1,721,349 research outputs found

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IMPLEMENTASI BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RSDU DR. RASIDIN KOTA PADANG TAHUN 2023

    Get PDF
    Tujuan Penelitian: Pada tahun 2022, di RSUD dr. Rasidin ditemukan 2 kasus KTD, 3 kasus KTC, dan 1 kasus KPC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan implementasi budaya keselamatan pasien di RSUD dr. Rasidin Padang tahun 2023. Metode: Jenis penelitian kuantitatif desain cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD dr. Rasidin Padang pada bulan Februari – Juni 2023. Populasi penelitian adalah tenaga kesehatan yang bekerja di RSUD dr. Rasidin dengan jumlah sampel 84. Data dianalisis dengan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi-square, dan multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis univariat diketahui bahwa budaya keselamatan pasien di RSUD dr. Rasidin padang memiliki kategori baik (59,5%). Terdapat hubungan antara harapan dan tindakan manajer mempromosikan patient safety (p-value 0,005), pembelajaran organisasi (p-value 0,001), kerjasama dalam unit (p-value 0,000), kerjasama antar unit (p-value 0,036), komunikasi terbuka (p-value 0,011), respon tidak menghukum terhadap kesalahan (p-value 0,000), dukungan manajemen terhadap upaya keselamatan pasien (p-value 0,002), handsoff dan transisi pasien (p-value 0,036) dengan budaya keselamatan pasien RSUD dr. Rasidin Padang. Respon tidak menghukum merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan budaya keselamatan pasien di RSUD dr.Rasidin Padang. Kesimpulan: Variabel yang paling dominan berhubungan dengan budaya keselamatan pasien RSUD dr, Rasidin Padang adalah respon tidak menghukum. Disarankan agar RSUD dr. Rasidin Padang dapat merancang dan memotivasi terbentuknya lingkungan kerja tanpa menyalahkan, jujur, dan adil

    PENGETAHUAN PENGUNJUNG TENTANG HAND HYGIENE DI RSUD Dr. RASIDIN KOTA PADANG

    Get PDF
    Data surveilans Healthcare Associated Infections (HAIs) tahun 2022 oleh komite Pencegahan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD dr Rasidin mencatat angka kejadian flebitis sebesar 24,97%. Angka ini diatas standar nasional angka kejadian flebitis, yaitu 1%. Salah satu upaya pencegahan flebitis adalah melaksanakan hand hygiene sebelum dan setelah kontak dengan pasien. Hasil studi awal peneliti, 8 dari 10 pengunjung RSUD dr. Rasidin Kota Padang tidak melaksanakan hand hygiene sebelum memasuki kawasan rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah mengukur pengetahuan pengunjung tentang hand hygiene di RSUD dr. Rasidin Kota Padang. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, dilaksanakan pada bulan April – September 2023 di RSUD Dr Rasidin Kota Padang. Populasi penelitian adalah pengunjung RSUD Dr.Rasidin Kota Padang dengan jumlah sampel 95 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan aplikasi statistik. Hasil penelitian ditemukan bahwa 42,1% responden memiliki tindakan hand hygiene yang kurang baik dan 40% responden memiliki pengetahuan tentang hand hygiene yang masih rendah. Berdasarkan hasil uji statistik, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan responden dengan tindakan hand hygiene pada pengunjung RSUD Dr. Rasidin Kota Padang Tahun 2023 dengan p = 0,006 (p value < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa kurang dari setengah pengunjung RSUD Dr Rasidin memiliki tindakan hand hygiene yang kurang baik dan pengetahuan yang rendah. Pengetahuan ini berhubungan dengan tindakan hand hygiene pada pengunjung. Disarankan kepada RSUD Dr. Rasidin untuk melaksanakan penyuluhan rutin tentang langkah-langkah melaksanakan hand hygiene yang benar

    IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PERPAKIRAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RASIDIN PADANG

    Get PDF
    Pengelolaan parkir seringkali berpotensi menimbulkan konflik di kawasan padat penduduk. Analisis perparkiran merupakan langkah awal yang perlu diambil untuk menentukan kebijakan pengelolaan perparkiran di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir RSUD Rasidin Padang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik survei parkir. Indikasi masalah parkir di kawasan ini terlihat dari tingginya intensitas parkir on street yang dilakukan pengunjung. Hasil analisis nilai indeks parkir maksimum adalah 110% yang menunjukkan bahwa kapasitas ruang parkir yang tersedia sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan parkir. Penelitian ini memerlukan kajian lebih lanjut untuk merumuskan rekomendasi pengelolaan parkir bagi RSUD Rasidin Padang

    PELAKSANAAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. RASIDIN KOTA PADANG

    Get PDF
    ABSTRAK Rumah sakit sebagai suatu institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Hal ini sesuai dengan Pasal 28 H ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”. Rumah sakit sebagai sarana upaya perbaikan kesehatan yang melaksanakan pelayanan kesehatan sekaligus sebagai lembaga pendidikan tenaga kesehatan dan pendidikan, ternyata memiliki dampak positif dan negative terhadap lingkungan sekitarnya. Dari penelitian yang dilakukan jenis penelitian ini deskriptif dengan memanfaatkan sumber data yang berasal dari hasil wawancara dan observasi lapangan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin kota Padang. Hal yang menjadi permasalahan ialah terkait mengenai pengelolaan limbah medis dan kendala terhadap pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin kota Padang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen. Data dianalisis dengan metode yuridis sosiologis. Penelitian hukum ini bertujuan untuk untuk mengetahui tata cara pengelolaan limbah di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Kota Padang dan untuk mengetahui kesesuaian pengelolaan limbah di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Kota Padang dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengelolaan limbah di RSUD dr. Rasidin Kota Padang dilaksanakan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang baku mutu lingkungan hidup. Adapun pengelolaan limbah yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Kota Padang antara lain ialah pengelolaan limbah padat, limbah cair dan limbah gas. Dalam pelaksanaan pengelolaan limbah tersebut telah diupayakan secara maksimal agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan hidup serta telah dapat dijalankan dengan baik. Secara umum pengelolaan limbah di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Kota Padang sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, namun ada beberapa hal yang tidak dapat dihindari sehingga terhambatnya proses pengelolaan limbah untuk berjalan dengan baik dan benar. Kata Kunci : Limbah, Limbah padat dan Limbah cai

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN PASIEN RSUD Dr. RASIDIN PADANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE REGRESI LOGISTIK ORDINAL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Tingkat kepuasan pasien RSUD Dr. Rasidin Padang. Tingkat kepuasan pasien RSUD Dr. Rasidin Padang dalam hal ini merupakan peubah ordinal yang terdiri dari tiga kategori yaitu kurang puas, puas, dan sangat puas. Data yang digunakan adalah data primer dari menyebarkan kuesioner kepada pasien RSUD Dr. Rasidin Padang, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Analisis Regresi Logistik Ordinal akan digunakan untuk menganalis peubah bebas yang diasumsikan mempengaruhi tingkat kepuasan pasien RSUD Dr. Rasidin Padang. Regresi Logistik Ordinal merupakan salah satu teknik pendugaan parameter dengan metode kemungkinan maksimum. Penelitian ini menghasilkan bahwa peubah bebas yang signifikan mempengaruhi tingkat kepuasan pasien adalah Persyaratan dan Perilaku pelaksana dengan nilai hit ratio kebaikan model peluang logit sebesar 63,39%. Hal ini berarti model yang terbentuk sudah layak digunakan untuk menduga Tingkat kepuasan pasien RSUD Dr. Rasidin Padang. Kata Kunci : Tingkat kepuasan pasien, regresi logistik ordinal, metode kemungkinan maksimu

    Penatausahaan Keuangan Non Tunai pada Bendahara RSUD dr. Rasidin Padang

    Get PDF
    Penatausahaan keuangan non tunai merupakan langkah awal dalam mewujudkan good governance. Dengan adanya penatausahaan non tunai maka seluruh transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan mudah dan efisien. Selain itu penatausahaan keuangan non tunai juga dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan aktual sehingga dapat dengan mudah dilakukan pengendalian dan evaluasi terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Penatausahaan Keuangan Non Tunai pada Bendahara RSUD dr. Rasidin Padang, mengetahui kendala-kendala yang dihadapi serta upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala tersebut. Menurut Chabib dan Heru (2010:10) pengelolaan keuangan mencakup 5 hal yakni : akuntabilitas, pengukuran kinerja keuangan, kejujuran, transparansi dan pengendalian. Teknik pemilihan informan adalah purposive sampling. Selanjutnya peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan informan berjumlah 21 orang yang terdiri atas Staf dan Rekanan (pihak ke-3) di RSUD dr. Rasidin Padang. Sumber data diambil dari data primer yang diperoleh langsung dari informan dan data sekunder berupa dokumen-dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penatausahaan Keuangan Non Tunai pada Bendahara RSUD dr. Rasidin Padang secara umum sudah berjalan dengan baik. Namun masih ada terdapat kendala yakni kurang lancarnya akses internet. Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan kapasitas jaringan internet dan peningkatan kualitas perangkat komputer

    STRATEGI PEMASARAN BUAH MELON HIDROPONIK (Studi Kasus Di Rasidin Veggies House, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember)

    Get PDF
    This study aims to 1) explain the melon cultivation in Rasidin Vegies House, 2) identify the marketing mix strategy in Rasidin Vegies House, 3) analyze the marketing strategy using SWOT framework. The method used to determine the research location is purposive method. The research is located at Rasidin Vegies House, Patrang Sub-district, Jember District. This research used descriptive qualitative methods with case study techniques. The data obtained through are observation, in depth interview, and documentation.The result showed that 1)Rasidin Vegies House cultivates Honey Globe melon varieties with hydroponic drip irrigation system, 2) the 4P of marketing mix apllied are price, promotion, place, and product, 3) based on SWOT analysis gained are internal factors (strenght and weakness) and external factors (opportunity and threats). First, the strenght of Rasidin Vegies House’s cultivation is using hydroponic system. Second, the weakness found that is climatic condition in green house still haven’t optimal.Then, the opportunity is high-yielding variety in cultivation. But, this melon production has threat in market demand stock

    Evaluasi Pelaksaaan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2024

    Get PDF
    Tingginya angka kejadian Healthcare Associated Infections (HAIs) di RSUD dr. Rasidin Padang tahun 2024, termasuk phlebitis dan infeksi daerah operasi (IDO). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) di RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus Penelitian dilakukan pada Januari-Mei 2025. Informan berjumlah 12 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Pelaksanaan program PPI di RSUD dr. Rasidin Padang tahun 2024 belum optimal. Dari sebelas komponen kewaspadaan standar, tiga komponen belum mencapai tingkat kepatuhan baik, yaitu pengendalian lingkungan, penatalaksanaan linen, dan praktik menyuntik yang aman. Kendala pelaksanaan mencakup keterbatasan sarana dan prasarana fisik dan pendukung, serta rendahnya kepatuhan petugas dalam pelaksanaan kebersihan lingkungan datar dan penanganan jarum bekas pakai, serta keterbatasan pengawasan oleh komite PPI. Pelaksanaan program PPI di RSUD dr. Rasidin Padang belum optimal dari aspek kepatuhan petugas, ketersediaan sarana dan prasarana, dan pengawasan terhadap pelaksanaan program. Diperlukan upaya peningkatan edukasi, penguatan pengawasan, serta pemenuhan sarana pendukung

    ANALISIS KINERJA RUMAH SAKIT DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (STUDI KASUS PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. RASIDIN)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin (RSUD dr. Rasidin) dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard, dari aspek keuangan dan non-keuangan. Sebagai rumah sakit milik pemerintah, RSUD dr. Rasidin harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengukur aspek non-keuangan bukan mengukur aspek keuangan saja. Data yang digunakan dalam penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder serta data kualitatif dan data kuantitatif. Metode pengumpulan data primer dengan menggunakan instrumen kuesioner, responden penelitian terdiri dari pelanggan dan karyawan. Metode penarikan sampel adalah non-probability sampel yaitu menggunakan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan data selama 3 tahun yaitu tahun 2011 hingga 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kinerja RSUD dr. Rasidin berdasarkan empat perspektif Balanced Scorecard cukup baik. Pada perspektif keuangan, berdasarkan pertumbuhan pendapatan mengalami peningkatan dari tahun 2011- 2013, TATO tahun 2013 menurun. Beban mengalami penurunan, target dan realisasi pendapatan mengalami penurunan dan ROI mengalami penurunan. Dari perpektif pelanggan, akuisisi pelanggan mengalami peningkatan terutama untuk pelayanan rawat jalan. Kepuasan pelanggan juga cukup tinggi. Dari perspektif proses bisnis internal RSUD dr. Rasidin mengalami peningkatan. Pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, produktvitas karyawan meningkat, retensi karyawan tinggi, kepuasan karyawan baik

    Komunikasi Terapeutik Perawat pada Pasien Bangsal Anak RSUD dr. Rasidin Padang

    Get PDF
    ABSTRAK KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT PADA PASIEN RAWAT INAP BANGSAL ANAK RSUD dr. RASIDIN PADANG Oleh: SARI DWI SURYANI 1510861022 Pembimbing: Dr. Sarmiati, M.Si Dr. Elva Ronaning Roem, M.Si Komunikasi terapeutik merupakan suatu bentuk komunikasi yang dilakukan perawat di Rumah Sakit. Berbeda dari proses komunikasi sosial lainnya, tujuan komunikasi terapeutik adalah untuk memberikan terapi kepada pasien agar pasien bisa sembuh lebih cepat. Akan tetapi dalam keperawatan di rumah sakit, masih banyak perawat yang tidak melakukan proses komunikasi terapeutik dengan baik kepada pasien, sehingga banyak pasien mengeluhkan tindakan keperawatan selama berada di rumah sakit. Namun pada Bangsal Anak RSUD dr. Rasidin Padang, proses komunikasi terapeutik justru dilakukan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses dan hambatan perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik pada bangsal anak RSUD dr. Rasidin Padang dengan menggunakan teori interaksi simbolik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan proses wawancara dan observasi kepada narasumber penelitian, yang sebelumnya telah ditentukan melalui purposive sampling atau berdasarkan kriteria tertentu dari peneliti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perawat bangsal anak telah melakukan proses komunikasi terapeutik sesuai dengan tahapan yang seharusnya dilakukan baik secara verbal maupun nonverbal. Tidak hanya kepada pasien, komunikasi juga dilakukan perawat kepada keluarga pasien. Hambatan yang mungkin terjadi selama pasien menjalani proses keperawatan di bangsal anak RSUD dr. Rasidin Padang adalah kesalahpahaman antara orang tua pasien terhadap tindakan pengobatan yang akan dilakukan perawat kepada pasien. Untuk itu sebelum memberikan tindakan keperawatan, terlebih dahulu perawat akan menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut kepada orang tua pasien. Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik Perawat, Bangsal Anak RSUD dr. Rasidin Padang, Teori Interaksi Simboli
    corecore