307 research outputs found
Assessment of drag penalty resulting from the roughness of freshly cleaned and painted ship-hull using computational fluid dynamics
Muhammad Luqman Hakim, Bagus Nugroho, Rey Cheng Chin, Teguh Putranto, I Ketut Suastika and I Ketut Aria Pria Utam
Erratum to “Gender Equality in Oil Palm Plantations (A Study on The Role of Gender Committees) Kabupaten Pelalawan, Riau.” [KnE Social Sciences, Volume 2024, Issue no. 23, pp. 395-401]
This note aims to correct an error that occurred on page 395, where the authors’ names were incorrectly captured as “Kabupaten Pelalawan, Riau, Risdayati*, Yesi, Hesti Ariwandari, Teguh Widodo”. The correct author names are “Risdayati*, Yesi, Hesti Aswandari, and Teguh Widodo”. We apologize for any inconvenience this may have caused." The online version of the article has been updated on 14 August, 2025 and is available at https://doi.org/10.18502/kss.v9i23.1674
BACK MATTERS: Publication Ethics, Author Guidelines, Paper Template, Back Cover
It comprises Publication Ethics, Author Guidelines, Paper Template, Back Cove
ANALISIS KEGAGALAN LATIHAN KEADAAN DARURAT DI MV. FEDERAL KIBUNE PADA SAAT PORT STATE CONTROL INSPECTION
ABSTRAKSI
Bagas Putranto Teguh Sutomo, 2019, NIT : 52155616 N “Analisis kegagalan latihan keadaan darurat di MV. Federal Kibune pada saat port state control inspection”, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing : (1) Capt. Hadi Supriyono, M.M, M.Mar (II) R.A.J Hadi Susilo Wibowo, S.IP., M.M.
Transportasi memegang peranan penting dalam perekonomian dunia, salah satunya adalah angkutan laut. Angkutan laut tidak terlepas dari keadaan darurat yang mungkin timbul. Hal ini ditanggapi serius oleh IMO dengan menerbitkan peraturan menyangkut latihan keadaan darurat yaitu SOLAS 1974 Chapter III- Life Saving Appliances and Arrangements Part B Section I – Passanger Ships And Cargo Ships Regulation 19-Emmergency Training And Drills. Maka dengan dasar ini penyusun telah selesai menyusun skripsi dengan judul “Analisis kegagalan latihan keadaan darurat di MV Federal Kibune pada saat port state control inspection” dengan permasalahan antara lain mengapa terjadi kegagalan latihan keadaan darurat di MV Federal Kibune pada saat Port State Control Inspection dan bagaimanakah cara yang dilakukan crew kapal MV Federal Kibune dalam mengatasi kegagalan latihan keadaan darurat pada saat Port State Control Inspection.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Dalam hal ini mengumpulkan data berupa pendekatan terhadap objek melalui observasi ,serta menggunakan data-data yang berhubungan dengan kegagalan latihan keadaan darurat di atas kapal yang berkaitan dengan Port State Control Inspection.
Berdasarkan hasil penelitian, Penyusun menemukan penyebab terjadinya kegagalan latihan keadaan darurat di atas kapal pada saat Port State Control Inspection dan juga mengenai tindakan untuk mengatasi kegagalan latihan keadaan darurat pada saat Port State Control Inspection sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan latihan keadaan darurat di atas kapal harus sesuai dengan ketentuan yang diterapkan yakni sesuai SOLAS 1974 Chapter III- Life Saving Appliances and Arrangements Part B Section I – Passanger Ships And Cargo Ships Regulation 19-Emmergency Training And Drills dan juga kesadaran dari setiap crew kapal terhadap tugasnya masing-masing serta keseriusan crew kapal saat latihan keadaan darurat mutlak dibutuhkan demi terwujudnya latihan keadaan darurat yang berjalan optimal di atas kapal pada saat Port State Control Inspection sehingga kapal terhindar dari deficiency dan penahanan. Dengan adanya kesadaran akan tanggung jawab dalam melaksanakan latihan keadaan darurat maka permasalahan dalam kegagalan latihan keadaan darurat di atas kapal pada saat Port State Control Inspection dapat dihindari, sehingga pelaksanaan latihan keadaan darurat berjalan dengan baik dan benar.
ABSTRACT
Bagas Putranto Teguh Sutomo, 2019, NIT : 52155616 N “Analysis of the failure of the emergency training in the MV. Federal Kibune when the port state control inspection”, Merchant marine polytechnic of Semarang. Advisor : (1) Capt. Hadi Supriyono, M.M, M.Mar (II) R.A.J Hadi Susilo Wibowo, S.IP., M.M.
Transportation is an important role in the world economy, one of them is sea transportation. Sea transportation, can not be separated from a state of emergency that might arise. It is taken seriously by the IMO by issuing regulations regarding the exercise of emergency, namely SOLAS 1974 The Chapter III-Life Saving Appliances and Arrangements Part B Section I – Passanger Ships And Cargo Ships Regulation 19-Emmergency Training And Drills. So on this basis the author has finished writing his research entitled "The Failure of The Emergency Drills On MV Federal Kibune during Port State Control Inspection" with problems among others, why failure occurs of the emergency drills on MV Federal Kibune at the time of Port State Control Inspection and how do the manner that is done by crew of MV Federal Kibune in addressing the failure of the emergency drills at the time of Port State Control Inspection.
The method used in this study is qualitative method. It produces descriptive data such as written words from the people and observed behavior. In this case the approach to collect data in the form of objects through observation, and use data relating to the failure of emergency drills on board with regard to Port State Control Inspection.
Based on this research, the authors found the cause of the failure of an emergency drills on board at the time of The Port State Control Inspection and also about actions to address the failure of an emergency drills at the time of The Port State Control Inspection so it can be concluded that the implementation of an emergency drills on board must comply with the provisions applicable to the corresponding SOLAS 1974 The Chapter III-Life Saving Appliances and Arrangements Part B Section I – Passanger Ships And Cargo Ships Regulation 19-Emmergency Training And Drills and also the consciousness of each ship’s crew against their respective task as well as the seriousness of the ship’s crew during emergency drills required for the attainment of absolute emergency drills which runs optimally on board at the time of The Port State Control Inspection so that ships avoid the deficiency and detention. By the presence of awareness of the responsibility of carrying out of the emergency drills the troubles in the failure of the emergency drills on board at the time of The Port State Control Inspection can be avoided so the implementation of the emergency drills run well and right
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN OPTIMALISASI BARANG DENGAN ALGORITMA GREEDY PADA PT SENTRALINDO TEGUH GEMILANG
AbstractThe purpose of this research is to optimize the preparation of goods into trucks so that time and energy are not wasted on PT. Sentralindo Teguh Gemilang engaged in shipping goods. In preparing goods at PT. STG uses experts. But in the preparation of the goods, I guess I will use a type of truck where all items will be included. This makes the company need more time and money. To solve this, the author uses the Greedy algorithm to make the preparation of items more efficient. And apply it to the decision support system. The results of this application show a decrease in time and energy in the preparation of goods or in other words there is an optimization of energy and time in the preparation of goods. Keywords: item preparation optimization, Greedy algorithm, penyusunan barang, preparation of goods ,  PT  Sentralindo Teguh Gemilan
Ekvivalentne koorikelement laeva konstruktsioonide piirtugevuse hindamiseks. Equivalent Single Layer Approach for Ultimate Strength Assessment of Ship Structures
Analisa Pengaruh Variasi Jarak Gading Terhadap Lenturan dan Tegangan Pada Pelat Sisi Dengan Metode Elemen Hingga
Pelat berpenegar pada ponton yang terletak diantara 2 sekat kedap air dengan beberapa kondisi batas dianalisa menggunakan metode elemen hingga dan metode beda hingga. Gaya hidrostatik yang bekerja diambil dari gaya per satuan luas yang bekerja pada pelat sisi kapal sesuai dengan peraturan BKI. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa perbedaan lenturan relatif kecil antara kedua metode pada jumlah elemen yang besar. Analisa dilakukan dengan variasi jarak penegar. Lenturan paling besar terjadi pada jarak gading 0.8 m dan jarak sekat 3 kali jarak gading besar, sedangkan lenturan paling kecil terjadi pada jarak gading 0.65 m dan jarak sekat 2 kali jarak gading besar. Analisa dilakukan pada variasi kondisi batas. Tumpuan sederhana lebih konservatif dari pada tumpuan jepit. Tegangan yang dihasilkan oleh Metode Elemen Hingga dengan kondisi batas jepit-sederhana selalu lebih kecil dari tegangan izin dari Biro Klasifikasi Indonesia pada setiap variasi jarak gading.</p
The Determination of Collision Bulkhead Position by using Consideration of Ship Grounding Analysis
ANALISA NUMERIK GERAKAN DAN KEKUATAN KAPAL AKIBAT BEBAN SLAMMING PADA KAPAL PERANG TIPE CORVETTE
Pengawasan sumber daya laut terhadap tindakan pencurian menjadi salah satu tolok ukur bahwa negara dapat mempertahankan kedaulatan wilayah maritimnya. Kebutuhan kapal perang tentunya dapat mendukung kinerja TNI untuk menjalankan operasi militernya. Kendala teknis utama pada kapal perang adalah perilaku seakeeping yang relatif kurang stabil. Disisi lain perilaku slamming yang sering terjadi pada kapal berkecepatan tinggi berakibat pada kegagalan struktur pada bagian haluan kapal sehingga membahayakan keselamatan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji desain lambung kapal perang untuk daerah operasional tertentu dimana perairan terbuka di Indonesia memiliki tinggi rata-rata gelombang sekitar 2-5 m. Pembahasan dititikberatkan pada analisa gerakan kapal (seakeeping) untuk mengetahui tingkat keamanan dan kenyamanan kapal dan kekuatan lambung untuk mengetahui ketahanan struktur dimana diakibat oleh hidroelastisitas slamming. Analisa dapat dibuktikan dengan metode numerik / komputasi dengan metode elemen hingga dan metode panel. Skenario divariasikan berdasarkan kecepatan kapal, sudut hadap, dan sea state. Dari hasil simulasi didapatkan beban slamming terjadi paling besar adalah 306,893 kPa pada gading ke 147 ketika kapal beroperasi pada sea state 7, sudut hadap 180 derajat, dan kecepatan kapal 30 knot. Tegangan yang terjadi pada konstruksi kapal masih memenuhi persyaratan tegangan izin peraturan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI)
TA : Rancang Bangun Sistem Informasi Geografi Pajak Bumi dan Bangunan di Kotamadya Mojokerto
Pajak Bumi dan Bangunan sebagai salah satu bentuk pajak yang dikenakan pemerintah kepada masyarakat, yang merupakan salah satu sumber pendapatan bagi suatu daerah sebagai sarana penunjang pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat daerah itu sendiri untuk mengembangkan potensi daerah. Sistem penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan dari bank-bank tempat pembayaran pajak bumi dan bangunan yang dilakukan selama ini masih mengunakan cara manual. Data – data tersebut diterima oleh kantor pelayanan pajak bumi dan bangunan setiap minggu dan untuk mengetahui penerimaan dalam beberapa bulan atau satu tahun dihitung secara manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama.
Dengan teknologi GIS (Geographical Information System), informasi yang dimaksud diatas dapat terealisasi, dengan cara membangun suatu database yang dalam hal ini adalah data-data wajib pajak pada wilayah tersebut untuk diolah lebih lanjut sehingga menghasilkan informasi berupa grafik dan peta. Sistem tersebut dapat menampilkan informasi wilayah yang memiliki potensi besar untuk PBB sehingga Pemerintah Daerah dapat menentukan wilayah mana yang harus ditingkatkan.
Sistem Informasi Geografi Pajak Bumi dan Bangunan ini untuk mendapatkan informasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan yang akurat dan cepat, dan tampilan dalam bentuk peta dan grafik untuk lebih mempermudah dan mempercepat pembacaan data-data tersebut
- …
