1,721,445 research outputs found
Hikayat Ranto Ngon Hikayat Teungku di Meukek
Hikayat Ranto dan Hikayat Teungku di Meukek ini berasal dari naskah yang diteriemahkan ke dalam bahasa lnggris oleh G W.J. Drewes tahun 1980 dengan judul "Two Achehnese Poems" yang kami peroleh dari Drs. Wamad Abdullah Banda Aceh bulan Juni 1982. Hikayat ranto isinya menggambarkan kehidupan para petani lada di Aceh Barat, yang pada masa itu biasa disebut Ranto. Mereka terdiri dari para perantau yang meninggalkan sanak keluarga mereka di kampung halaman. Lebih daripada sebuah karya sastra, hikayat ini melukiskan keadaan masyarakat pada masa itu berdasarkan pengalaman pengarang sendiri. Adapun hikayat Teungku di Meukek menggambarkan perlawanan rakyat di daerah Meulaboh yang digerakkan oleh seorang pemimpin agama terhadap hulubalang yang didukung oleh Belanda
Andung-Andung Mate di Ranto
This study aims to understand the song of Mate di Ranto from a musicological perspective. The main data of this research is the song of Mate di Ranto by Poster Sihotang. The analysis was done by observing the melody and the lyrics of the song. Based on the research it is concluded that the song of Mate di Ranto is a song of Toba people with the genre of andung-andung, which is a melancholic nuance and has a meaning as an expression of sadness. This song is inspired by the andung-andung of death ceremony. This song is the result of a blend of traditional singing style of andung-andung and popular music singing styles. This song uses a combo band accompaniment which is composed by combining elements of pop music and traditional Toba music
Implementasi manajemen pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Ranto Baek Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal
Implementasi manajemen pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Ranto Baek dalam mengimplementasikan perencaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran belum dapat dikatan baik dalam pelaksanaannya seperti dalam proses manajemen pembelajaran serta guru yang memiliki kendala dalam mengatasi pelaksanaan manajemen pembelajaran seperti kesulitan dalam mengelola kelas dan kesulitan dalam mengatasi siswa yang memiliki tingkah laku yang berbeda-beda.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana implementasi perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran di SMP Negeri 1 Ranto Baek Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal, serta apa saja kendala yang dihadapi guru PAI dalam pelaksanaan manajemen pembelajaran di SMP Negeri 1 Ranto Baek Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal.
Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dekskriftif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder. Data primernya adalah kepala sekolah, guru PAI dan peserta didik, data sekundernya yaitu buku-buku, jurnal, dan penelitian yang relevan. Teknik pengolahan dan analisis data penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengamati fenomena disekitarnya. Untuk menjamin keabsahan data penelitian ini digunakan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, implementasi manajemen pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Ranto Baek Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal, dalam hal perencanaaan menyiapkan perangkat pembelajaran seperti RPP dan silabus sebagai pedoman pembelajaran, kemudian dalam hal pelaksanaan dimulai dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan di akhiri dengan kegiatan penutup, pada tahap penilaian/evaluasi pembelajaran ditemukan bahwa guru Pendidikan Agama Islam masih lebih menekankan aspek pengetahuannya (kognitif) daripada sikap (afektif), sehingga penilaiannya belum dilakukan secara berimbang antara aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap. Serta Kendala yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanaam manajemen pembelajaran seperti dalam mengelola kelas dengan baik yaitu guru mengalami kesulitan dalam mengelola kelas dikarenakan jumlah siswa yang yang terlalu banyak sehingga kelas susah untuk di kuasai, serta guru yang memiliki kendala dalam mengatasi siswa tingkah laku siswa yang berbeda-beda, seperti siswa yang memiliki latar belakang yang berbeda beda seperti siswa yang malas belajar, ribut di kelas dan lain-lain
Efektivitas metode pembinaan akhlak siswa melalui proses pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri I Ranto Baek kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah akhlak siswa kurang baik,
baik didalam sekolah maupun diluar sekolah, apabila proses pembelajaran
berlangsung akhlak peserta didik nampak terlihat jelas bahwa peserta didik tidak
menghiraukan apa yang dikatakan oleh pendidik didalam ruangan, rumusan masalah
dalam penelitian ini adalah bagaimana akhlak siswa di SMP Negeri 1 Ranto Baek,
Bagaimana efektifitas metode pembinaan akhlak siswa melalui proses pembelajaran
Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1Ranto Baek, dan apa saja kendala yang
dihadapi guru PAI dalam membina akhlak siswa di SMP Negeri 1 Ranto Baek.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akhlak siswa di SMP Negeri I
Ranto Baek, untuk mengetahui efektivitas metode pembinaan akhlak siswa melalui
proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Ranto Baek, untuk
mengetahui kendala yang di hadapi guru PAI dalam membina akhlak siswa di SMP
Negeri 1 Ranto baek.
Pembahasan penelitian ini berkaitan dengan bidang ilmu keagamaan
sehubungan dengan itu pendekatan yang dilakukan adalah teori-teori yang berkaitan
dengan akhlak, dan metode pembinaan akhlak
Metodologi penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan
menggunakan metode deskriptif. Untuk mengumpulkan data yang di butuhkan di
gunakan instrumen pengumpulan data yang terdiri dari wawancara, observasi dan
dokumentasi.
Setelah di lakukan penelitian, maka diperoleh gambaran bahwa akhlak siswa
di SMP Negeri 1 Ranto Baek kurang baik, seperti, Akhlak siswa kepada Allah,
Akhlak siswa sesama siswa, akhlak siswa kepada manusia, akhlak siswa kepada
lingkungan, efektivitas metode pembinaan akhlak siswa melalui proses pembelajaran
Pendidikan Agama Islam siswa memiliki akhlak yang baik kepada Allah yaitu
dengan melaksanakan perintanhnya. Metode dalam pembinaan akhlak siswa dalam
proses belajar mengajar antara lain yaitu: metode hiwar, metode kisah, metode
Amtsal, metode Keteadanan, metode Pembiasaan, metode ibrah dan mau’izhah,
metode targhib dan tarhib. Kendala yang di hadapi guru PAI dalam membina akhlak
siswa di SMP Negeri I Ranto Baek sulit mengontrol perilaku siswa sepenuhnya,
ketidak siapan siswa
Adat Istiadat Perkawinan Suku Mandailing di Kecamatan Ranto Baek Mandailing Natal 1990-2010
Skripsi ini meneliti tentang “ Adat Istiadat Perkawianan Di Kecamatan Ranto Baek Mandailing Natal 1990-2010”, adapun yang menjadi persoalan skripsi ini adalah bagaimana proses pelaksanaan adat istiadat perkawinan di Kecamatan Ranto Baek Mandailing Natal, bagaimana pergeseran adat istiadat perkawinan di Kecamatan Ranto Baek, apa faktor penyebab terjadinya pergeseran dalam adat istiadat perkawianan. Adapun tujuan dari skripsi ini adalah untuk menjelaskan proses pelaksanaan adat istiadat perkawinan di Kecamatan Ranto Baek, pergeseran adat istiadat perkawinan, faktor penyebab pergeseran adat istiadat perkawianan di Kecamatan Ranto Baek Mandailing Natal. Kajian yang di gunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode sejarah melalui Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adat istiadat perkawinan di Kecamatan Ranto Baek ini sepenuhnya mengikuti adat istiadat yang terdapat di Mandaling Natal. Adat istiadat perkawinan ini pada awanya dilaksanakan dengan melaksanakan sepenuhnya menurut adat istiadat perkawinan yang berlaku di Mandailing, akan tetapi seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan mengakibatkan pada pergeseran dalam adat istiadat perkwinan dimana masyarakat lebih menghendaki kepraktisan dalam segala hal terutama pada acara adat istiadat perkawinan, masyarakat tidak memperdulikan bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan adat istiadat yang sesungguhnya.Skripsi Sarjan
Perilaku keagamaan remaja di Desa Sampuran Kecamatan ranto baek kabupaten mandailing Natal
Permasalahan dalam penelitian ini adalah: bagaimana perilaku keagamaan
remaja di Desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal,
apakah faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keagamaan remaja di Desa
Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal, bagaimana
pembinaan perilaku keagamaan remaja di Desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek
Kabupaten Mandailing Natal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan perilaku keagamaan
remaja di Desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal,
untuk mengetahui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keagamaan
remaja di Desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal,
untuk mengetahui keadaan pembinaan perilaku keagamaan remaja di Desa Sampuran
Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal
Dilihat dari pendekatan analisa data penelitian ini termasuk kepada penelitian
kualitatif. Untuk memperoleh data, penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan
data yaitu dengan wawancara dan observasi, kemudian pengolahan dan analisis data
dilakukan secara kualitatif.
Hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti adalah perilaku keagamaan
remaja di desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal masih
kurang baik. Para remaja masih sering meninggalkan shalat, membantah perintah
orangtua, keluar rumah dan tidak memakai pakaian muslim serta menutup aurat yang
telah ditentukan oleh agama. Seringnya didapati remaja yang meminum minuman
keras. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keagamaan remaja di desa
Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal adalah faktor intern
remaja itu sendiri dimana remaja mengalami masa perubahan baik perkembangan
fisik dan mental ditambah dengan faktor ekstern yang remaja mudah terikut-ikut
dengan lingkungan sekitarnya yang banyak dijumpai dan lingkungan masyarakat
yang tidak baik bagi pertumbuhan fisik dan mental remaja itu sendiri. Serta faktor
keluarga yang kurang harmonis. Dalam upaya membina perilaku keagamaan remaja
orangtua lebih memberikan perhatian pada remaja mereka, menciptakan keluarga
yang harmonis, serta pengawasan yang lebih terhadap pergaulan anak remaja
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 RANTO DIOR KAB. ACEH TENGGARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran time token terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 1 Ranto Dior Kab. Aceh Tenggara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Ranto Dior. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Ranto Dior yang berjumlah 15 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji prasyarat yakni menggunakan nilai normalitas dan homogenitas serta analisis statistik dengan menggunakan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa ada pengaruh model pembelajaran time token (X) terhadap keterampilan berbicara siswa (Y) kelas IV SD Negeri 1 Ranto Dior Kecamatan Deleng Pokhkisen Kabupaten Aceh Tenggara, dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang diperoleh thitung>ttabel atau 5,586 > 0,514. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran time token terhadap keterampilan berbicara siswa IV SD Negeri 1 Ranto Dior Kabupaten Aceh Tenggara
Optimalisasi Rumah Belajar Desa Ranto Nalinjang Di Masa Pandemi Covid-19
Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran rumah belajar dalam melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka di masa pandemi Covid-19, sehingga para anak-anak usia sekolah di Desa Ranto Nalinjang tetap bisa belajar efisien dan efektif walaupun dengan keterbatasan kepemilikan alat teknologi komunikasi dan informasi serta lemahnya jaringan internet untuk mengikuti pembelajaran secara daring. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah pada program pengabdian masyarakat ini adalah service learning. Hasil pengabdian ini adalah rumah belajar dapat membantu anak usia sekolah (SD dan SMP) di Desa Ranto Nalinjang yang mengikuti proses pembelajaran di rumah belajar bisa tetap mengikuti pembelajaran dengan efektif dan efisien. Orang tua yang anaknya mengikuti proses pembelajaran di rumah belajar Desa Rannto Nalinjang merasa terbantu dalam hal membimbing dan mengawasi anak belajar. Rumah Belajar Desa Ranto Nalinjang berupaya menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi anak usia sekolah (SD dan SMP) untuk belajar. Potensi suatu daerah yang tinggi seharusnya disejajarkan dengan membaiknya kualitas SDM di daerah tersebut melalui jalur pendidikan sehingga pada masa mendatang potensi daerah dapat dikembangkan dan dikelola oleh putra/i daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat. Semoga kedepannya program Rumah Belajar Desa Ranto Nalinjang dapat terus berinovasi untuk kemajuan pendidikan
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS AQIDAH PADA SISWA SD RANTO PANYANG KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT
Pendidikan bukan hanya bertujuan menciptakan manusia-manusia cerdas di bidang sains, teknologi, dan intelektualitasnya, tetapi juga harus mampu menumbuhkembangkan sikap dan semangat keagamaan yang terbuka (inklusif), karena keduanya tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan hal tersebut mendorong penulis untuk membahasnya dengan judul SD Ranto Panyang Barat Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Baratâ€. Penelitian ini bertujuan pertama untuk mengetahui implementasi pendidikan berbasis aqidah pada siswa kelas I SDN Ranto Panyang,. Penelitian skripsi ini menggunakan metode deskripsi analisis dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan ditunjang oleh referensi-referensi yang berkaitan dengan tema yang dibahas (library research). Sampel dari penelitian ini adalah 27 murid kelas I dan guru SDN Ranto Panyang. Analisis data dilakukan dengan cara memeriksa kuisioner yang telah dijawab oleh murid sebagai responden, mengumpulkan hasil wawancara kemudian menghitung frekuensi dan persentase dari setiap alternatif jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pendidikan Berbasis Aqidah pada Siswa Kelas I SDN Ranto Panyang berjalan dengan baik. Implementasi pendidikan berbasis aqidah dengan menghubungkan materi pelajaran dengan nilai-nilai aqidah, dan menjelaskan nilai-nilai aqidah itu
- …
