1,720,970 research outputs found

    Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Ibu Rumah Tangga Dari Keluarga Nelayan (Studi Deskriptif Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara).

    Get PDF
    Riska Yanti, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu Rumah Tangga dari Keluarga Nelayan (Studi Deskriptif di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara). Skripsi. Jakarta: Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2019. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu Rumah Tangga dari Keluarga Nelayan di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui angket (kuesioner) tertutup, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah ibu rumah tangga dari keluarga nelayan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ibu rumah tangga dari keluarga nelayan dalam menggunakan tenaga kesehatan untuk bersalin, memberikan Asi ekslusif, memeriksakan kandungan secara rutin, dan menimbang balita di Puskesmas sudah tinggi karena adanya bantuan BPJS kesehatan yang meringankan pembayaran bagi warga yang tidak mampu. Tetapi dalam melakukan perilaku hidup bersih dan sehat seperti tidak merokok di dalam rumah, mengkonsumsi buah dan sayur, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, mencuci tangan dengan air dan sabun, mengunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari masih rendah karena kondisi lingkungan tempat tinggal yang tidak mendukung untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Ibu Rumah Tangga, Keluarga, Nelayan. ABSTRACT Riska Yanti, Clean and Healthy Life Behavior of Fishermen Communities (Descriptive Study of Housewives of Fishermen in Kalibaru Village, Cilincing District, North Jakarta). Essay. Jakarta: Social Studies Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2019. This study aims to provide an overview of Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) of Housewives of Fishermen Families in Kalibaru Village, Cilincing District, North Jakarta. The research method used is descriptive, with data collection techniques through a closed questionnaire, observation, interview, and documentation. The subject of this study was a housewife from a fishing family. The results showed that clean and healthy life behavior (PHBS) of housewives from fishing families is like using health workers to give birth, giving exclusive breastfeeding, checking the content regularly, and weighing children under five years old at health centers with the help of health BPSJ which ease in terms of payment for poor citizens. Limitations Housewives in carrying out clean and healthy living behaviors such as not smoking in the house, consuming fruits and vegetables, using healthy latrines, eradicating mosquito larvae, washing hands with water and soap, using clean water for daily needs due to environmental conditions in the place stay that does not support to behave clean and healthy life. Keywords: Clean and Healthy Behavior, Fishermen Communities

    Analisis Miskonsepsi Siswa Menggunakan Tes Diagnostik Four-Tier pada Materi Sistem Periodik Unsur

    Get PDF
    ABSTRAK Riska Yanti (2024): Analisis Miskonsepsi Siswa Menggunakan Tes Diagnostik Four-Tier pada Materi Sistem Periodik Unsur Miskonsepsi merupakan pemahaman siswa terhadap suatu konsep yang bertentangan dengan pemahaman ilmiah atau konsep yang di yakini oleh para ahli. Sistem periodik unsur merupakan materi yang bersifat abstrak yang memiliki banyak istilah dan kosa kata baru, meliputi pokok bahasan mengenai golongan, periode, sifat-sifat keperiodikan unsur yaitu jari-jari atom atau ion, energi ionisasi, keelektronegatifan, dan afinitas elektron serta sifat fisik dan sifat kimia unsur sehingga dianggap sulit dan mengalami miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi sistem periodik unsur dan mengetahui berapa besar miskonsepsinya. Jenis penelitian yang digunakan berupa Mixed Methods dengan tipe Explanatory Sequential Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI.A1 SMA N 1 Rambah sebanyak 35 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes diagnostik Four-Tier, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi miskonsepsi pada materi sistem periodik unsur pada semua konsep yang diujikan. Miskonsepsi paling tinggi terjadi pada indikator (6) menentukan hubungan konfigurasi elektron suatu unsur dengan letak golongannya dalam tabel periodik sebesar 53% dan miskonsepsi paling rendah terjadi pada indikator (4) menentukan isotop, isobar, dan isoton sebesar 11%. Secara keseluruhan persentase miskonsepsi pada materi sistem periodik sebesar 38%, paham konsep sebesar 32%, paham sebagian 19%, dan tidak paham konsep sebesar 11%. Kata Kunci : Miskonsepsi, Diagnostik Four-Tier, Sistem Periodik Unsu

    PEMANFAATAN KULIT PINANG DALAM KREASI RANGKAIAN BUNGA KERING

    Get PDF
    ABSTRAK Riska Yanti. 2020. Pemanfaatan Kulit Pinang dalam Kreasi Rangkaian Bunga Kering. Skripsi, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah kuala. Pembimbing: (1) Dr. Fadhilah, M.Pd (2) Dra. Firiana M.SiKata Kunci : Kulit Pinang, Rangkaian Bunga KeringPinang (Areca Catechu) merupakan jenis tanaman palma yang menghasilkan limbah kulit pinang, selama ini kulit pinang terbuang begitu saja tidak dimanfaatkan sebagai sumber ekonomis, salah satu dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk mengkreasikan rangkaian bunga kering. Rangkaian bunga kering adalah sebuah rangkaian dari beberapa potongan bunga kering yang dirangkai menjadi sebuah susunan yang indah dengan menggunakan limbah kulit pinang sebagai bahan dasar dan beberapa jenis tanaman lain sebagai pelengkap. Penelitian ini mengkaji tentang Pemanfaatan Kulit Pinang dalam Kreasi Rangkaian Bunga Kering. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk Menggunakan limbah kulit pinang sebagai bahan dasar, kendesain bunga kering dari limbah kulit pinang, mengaplikasikan limbah organik lainnya sebagai pelengkap dan untuk mengetahui respon konsumen terhadap rangkaian bunga kering. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui kepustakaan, dokumentasi, eksperimen terapan dan penyebaran angket. Pengolahan data dilakukan 3 bulan pada Januari-Maret 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian telah memanfaatkan limbah kulit pinang sebagai bahan dasar untuk pembuatan kreasi rangkaian bunga kering, 3 model bentuk yaitu desain 1 merupakan desain berbentuk hand bouqet, rangkaian 2 merupakan rangkaian bunga dalam vas, dan rangkaian 3 adalah rangkaian hiasan dinding.. Adapun untuk proses pembuatannya dibuat secara sistematis dan terarah sesuai dengan desain yang akan dirangkai. Berdasarkan hasil respon masyarakat sangat menyukai hasil desain 3 karena terkesan lebih indah dan rapi dengan dipadukan bingkai kayu, selanjutnya model 1 karena mudah dibawa dan model 2 disebabkan hasilnya kurang maksimal dibandingkan dengan rangkaian 1 dan 2. Respon konsumen hasilnya positif terhadap ide, perpaduan warna, produk, kerapian, kelayakan produk, dan tanggapan terhadap rangkaian bunga kering yang sudah dihasilkan. Limbah kulit pinang dapat digunakan membuat rangkaian bunga, gantungan kunci, yang memiliki nilai estetika dan nilai jual untuk menambah perekonomian

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore