320 research outputs found

    SUBORDINASI TERHADAP TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL PECINAN: SUARA HATI WANITA TIONGHOA KARYA RATNA INDRASWARI IBRAHIM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai subordinasi yang dialami oleh tokoh perempuan tionghoa bernama Lely dalam novel Pecinan: Suara Hati Wanita Tionghoa Karya Ratna Indraswari Ibrahim. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Sumber data yang diperoleh terdapat pada novel Pecinan: Suara Hati Wanita Tionghoa Karya Ratna Indraswari Ibrahim . Data penelitian ini berupa dialog para tokoh, narasi, perilaku dan pemikiran tokoh  dalam dalam novel yang menggambarkan subordinasi yang dilakukan oleh tokoh laki-laki terhadap tokoh perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan data yang di perlukan yang berkaitan dengan pernyataan tentang gambaran subordinasi yang dialami oleh perempuan dalam novel Pecinan: Suara Hati Wanita Tionghoa Karya Ratna Indraswari Ibrahim . Prosedur penelitian data yang digunakan yaitu membaca naskah drama, mencatat data-data yang digunakan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi membaca buku analisis penelitian sastra. Hasil dari penelitian novel ini menunjukan bahwa adanya subordinasi yang dialami oleh tokoh perempuan mulai dari kecil hingga Ia menikah diantaranya (1) Tidak Adanya Kesempatan untuk Bermain, (2) Perbedaan Fasilitas dari Orang Tua, (3) Putus Sekolah, (4) Tidak Mempunyai kesempatan untuk Melihat dan Belajar di Luar Rumah, (5) Kehilangan Hak Dalam Menentukan Calon Suami, dan (6) Kehilangan Hak pada Saat Perkawinan. Kata kunci: Novel, Gender, Ketidakadilan Gender, Subordinas

    PENGARUH TA’ZIR (HUKUMAN) TERHADAP KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-HIDAYAH KARANGSUCI PURWOKERTO UTARA BANYUMAS

    No full text
    Pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan dan pengajaran agama yang para santrinya tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih di kenal dengan sebutan kiai dengan ciri-ciri khas yang karismatik dan mempunyai asrama untuk tempat tinggal santri. Salah satu alat pendidikan di pondok pesantren pada umumnya adalah ta’zir atau hukuman. Hukuman ini diterapkan bagi santri yang melanggar tata tertib pondok pesantren yang dirasa cukup efektif untuk meningkatkan kedisiplinan santri. Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto merupakan pondok pesantren yang menerapkan ta’zir terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh santri, dengan adanya ta’zir harapannya santri akan lebih disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh ta’zir (hukuman) terhadap kedisiplinan santri di pondok pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto. Populasi dalam penelitian ini adalah santri putri pondok pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif.. Pengumpulan data menggunakan angket yang diisi oleh santri, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam pengujian hipotesis adalah regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS Ver.16. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa dalam penelitian ini, R Square menunjukan ada pengaruh dari variabel X terhadap variabel Y, yaitu 0,454 = 45,4%. Artinya besarnya pengaruh variabel X (ta’zir) terhadap variabel Y (kedisiplinan) adalah sebesar 45,4%. Dari persamaan regresi juga diperlihatkan besarnya Y = 32.761 + 0,595 yang mengandung pengertian bahwa, jika tidak ada kenaikan nilai dari variabel X atau X = 0, maka nilai variabel Y adalah 32.761. Koefisien regresi sebesar 0,595 menyatakan bahwa setiap penambahan (karena tanda +) satu nilai pada variabel X (hukuman) akan memberikan kenaikan pada variabel Y (kedisiplinan santri) sebesar 0,595. Nilai untuk korelasi pearson sebesar 0,673 yang artinya terdapat hubungan antara ta’zir dengan kedisiplinan santri di pondok pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto

    Sistem Informasi Pengolahan Nilai Siswa Di SD Al-Hidayah Tangerang

    Get PDF
    Pada proses pengolahan nilai siswa  ini  perkembangan sistem informasi dan teknologi sangatlah penting  bertujuan dengan memberikan kemudahan kepada semua pihak  yang  bersangkutan dalam akses teknologi informasi ini dan dapat mempermudah  kinerja agar lebih efektif dan efisien. Sistem informasi di SD Al-Hidayah Tangerang masih belum efektif dan menggunakan sistem manual dalam penyimpanan datanya  yang belum terkomputerisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan sekuensial linier (Waterfall). Pada proses program ini yang akan dibuat menggunakan Bahasa pemograman Java. Java yaitu bahasa pemograman yang menggunakan paradigma Object Oriented Programming (OOP).Pengujian yang akan digunakan yaitu black box testing adalah pengujian validasi setiap fungsi dalam aplikasi. Adapun tujuan penelitian yaitu  perubahan sistem informasi yang lebih baik dari sistem yang sudah ada (Microsoft excel). Dengan adanya aplikasi ini, dapat dimanfaatkan agar kendala yang sering terjadi dapat diatasi dengan baik sehingga sangat memudahkan guru dan kepala sekolah SD Al-hidayah. Hasil  dari penelitian dapat memudahkan proses pengolahan dan pencarian data siswa, absensi, data nilai dan laporan keseluruhan yang diminta oleh kepala sekolah,  sehingga  tidak menyita banyak waktu

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMIK PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS IV MI NURUL HIDAYAH ROWOREJO NEGERIKATON PESAWARAN

    No full text
    The study was conducted with the aim of developing media-based learning cooperative comic material on the subjects of Social Sciences. Media-based learning comic created to facilitate teaching and learning activities for teachers and learners. With the comic-based learning media students more interested and motivated in learning activities. Research conducted by the author is research development by using models Borg and Gall performed with several stages of conducting research preliminary studies, product design and production development, valisadasi experts that due diligence based learning media comic that consists of three subject matter experts, three experts media and three teachers, field tests consist of a small group test with ten learners and test a large group of twenty-seven learners. This research was conducted in MI Nurul Hidayah Roworejo Negerikaton Pesawaran. Based on these stages, it can be concluded that the instructional media comics on the subjects of Social Sciences cooperative material obtained average value of materials experts at 165.91% categorized as very feasible, an average of 70.73% a decent media experts and average -rata votes 88.58% of teachers are very decent. While the assessment given by students at the stage of testing a small group, and large group test earned an average percentage of 83.67% were categorized as very feasible. and 99.07% were categorized as very feasible, this shows the comic-based learning media developed a very practical and fit for use in the learning process.Keywords: Media learning, comics, social science

    Kebijakan Penyiangan Koleksi di Perpustakaan SMP Nederi 8 Banda Aceh

    Get PDF
    Puji serta syukur penulis panjatkan kepada allah swt yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga laporan ini dapat terselesaikan shalawat dan salam penulis sembahkan keharibaan Nabi Besar Muhammad Saw yang telah membawa manusia dari alam kegelapan ke alam yang terang benderang seperti yang dirasakan saat sekarang ini. Alhamdulillah dengan petunjuk dan hidayah-Nya, penulis telah selesai menyusun sebuah laporan untuk memenuhi dan melengkapi syarat-syarat guna mencapai gelar ahli Madya pada jurusan DIII-Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dengan judul “Kebijakan Penyiangan Koleksi Di Perpustakaan SMP Negeri 8 Banda Aceh”. Dalam penulis proposal yang sederhana ini penulis sangat berhutang budi pada semua pihak yang telah turut membantu sehingga dapat menyelesaikan proposal ini, maka penulis sepantasnya mengucapkan terimakasih dengan tulus kepada: 1. Ucapan terimakasih dan yang paling utama kepada ayahanda dan ibunda tercinta. Serta abang dan adik tersayang, terimakasih yang tiada terkira atau kasih sayang, perhatian, dan didikan serta atas segala hal yang diberikan sehingga ananda dapat menempuh studi hingga selesai. 2. Pak syukri, M. LIS selaku pembimbing pertama dan kedua serta ibu Ruhaiyah, A. Md. Semoga bimbingan dan masukan ilmu yang telah diberikan untuk penulis menjadi amal kebajikan yang akan selalu mengalir tanpa terputus. 3. Terimakasih kepada bapak Dekan “Syarifuddin, M.A.,Ph.D bapak Ketua Jurusan “ Ruslan, M.Si, M.Lis” Sekeretaris Jurusan “Fahmi Sofyan, MA”dan Supervisor muktarudin. 4. Terimakasih kepada pihak perpustakaan SMPN 8 Banda aceh. 5. Terimakasih kepada teman-teman seperjuangan yang telah membantu peneliti dalam menyelesaikan Kertas Karya Utama (KKU) ini. Banda Aceh, 08 Agustus 2017 Ratna Dew

    Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Assertif Training Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Siswa Di Ma Nu Al-Hidayah Kudus

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk 1. Mendiskripsikan layanan konseling kelompok dengan teknik assertif untuk mengatasi kesulitan belajar siswa kelas X MA NU AL-Hidayah 2. Diperolehnya hasil mengatasi kesulitan belajar melalui layanan konseling kelompok dengan teknik assertif training pada siswa kelas X MA NU AL-Hidayah Kudus tahun pelajaran 2016/2017. Kesulitan belajar merupakan hambatan atau ganggguan yang di alami oleh peserta didik saat proses belajar berlangsung, Pada tingkat tertentu ada anak didik yang dapat mengatasi kesulitan belajarnya, tanpa harus melibatkan orang lain. Tetapi pada kasus-kasus tertentu karena anak didik belum mampu mengatasi kesulitan belajarnya, maka bantuan guru atau orang lain sangat diperlukan oleh anak didik. Untuk dapat mengatasi hambatan dalam proses belajar peserta didik dapat melalui layanan konseling kelompok dengan teknik assertif training. Konseling kelompok merupakan salah satu bentuk teknik bimbingan dan bagian terpadu dari keseluruhan program bimbingan dan konseling komprehensif yaitu bagian terpadu dari keseluruhan program pendidikan setiap sekolah sesuai denga perkembangan siswa. Dalam layanan konseling kelompok ini menggunakan teknik assertif training dengan teknik ini individu diarahkan agar dapat jujur dengan konselor untuk permasalahannya di setiap individu masing-masing. Hipotesis Penelitian ini adalah “Layanan konseling kelompok dengan teknik assertif training untuk mengatasi kesulitan belajar pada siswa di MA NU AL-Hidayah Kudus Tahun Pelajaran 2016/2017”. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa MA NU AL-Hidayah Kudus, sebanyak 8 orang yang mempunyai kesulitan belajar. Selanjutnya merode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang di gunakan adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dari siklus I ke siklus II yang setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan yang mengamati 10 aspek indikator mengatasi kesulitan belajar. Hal ini terbukti dengan hasil yang diperoleh dari setiap observasi yang dilakukan sebelum tindakan dan setelah pemberian layanan tersebut memperlihatkan bahwa mengatasi kesulitan belajar siswa mengalami peningkatan yaitu pada pra siklus mendapatkan skor 36% dalam kategori kurang (K), pada siklus I memperoleh hasil rata-rata 50% dalam kategori cukup (C) dan pada siklus II memperoleh hasil rata-rata 73% dalam kategori baik (B). Kesimpulan bahwa kondisi 8 siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik assertif training, siswa mempunyai masalah kesulitan belajar. Namun setelah diberikan layanan yang dilakukan peneliti dengan 2 siklus tersebut menunjukkan adanya peningkatan. Jadi melalui layanan konseling kelompok dengan teknik assertif training kesulitan belajar siswa kelas X MA NU AL-Hidayah Kudus Tahun ajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti memberikan saran kepada: 1. Kepala sekolah, untuk memberikan kebijakan kepada konselor (Guru BK) dalam melakukan bimbingan yang dapat mendukung pelaksanaan program BK di sekolahan, 2. Guru BK, diharapkan untuk menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan konseling khususnya layanan konseling kelompok sehingga siswa dapat mengoptimalkan diri baik dalam bidang pribadi, karir, sosial, maupun belajar. 3. Bagi siswa, siswa diharapkan lebih aktif memanfaatkan fungsi bimbingan dan konseling disekolahan untuk membantu mereka dalam memecahkan masalah baik dalam bidang pribadi, karir, sosial, maupun belajar

    Interpretasi Makna Hidayah Dalam al-Quran (Telaah Pemikiran Al-RÄgib al-Aá¹£fahÄnÄ«)

    Get PDF
    This article explains the meaning of hidayah in the Qur’an from the perspective of al-RÄgib al-Aá¹£fahÄnÄ«. Verses about hidayah are presented in the Qur'an in various ways. In some places, they seem contradictory. Through of descriptive-analytical, the author tries to explain about hidayah in the Qur’an from al-RÄgib's presentation recorded in his magnum-opus MufradÄt alfaẓ al-QurÄn. He was one of the commentators in the 5th century H. The verses about hidayah described in the Qur’an are classified by al-RÄgib into four stages; the first stage is hidayah obtained by all living things on this earth (garizah, natural nature and thinking power), the second stage is hidayah given to humans in the form of preaching from the prophets and apostles, the third stage is hidayah given special by Allah to those who ask and want guidance (taufiq), the fourth stage is hidayah obtained by humans in the hereafter, namely the guidance of Allah in the beauty and pleasures of heaven

    The effects of peer to peer lending on online credit loan in Palembang / Kardinal Kardinal and Ratna Juwita

    Get PDF
    This Research investigated the effects of peer to peer lending on online credit loan. The result showed process, loans of credit, requirement and used to loan had positive and significant effect on online credit loan, the increased process, loans of credit, requirement and used to loan would increased online credit loan

    Pemerolehan Bahasa Tataran Sintaksis Anak Usia 4 Tahun (Studi Kasus Amira Nadhifa Hidayah)

    No full text
    Humans in their lives acquire language from their environment and use language. Humans use language as a means of communication. Syntax language acquisition is obtained by children gradually, from small things first and then moving on to bigger things, meaning that children master words, phrases, clauses and then sentences. A child will convey a message or desire in the form of news sentences, questions and commands. This thesis has the title of language acquisition at the syntactic level of children aged 4 years (case study of Amira Nadhifa Hidayah). The problems studied in this thesis are: (1) How is the formation of declarative sentences in children aged 4 years (case study amira Nadhifa Hidayah)?  (2) How is the formation of imperative sentences in children aged 4 years (case study Amira Nadhifa Hidayah)? (3) How is the formation of interrogative sentences in children aged 4 years (case study Amira Nadhifa Hidayah)? The purpose of this study is to describe, analyze and interpret in detail and systematically in declarative, interrogative, imperative sentences that occur in children aged 4 years. The theory that the author uses in discussing this problem is the theory of Chaer (2009:187-199) and Dardjowijojo (2000:199-202). The data sources of this study were all sentences uttered by a 4 year old child (case study of Amira Nadhifa Hidayah) while the object data were declarative, interrogative, and imperative sentences in a 4 year old child in the language acquisition process. The method used is a descriptive method with data collection using listening techniques, recording techniques, fishing techniques, note-taking techniques, matching techniques. The results of this study are that there are 66 data from declarative sentences uttered by children aged 4 years (case study Amira Nadhifa Hidayah), 45 data from interrogative sentences uttered by Amira Nadhifa Hidayah and 17 data from imperative sentences uttered by Amira Nadhifa Hidayah

    Case Study : Kak Nor Grocery Store / Nik Ratna Mastura Nuriman

    Get PDF
    For this assignment 1, I have decided to interview a woman entrepreneur who has successfully run her grocery store business in my village, in Pondok Hidayah, Tanah Merah, Kelantan. This woman is a very great and very experienced woman because she has already managed to set up a grocery store in her house like in other words “shop house”. Then it turned out that with the hard work of her and her husband, the business that she runs has been over 16 years and is very proud of. Based on this case study and during do an interview, I managed to gain a lot of business-related knowledge in the real world and if we want to be a successful entrepreneur, we must face a variety of challenges and it is also taking a long time. Plus, with the world that faces many challenges with the presence of an infectious disease that is the Corona Virus which causes all activities that need to be faced should be stopped to prevent the spread of this disease. After that, Prophet Muhammad SAW once said that business activity is part of Ibadah and 9 out 10 sources of rizque (reski) can be found in business. Then, business is also strongly encouraged in Islam and the Quran, it has been mentioned in Surat An-Nisa verse 29. ه يٰٓا يُّ ها الٰذِيْ ن ه ا منُوْا لَ ت أْكُلُوْٰٓا ا مْ وال كُمْ ب يْن كُمْ بِالْب اطِلِ اِلَٰٰٓ ا نْ ت كُوْ ن تِ جا رةً عنْ ت راضٍ منْكُمْ و لَ ت قْتُلُوْٰٓا ا نْفُ سكُمْ اِنٰ ه اللّٰ كا ن بِكُمْ رحِيْمًا ) ٢٩ ) Meaning: O ye who believe! Devour not one another's wealth unjustly, except by trade between yourselves. And do not kill yourselves; surely Allah is Most Merciful to you. (Q.S. An-Nisaa’:29). An entrepreneur must improve their business performance and be more successful businesses over time and become a more successful and profitable. There are many things that need to be practiced in an entrepreneur in running a business, among them is that an entrepreneur must have resilience in hermself to face all the challenges that come because in business it has its ups and downs. Next, entrepreneurs also need to manage time wisely between business and family so that they are not easily stressed. So, these features are very important in an entrepreneur to help their business run smoothly and more developed
    corecore