1,721,873 research outputs found

    Sejarah dakwah Raden Qosim: kajian dakwah Islamiyah Raden Qosim, melalui peninggalan yang dijadikan media dakwah di Desa Drajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan

    Full text link
    Skripsi ini berjudul Sejarah Dakwah Raden Qosim (Kajian Dakwah Islamiyah Raden Qosim, Melalui Peninggalan Yang dijadikan Media Dakwah Di Desa DRajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan).Tujuan penelitian ini adalah: pertama, untuk mengetahui media apa saja yang digunakan Raden Qosim untuk mengembangkan dakwah Islamiyah. Kedua, untuk melihat apa fungsi dan manfaat benda- benda peninggalan Raden Qosim di Desa Drajat sebagai pengembangan sarana dakwah Islamiyah. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media dakwah Raden Qosim di daerah Drajat dengan mengginakan seni yang sudah memasyarakat dan pengajaran yang diselaraskan dengan kondisi masyarakatnya. Dakwah Raden Qosim pada masyarakatnya di duga kuat mengandung hikmah serta pelajaran yang baik sehingga dapat diterima dengan baik

    STRATEGI PEMASARAN POLITIK PASANGAN SAMBARI-QOSIM DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH GRESIK 2015

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji strategi pemasaran politik pasangan Sambari- Qosim dalam Pemilihan Kepala Daerah Gresik 2015. Tingkat elektabilitas pasangan Sambari dan Qosim yang masih tinggi serta soliditas antar keduanya yang tidak pecah dalam Pilkada 2015 membuat bentuk pemasaran politik yang dilakukan memiliki kemudahan untuk meraih suara terbanyak pada Pemilihan Kepala Daerah Gresik tahun 2015. Pertanyaan penelitian yang muncul ialah strategi pemasaran politik seperti apakah yang dilakukan Sambari dan Qosim bersama tim pemenangan dalam Pilkada Gresik 2015. Untuk menjawab pertanyaan politik tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah pasangan Sambari dan Qosim, anggota tim pemenangan dari partai pengusung yaitu PKB dan Partai Demokrat serta tim sukses Sambari-Qosim lainnya. Hasil penelitian ini ialah pasangan Sambari dan Qosim melakukan strategi pemasaran politik dengan melakukan pendekatan dan branding politik yang sudah dilakukan sejak Sambari dan Qosim menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2010. Penyampaian pembangunan yang sudah dilakukan Sambari dan Qosim juga menjadi strategi pemasaran politik mereka dalam menyampaikan kepada masyarakat. Tingkat elektabilitas yang masih cukup tinggi juga membuat banyaknya relawan Sambari dan Qosim untuk menjadi pendukung dalam pemenangannya. Banyaknya aspek pendukung kemenangan Sambari dan Qosim sehingga dapat memperoleh suara terbanyak di seluruh 18 kecamatan kabupaten Gresik, sehingga Sambari dan Qosim terpilih kembali sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik tahun 2015

    Membongkar kedok liberalisme di Indonesia : studi kritis pemikiran sekularisme, pluralisme & liberalisme

    No full text
    Hasil Kajian Saudara Qosim ini sangat layak untuk menjadi rujukan penting di bidang metodologi studi Islam, khususnya dalam masalah perbandingan agama. Melalui telaah kritisnya terhadap pemikiran Abd Mukti Ali di bidang perbandingan agama, Qosim hendak mengulas secara ilmiah dan argumentatif tentang bagaimana seharusnya konsep ilmu perbandingan agama dikaji dan diajarkan dalam perspektif Islam

    Pandangan KH. Qosim Bukhori tentang pengelolaan zakat

    Full text link
    INDONESIA: Menurut bahasa zakat berasal dari kata zakka yang berarti suci dan subur, dinamai zakat karena dapat mensucikan diri dari kotoran dan dosa, dinamai subur karena terjadi keseimbangan dan penerapan antara si kaya dan si miskin. Pengelola ialah pengurus zakat dengan adanya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengontrolan. Kiai yaitu gelar kehormatan bagi orang-orang yang memiliki kharisma, ilmu, kepemimpinan sekaligus dapat memberikan fatwa-fatwa keagamaan, salah satunya tentang zakat. Dalam menyuguhkan data penelitian dalam skripsi ini, peneliti sekaligus penulis memfokuskan pada rumusan masalah yaitu bagaimana pandangan KH. Qosim Bukhori tentang pengelolaan dan strategi pengumpulan dan pendistribusian zakat, sedangkan tujuannya ialah ingin mengetahui pandangan KH. Qosim Bukhori tentang pengelolaan dan strategi pengumpulan dan pendistribusian zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menguraikan data senatural mungkin atau seasli mungkin. Dan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara langsung, sedangkan metode analisa datanya menggunakan teknik analisa deskriptif. Dari hasil penelitian, dapat diperoleh hasil penelitian, bahwa menurut KH Qosim Bukhori tentang pengelolaan zakat di dalamnya harus terdapat perencanaan sebagai pendukung mekanisme pengelolaan zakat, menentukan arah, dijadikan pedoman dan mencapai profesional. Adanya pengorganisasian agar lebih mudah melakukan pengelompokan kerja amil zakat. Adanya pelaksanaan di lapangan oleh ulama’, umara’ dan aghniya’ dan adanya pengawasan yang merupakan aktifitas untuk menghindari penyelewengan, meredam gejolak dalam pembagian zakat. Menurut KH Qosim Bukhori, bahwa pengumpulan zakat berasal dari berbagai sumber, melalui perorangan ataukah perusahaan, dari dalam negeri maupun luar negeri, dari petani, pedagang, pegawai dan profesi yang melibatkan ulama, umara’, dan aghniya’. Melalui strategi pengecekan masyarakat yang berkewajiban mengeluarkan dan menerima zakat, mengadakan pengajian-pengajian agama. Untuk strategi pendistribusiannya harus berlandaskan agama dan berprinsip mensejahterakan masyarakat dengan memberikan zakat berupa barang produktif seperti kambing, ayam ternak, alat cukur, sepeda, mesin jahit, dan lain-lain yang bisa dimanfaatkan dalam waktu yang panjang

    Implementasi program kegiatan keagamaan dalam meningkatkan kualitas santri di Pondok Pesantren Qosim al-Hadi Mijen Semarang

    Full text link
    Pondok pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang sebagai salah satu lembaga Islam yang mempunyai tanggung jawab besar wajib menjadikan santrinya sebagai da’i yang berhasil. Walaupun pondok pesantren Qosim Al-Hadi merupakan pondok baru dan belum lama berdiri. Namun, begitu pengasuh pondok pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang wajib menjadikan santrinya menjadi berkualitas. Berawal dari kepedulian tentang pentingnya program keagamaan untuk meningkatkan kualitas dakwah santri, maka pondok pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang sebagai lembaga pendidikan dituntut berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan melalui dakwah. Sehingga pondok pesantren Qosim Al-Hadi harus memiliki pelaksanaan program kegiatan keagamaan dengan baik agar nantinya dapat mencetak kader-kader da’i yang berkualitas. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan yaitu 1) Bagaimana Implementasi Program Kegiatan Keagamaan di Pondok Pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang Dalam Meningkatkan Kualitas Santri? Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk menegetahui Implementasi Program Kegiatan Keagamaan Dalam Meningkatkan Kualitas Santri di Pondok Pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang. Sedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data-data dalam penelitian ini berupa data-data kualitatif yang berupa data primer dan data sekunder. Tekhnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara/ interview, dan dokumentasi. Tekhnik keabsahan data menggunakan metode triangulasi yaitu menggali kebenaran informasi tertentu melalui berbagai metode dan sumber perolehan data. Teknik analis datanya dengan menggunakan tahap-tahap analisis data dari Miles dan Huberman yakni tehap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) implementasi program kegiatan keagamaan di pondok pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang dalam meningkatkan kualitas santri yakni dengan beberapa kegiatan yang sudah ada di pondok pesantren Qosim Al-Hadi. Seperti: a. Sholat dhuha b. shalat jama’ah lima waktu c. Sholat malam dan mujahadah d. Kajian kitab kuning e. Program tahfidzul Qur’an f. Latihan khitobah g. Maulid simtuduror. Tapi di sini penulis hanya fokus ke program tahfidzul Qur’an, kajian kitab kuning, dan pelatihan khitobah untuk meningkatkan kualitas santri di pondok pesantren Qosim Al-Hadi. Program kegiatan tahfidzul Qur’an, merupakan program atau kegiatan unggulan. Santri yang mengambil program tahfidzul Qur’an yaitu santri yang siap menghafal Al-Qur’an dan mendalaminya. Proses pelaksanaanya dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: pertama Melakukan pemebelajaran jilid 1 samapai 6 dengan menggunakan metode Qira’ati dan amsilati setelah itu belajar tajwid dilanjutkan dengan pemebelajaran Ghorib dan yang terakir bisa langsung menghafal Al-Qur’an. Sedangakan di kajian kitab kuning, merupakan program wajib untuk dilakukan semua santri. Proses pelaksanaanya dimasukan kedalam pelajaran kelas madin yaitu madin setelah sholat ashar dan madin setelah sholat isya’. metode pengajaranya dengan menggunakan metode sorogan dan bandongan. Dan yang terakir ada program kegiatan pelatihan khitobah, yakni dilakukan setiap hari kamis malam jum’at setelah kegiatan ndziba’an dan semua santri wajib mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengembangan dakwah santri melalui bil lisan

    Bimbingan agama Islam bidang akhlak bagi santri pondok pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang melalui kajian kitab Ta’lim al-Muta’allim

    No full text
    Skripsi ini membahas tentang Bimbingan Agama Islam Bidang Akhlak Bag Santri Pondok Pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang Melalui Kajiankitab Ta’lim Al-Muta’allim. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui: 1) Pelaksanaan bimbingan agama Islam bidang akhlak bagi santri pondok pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang. 2) Materi akhlak dalam kitab Ta’lim Al-Muta’allim yang dilaksanakan di pondok pesantren Qosim Al-HadiMijen Semarang. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimana Pelaksanaan Bimbingan Agama Islam Bidang Akhlak Bagi Santri Pondok Pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang? (2) Bagaimana Materi Akhlak dalam Kitab Ta’lim Al-Muta’allim yang Dilaksanakan di Pondok Pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang? Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang di Pondok Pesantren Qosim Al-Hadi Mijen Semarang. Data diperoleh dari wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan agama Islam bertujuan untuk membantu santri dalam hal beribadah dan mengenal agama mereka dengan baik yaitu agama Islam serta berakhlakul karimah, metode yang digunakan dalam bimbingan agama Islam bagisantri Pondok Qosim Al-Hadi yaitu dengan menggunakan metode dzikir, ceramah dan diskusi atau tanya jawab, bimbingan agama Islam bagisantri di Pondok Qosim Al-Hadi meliputi tiga aspek bidang bimbingan yaitu aspek akidah, aspek ibadah, dan aspek akhlak. Materi akhlak dalam kitab Ta’lim Al-muta’llim yang dilaksanakan di Pondok Qosim Al-Hadi mijen Semarang memfokuskan pada materi akhlak seorang santri, akhlak santri terhadap Kiai atau ustaz, akhlak santri terhadap santri lain dan akhlak santri terhadap pelajaran, metode kajian kitab Ta’lim al-Muta’allim adalah menggunakan metode sorogan, bandongan (wetonan) dan musyawarah (halaqoh). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, para peneliti dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang

    Peran KH. Sholeh Qosim dalam mengembangkan pondok pesantren Bahauddin al-Ismailiyah Ngelom Sepanjang Taman Sidoarjo Tahun 2000-2018 M

    Full text link
    Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian sejarah, yang terdiri dari, heuristik, verifikasi, intepretasi dan historiografi. Pendekatan yang digunakan dalam skripsi ini adalah pendekatan historis deskriptif.. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran yang dikemukakan oleh Biddle dan Thomas. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa (1) KH. Sholeh Qosim lahir di Pasuruan pada tanggal 3 Maret 1928 M dari pasangan Kiai Qosim dan Nyai Fatiha. KH. Sholeh Qosim menikah dengan Nyai HJ. Chudaifah dan dikaruniai sembilan orang anak. Beliau pernah mondok di Pondok Pesantren Misbakhul Wathan Malang dan Pondok pesantren Darul Ulum Jombang. KH Sholeh Qosim juga pernah terlibat dalam pertempuran kemerdekaan di Surabaya bersama Laskar Sabilillah. (2) Pondok Pesantren Bahauddin al-Ismailiyah berdiri pada tahun 1958 M dan mengalami perkembangan yang terbagi menjadi tiga periode yaitu Periode Perintisan oleh KH. Chamzah Ismail, Periode Kepemimpinan KH. Imron Chamzah, dan Periode Kepemimpian KH. Sholeh Qosim. (3) Peran yang dilakukan KH. Sholeh Qosim dalam mengembangkan Pondok Pesantren Bahauddin al-Ismailiyah meliputi beberapa bidang, yakni bidang teladan perjuangan nasional, bidang pendidikan dan bidang sosial politik

    Studi komparasi pemikiran Syaikh Ibnu Qosim al Ghozi dan Syaikh Zainuddin Bin Abdul Aziz al Malibari tentang akad ijarah

    Full text link
    Skripsi ini berjudul “StudiKomparasi Pemikiran Syaikh Ibnu Qosim Al-Ghozi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari Tentang Akad ‘Ijarah”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah, yaitu: Bagaimana pemikiran Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari tentang akad ‘Ijarah?. Bagaimana komparasi pemikiran Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari tentang akad ‘Ijarah?. Bagaimana pengaruh pemikiran Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari terhadap perilaku akad ‘Ijarahdalam bermu’amalah? Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif. Metode analisisnya adalah metode analisis isi (content analysis), yaitu suatu teknik penelitian untuk membuat inferensi-inferensi yang dapat ditiru dan dengan data yang benar serta memperhatikan konteksnya. Deskriptif analisisyaitu bahan-bahan yang terkumpul diuraikan, ditafsirkan, dibandingkan persamaan dan perbedaannya dengan fenomena tertentu yang diambil bentuk kesamaannya, serta menarik kesimpulan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi. Adapun Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis sebagai upaya memperoleh kejelasan atas permasalahan yang ada dan pendekatan sejarah karena penelitian ini mengkaji data-data yang terjadi di masa lalu dengan menggunakan fakta-fakta historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, akad ‘Ijarah menurut Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozzi yaitu bentuk akad yang jelas manfaat dan tujuannya, dan dibolehkan pemberian manfaat barang tersebut dengan ganti/ upah (buruhan) yang sudah diketahui. Sedangkan akad ‘Ijarah menurut Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari yaitu memberikan kemanfaatan sesuatu dengan adanya penukaran berdasarkan beberapa syarat. Kedua, persamaan akad ‘Ijarah menurut Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozzi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari yaitu: rukun akad ‘Ijarah, kewajiban bagi penyewa, syarat upah/ biaya sewa, perkara yang membatalkan akad ‘Ijarah. Adapun perbedaan akad ‘Ijarah menurut Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozzi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari adalah: syarat bagi penyewa, syarat bagi orang yang menyewakan, syarat upah/ biaya sewa, syarat barang/ jasa yang disewa.Ketiga, pemikiran Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari berpengaruh positif terhadap perilaku akad ‘Ijarahdalam bermu’amalah karena berpedoman pada prinsip-prinsip yang telah diajarkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah sehingga tidak akan terjerumus kepada hal yang dilarang oleh Syari’at Islam. Saran yang penulis sampaikan yaitu bagi semua pihak yang melakukan transaksi dalam bermuamalah hendaknya selalu berpedoman pada prinsip-prinsip yang telah diajarkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah khususnya yang berkaitan dengan akad ‘Ijarah menurut Syaikh Ibnu Qosim al-Ghozzi dan Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari agar tidak terjerumus kepada hal yang dilarang oleh Syari’at Islam

    Pengaruh kampanye Relawan Gerakan Sosial terhadap kemenangan Sambari-Qosim Desa Karang Andong dalam Pilkada Kabupaten Gresik tahun 2015

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Kampanye Relawan Gerakan Sosial Terhadap Kemenangan Sambari-Qosim Desa Karang Andong Dalam Pilkada di Kabupaten Gresik Tahun 2015 “ Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yang pertama, Seberapa besar tingkat keberhasilan kampanye yang dilakukan Relawan Gerakan Sosial (RGS) dalam memenangkan Sambari Halim Radianto (Bupati) dan Moh. Qosim (Wakil Bupati) dalam Pilkada Kabupaten Gresik tahun 2015. Kedua, Seberapa besar tingkat keberhasilan strategi kemenangan Sambari Halim Radianto (Bupati) dan Moh. Qosim (Wakil Bupati) dalam Pilkada tahun 2015 di kabupaten Gresik. Ketiga, Seberapa besar pengaruh kampanye relawan gerakan sosial terhadap kemenangan Sambari-Qosim desa karang andong dalam dalam Pilkada tahun 2015. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 orang yang diambil secara area sampling dan random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah angket, dokumentasi, maupun observasi. Selanjutnya analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 16.0. Hasil penelitian ini menunjukkan Pertama hasil data yang diperoleh bahwa tingkat keberhasilan kampanye relawan gerakan sosial terhadap kemenangan Sambari-Qosim Desa Karang Andong dalam Pilkada Kabupaten Gresik Tahun 2015 tergolong sangat baik sebesar 89% responden yang menjawab sangat baik. Kedua, tingkat keberhasilan kemenangan Sambari-Qosim desa Karang Andong dalam Pilkada kabupaten Gresik tahun 2015 tergolong baik sebesar 86% responden menjawab baik, Ketiga, Berdasarkan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS versi 16.0 dapat diketahui bahwa kampanye relawan gerakan sosial terhadap kemenanga Sambari-Qosim desa Karang Andong dalam Pilkada kabupaten Gresik tahun 2015 mempunyai tingkat pengaruh yang “rendah”yaitu sebesar 0,033. Selanjutnya, dilakukan uji determinasi yang diperoleh nilai 0,066 yang artinya bahwa 6,6% variabel kemenangan Sambari-Qosim desa Karang Andong dalam Pilkada kabupaten Gresik tahun 2015 dipengaruhi oleh kampanye relawan gerakan sosial. Sedangkan sisanya sebesarnya 94,3% dipengaruhi faktor lain
    corecore