27 research outputs found
MODEL PEMBELAJARAN GALLERY WALK DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA
Rendahnya hasil belajar siswa kelas V MI Al-Azhar Menganti Gresik pada subtema organ gerak hewan ditandai dengan memperoleh nilai dibawah kriteria ketuntasan minimum (KKM) yaitu 60 dengan persentase 69,23%. Tujuan dari penellitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan dan peningkatan hasil belajar siswa dalam menggunakan model pembelajaran Gallery Walk. Metode pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang inovatif. Hal inilah yang kemudian berdampak pada hasil belajar siswa. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas V MI Al Azhar Menganti Gresik yang berjumlah 26. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi guru, observasi siswa, observasi siswa dalam kelompok, dan tes hasil belajar.Hasil belajar siswa pada siklus I yaitu memperoleh ketuntasan persentase sebesar 7,69% saat pretest dan 34,61% saat posttest. Sedangkan siklus II memperoleh ketuntasan 65,38% saat pretest dan persentase 84,61% saat posttest. Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Galllery Walk dapat meningkatkan hasil belaja
Pengaruh profesionalisme guru dan kecerdasan majemuk siswa terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa MI di Kecamatan Menganti Gresik
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya guru madrasah ibtidaiyah di kecamatan menganti yang tidak linear latar pendidikannya. Hal ini menyebabkan kekhawatiran bahwa profesionaliseme guru MI di kecamatan Menganti akan rendah yang akan mempengaruhi motivasi belajar siswa dan pada akhirnya mempengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Profesionalisme guru MI di Kecamatan Menganti 2) Kecerdasan majemuk siswa MI di Kecamatan Menganti 3) Motivasi belajar siswa MI di Kecamatan Menganti 4) Prestasi belajar siswa MI di Kecamatan Menganti 5) Pengaruh profesionalisme guru dan kecerdasan majemuk siswa terhadap motivasi belajar siswa MI di Kecamatan Menganti dan 6) Pengaruh profesionalisme guru dan kecerdasan majemuk siswa terhadap prestasi belajar siswa MI di Kecamatan Menganti. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode angket dan dokumentasi yang dikumpulkan dari empat puluh guru dan siswa yang tersebar di tujuh Madrasah Ibtidaiyah. Validitas instrumen angket dilakukan dengan analisis butir menggunakan rumus korelasi kontigensi, untuk uji reabilitas menggunakan rumus alpha dan untuk uji normalitas menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov adapun untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dummy yang sebelumnya dilakukan uji multikolinearitas, uji heterodaksitas dan uji autokorelasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru untuk kompetensi pedagogik berada pada kategori Cukup, kompetensi kepribadian, sosial dan profesional berada pada kategori Baik. Untuk kecerdasan majemuk siswa diketahui bahwa tipe Bahasa sebesar sebanyak 8 siswa, kecerdasan interpersonal 4 siswa, kecerdasan Kinestetik 5 siswa, kecerdasan Matematika-Logika 9 siswa, Kecerdasan Musik sebanyak 6 siswa dan kecerdasan Visual-Spasial sebanyak 8 siswa. Sedangkan rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 57,63 (72,03%) sehingga termasuk dalam kategori Baik. Dan rata-rata nilai prestasi belajar siswa MI semester Gasal tersebut sebesar 78,25. Berdasarkan uji hipotesis dapat diketahui bahwa dengan menggunakan taraf signifikan sebesar α=5%, maka dapat disimpulkan Ho1 ditolak yang artinya bahwa ada pengaruh yang signifikan antara profesionalisme guru dan kecerdasan majemuk terhadap motivasi belajar siswa MI di Kecamatan Menganti. Untuk hipotesis yang kedua juga dapat disimpulkan bahwa Ho2 ditolak yang artinya bahwa ada pengaruh yang signifikan antara profesionalisme guru dan kecerdasan majemuk terhadap prestasi belajar siswa MI di Kecamatan Menganti
Pengaruh kedalaman sudu tercelup terhadap kinerja pembangkit listrik terapung tipe undershot dengan 9 sudu tetap
Penelitian ini berawal dari Kebutuhan energi listrik rumah-rumah di daerah terpencil seperti pedesaan didaerah Kalimantan Tengah sangat diperlukan disebabkan belum meratanya pasokan listrik ke semua pelosoknya, hal tersebut karena tidak dapat dijangkaunya jaringan listrik kesuatu wilayah tersebut oleh berada di daerah kawasan yang sulit untuk dijangkau pasokan listrik, padahal didaerah tersebut banyak sumber-sumber air mengalir yang dapat dimanfaatkan.
Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui pengaruh variasi kedalaman sudu terhadap kecepatan putar generator rancang bangun kincir air tipe undershot model 9 sudu tetap. (2) Mengetahui pengaruh variasi kedalaman sudu terhadap daya keluaran generator rancang bangun kincir air tipe undershot model 9 sudu tetap. (3) Mengetahui karakteristik generator dalam menghasilkan daya maksimum. (4) Mengetahui efisiensi kinerja kincir air dalam menghasilkan mengkonversikan daya kincir. (5) Mengetahui efisiensi kinerja Generator dalam menghasilkan energi listrik.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi persiapan dan perancangan kincir air sudu Tetap.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kedalaman sudu sangat berpengaruh terhadap perubahan kecepatan putar generator. Setiap kedalaman sudu memiliki karakter yang berbeda-beda terhadap Kecepatan putar generator. (2) Daya listrik terbesar dimiliki oleh kincir air dengan kedalaman sudu 30 cm dan daya listrik terkecil dimiliki oleh kincir air dengan kedalaman sudu 15 cm. (3) Karakteristik generator menyesuaikan dengan hambatan atau beban yang di berikan pada output generator, Daya maksimum generator yang dihasilkan pada saat dihubung singkat dengan kecepatan putar generator sebesar 151 rpm adalah 115 watt (4) Efesiensi terbesar kinerja kincir air dalam mengkonversikan daya air terjadi kedalaman sudu 0,15 sebesar 0,61% pada kecepatan air 1,44 m/s.
ABSTRACT
This research is started from the necessity of houses' electric energy at isolated area such as village of central borneo. It is needed so much, because electricity supply is not spread evenly yet to all of isolated area. This case happens, because electricity wire cannot reach that area. It caused that area was out of electricity range, although there many water sources which was useful.
This research was aimed to (1) know influence depth blade variation towards rotational speed of waterwheel generator construction of undershot type of 9 permanent blades model. (2) know influence depth blade variation towards output power of waterwheel generator construction of undershot type of 9 permanent blades model. (3) know generator's characteristic in producing maximum power. (4) know efficiency of waterwheel performance in converted waters power .(5) know efficiency of generator performance in producing electric energy.
This study would conduct experimental study. The activities conducted in this study were preparation and waterwheel construction of permanent blades.
The result of study showed that (1) Depth of blade was very influence toward change of generator rotational speed. Every depth of blades provided different characters toward generator rotational speed. (2) the biggest electric power was produced by waterwheel with depth blade about 30 cm, and the smallest was produced with depth blade about 15 cm. (3) generator's characteristic adapted of load or resistance which were burdened on generator output maximum power of generator was produced when short-connected to generator speed rotation about 151 rpm was 115 watt. (4) the biggest efficiency a Float Waterwheel Performance was converted water power the depth of the which was 0,15 cm about 97,26% at velocity of water 1,56 m/s. (5) the biggest efficiency a Float Generator Performance was converted water power the depth of the which was 0,15 cm about 0,61% at velocity of water 1,44 m/
Pendekatan Kecerdasan Majemuk Dalam Pembelajaran Agama Islam: (Sebuah Inovasi Pendidikan di SMA Al-Azhar Menganti Gresik)
Learning innovation is really needed in learning considering the intelligence possessed by a child is very diverse. This study wants to describe the religious learning innovation program carried out by Al-Azhar Gresik High School with a multiple intelligence approach. The research method used is qualitative research with a phenomenological-anthropological approach with data collection techniques in the form of structured interviews, participatory observation and documentation and data analysis used is descriptive analysis of Miles and Huberman. The results showed that innovation was carried out in five stages, namely introduction, persuasion, decision, implementation, and confirmation. The implementation of this innovation is carried out by means of a strategic plan, act, and evaluation
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERMAIN KARTU UNO SCAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI SAINS PADA PESERTA DIDIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bermain kartu uno scan dalam meningkatkan literasi sains pada peserta didik MI H. Hasan Al Hasyim Sambikerep Surabaya. Proses pengembangan media Uno Scan menggunakan model 4 - D Thiagragan yang meliputi tahap pendefinisian (Define), perencanaan (Design), pengembangan (Develop), dan penyebaran (Dessimate). Hasil dari penelitian ini adalah media bermain kartu Uno Scan. media kartu Uno Scan merupakan media pembelajaran berbasis permainan yang dilengkapi dengan QR – Code pada sisi kanan media. Uno Scan memuat materi daur hidup hewan yang dikembangkan untuk meningkatkan literasi sains pada peserta didik. Subyek dalam penelitian ini ialah peserta didik kelas IV yang berjumblah 17 anak. Metode yang digunakan untuk mengawali data dalam penelitian ini antara lain: observasi, validasi media, tes pre - test dan post – test, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media mendapatkan nilai validasi ahli materi dengan rata - rata sebesar 98 %, validasi ahli media dengan rata - rata sebesar 93 %. Kepraktisan media berdasarkan modul ajar dengan rata – rata nilai 3,70 dari 4,00 kategori praktis. Ketercapaian nilai KKM dengan rata- rata , peningkatan literasi sains peserta didik setelah diteliti dengan rumus N-gain menunjukkan persentase peningkatan dari 41,7 meningkat menjadi 74,7. Secara keseluruhan N-Gain skor menunjukkan bahwa peningkatan literasi sains pada peserta didik berada pada kategori sedang dengan rata-rata skor N-Gain 0,56. Dan respon peserta didik terhadap media dengan kategori sangat menarik sebesar 94%. 
SEJARAHKESENIAN KEBO BULE KYAI SLAMET GEYOL
Puji syukur senantiasa kami panjatkan kepada Allah SWT atas
segala rahmat serta hidayahNya, sehingga buku Sejarah Kesenian Kebo
Bule Kyai Slamet Geyol ini dapat terwujudkan dengan baik. Buku ini
menyimpan sejuta cerita dalam proses penelitian dan penulisannya, dari
proses pencarian data sumber sejarah, menemui orang-orang yang tahu
akan kesejarahan Kebo Bule Kyai Slamet, sampai mendatangi situs-situs
bersejarah yang erat kaitannya dengan tema di dalam buku ini.
Buku Kesenian Kebo Bule Kyai Slamet Geyol ini menjadi dasar
karena mampu menceritakan sejarah dan hubungannya dengan
terwujudnya sebuah kesenian asli Kabupaten Ponorogo, yakni Kesenian
Kebo Bule Kyai Slamet. Banyak masyarakat diluar sana sudah mengetahui
tentang Kebo Bule yang di sakralkan oleh masyarakat Surakarta,
khususnya keluarga besar Keraton Surakarta Hadiningrat, namun banyak
juga yang belum tahu asal mula sejarah bagaimana Keraton Surakarta
Hadiningrat mendapatkan hewan langka dan sakral itu.
Di dalam buku ini akan dijelaskan bagaimana latar belakang
sejarah dari hewan Kebo Bule Kyai Slamet itu sendiri, dan bagaimana
fakta-fakta sejarah dapat menginspirasi masyarakat di zaman milenial ini
untuk membuat sebuah kesenian yang memiliki fungsi sebagai syiar
Agama Islam, pembelajaran sejarah kepada masyarakat, dan media
hiburan.
Dalam proses penulisan buku ini, dapat berjalan lancar berkat
dukungan dari berbagai pihak, secara langsung maupun tidak langsung.
Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih
kepada:
1. Drs. H. Ipong Muchlissoni, selaku Bupati Kabupaten Ponorogo.
2. G.K.R Wandansari Koes Moertiyah, selaku Ketua Lembaga Dewan
Adat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
3. Lilik Slamet Raharjo, S.E., M.M., selaku Kepala Dinas Pariwisata
Ponorogo.
4. Dr. Sulton, M.Si. selaku Rektor Universitas Muhammadiyah
Ponorogo.
5. H. Ahmad Tobroni Torejo, selaku Sesepuh Kabupaten Ponorogo
vi
6. K.R.A.T Gandaning Puspito Hadinagoro, selaku budayawan dan
sejarawan.
7. Slamet Daroini, selaku Kepala Desa Sukosari.
8. Suharjono, S.Pd, selaku Kepala Sekolah SMP Ma’arif 1 Ponorogo.
9. RT. Muhammad Masrofiqi Maulana, S.Ag selaku budayawan.
10. Segenap sesepuh dan masyarakat Desa Sukosari.
11. Seluruh pihak-pihak yang telah berperan dalam terciptanya Buku dan
Kesenian Kebo Bule Kyai Slamet.
Kami berharap, dengan terbitnya Buku Sejarah Kesenian Kebo
Bule Kyai Slamet Geyol, dapat mengedukasi masyarakat tentang sejarah
besar yang melatarbelakangi terciptanya Kesenian Kebo Bule Kyai Slamet
di Ponorogo, menambah khazanah kesenian dan kebudayaan yang ada di
Ponorogo, dan mengajak masyarakat khususnya para generasi milenial
untuk lebih mencintai kesenian dan kebudayaan asli masyarakat
Kabupaten Ponorogo
Studi literatur: media belajar bebasis arduino uno pada pembelajaran fisika
This study aims to discuss the feasibility of learning media using Arduino Uno for the last 10 years in learning Physics. The author of the article uses the library method by collecting data using the Publish or Perish application from a national journal for physics learning media over the last 10 years. Data analysis technique using content analysis. The results showed that the use of learning media using Arduino Uno as a teaching material was very widely used in physics learning. Some teaching materials that use Arduino Uno a lot include the use of temperature measuring devices using the lm35 sensor, Water Discharge Meters using Flow Sensors, Photodiode sensors, solar cells, ultrasonic sensors, light dependent resistors and so on. With the media eligibility average being in the valid and very valid categories, the average is in the vulnerable category of more than 75%. With this literature study, researchers can compare the use of Arduino Uno, which is one of the best learning media to use
Mixing of acacia bark and palm shells to increase caloric value of palm shells white charcoal briquette
ANALYSING THE EFL UNDERGRADUATE STUDENTS’ PLAGIARISM IN WRITING ACADEMIC PAPERS
This research is aimed to identify the forms of plagiarism and to reveal the factors contribute toward the emergence of plagiarism in students’ undergraduate research papers. The method used is qualitative approach using content analysis. The data collection was done through analysing documents (respondents’ papers) and interviewing the respondents and the lecturers of a private college in Bogor. The research found that there are three kinds of plagiarism forms produced by the undergraduate students; 1) Totally Copy-Paste (TCP) which means copying the texts as the same as the original without crediting the authors; 2) Totally Copy-Paste from the Mentioned Author (TCP-MA) means the respondents once credited the name of the author, but then they copied the original texts and pasted them as many pages as they needed without paraphrasing at all; and 3) Copy-Paste and Deleting and/or Changing Few of Original Words (CP- DCFOW) which is almost the same as TCP but few words were deleted or changed from the original sources without crediting the authors. In addition, the factors contributed toward the emergence of plagiarism were the respondents’ idleness to understand the academic paper procedure, the respondents’ pragmatic views during conducting their academic paper, the respondents’ low confidence to write their own ideas on their academic paper, and the respondents’ skill to adress their ideas into the context of English academic paper
Sustainability Of Fishermen's Economy Post-Implementation Of Government Regulation No. 85 Of 2021 On Types And Tariffs On Non-Tax Acceptance Types
This research aims to discuss the impact and implications of Government Regulation Number 85 of 2021 on the economic sustainability of fishermen in Indonesia by regulating the sustainable management of fish resources. The issue focuses on discussing how this regulation affects the economic sustainability of fishermen, including its impact on income, welfare and The survival of fishermen. In order to approach this problem, references are used. Data was collected through descriptive research with a qualitative approach, namely a form of research that aims to provide a general overview of various types of data collected from the field objectively. This study concludes that regarding the size of the PNBP increase rate for fishermen of around 5-10 percent, we can analyze the contents of the regulations, their impact on fishermen and fisheries entrepreneurs, as well as responses and recommendations related to these regulations and so that these regulations can have an impact on economic progress and the welfare of the actors. business in the fisheries sector by looking at fish prices in very different regions. From the results of this study, the author concludes that the burdensome regulations are regarding the size of the PNBP increase rate for fishermen of around 5-10 percent. Apart from that, the existence of this PP is considered a policy that does not involve the public, in this case fishermen and fisheries business actors. For this reason, fishermen and fisheries business actors demand legal certainty and freedom of business that does not burden them
