnastics video media to be used as a medium of learning adaptive physical education. The results of this research showed that the level of validity from the material expert gained 92%, the media experts gained94%, practitioners obtained 92%, and small group test gained the average value 88% with qualification very feasible to be used. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan kurangya minat belajar siswa tunagrahita mengikuti kegiatan senam ritmik dan ketidakmampuan siswa tunagrahita melakukan rangkaian senam ritmik dengan mengembangkan video senam ritmik dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif pada siswa tunagrahita yang dilaksanakan di SDLB Negeri Kedungkandang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Dick & Carey. Hasil penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat validitas produk media pembelajaran berupa video senam ritmik untuk digunakan sebagai media dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif. Hasil pengembangan menunjukan tingkat validitas yakni, ahli materi mendapat 92%, ahli media memperoleh 94%, praktisi memperoleh 92%, dan uji coba kelompok kecil memperoleh nilai rata-rata 88% dengan kriteria sangat layak untuk digunakan

    SUBTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU PADA PENGEMBANGAN PRODUK MUFFIN SEBAGAI HIDANGAN BERBUKA PUASA

    Get PDF
    Kacang hijau merupakan sejenis palawija yang dikenal luas di daerah tropika yang mengandung protein yang cukup tinggi, sumber mineral penting seperti kalsium dan fosfor, serta asam lemak tak jenuh. Pengolahan makanan berbahan kacang hijau masih belum bervariasi. Pemanfaatan bahan pangan lokal kacang hijau dapat dioptimalkan dengan cara mengolah kacang hijau tersebut menjadi produk makanan yang lebih bervariasi dan berkualitas, salah satunya yaitu muffin dengan subtitusi tepung kacang hijau. Tujuan dari penelitian ini yaitu : untuk (1) menemukan resep produk muffin kacang hijau, (2) menentukan penyajian dan kemasan produk, (3) mengetahui penerimaan masyarakat terhadap produk, (4) menentukan harga jual dan break event point produk. Penelitian dilakukan secara bertahap dengan metode R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4D, yaitu (Define, Design, Develop, Disseminate). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji T berpasangan pada hasil uji kesukaan/ hedonic test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resep pengembangan muffin dengan subtitusi 60% tepung kacang hijau mempengaruhi tingkat kesukaan dan diterima oleh panelis baik dari segi warna, aroma, rasa, tekstur, maupun secara keseluruhan.Keywords: Kacang Hijau, Muffin, Hidangan Penutu

    ANALISIS PERFORMA MESIN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RELIABILITY, AVAILABILITY, DAN MAINTAINABILITY (RAM) PADA MESIN MONO FILTER DI PT ESSENTRA INDONESIA

    No full text
    Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail [email protected] atau [email protected] Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 202

    Analisis Pengawasan Kerja Oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau (Studi Peningkatan Jalan SP. Kerandin-belungkur Di Kabupaten Lingga) Pada Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Supervision is the process of observing the implementation of all organizational activities to ensure that all work carried out goes according to the previous plan, the results of certain work processes in a planned manner at the time and place of the employee and the organization concerned. This study analyzes the Factors Affecting Supervision of the Work of Highways Employees of the Public Works, Spatial Planning and Land Affairs Office of the Riau Islands Province during the Covid-19 Pandemic. This study uses a qualitative research type with a qualitative descriptive research type which aims to provide a factual and accurate systematic description of the data in the field regarding work supervision during the Covid-19 pandemic. The author uses qualitative data analysis techniques that are used to obtain information about the Factors of Work Supervision. Monitoring indicators used are direct supervision, indirect supervision and preventive supervision. Several factors that influence the Supervision of Work in the Bina Marga Division of the Department of Public Works, Spatial Planning and Land in the Riau Archipelago Province are knowledge of the improvement of the Keradin-Belungkur Road in Lingga Regenc

    AN ANALYSIS OF HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) IN EXERCISE OF ENGLISH TEXTBOOK FOR 9TH GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL AT SMPN 24 KOTA BENGKULU

    No full text
    The aims of this study are to find out the distribution and the highest frequency of the Higher Order Thinking Skills (HOTS) based on the revised edition of Blooms Taxonomy in the exercises of English textbook entitled Buku Bahasa Inggris “Think Globally Act Locally” SMP/MTS Kelas IX (Kurikulum 2013) for 9th grade students that use at SMPN 24 Kota Bengkulu. The researcher used the descriptive qualitative method. The researcher used 106 exercises of the English textbook as the data sources and the checklist table for collecting and used the Miles and Huberman’s theory for analyzing the data to find the result of the study. The result showed that the Higher Order Thinking Skills (HOTS) gained differently among skills of HOT and the English Textbook has no gradation or uneven, the author did not emphasize the distribution HOTS according to the students' level of thinking in each exercise in each chapter of the English book Furthermore the highest frequency of HOTS in this study belongs to the C6 (Creating). Therefore, it is suggested that teacher should choose the exercises in English Textbook that appropriate for the students’ need and level. For the author of English Textbook, need to pay attention to the gradation of distribution for each cognitive level in order to produce English textbooks that are appropriate to the level of education and thinking level of students. Keywords: Higher Order Thinking Skills, English Textbook, Exercis

    HOTS IN EXERCISE OF ENGLISH TEXTBOOK AT SMPN 24 KOTA BENGKULU

    Get PDF
    This research aimed at determining the  the distribution and the highest frequency of the Higher Order Thinking Skills (HOTS) based on the revised edition of Blooms Taxonomy in the exercises of English textbook entitled Buku Bahasa Inggris “Think Globally Act Locally” SMP/MTS Kelas IX (Kurikulum 2013) for 9th grade students that use at SMPN 24 Kota Bengkulu. The researcher used the descriptive qualitative method. The researcher used 106 exercises of the English textbook as the data sources and the checklist table for collecting and used the Miles and Huberman’s theory for analyzing the data to find the result of the study. The result showed that the Higher Order Thinking Skills (HOTS) gained differently among skills of HOT and the English Textbook has no gradation or uneven, the author did not emphasize the distribution HOTS according to the students' level of thinking in each exercise in each chapter of the English book Furthermore the highest frequency of HOTS in this study belongs to the C6 (Creating). Therefore, it is suggested that teacher should choose the exercises in English Textbook that appropriate for the students’ need and level. For the author of English Textbook, need to pay attention to the gradation of distribution for each cognitive level in order to produce English textbooks that are appropriate to the level of education and thinking level of students
    corecore