527 research outputs found

    The Lou and Ranny Show being recorded at JBC

    No full text
    B&W photograph of Ranny Williams - right, Louise Bennett, second right and others at microphone reading scripts for the recording of the 'Lou and Ranny Show' at the JBC Studio. A live musical band is in the background

    Margaret Ann (“Ranny”) Riecker Honorary Degree Citation

    No full text
    1 p.The citation text for the Honorary Doctorate of Humane Letters degree that was awarded to Margaret Ann (“Ranny”) Riecker by Kalamazoo College in 2009

    EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA KONVEKSI RANNY COLLECTION KLATEN

    Get PDF
    ABSTRAK EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA KONVEKSI RANNY COLLECTION KLATEN Oleh : Intan Retno Aryani 10409131025 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengendalian intern atas pembelian bahan baku pada Konveksi Ranny Collection Klaten. Subjek penelitian ini adalah Konveksi Ranny Collection Klaten dan objek penelitian ini adalah unsur – unsur sistem pengendalian intern pembelian bahan baku. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (pengamatan) dan wawancara. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis data tentang penerapan unsur-unsur sistem pengendalian intern pembelian bahan baku adalah dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian terhadap sistem pengendalian intern pembelian bahan baku pada Konveksi Ranny Collection menunjukkan bahwa (1) Struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab fungsional belum secara tegas dilakukan. Masih terdapat tugas ganda yang dilakukan oleh satu bagian. Namun setidaknya transaksi pembelian bahan baku ini dilakukan tidak hanya oleh satu fungsi saja, terdapat kerjasama antar bagian. (2) Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan perusahaan telah dijalankan. Seluruh transaksi telah diotorisasi oleh direktur selaku pejabat tertinggi. Meskipun begitu, terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh direktur entah dengan motif apapun sangat besar dilakukan. Dan juga dokumen pendukung dalam transaksi pembelian bahan baku ini kurang lengkap. (3) Praktik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi telah diterapkan oleh Konveksi Ranny Collection. Pada umumnya segala kriteria praktik sehat telah dilakukan oleh perusahaan ini, namun dalam penggunaan formulir bernomor urut tercetak belum diterapkan karena struktur perusahaan yang masih tradisional. Segala kegiatan masih berpusat pada direktur. Selain itu untuk perputaran jabatan juga belum dilakukan karena sangat sulit bila menerapkan perputaran jabatan ini. Karena setiap bagian benar – benar professional terhadap bidangnya. Namun segala dokumen yang dipergunakan telah dipertanggungjawabkan sesuai dengan fungsinya oleh bagian yang terkait. (4) Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawabnya telah dilaksanakan oleh Konveksi Ranny Collection, karena perusahaan ini lebih mengutamakan pengalaman untuk calon karyawannya, sehingga segala kegiatan produksi dapat diandalkan

    Efektivitas Mobil Iklan Sebagai Media Baru Dalam Periklanan (Studi Kasus PT. Yes Raja Wali Perkasa)/Ranny

    No full text
    Berkembangnya teknologi periklanan pada masa kini membuat penulis memiliki keinginan untuk membahas lebih dalam tentang salah satu terobosan baru dalam beriklan, yaitu mobil iklan. Dalam sebuah perusahaan mobil iklan, tentu saja terdapat pengiklan yang ingin menggunakan mobil iklan sebagai pilihan mempromosikan produknya. Dalam era globalisasi saat ini, penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana respon responden mengenai kehadiran mobil iklan tersebut, dan apakah kehadiran mobil iklan cukup efektif untuk menjadi media baru dalam periklanan. Fenomena inilah yang membuat peneliti tertarik untuk meneliti lebih jauh lagi tentang mobil iklan. Objek penelitian di dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Mobil Iklan Sebagai Media Baru Dalam Periklanan. Penelitan ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Pengumpulan data akan dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan juga wawancara dengan perusahaan mobil iklan terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dari responden mengenai mobil iklan dan juga untuk mengetahui seberapa efektif mobil iklan sebagai media baru dalam periklanan. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah mobil iklan masih kurang efektif untuk dilakukan sebagai terobosan baru dalam mengiklankan sebuah produk, karena kebanyakan dari responden yang melihat mobil iklan kurang dapat mengingat produk yang diiklankan, serta informasi-infromasi yang tertera tidak dapat dibaca dengan jelas, walaupun kehadiran mobil iklan itu sendiri telah diterima dengan baik oleh responden

    STRATEGI DISTRIBUSI PADA PERUSAHAAN GARMENT RANNY COLLECTION KLATEN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) strategi distribusi pada Perusahaan Garment Ranny Collection Klaten, (2) pelaksanaan metode distribusi pada Perusahaan Garment Ranny Collection Klaten. Data diperoleh secara langsung dari pihak yang bersangkutan atau pihak perusahaan. Perolehan data dengan menggunakan metode interview atau wawancara, observasi atau pengamatan langsung dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang menganalisis dan menjelaskan kondisi yang sebenarnya secara konkrit serta mengklasifikasikan data dari hasil penelitian. Strategi dengan menggunakan penelitian menunjukkan bahwa strategi distribusi yang dilakukan adalah saluran tingkat nol dan tingkat satu. Saluran tingkat nol sudah baik, produsen berkenan melayani langsung konsumen yang datang untuk melakukan pembelian baik grosir atau eceran. Saluran tingkat satu produsen mampu mensegmen dengan baik untuk mendistribusikan produk pakaiannnya kebeberapa market atau distributor. Untuk metode distribusinya adalah distribusi intensif, distribusi selektif dan distribusi eksklusif. Distribusi intensif sudah baik, dalam mendistribusikan produk telah menggunakan penyalur yang sebanyak-banyaknya. Distribusi selektif belum dapat berjalan dengan baik, membutuhkan penyeleksian dari perusahaan dengan syarat tertentu. Distribusi ekslusif sudah baik yaitu produsen telah mengirimkan produk pakaian khusus untuk Toko Sami Jaya Surabaya

    Od rękopisu do pierwodruku. O wczesnych wariantach wiersza “Ranny” Tadeusza Różewicza

    No full text
    Tadeusz Różewicz was a poet for whom works of literature, poetry in particular, were never finite entities. He often changed his poems in consecutive editions. This article discusses the poem Ranny, several versions of which have survived, and which was included in Różewicz’s first poetic collection entitled Niepokój (1947). The discussion applies to the initial four versions of the poem: its evolution starting with the manuscript kept in the archive of the writer’s brother (Stanisław Różewicz), through two typescripts kept in the Archive of the “Odrodzenie” journal, to the first printed edition from that journal. The changes introduced by the poet, who in his actions seems true to the principles of the avant-garde, striving to fulfil the principle proposed by Julian Przyboś, whom he considered a master: the least words, the most content.Tadeusz Różewicz był poetą, dla którego twórczość literacka, zwłaszcza poetycka traktowana była jak nie do końca zamknięty proces. Wielokrotnie zmieniał swe wiersze w kolejnych wydaniach. Tematem artykułu jest wiersz Ranny, którego zachowało się kilka wersji, a który wszedł do pierwszego tomu poetyckiego Niepokój (1947). Przedmiotem opisu są cztery pierwsze wersje wiersza – jego ewolucja, począwszy od rękopisu zachowanego w archiwum brata pisarza (Stanisława Różewicza), poprzez dwa maszynopisy zachowane w Archiwum czasopisma „Odrodzenie” po pierwodruk z tegoż pisma. Zmiany wprowadzane przez poetę, który w swych działaniach okazuje się wiernym uczniem awangardy, zmierzają do realizacji idei jego mistrza Juliana Przybosia: minimum słów, maksimum treści

    Identification of Object Shapes on Two Dimensional Digital Image Using Normalized Cross Correlation

    No full text
    Digital image recognition is one of the common research topic in Computer Science. Image pattern recognition is used in several applications for example in object identification. This research using a simple method to recognized the shape of object. There are some of object shapes like circle, square, and triangle. The object shapes are the basic shapes of many object things in human life. To recognize the shape, this research using template matching method. Template matching method is process based on the searching of similarities between input image object and image object template. Therefore the purpose of this research is to design and develop a two dimensional image shape identification system which is supported with various condition of image database. The method is using template matching method with NCC (Normalized Cross Correlation) formula. The result of the experiment with various image data is 82.9% accuracy

    REDESAIN OEMAH DJOWO SEBAGAI RESTORAN DAN SANGGAR WAYANG DI KARANGANYAR DENGAN TEMA “EMBRACE ART”

    Get PDF
    REDESAIN OEMAH DJOWO SEBAGAI RESTORAN DAN SANGGAR WAYANG DI KARANGANYAR DENGAN TEMA “EMBRACE ART” (Ranny Ishak, 2023). Tugas Akhir Karya S-1 Program Studi Desain Interior, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta. Oemah Djowo merupakan Badan Usaha (BUMdes) milik Desa Gaum yang dulunya merupakan sebuah bangunan pasar terbengkalai di Karanganyar. Bangunan tersebut akhirnya direnovasi dan dialihkan fungsinya untuk BUMDes dengan menggunakan nama Pasar Gaum Garden. Pasar Gaum tidak bertahan lama dan kemudian berubah namanya menjadi Oemah Djowo Gallery & Resto yang kemudian bekerja sama dengan Sanggar Wayang Gogon hingga diresmikan oleh Bupati Karanganyar dan Walikota Surakarta. Meski begitu, ternyata Oemah Djowo belum memiliki fasilitas untuk menampung kegiatan sanggar wayang. Hal itu yang mendasari redesain Oemah Djowo. Redesain ini diharapkan dapat menjadi saran, solusi dan alternatif bagi Oemah Djowo dalam perkembangannya. Menggunakan tema “Embrace Art” dan gaya kontemporer dengan meminjam kesenian wayang dan batik yang digali makna dan filosofinya kemudian ditransformasikan ke dalam elemen interior dengan fungsi dan bentuk yang lebih kekinian. Metode perancangan yang digunakan milik Pamudji Suptandar terdiri dari input, sintesa, output. Perancangan ini menggunakan pendekatan tema dan pendekatan ergonmi. Hasil desain berupa konsep perancangan yang tertuang melalui 3D model dan gambar kerja. Kelebihan perancangan ini adalah terpenuhinya fasilitas, alur sirkulasi yang lebih baik dan penggunaan tema desain yang mengangkat kebudayaan setempat. Kekurangannya adalah karena bertambahnya fasilitas yang perlu dibangun sehingga kemungkinan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Objek redesain ini merupakan fasilitas milik Desa Gaum, sehingga pemerintah diharapkan lebih aktif dalam pengembangan potensi komersial, rekreasi dan edukatif yang dimiliki oleh Oemah Djowo. Kata kunci: redesain, interior, restoran, sanggar wayan

    EVALUASI PROSEDUR PENERIMAAN DAN PENGELUARAN BARANG PADA GUDANG MEDIS RUMAH SAKIT KASIH IBU SURAKARTA

    Get PDF
    ABSTRAK EVALUASI PROSEDUR PENERIMAAN DAN PENGELUARAN BARANG PADA GUDANG MEDIS RUMAH SAKIT KASIH IBU SURAKARTA RANNY SAINURTI PUTRI F3313084 Tujuan penelitian yang penulis lakukan adalah untuk mengetahui kesesuaian prosedur penerimaan dan pengeluaran barang pada gudang medis dengan SOP yang diterapkan di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta.dan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan. Dalam penelitian ini penulis melakukan studi kasus dengan objek penelitian pada RS Kasih Ibu yang berkaitan dengan prosedur penerimaan dan pengeluaran barang pada gudang medis. Penulis menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari perusahaan dan mengumpulkan data dengan cara studi kepustakaan, penelitian lapangan, wawancara, dan pengamatan. Hasil dari penelitian yang dilakukan di gudang medis RS Kasih Ibu menunjukkan bahwa prosedur penerimaan dan pengeluaran barang pada gudang medis telah dilakukan dengan baik, meskipun terdapat beberapa kelemahan yaitu gudang medis memiliki tempat yang sempit karena tempat penerimaan barang dan tempat penyimpanan barang dijadikan satu tempat sehingga menyebabkan tidak kondusif terutama pada saat petugas meneliti barang yang telah datang. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memberikan rekomendasi yaitu sebaiknya gudang medis diberikan ruang yang cukup luas agar tempat penerimaan barang dan tempat penyimpanan barang dapat dipisahkan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan pada saat penerimaan barang. Kata kunci: Prosedur, Gudang, Rumah Sakit
    corecore