1,720,987 research outputs found
DRAMATURGI IDENTITAS FUJOSHI DALAM MEMUNCULKAN IDENTITAS MELALUI INSTAGRAM DI KELURAHAN SUKAJADI KOTA DUMAI
Penelitian yang dilakukan di Kelurahan Sukajadi Kota Dumai ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong para fujoshi menyukai karya fiksi romantis homoseksual atau Boys Love dan mengetahui praktik dramaturgi yang dilakukan oleh para fujoshi dalam kehidupan masyarakat sebagai perempuan heteroseksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, subjek dalam penelitian ini terdiri dari lima orang yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Dramaturgi menurut Erving Goffman. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor internal yang mendorong para fujoshi untuk menyukai BL adalah adanya rasa penasaran, timbul rasa bosan terhadap cerita romance pada umumnya, dan ketidaksukaan terhadap karakter wanita di cerita romance pada umumnya. Sedangkan faktor eksternalnya adalah media asupan yang beragam, banyaknya pilihan cerita, BL tidak menjadikan wanita sebagai objek seksual, cerita yang realistis, pemain yang tampan. Praktik dramaturgi yang dilakukan fujoshi dalam kehidupan sehari-harinya yaitu menunjukkan identitas fujoshi pada front stage melalui Instagram dengan personal front yang mereka lakukan yang dibantu oleh appearance (penampilan) dan manner (sikap), selain itu mereka juga mengelola kesan dengan setting. Sedangkan identitas perempuan heteroseksual di area back stage dengan menampilkan versi terbaik dari dirinya seperti menikah dengan lawan jenis, menempuh pendidikan di sekolah dan Perguruan Tinggi; menjalankan norma-norma masyarakat dan agama sesuai aturannya, dan mereka juga akan berpura-pura tidak mengetahui perihal BL dan fujoshi, hal ini mereka lakukan agar terhindar dari stigma negatif masyarakat terhadap diriny
MODAL SOSIAL PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM GEOPARK SILOKEK KABUPATEN SIJUNJUNG PROVINSI SUMATERA BARAT
Indonesia merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang memiliki bentang alam yang beragam. Salah satu lanskap tersebut ialah Geopark. Ada beberapa kawasan seperti ini di Indonesia, salah satunya berada di Nagari Silokek Kabupaten Sijunjung yakni Geopark Silokek. Potensi akan kekayaan alam geopark Silokek ini belum banyak diketahui wisatawan. Perempuan merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan pariwisata. Melalui pengembangan Geopark Silokek melibatkan aktor yang berperan ialah perempuan pengelola Dewi Silokek dalam pengembangan kawasan ini akan efektif jika prosesnya dibangun dengan menanamkan unsur-unsur modal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur modal sosial pengelola Dewi Silokek yang dibangun dan saling bekerja sama dengan aktor yang terlibat dalam pengembangan objek wisata Geopark Silokek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yaitu 4 perempuan pengelola Dewi, dan 4 informan triangulasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori Robert D. Putnam yang menjelaskan 3 Unsur Modal Sosial. Hasil dari penelitian ini terdapat unsur-unsur modal sosial yang dibangun oleh perempuan pengelola Dewi yaitu jaringan sosial, kepercayaan, dan norma. Dengan adanya modal sosial tersebut dapat menjalin hubungan kerja sama yang baik antara sesama Pengelola Dewi, dengan mitra, serta pengelola Dewi dengan masyarakat. Dengan adanya keterikatan hubungan relasi kerja sama yang terjalin dengan memberikan dukungan berupa pengadaan fasilitas, tenaga, dan ilmu bisa memaksimalkan potensi wisata, adanya kepercayaan dapat memperkuat hubungan kerja sama antara sesama pengelola dewi, pengelola dewi dengan mitra, serta pengelola dewi dengan masyarakat. Serta dengan adanya norma kerja sama bisa terjalin dengan terarah dan teratur
PERILAKU BELAJAR SISWA SMP NEGERI 4 RIMBA MELINTANG DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA KARYA KABUPATEN ROKAN HILIR
This research was conducted in Karya Mukti Village, Rimba Melintang District, Rokan Hilir Regency with the aim of knowing children's learning behavior in the online learning process during the pandemic COVID-19 in Karya Mukti Village, Rimba Melintang District, Rokan Hilir Regency and to find out how the attitudes of parents in dealing with children's learning behavior in online learning process during the pandemic COVID-19. This study uses a qualitative qualitative research method with a descriptive approach. Data collection in this study used interview, observation, and documentation techniques. The results of this study are that children's learning behavior in the online learning process during the pandemic COVID-19 has changes in learning, but in the field of achievement many are still able to win in class, meaning that during the pandemic COVID-19, children's learning behavior is still of reasonableness or safe. The attitude of parents in dealing with children's learning behavior during the pandemic COVID-19 plays an important role in providing support for their children while studying. In this case, online learning does not completely have a negative impact on children's learning behavior during a pandemic COVID-19
MODAL SOSIAL PEDAGANG USAHA KERUPUK SAGU DI DESA PULAU GODAGANG KARI KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Pedagang kerupuk sagu asal Desa Pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi sudah bertahun-tahun mendirikan usahanya dan masih bertahan sampai dengan sekarang, hal tersebut bisa bertahan dan berkembang tidak terlepas dari adanya modal sosial yang sudah mereka miliki. Penelitian ini dilakukan di Desa Pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi dengan tujuan: Untuk mengetahui unsur modal sosial pedagang kerupuk sagu di Desa Pulau Godang Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan untuk subjek yang diteliti yaitu dengan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu semua pedagang kerupuk sagu yang ada di Desa Pulau Godang Kari, dan 1 key informan kunci. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori modal sosial, dengan menggunakan teori Robert D. Putnam. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat unsur-unsur modal sosial yang ada pada pedagang kerupuk sagu yaitu jaringan sosial, norma, dan kepercayaan. Dengan adanya modal sosial tersebut dapat menjalin hubungan dan kerja sama yang baik antar sesama pedagang kerupuk sagu, pedagang kerupuk sagu dengan pemasok, pedagang kerupuk sagu dengan pedagang eceran. Dengan adanya Jaringan bisa membuat usaha menjadi lebih lancar dan berkembang. Adanya norma dapat membuat kerjasama yang terjalin bisa terarah dan teratur. Dan kepercayaan yang dapat memperkuat hubungan kerjasama antara pedagang, pemasok, dan pedagang eceran/pelanggan
CERAI GUGAT (STUDI KASUS DI KELURAHAN RAWASARI KECAMATAN ALAM BARAJO PROVINSI JAMBI)
Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Rawasari Kecamatan Alam Barajo Provinsi Jambi dengan tujuan untuk mengetahui: 1) apa faktor yang melatarbelakangi terjadinya Cerai Gugat, 2) bagaimana interaksi sebelum dan setelah bercerai, serta 3) bagaimana strategi/AGIL dalam Cerai Gugat. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan metode kualitatif secara deskriptif dengan mengambil 4 subjek utama dan 2 subjek kunci (key informan). Serta penentuan informasi ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Interaksi Sosial oleh Gillin dan Gillin dan Fungsionalisme Struktural AGIL oleh Talcott Parsons. Hasil analisis dari penelitian ini yang Pertama, beberapa faktor yang melatarbelakangi terjadi cerai gugat yaitu faktor perselisihan, faktor ekonomi, faktor perselingkuhan dan faktor kekerasan dalam rumah tangga. Perceraian dapat terjadi karena kurangnya komunikasi dan kurangnya kepercayaan antara suami dan istri dan ketidak terbukaan satu sama lain sehingga menimbulkan selisih paham, salah satunya dalam keuangan. Suami memiliki pekerjaan dengan gaji yang cukup untuk keluarganya, namun suami jarang memberi uang lagi kepada istri tanpa memberi tahu kepada istri. Selain itu kekerasan rumah tangga juga alasan terjadinya perceraian terutama cerai gugat (cerai yang diajukan oleh pihak istri). Kedua, istri setelah bercerai komunikasi terputus dengan mantan suami maupun anak-anak dengan ayahnya. Begitu pula interaksi terhadap keluarga mantan suami seperti orang asing. Ketiga, strategi Cerai Gugat dalam kondisi ekonomi istri, terjadi perubahan pada perilaku ekonomi yang sebelumnya sebagai ibu rumah tangga yang hanya menerima penghasilan dari suami dan pekerjaan sampingan selama belum bercerai bersama suami. Namun setelah bercerai harus mencari pekerjaan dan menambah penghasilan sendiri. Hasil observasi penelitian ini ialah strategi yang dilakukan istri dengan mencari penghasilan sendiri yang dibantu oleh orang tuanya untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan anaknya
Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Pekanbaru-Bangkinang terhadap Penjual Makanan Tradisional Lopek Bugi Danau Bingkuang
The construction of toll roads is a national government development project aimed at connecting various regions with faster and easier transportation routes. The construction of toll roads brings various impacts on the surrounding environment, both positive and negative, especially in the areas they pass through. Toll road development is one of the essential infrastructures designed to improve connectivity and transportation efficiency between regions. However, the impact of toll road construction on traders, both small and large, often becomes a significant concern. This study aims to analyze the impact of toll road construction on "Lopek Bugi" traders, particularly those operating around the Lake Bingkuang area, Tambang District, Kampar Regency. The research method used is a descriptive quantitative approach. The sampling technique used is census sampling, where the entire population is considered as the sample. In this study, data processing and analysis are conducted using frequency tests with SPSS. Based on field research and data analysis, it was found that toll road construction has varied impacts. On one hand, better accessibility can increase market potential for traders located in areas farther from the city center. On the other hand, traders directly affected by toll road construction often experience a decline in income due to the loss of customers, disruptions in traffic flow, or even the closure of their stalls
Partisipasi Kelompok Wanita Tani (KWT) “Bukit Mawar” Terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga: Studi Di Desa Bukit Lembah Subur Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasi KWT “Bukit Mawar” dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga serta faktor yang memengaruhi partisipasi tersebut di Desa Bukit Lembah Subur Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan, menggunakan teori pilihan rasional Coleman dan teori tindakan sosial Weber. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik sensus, dimana seluruh kepengurusan KWT “Bukit Mawar” sebanyak 30 orang dijadikan responden penelitian, melalui observasi, kuesioner, serta dokumentasi, dan diolah menggunakan SPSS 25. Hasilnya menunjukkan bahwa anggota KWT “Bukit Mawar” di Desa Bukit Lembah Subur, aktif berpartisipasi dalam berbagai tahap kegiatan kelompok. Partisipasi anggota KWT dalam tahap perencanaan berada pada kategori sedang dengan skor (436). Pada tahap pelaksanaan mendapat skor (464), tahap menikmati hasil menunjukkan skor (494), dan pada tahap evaluasi menghasilkan skor (464) dengan kategori tinggi. Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi meliputi pengetahuan dengan skor (487), penghasilan pada skor (467), dan lama menetap pada skor (479), berada pada kategori tinggi. Pada faktor pendidikan dan pekerjaan berada pada kategori sedang dengan skor (446) dan (434). Secara keseluruhan, penelitian menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan anggota melalui peningkatan pada pengetahuan, pengelolaan waktu, dan pemberdayaan ekonomi untuk memperkuat partisipasi KWT “Bukit Mawar” dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan lokal yang cukup, layak, bebas dari bahan atau zat berbahaya, dan terjangkau sebagaimana konsep ketahanan pangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tentang pangan. Kesimpulannya, keterlibatan anggta KWT “Bukit Mawar” sangat signifikan dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan lokal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan pembinaan agar peran KWT lebih optimal dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga yang lebih baik
Fungsi Keluarga terhadap Prestasi Anak Tunagrahita di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bangkinang Kabupaten Kampar
Penelitian ini dilakukan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bangkinang Kabupaten Kampar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan fungsi keluarga pada anak tunagrahita selanjutnya untuk mengetahui hubungan fungsi keluarga terhadap prestasi anak tunagrahita di SLB Negeri Bangkinang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif inferensial dengan sampel sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dapat disimpulkan pelaksanaan fungsi keluarga terhadap anak tunagrahita berada pada kategori baik. Hal tersebut berdasarkan hasil temuan peneliti bahwa fungsi biologis, afeksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, perlindungan dan agama berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil analisis uji korelasi product moment terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan prestasi anak tunagrahita, tingkat hubungan pada variabel ini adalah sangat tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan fungsi keluarga terhadap prestasi anak tunagrahita di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bangkinang Kabupaten Kampar
Motivasi Orang Tua pada Pendidikan Anak ke Perguruan Tinggi : Studi pada Nelayan di Kepenghuluan Parit Aman Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir
Motivasi orang tua yang bekerja sebagai nelayan biasanya datang dari keinginan kuat dalam diri mereka untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anaknya. Karena itu, orang tua berusaha memberikan bimbingan, arahan, dan semangat supaya anaknya bisa dengan baik belajar dan menyelesaikan pendidikannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana motivasi orang tua dalam mendorong anak melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi serta bagaimana pemenuhan hierarki kebutuhan menurut teori maslow memengaruhi motivasi orang tua dalam mendukung pendidikan anak ke perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori motivasi dari Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow. Subjek penelitian terdiri dari tujuh orang informan yang dipilih menggunakan purposive sampling, terdiri dari informan utama sebagai nelayan sebanyak enam orang dan sudah memenuhi kriteria yang telah ditentukan, serta satu orang informan kunci yaitu anak dari nelayan yang sedang melanjutkan Pendidikan keperguruan tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan serta menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, (in-depth interview) wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa motivasi orang tua sebagian besar berasal dari dorongan, yakni keinginan kuat dalam memberikan kesuksesan masa depan anak melalui pendidikan. Orang tua secara aktif memberikan bimbingan, arahan, dan dukungan meskipun menghadapi berbagai kendala sosial ekonomi, seperti keterbatasan biaya dan tuntutan pekerjaan sebagai nelayan. Dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar turut memperkuat motivasi anak dalam menempuh pendidikan tinggi
POLA INTERAKSI SOSIAL PEREMPUAN PENCAK SILAT PAGAR NUSA DI DESA MAKMUR SEJAHTERA KECAMATAN GUNUNG SAHILAN KABUPATEN KAMPAR
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Makmur Sejahtera Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar dengan tujuan untuk mengetahui: Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif dan Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif Perempuan Pencak Silat Pagar Nusa Di Desa Makmur Sejahtera. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif serta memilih 7 orang selaku subjek utama dan 2 orang selaku subjek kunci. Subjek utama yakni 5 orang anggota perempuan pagar nusa di desa makmur sejahtera dan 2 subjek kunci yakni pelatih serta kepala desa di desa makmur sejahtera. Penelitian ini memakai teknik purposive sampling dengan teknik pengumpulan data memanfaatkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Masalah yang terjadi bisa dari interaksi yang terjalin antara anggota, kesalah pahaman maupun komunikasi yang jarang dilakukan oleh seluruh anggota. Teori yang digunakan yakni teori interaksi sosial menurut soerjono soekanto. Hasil penelitian di lapangan menyimpulkan bahwa diperoleh 2 unsur interaksi sosial asosiatif yakni kerjasama dan akomodasi. Sedangkan unsur interaksi disosiatif ada 2, yakni kontravensi dan konflik. Bentuk interaksi sosial tersebut yakni kerjasama, akomodasi, kontravensi serta konflik sangat dominan terjadi didalam interaksi sosial perempuan pencak silat pagar nusa di desa makmur sejahtera. Kerjasama yang terjalin antara anggota amat baik seperti bersama membersihkan tempat latihan, gotong royong mempersiapkan kegiatan yang dilaksanakan seperti pengajian mempersiapkan panggung dan tempat untuk tamu undangan dan menyiapkan konsumsi, sedangkan akomodasi yang ada di lakukan oleh pelatih maupun anggota sangat cukup untuk memperbaiki keadaan dimana biasanya pelatih akan mengajak diskusi dengan anggota agar terbentuk kesepakatan dan penyelesaian masalah yang sedang dihadapi. Kontravensi antara anggota yang aktif dalam kegiatan dan rajin akan lebih diperhatikan oleh pelatih yang menimbulkan iri dan cemburu antara anggota dan konflik yang terjadi dalam tahap saling adu kekuatan bela diri
- …
