822 research outputs found

    Cahaya Ramadhan: Langkah permulaan tanpa asap rokok

    No full text
    Bulan Ramadhan adalah bulan yang seringkali ditunggu oleh setiap umat Islam. Bukan sahaja kerana kemeriahan dan keberkatannya, tetapi juga faedah kesihatan yang bakal diperolehi bagi penganut yang mengamalkan ibadah berpuasa selama sebulan. Umat Islam dituntut untuk mengawal diri daripada mengikut hawa nafsu, termasuklah dari makan dan minum, iaitu bermula dari terbitnya fajar pada awal pagi, sehingga terbenamnya matahari, iaitu sekitar lapan jam sehari. Ini termasuklah apa jua jenis bentuk rokok, samada elektronik ataupun puntung rokok tembakau. Merokok tergolong dalam penyakit ketagihan yang mana memerlukan rawatan. Justeru, perokok sememangnya sukar untuk berhijrah tanpa bantuan, dan semestinya memerlukan kecekalan dan semangat juang yang tinggi untuk berhenti daripada ketagihan merokok. Umat Islam bukan sahaja dilarang merokok ketika Ramadhan, tetapi juga ianya sebenarnya adalah haram kerana kesan keburukannya pada kesihatan. Ramadhan merupakan bulan untuk melatih diri sendiri agar lebih berdisiplin. Sekiranya perokok ditanya berkenaan kebolehan mengawal tabiat merokok ketika berpuasa, nescaya hampir semua akan menyatakan mereka berjaya untuk tidak merokok pada waktu siang

    “Doktor, ubat saya macam mana masa puasa Ramadhan?”

    No full text
    Berpuasa di bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi semua orang Islam bagi mereka yang berkemampuan, tidak terkecuali bagi mereka yang mempunyai penyakit-penyakit kronik selagi tidak memudaratkan kesihatan mereka. Sebahagian daripada aktiviti berpuasa termasuklah mencegah diri dari makan dan minum dari waktu terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari, iaitu sekitar 5.30 pagi sehingga 7.30 malam jika di semenanjung Malaysia. Ini termasuklah mencegah dari mengambil ubat pil ke dalam mulut mereka di dalam tempoh tersebut. Justeru, jadual pemakanan dan perubahan dos yang terbaru perlu diberitahu oleh para pegawai perubatan mahupun pegawai farmasi dalam lawatan pesakit terakhir di klinik-klinik kesihatan mahupun hospital sebelum memasuki bulan Ramadhan. Artikel ini diharap dapat memberi pemahaman kepada semua pesakit yang akan berpuas

    Analisis Penerapan Akuntansi Pada Pt. Fajar Mas Murni Pekanbaru

    No full text
    The purpose of this study is to determine the suitability of the application of accounting carried out by PT. Fajar Mas Murni with generally accepted accounting principles. The research design used by the author is qualtitative where the process of finding knowledge is based on numerical data. The data used in this study are primary data and secondary data. The data collection methods used in this study were interviews and documentation. With the research conducted by the author, PT. Fajar Mas Murni conducts recording using the accrual base system. PT. Fajar Mas Murni in preparing financial statements does not make journals, general ledgers, balance sheets, reports of changes in equity, cash flow statements and notes to financial statements. From the results of the study, the author concludes that the application of accounting carried out by PT. Fajar Mas Murni has not complied with generally accepted accounting principles

    The Influence of Brand Personality, Brand Awareness and Brand Trust on Consumer Loyalty (Case Study on CV. Fajar Tiga Putra)

    Get PDF
    Consumer behaviour develops along with technological developments and social factors. This research was conducted to analyse the effect of brand personality, brand awareness and brand trust on consumer loyalty at CV Fajar Tiga Putra, thus creating a strong relationship with their consumers to overcome increasing competition. This research uses quantitative methodology and uses descriptive techniques to analyse the data. The research sample amounted to 100 respondents who were consumers of CV Fajar Tiga Putra who had used products or services from the company. The data were analysed using the Partial Least Square (PLS) method which is included in the Structural Equation Modelling (SEM) domain. Research findings indicate that brand personality, brand awareness, and brand trust have a positive and significant impact on consumer loyalty towards CV. Fajar Tiga Putra. This means that the better the brand personality, brand awareness, and brand trust established by CV. Fajar Tiga Putra, the higher the consumer loyalty towards CV. Fajar Tiga Putra's products. Additionally, brand personality, brand awareness, and brand trust are able to simultaneously influence consumer loyalty towards CV. Fajar Tiga Putra. The conclusion in this study is that the presence of brand personality, brand awareness and brand trust through positive interactions with consumers increases long-term loyalty. It also facilitates the purchase decision-making process, makes the brand more desirable, and fosters emotional connectivity, which encourages consumer loyalty

    FAJAR DALAM PERSPEKTIF SYARI’AH

    No full text
    Abstak: Salah satu syarat sahnya shalat adalah masuknya waktu shalat tersebut. Apabila shalat dilakukan sebelum waktunya atau sesudah waktunya berlalu maka tidak sah. Berbeda dengan waktu Subuh, di mana tanda masuknya (terbit fajar) tergolong paling samar dibandingkan dengan tanda-tanda masuknya waktu shalat yang lain. Dalam pelaksanaan shalat shubuh didapatkan temuan bahwa Rasulullah mempraktikkannya berbeda, terkadang beliau melaksanakan pada saat awal waktu terang, namun dari beberapa temuan hadits lainnya ternyata Rasulullah secara rutin, bahkan sampai wafatnya lebih sering melakukan shalat shubuh di hari masih dalam keadaan gelap. Para ulama sepakat bahwa fajar shadiq menjadi pertanda bagi haramnya makan dan minum di bulan Ramadhan, dan mulainya saat kewajiban pelaksanaan ibadah puasa, serta menjadi pertanda awal waktu shalat shubuh. Sementara fajar kadzib hanya berupa fenomena alam yang sinarnya menjulang ke atas sesaat kemudian gelap kembali. Fajar kadzib terjadi sesaat sebelum fajar shadiq, dan tidak ada hubungannya dengan syari’at waktu-waktu ibadah. Kata kunci: Fajar, perspektif, dan Syari’a

    MAKNA IDIOM DENGAN UNSUR PEMBENTUK IDIOM ZUNGE DITINJAU DARI GAYA BAHASA METAFORA DAN METONIMIA

    Get PDF
    FAJAR RAMADHAN. 2020. Makna Idiom Dengan Unsur Pembentuk Idiom Zunge Ditinjau dari Gaya Bahasa Metafora dan Metonimia. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan makna idiom berunsur anggota tubuh Zunge ditinjau dari metafora dan metonimia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan didasarkan pada penelitian kepustakaan. Sumber data pada penelitian ini merupakan idiom berunsur anggota tubuh Zunge yang berjumlah 23 idiom dalam kamus Duden Redewendung yang diterbitkan oleh Duden Verlag. Dari hasil penelitian ini dapat diidentifikasikan 21 idiom berunsur Zunge yang makna idiomnya dapat ditinjau dari metonimia. Jenis metonimia yang ditemukan pada idiom tersebut yaitu der Teil für das Ganze. Tidak ditemukan jenis metonimia Produzent für das Produkt, Objekt verwendet für den Benutzer, Kontrolleur für die Kontrollierten, Institution für die Verantwortlichen, Ort für die Institution, dan Ort für das Ereignis yang ditemukan. Ada pula 2 idiom berunsur Zunge yang makna idiomnya dapat ditinjau dari metafora. Jenis metafora yang ditemukan yaitu ontologische Metaphern, sedangkan strukturelle Metaphern dan Orientierungsmetaphern tidak ditemukan pada penelitian ini. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi penelitian makna idiom berunsur anggota tubuh yang lain yang ditinjau dari metafora dan metonimia. Penelitian ini juga dapat membantu pembelajar bahasa Jerman memahami idiom berunsur anggota tubuh Zunge. Kata kunci: idiom, makna idiom, metafora, metonimia FAJAR RAMADHAN. The meaning of the idiom with the constituent Zunge checked by metaphor and metonymy. A scientific thesis to obtain the title Sarjana Pendidikan. German Department, The Faculty of Language and Art, Universitas Negeri Jakarta. June, 2020. The present work uses the qualitative research approach. The data is collected through a document analysis. The aim of this work is to describe the meaning of the idiom with the constituent Zunge, which is checked by metaphor and metonymy. For idioms Zunge the dictionary Duden Redewendung from Duden Verlag is used. In this research there are 23 idioms with the constituent Zunge. Almost all meanings of the idiom can be checked by metonymy. 21 of 23 idioms can be checked for idiomatic meaning through metonymy and the metonymies in this work are classified as der Teil für das Ganze. Compared to metonymy, 2 idiomatic meanings can be checked by metaphor and the metaphors are classified as ontologische Metapher. This work consists of theoretical and practical use. Theoretical use of this work can be used to supplement other research in linguistics on idioms, particularly the meaning of the idiom with the constituent tongue, which is checked by metaphor and metonymy. Practical use of this work can be used as a reference for the other students or researchers

    “PENGARUH DEWAN KOMISARIS, KOMPLEKSITAS PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, RESIKO PERUSAHAAN DAN UKURAN KAP TERHADAP AUDIT FEE ( STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR LEMBAGA PEMBIAYAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2021 )”

    Get PDF
    ABSTRAK “Pengaruh Dewan Komisaris, Kompleksitas Perusahaan, Profitabilitas & Ukuran KAP Terhadap Audit Fee ( Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Lembaga Pembiayaan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2021)” OLEH : FAJAR RAMADHAN 11970315357 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Dewan Komisaris, Kompleksitas Perusahaan, Profitabilitas, Resiko Perusahaan & Ukuran KAP terhadap Audit fee pada perusahaan sub sektor lembaga pembiayaan yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2018-2021. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sehingga didapatkan sebanyak 8 perusahaan. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan Eviews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis secara parsial dewan komisaris, kompleksitas perusahaan, profitabilitas dan resiko perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap audit fee. Sedangkan ukuran KAP berpengaruh signifikan terhadap audit fee. Untuk hasil pengujian secara simultan atau uji F menunjukkan bahwa Dewan Komisaris, Kompleksitas Perusahaan, Profitabilitas, Resiko Perusahaan & Ukuran KAP secara bersama-sama berpengaruh terhadap Audit fee. Hasil uji R2 menunjukkan bahwa pengaruh variabel bebas berkontribusi terhadap variabel terikat sebanyak 98% dan 2% dijelaskan variabel lain. Kata Kunci : Dewan Komisaris, Kompleksitas Perusahaan, Profitabilitas, Resiko Perusahaan dan Ukuran Kantor Akuntan Publik

    PERANCANGAN SISTEM DATABASE PERAWATAN BERKALA MOBIL LISTTRIK KAMPUS

    Get PDF
    “PERANCANGAN SISTEM DATABASE PERAWATAN BERKALA MOBIL LISTRIK KAMPUS” (Dedy Fajar Ramadhan.2020. 1752011. Teknik Listrik D-III) (Dosen Pembimbing I : Dr. Ir. Widodo Pudji Muljanto, MT) (Dosen Pembimbing II: Bima Romadhon D.P. ST., MT) ABSTRAK Prodi Teknik Listrik DIII, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang Email : [email protected] Database adalah sekumpulan informasi yang tersimpan di komputer secara sistematis, sehingga mudah untuk diakses oleh sebuah program komputer untuk memperoleh informasi data. Perangkat lunak akan memanggil query basis data (DBMS). Penggunaan kata database kini tidak hanya di dunia komputer, telah meluas di luar bidang komputer. Secara umum konsep dasar data adalah sekumpulan catatan, potongan-potongan pengetahuan yang tersusun secara sistematis dan teratur yang memiliki penjelasan, atau disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu database dan ada hubungan antar obyek tersebut. Dalam Delphi, database sangat diperlukan sebagai sistim yang mengolah dan menyimpan informasi secara sistematis dan mempunyai akurasi tinggi. Sejumlah perusahan kini mengandalkan database sebagai tulang punggung bisnis mereka, seperti perusahaan perbankan, penyedia tiket online, sekolah, dll. Hampir industri didunia menggunakan teknologi database sebagai penunjuang aplikasi dan sistim bisnis mereka Kata kunci : database, delphi, “PERANCANGAN SISTEM DATABASE PERAWATAN BERKALA MOBIL LISTRIK KAMPUS” (Dedy Fajar Ramadhan.2020. 1752011. Teknik Listrik D-III) (Dosen Pembimbing I : Dr. Ir. Widodo Pudji Muljanto, MT) (Dosen Pembimbing II: Bima Romadhon D.P. ST., MT) ABSTRACT Prodi Teknik Listrik DIII, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang Email : [email protected] A database is a collection of information stored on a computer systematically, making it easy for a computer program to access to obtain data information. The software will call a database query (DBMS). The use of the word database is now not only in the computer world, it has expanded beyond the realm of computers. In general, the basic concept of data is a collection of notes, pieces of knowledge arranged systematically and regularly that have an explanation, or is called a schema. The schema describes the objects represented by a database and there are relationships between these objects. In Delphi, a database is needed as a system that processes and stores information systematically and has high accuracy. A number of companies now rely on databases as the backbone of their business, such as banking companies, online ticket providers, schools, etc. Almost industries in the world use database technology to support their business applications and systems Keywords: database, delphi

    WAKTU NIAT PUASA DI BULAN RAMADHAN (STUDI KOMPARATIF IMAM SYAFI’I DAN IMAM HANAFI)

    Get PDF
    Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Imam Syafi’i dan Imam Hanafi mengenai waktu niat puasa di bulan ramadhan. Imam Syafi’i berpendapat bahwa bagi orang yang berniat sebelum fajar maka sah puasa baginya. Sedangkan Imam Hanafi berpendapat bahwa bagi orang yang berniat puasa setelah terbit fajar maka boleh (sah) baginya. Dari kedua pendapat tersebut, penulis tertarik melakukan penelitian dengan rumusan masalah : Bagaimana pendapat Imam Syafi’i dan pendapat Imam Hanafi tentang Waktu Niat Puasa dan dalil-dalilnya serta metodologi Istimbatnya, Bagaimana tinjauan Fiqih Muqaron tentang istimbat hukum yang digunakan Imam Syafi’i dan Imam Hanafi tentang Waktu Niat Puasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pendapat Imam Abu Hanifah dan Imam Al Syafi’i tentang waktu niat puasa di bulan ramadhan, Untuk mengetahui dan menjelaskan dalil yang digunakan oleh Imam Syafi’i dan Imam Hanafi tentang waktu niat puasa di bulan ramadhan serta untuk mengetahui bagaimana istinbath hukum yang digunakan oleh Imam Syafi’i dan Imam Hanafi tentang waktu niat puasa di bulan ramadhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan menelaah literatur yang berhubungan dengan pembahasan ini. Sumber data terdiri atas sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer yaitu kitabkitab fiqh Imam Syafi’i dan Imam Hanafi, serta bahan hukum sekunder yaitu kitabkitab fiqh yang berkaitan dengan penelitian. Kitab-kitab tersebut dikumpulkan, kemudian dibahas dan dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif, deduktif, induktif, dan komparatif. Adapun hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa bagi orang yang berniat puasa di bulan ramadhan sebelum terbit fajar maka sah puasa baginya, Pendapat Imam Syafi’i tersebut berdasarkan Hadits dari Ibnu Umar . Sedangkan menurut Imam Hanafi bahwa bagi orang yang berniat puasa setelah terbit fajar maka boleh (sah) baginya. Pendapat Imam Hanafi tersebut berdasarkan Hadits dari Ikrimah. Sedangkan menurut analisis tinjauan fiqh muqaran, pendapat Imam Syafi’i lebih kuat yaitu waktu niat puasa di bulan ramadhan adalah sebelum terbit fajar. Sebagaimana penjelasan Hadits Abdullah Ibnu Umar bahwa sesungguhnya tidak sah puasa kecuali bagi orang-orang yang berniat puasa sebelum fajar. Menurut ulama hadits kedudukan hadits tersebut shahih serta pendapat ini lebih mashur di kalangan ulama seperti Imam Maliki, Imam Ahmad bin Hambal, dan mazhab Syafi’iyyah

    PENGARUH FINANCIAL LEVERAGE, OPERATING LEVERAGE, EARNING PERSHARE DAN FIRM SIZE TERHADAP RISIKO SISTEMATIS SAHAM PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2009 – 2012

    Get PDF
    ABSTRACT Fajar Subhan Ramadhan, 2014; The Effect of Financial Leverage (DER), Operating Leverage (DOL), Earning Per Share (EPS) and Firm Size to Systematic Risk: Evidence from Mining Company Listed on the Indonesia Stock Exchange Period 2008 – 2012. Skripsi, Jakarta: Concentration of Financial Management, Study Program of Management, Department of Management, Faculty of Economics, State University of Jakarta. The purpose of this study is to know the effect of Financial Leverage (DER), Operating Leverage (DOL), Earning Per share (EPS) and Firm Size to Systematic Risk: Evidence from Mining Company Listed on the Indonesia Stock Exchange Period 2008 – 2012. The sample of 20 companies. The research model in this study employs panel data analysis with fixed effect approach. The data used is taken from IDX and ICMD. The empirical result show that operating firm size have positive and significant effect on systematic risk. But financial leverage (DER), Operating Leverage (DOL) and earning per share (EPS) have positive and not significant effect on systematic risk. Simultaneous test showed that financial leverage (DER), operating leverage (DOL), earning per share (EPS) and firm size effect on the systematic risk. Key word :Financial Leverage (DER), Operating Leverage (DOL), Earning Pershare, Firm Size, Systematic Risk, Mining compan
    corecore