11 research outputs found
An Analysis Cooperative Principle of Gracian Maxim in Lecturer-Students Interaction (An Analysis)
Arisa Ermaya Devi. 2017. An Analysis Cooperative Principle of Gracian Maxim in Lecturer-Students Interaction .Thesis.English Education Department, Faculty of Tarbiyah and Teachers Training. Advisors: (I) Nani Hizriani, M.A. (II) Puji Sri Rahayu, M.A.
Keywords: Cooperative Principle, Gricean Maxim, Lecturer – Students Interaction.
The problem formulation of this research are: 1) What maxims are often violated by students during lecturer and students interaction? 2) How do are students violate that maxim? 3) What are the speaker reasons in violating of maxim?
The methodology chose in conducting this research is qualitative method. Data processing in this research is divided into three phase: observation, recording, interview.
The subject of this research are The Students of Even Semester TA 2016/2017 and English Lecturers at the time of lecture PPB.
Result of the analysis, revealed that there are 53 Maxim Dialogues. Those contains Maxim of Quantity 37 dialogues with percentage 69,8%, Maxim of Quality 7 dialogues with percentage 13,2%, Maxim of Relation 7 dialogues with percentage 13,2%, Maxim of Manner 2 dialogues with percentage 3,7%
Pemanfaatan Ekstrak Daun Alamanda dan Daun Pala sebagai Antijamur dan Pembusa Alami pada Formulasi Sabun Cair Berbahan Dasar Minyak Biji Nyamplung
Infeksi jamur Candida albicans pada kulit dapat dicegah dengan cara mandi menggunakan sabun yang memiliki aktivitas antijamur. Minyak biji nyamplung dapat digunakan sebagai bahan baku alternatif yang potensial sebagai sabun antijamur. Ekstrak daun alamanda mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai bahan aditif antijamur. Sedangkan ekstrak daun pala ditambahkan karena memiliki kandungan saponin yang dapat meningkatkan busa sabun. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sabun cair berbahan dasar minyak biji nyamplung dengan penambahan ekstrak metanol daun alamanda sebagai antijamur dan fraksi etil asetat ekstrak metanol daun pala sebagai pembusa alami. Bahan antijamur dan pembusa masing-masing ditambahkan dengan variasi konsentrasi 0; 0,1; 0,3; 0,5; 0,7; dan 0,9% (b/b). Sabun hasil formulasi dikarakterisasi sesuai SNI 4058:2017. Hasilnya dianalisis ANOVA satu arah dan diuji lanjutan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Sabun dengan formulasi terbaik diuji aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dengan metode difusi sumuran dan dilakukan uji organoleptik. Hasil penelitian didapatkan sabun formulasi terbaik yaitu sabun mandi cair minyak biji nyamplung dengan penambahan ekstrak metanol daun alamanda 0,3% dan fraksi etil asetat ekstrak daun pala 0,9% (SFA2P5) dengan nilai pH 9,18; total bahan aktif 34,0377%; asam lemak bebas 2,2515%; bobot jenis 1,0271 g/mL; dan stabilitas busa 93,1187%. Hasil uji aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dilakukan dengan metode difusi sumuran dan diperoleh diameter zona hambat sebesar 44,85 mm yang artinya sabun memiliki aktivitas antijamur yang kuat
minat terhadap profesi guru pada mahasiswa jurusan teknologi industri program studi S1 pendidikan tata busana angkatan 2009 universitas negeri malang
ABSTRAK Novita, Lia Devi. 2013. Minat Terhadap Profesi Guru, pada Mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Angkatan 2009 Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hapsari Kusumawardani M.Pd., (II) Dra. Sri Eko Puji Rahayu, M.Si. Kata Kunci: Minat, Profesi Guru, Faktor Internal, Faktor Eksternal Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada penelitian ini merupakan suatu rasa lebih suka atau ketertarikan terhadap profesi guru tata busana. Menjalankan suatu profesi guru yang sudah dipilih, sebaiknya didasari dengan rasa senang dan perhatian dalam menjalankan profesi tersebut karena akan memberikan respon yang positif sehingga akan timbul adanya minat terhadap profesi sebagai guru. Adanya mata kuliah Praktik Pembelajaran Mikro (micro teaching) nantinya dapat memberikan pelatihan praktik mengajar bagi para calon guru supaya menjadi bekal dalam mengajar sebelum mahasiswa terjun ke lapangan secara langsung yaitu pada Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), maka akan membentuk persepsi yang positif tentang minat menjadi guru dalam diri mahasiswa. Tetapi diketahui dari hasil dalam kuliah micro teaching ada mahasiswa yang lulus dan tidak lulus maka dengan adanya hal tersebut peneliti ingin mengetahui minat mahasiswa terhadap profesi guru. Setiap individu memiliki minat yang berbeda-beda terhadap profesi yang akan dipilihnya. Perbedaan minat mahasiswa dilatarbelakangi oleh adanya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang melatarbelakangi minat mahasiswa meliputi cita-cita, kepribadian, rasa ingin tahu pada suatu hal, orientasi pada keberhasilan, dan usaha diri, sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, dan lingkungan msyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal dan eksternal minat terhadap profesi guru pada mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana Angkatan 2009 Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan subjek penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 sebanyak 52 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dengan jumlah pernyataan 30 item. Instrumen angket ini diuji validitas dengan rumus korelasi Product Moment dan dinyatakan valid, sedangkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,952. Hasil penelitian ini menunjukkan minat mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 di Universitas Negeri Malang terhadap profesi guru dipengaruhi faktor internal sebesar (73,0%) dari 52 responden dan Minat mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 di Universitas Negeri Malang terhadap profesi guru dipengaruhi faktor eksternal sebesar (78,9%) dari 52 responden. Simpulan; minat mahasiswa S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2009 di Universitas Negeri Malang terhadap profesi guru dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan hasil yang hampir seimbang atau tidak jauh bedanya. ABSTRACT Novita, Lia Devi. 2013. The Interest for Teaching Profession on the Department Industrial Technology Students, Studying Program at S1 Degree of Fashion Education, Class of 2009, State University of Malang. S1 Thesis, Department Industrial Technology, Faculty of Techniques, State University of Malang. Supervisors: (I) Dra. Hapsari Kusumawardani M.Pd., (II) Dra. Sri Eko Puji Rahayu, M.Si. Keywords: Interest, Teaching Profession, Internal Factor, External Factor Interest is a preference and desire to something or any activities, without any compulsion. Interest in this study defined as a preference and desire toward fashion teaching profession. Undertaking a teaching profession that has been chosen should be based on the preference and attention in doing the profession since it will give positive response so that the interest will be gained in the profession as a teacher. By having micro teaching subject, it was expected to give teaching practices to the prospective teachers in order to be their own experiences in teaching before they came to their work field, which was teaching practice (PPL), so that it would create positive perception about being a teacher as an interest in the students’ mind. However, it was found out that there were students who could pass the micro teaching and students who could not pass it. Therefore, based on the finding, the researcher is interested in discovering the students’ the students’ interest toward teaching profession. Every single person has various interests toward the profession that they will choose. The various interests of the students could be motivated by internal factor and external factor. The internal factor that could affect the students’ interests included ideals, personality, curiosity on something, orientation on the success, and their own effort. Meanwhile, the external factor involved family background, education background, society background. This study was aimed at discovering the internal and the external factor of interest toward teaching profession on the students of department industrial technology, studying program at S1 degree of fashion education, class of 2009, in State University of Malang. The study applied descriptive research design. The subject of the research was the S1 degree of fashion education students at the class of 2009, there were 52 students involved. The instrument implemented in this study was questionnaire with 30 items in it. The validity of the questionnaire was tested by using the formula of Product Moment Correlation and stated as valid by having the Cronbach Alpha score for 0.952. The result of the study showed that the interest of the S1 degree of fashion education students at the class of 2009 in State University of Malang toward the teaching profession was influenced by internal factor for 73.0% out of 52 respondents. Furthermore, the interest of the S1 degree of fashion education students at the class of 2009 in State University of Malang toward the teaching profession was 78.9% from 52 respondents. It could be concluded that; the interest of the S1 degree of fashion education students at the class of 2009 in State University of Malang toward the teaching profession was affected by internal factor and external factor. It was explained by the result of the study which showing that the score was almost balance, which in other words there were not many differences in it
ANALISIS PSIKOLOGI KEPRIBADIAN PADA NOVEL HANNAHKARYA FANI KRISMAWATI
Puji syukur ke hadirat Allah Swt, atas segala rahmat dan karunia-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Psikologi
Kepribadian pada Novel Hannah karya Fani Krismawati.” Skripsi ini disusun untuk
memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) pada jurusan
Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Jember.
Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, oleh karena
itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1. Drs. Syamsul AnamM.A. selaku Dekan Fakultas Sastra Universitas Jember;
2. Dr. Agus Sariono M.Hum.selaku Ketua Jurusan dan Dosen Pembimbing
Akademik yang telah membimbing selama penulis menjadi mahasiswi;
3. Dra. Sri Mariati M.A. selaku Dosen Pembimbing I, Dra. B.M. Sri Suwarni
Rahayu selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu, pikiran,
dan perhatian dalam penulisan skripsi ini;
4. Bapak dan Ibu dosen Fakultas Sastra Universitas Jember yang telah
mengajarkan ilmu pengetahuannya kepada penulis selama belajar di Fakultas
Sastra;
5. Teman-teman Sastra Indonesia angkatan 2007, Asih, Windy, Retno, Nita, Afi,
Dian, Riza, Riski, Irfa, Vira, Tyasyang telah membantu analisis dan memberi
dorongan semangat;
6. Sahabat-sahabatku Riska, Ewix, Niky, Tante Dewi yang selalu ada untukku;
7. semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Penulis juga menerima segala kritik dan saran dari semua pihak demi
kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya penulis berharap, semoga skripsi ini dapat
bermanfaat
ANALISIS PATOLOGI SOSIAL DALAM NOVEL TUHAN, IZINKAN AKU MENJADI PELACUR KARYA MUHIDIN M DAHLAN
Puji syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala rahmat dan karunia-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Analisis Patologi Sosial
dalam Novel Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur Karya Muhidin M Dahlan. Skripsi
ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Strata Satu
(S1) pada jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Jember.
Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, oleh karena
itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1. Drs. Syamsul Anam, M.A. selaku Dekan Fakultas Sastra Universitas Jember;
2. Dra. Sri Mariati, M.A. selaku Dosen Pembimbing I, Dra. B.M. Sri Suwarni
Rahayu selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu, pikiran,
dan perhatian dalam penulisan skripsi ini;
3. Drs. Sudjadi selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah membimbing
selama penulis menjadi mahasiswi;
4. Bapak dan Ibu dosen Fakultas Sastra Universitas Jember;
5. teman-teman Sastra Indonesia angkatan 2007, Mas Candra, Hendra, Mbak
Nita, Devi, Asih, Dian, Safira, Rizki, Sahid, Ome, Putri, Lia, Risma, Agus,
Ferdiana, Sahid, Irham, dan Muhdar yang telah membantu analisis dan
memberi dorongan semangat;
6. semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Penulis juga menerima segala kritik dan saran dari semua pihak demi
kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya penulis berharap, semoga skripsi ini dapat
bermanfaat
EFEKTIVITAS POSISI PERSALINAN DENGAN WAKTU PERSALINAN KALA II PADA IBU BERSALIN PRIMIPARA DI RSKBD PANTI NUGROHO PURBALINGGA
Perineum rupture occurs in almost all the first delivery, and also in next labor. All perineal laceration, except the very super fisial be accompanied by injuries to the lower vaginal with much variation. Rags degree that they could also achieve a certain depth so that the muscular spinterani and can be expanded in the vaginal walls with different depths. The factors that could affect the occurrence of rupture perineum include: posture, parity, large fetus, extraction vacuum / forceps, how straining and labor leaders were wrong. Knowing effectiveness labor positions with stage of sabor time II on mother's maternity Hospital Panti Nugroho primiparas in Purbalingga. This research is an observational analytic research with cross sectional approach and how sampling using purposive sampling with a sample of 30 respondents. The research instrument is observation sheet. Performed data analysis using univariate and bivariate test "t" 2n independent. Result: The average respondent maternity with lithotomy position during labor STAGE II is 23, 33 minutes and the average respondent maternity with dorsal recumbent position during labor STAGE II 22.80 minutes. þ-value based on the above calculation of 0.069. Ha rejected so that it can be concluded that there is no difference between the position of labor lithotomy and dorsal recumbent position on primipara mothers with childbirth time KALA II. Keywords : Dorsal Recumbent position. Lithotomy position, Kala I
PEMBERDAYAAN PAGUYUBAN BATIK PENDOPO DESA JARUM BERBASIS KOMUNIKASI PEMASARAN VIRTUAL DI ERA PANDEMI COVID-19
Virtual marketing communication is still something new for the Paguyuban Batik Pendopo Desa Jarum. Marketing is usually done only through word of mouth and occurs offline. However, due to the COVID-19 pandemic, tourist visits to Jarum Village have greatly decreased. Virtual-based marketing communications are needed to survive in this uncertain situation. With an association that accommodates UMKM, the potential to switch from conventional marketing communications to virtual marketing communications is very high. This service stage starts from discussions with community members of Paguyuban Batik Pendopo Desa Jarum, understanding community members about the importance of virtual marketing communication, assistance in making profile videos, assistance in making websites and blogs, and assistance in creating e-commerce accounts. The contribution made in this service is the assistance of the Paguyuban Batik Pendopo Desa Jarum in virtual marketing communications, especially in the era of the COVID-19 Pandemic
PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM DENGAN PENAMBAHAN ARANG SEKAM PADA HIDROPONIK SUBSTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BABY KAILAN (Brassica oleraceae var. alboglabra)
Budidaya jamur tiram berkembang pesat dan menjadi pilihan bisnis baik dalam skala kecil maupun besar. Dari usaha tersebut menggunakan media yang disebut baglog. Baglog jamur tiram memiliki masa produksi sekitar 4 bulan dan setelah masa itu, baglog tidak dapat lagi menghasilkan jamur tiram yang optimal. Baglog yang tidak lagi produktif akhirnya hanya akan menjadi limbah yang bila tidak dimanfaatkan dengan baik, limbah baglog akan menumpuk dan meninggalkan bau yang tidak sedap. Untuk mengatasi hal tersebut, limbah baglog akan digunakan sebagai media dalam sistem hidroponik substrat. Dalam pengaplikasian, limbah baglog dicampur dengan arang sekam dengan perbandingan tertentu. Metode yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Percobaan terdiri dari 5 perlakuan, pada masing-masing perlakuan dilakukan penanaman sebanyak 10 tanaman, kemudian ditetapkan 5 tanaman sampel yang dipilih secara acak untuk diamati. Parameter data yang dikumpulkan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, berat basah tanaman, berat kering tanaman. Teknik analisis data menggunakan Anova (Analysis of Variance) kemudian jika ada pengaruh dilanjutkan dengan uji beda jarak berganda Duncan’s (DMRT) 5%.
Key word: limbah baglog, arang sekam, hdroponik substra
Komplementer Remaja: Pendekatan Holistik untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Sosial
Buku ajar yang berjudul Komplementer Remaja: Pendekatan Holistik untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Sosial disusun untuk masyarakat umum agar lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan remaja secara menyeluruh. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, buku ini menjelaskan pendekatan holistik yang mencakup kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta strategi praktis untuk mendukung tumbuh kembang remaja secara optimal.
Buku ini ditujukan untuk disebarluaskan kepada masyarakat luas, agar orang tua, pengasuh, guru, dan masyarakat umum dapat memahami, mendukung, dan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi remaja dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Pembaca akan diajak mengenal cara membangun gaya hidup sehat, mengelola stres dan emosi, menjaga hubungan sosial yang positif, serta memanfaatkan sumber daya dan dukungan lingkungan untuk mendukung kesehatan remaja
