1,721,053 research outputs found

    UPAYA PEMBINAAN TARI ANAK DI SANGGAR TARI PUTRA BIMA RESPATI SURABAYA

    Get PDF
    Upaya membentengi budaya daerah agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya asing adalah dengan cara menguatkan serta melestarikan kesenian daerah. Upaya yang dilakukan untuk melestarikan kesenian daerah kota Surabaya khususnya untuk anak-anak adalah pembelajaran tari yang dilakukan di sanggar tari. Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi dan berkarya seni, agar sejak dini anak dapat mengenal dan mencintai kesenian. Berdasarkan pemaparan di atas, tujuan dari penelitian ini adalah, 1) untuk mengetahui latar belakang pembelajaran tari anak di Sanggar Tari Putra Bima Respati Surabaya; 2) untuk mendeskripsikan upaya pembinaan tari anak yang dilakukan di Sanggar Putra Bima Respati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang mendeskripsikan upaya pembinaan tari anak di Sanggar Putra Bima Respati Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tari yang dilakukan di Sanggar Tari Putra Bima Respati sanggat disiplin dan tegas sehingga menghasilkan penari-penari yang mempunyai teknik gerak dan tubuh yang bagus dalam menari. Oleh karena itu, prestasi yang diperoleh sanggar Putra Bimarespati sampai pada tingkat Provinsi, Nasional, sampai Internasional

    PERKEMBANGAN BENTUK PERTUNJUKAN TARI NGREMA GAGRAK ANYAR PADA SANGGAR PUTRA BIMA RESPATI DI SURABAYA

    Get PDF
    PERKEMBANGAN BENTUK PERTUNJUKAN TARI NGREMA GAGRAK ANYAR PADA SANGGAR PUTRA BIMA RESPATI DI SURABAYA, (ADE RIDHA MAYANGSARI, 2020), Skripsi Program Studi S1, Jurusan Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakarta. Tari Ngrema Gagrak Anyar merupakan tari garapan baru yang biasa di pentaskan untuk acara pembukaan maupun penyambutan tamu. Tari Ngrema Gagrak Anyar diciptakan pada tahun 2005 dan mengalami perkembangan pada tahun 2010-2020 perkembangan yang terjadi yakni pada bentuk pertunjukan maupun wilayah pengenalannya, sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan bentuk pertunjukan tari Ngrema Gagrak Anyar pada Sanggar Putra Bima Respati di Surabaya. Beberapa rumusan masalah tersebut antara lain: (1). Bagaimana Perkembangan Bentuk Pertunjukan Tari Ngrema Gagrak Anyar Pada Sanggar Putra Bima Respati di Surabaya? (2). Apakah Faktor pendukung perkembangan tari Ngrema Gagrak Anyar?. Penelitian ini menggunakan landasan teori bentuk oleh Sri Rochana Widyastutieningrum dan teori perkembangan oleh Ben Suharto. Dalam memaparkan faktor pendukung perkembangan digunakan teori oleh Edi Sedyawati. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnokoreologi yakni pendekatan yang mengkaji budaya tari etnik non barat. Penelitian data bersifat kualitatif menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat diperoleh gambaran yang berkaitan dengan perkembangan bentuk pertunjukan yang terdiri dari elemen-elemen pada tari meliputi : penari, gerak, rias, busana, karawitan tari, pola lantai, waktu dan tempat pertunjukan. Perkembangan penyebarluasan tari Ngrema Gagrak Anyar diawali dari digunakannya sebagai materi bahan ajar di Sanggar Putra Bima Respati, selanjutnya digunakan sebagai materi bahan ajar sekolah-sekolah dasar di Surabaya yang kemudian menyebar di kota Surabaya. Fenomena yang terjadi menjadikan tari Ngrema Gagrak Anyar dari tari yang disajikan tunggal dan kelompok, juga ditarikan secara massal. Faktor-faktor pendukung perkembangan tari Ngrema Gagrak Anyar meliputi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi: (1). Seniman, (2). Kreativitas seniman, (3). Sanggar Putra Bima Respati. Sedangkan, faktor eksternal meliputi (1). Pemerintah Kota, (2). Peran Masyarakat, (3). Kondisi Sosial dan Budaya masyarakat

    PENGUATAN KARAKTER ANAK JALANAN: MENUMBUHKAN KEPEDULIAN SOSIAL MELALUI DAPUR UMUM DI SANGGAR PUTRA BIMA BOJONEGORO

    Get PDF
    Anak jalanan tidak selalu menjadi anak yang liar dan egois. Dengan belajar mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. Melalui Dapur umum, mereka diberi kesempatan untuk belajar bagaimana menjadi individu yang bermanfaat untuk orang lain. Dapur umum sengaja dirancang oleh sanggar untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Fenomena ini menarik untuk dikaji di tengah kesulitan hidup yang dihadapi, mereka diajak untuk memiliki sikap peduli kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya Sanggar Putra Bima dalam menumbuhkan karakter kepedulian sosial pada anak jalanan serta mengetahui gambaran karakter kepedulian sosial anak jalanan setelah mengikuti dapur umum. Teori yang digunakan penelitian ini adalah operant conditioning B.F. Skinner, menjelaskan bahwa terdapat Stimulus dan Respons dalam praktik pembentukan perilaku manusia. Penelitian dilaksanakan di terminal bus Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro, menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian ini ada tujuh orang dipilih secara purposive sampling. Fokus penelitian ini adalah upaya Sanggar Putra Bima dalam menguatkan karakter anak jalanan serta gambaran karakter kepedulian sosial anak jalanan setelah mengikuti dapur umum. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Untuk keabsahan data, digunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penguatan karakter anak jalanan peduli sosial dilakukan dengan pengondisian perilaku negatif menjadi positif, membiasakan melakukan kegiatan sosial dan menolong sesama seperti dapur umum yang kegiatannya membagikan makanan, minuman, dan masker gratis. Penguatan persaudaraan dan persatuan melaui kegiatan sosial, melakukan kegiatan positif untuk menghilangkan citra negatif dan membangun citra positif diri. Kata Kunci: anak jalanan, penguatan karakter, peduli sosial

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PERANCANGAN MAINAN KOLECER TIGA TOKOH WAYANG GOLEK PUTRA BIMA UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Many kolecer (pinwheel) toys available on the market today are made of plastic and look flimsy. Children are disinterested in them and more attracted to modern games like online games and gadgets. The application of Wayang Golek\u27s (wooden puppet) characters into pinwheel toys is a way to make them appeal to children, especially elementary school students, as an alternative to online games. The research steps were conducting a literature study to collect data, giving questionnaires to eight respondents, interviewing four informants to procure theory, and carrying on a pictorial study for references and inspiration. The pinwheel toys tested with three elementary school students shows that the toys are sturdy. In conclusion, the toys are beneficial to encourage children\u27s social interaction with their peers and improve their physical development. Furthermore, children can identify the characters of the three sons of Bima through pinwheel toys. Keywords: Kolecer (pinwheel) toy, Wayang Golek (wooden puppet), Three sons of Bima------------------------------------------------------------------------------------------Saat ini mainan sejenis kolecer banyak ditemui dan dijual menggunakan material plastik yang mudah rusak dan tampilan yang sederhana, tidak sedikit anak-anak menjadi kurang tertarik dan beralih pada mainan modern seperti game online dan gadget. Penerapan tokoh Wayang Golek pada mainan kolecer merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian anak-anak terutama anak SD agar tidak selalu bermain game online. Metode penelitian menggunakan studi literatur untuk mengumpulkan informasi data, membuat kuesioner dengan 8 responden, mewawancarai 4 narasumber untuk memperoleh teori, dan melakukan studi piktorial untuk mencari referensi dan inspirasi. Pengujian dilakukan langsung kepada 3 anak SD dengan memainkan mainan Kolecer. Sehingga disimpulkan bahwa mainan ini memiliki ketahanan agar tidak mudah rusak, dapat meningkatkan interaksi sosial anak dengan teman sebayanya, membantu perkembangan fisik anak, anak-anak juga dapat mengenali tokoh Wayang Golek putra Bima melalui mainan kolecer. Kata Kunci: Mainan Kolecer, Wayang Golek, Tiga Putra Bim

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    A Numerical Investigation of Turbulent Combustion in Pool Fires using OpenFOAM

    Get PDF
    Brann er en faretype som kan p˚aføre store økonomiske tap og føre til tap av liv. Økt kunnskap rundt nøyaktig modellering av brann er ett av de første stegene for ˚a f˚a en bedre innsikt i dens mekanismer og gir bedre beslutningsgrunnlag i in- geniørsammenheng. Væskedamsbrannn er en av de større forbrennings kategoriene og er den vanligste ulykkes˚arsaken i prosessindustrien. Denne masteroppgaven har som form˚al ˚a undersøke gjennomførbarheten av simulering av væskedamsbrann i simuleringsverktøyet OpenFOAM. Den numeriske løseren brukt i OpenFOAM heter buoyantReactingFoam og inkluderer modeller for oppdrift, noe som er viktig for væskedamsbrann da dette er den domin- ante faktoren som driver strømningen. Modellene anvendt i det numeriske oppsettet inkluderer Reynolds midlet Navier-Stokes simulering med bruk av en detaljert kjemisk reaksjonsmekanisme, og eddy dissipation concept (EDC) som forbrenningsmodell. Geometrien og parameterene benyttet i det numeriske oppsettet er basert p˚a tidli- gere eksperimentelt arbeid presentert av Weckman og Strong. Detaljer i oppsettet inkluderer en sk˚al med diameter p˚a 30.5 cm fylt med metanol, der væskeniv˚aet holdes i en konstant høyde ved en innmatingsrate p˚a 1.35 cm 3 /s, noe som gir en total effekt p˚a 24.6 kW. Geometrien i det numeriske oppsettet har blitt antatt˚a være aksesymmetrisk og sim- ulert som formen av en kile. Flere forskjellige numeriske oppsett har blitt fremstilt da det oppsto problemer med˚a opprettholde forbrenning i modellen. Tre ulike oppsett er presentert. I den første er forbrenningsmodellen byttet til en uendelig rask for- brenningsmodell. Resultatene fra dette er ikke-fysiske da forbrenningstemperaturen oversteg den adiabatiske flammetemperaturen for metanol. Den andre oppsettet inkluderte ingen forenklinger, men viste seg ˚a være numerisk ustabilt, noe som mest sannsynlig skyldes metoden brukt til p˚atenning. Det siste oppsettet presen- tert inkluderte heller ingen forenklinger, men forbeningen kunne ikke opprettholdes etter p˚atenning. Det tilsvarer da et tilfelle med kald, ikke reagerende strømning. Resultatene presentert var lite forenlig med tidligere eksperimentelle- og numeriske data tilgjengelig. Mulige grunner til dette er diskutert.Fires are a category of hazards that pose a large danger to human life and cause tremendous economic harm. Improved knowledge in the area of accurate modeling of fires is a first step towards gaining insight into its mechanisms and allows better decisions to be taken in an engineering context. Pool fires are one of the larger canonical fire categories and are the most common of all process industry accidents. This thesis aims to investigate the feasibility of conducting simulations of pool fires using the OpenFOAM simulation toolbox. The numerical solver used in OpenFOAM is the buoyantReactingFoam solver, which includes the treatment of buoyancy. This is of importance for pool fires since buoy- ancy is the dominating factor driving the flow. The models used in the numerical setup include a Reynolds averaged Navier-Stokes (RANS) simulation using a de- tailed finite rate chemistry reaction mechanism for methanol with the eddy dissip- ation concept (EDC) model for combustion. The geometry and parameters in the case setup are based on previous experimental work conducted by Weckman and Strong. Details of the setup include a pan with a diameter of 30.5 cm filled with methanol, kept at a constant level with a feed rate of 1.35 cm 3 /s for a total heat release rate is 24.6 kW. The geometry of the case has been assumed axisymmetrical and is simulated as a wedge. Several different case setups have been created as problems with sustaining the combustion were experienced. Three partial cases were presented. The first case presented includes a change of combustion model to infinitely fast, the result of which was non-physical as the temperature field greatly exceeded the adiabatic flame temperature for methanol. The second case presented included no simplifications but proved numerically unstable, likely influenced by the ignition method. The final case presented included no simplifications and did not sustain combustion, being equivalent to a cold non-reacting flow. The results showed poor agreement with experimental- and numerical data available. Possible reasons for this are discussed

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Analisis Kebijakan Penarikan Pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan pada Kepemimpinan Presiden Joe Biden Tahun 2021

    Get PDF
    ABSTRACT The United States deployed troops in Afghanistan in 2001 due to the terrorist attacks in the US that destroyed the twin towers. Then in 2021 president Biden decided to withdraw troops from Afghanistan after 20 years of conflict. The plan to withdraw US troops has been planned for a long time, but the withdrawal of troops can be realized during the leadership of president Biden. the withdrawal of troops carried out by president Biden is an interesting thing, because the previous presidential era preferred to defend Afghanistan rather than leave it. The author will analyze the factors that influence the withdrawal of troops by President Biden using the theory of "Windows of Opportunity" by Joakim Eidenfalk. The author uses a qualitative method and uses secondary data to collect existing data. then explains the existing data using the explanatory method to explain what happened. Keyword : Windows of Opportunity, United States, Afghanistan, Taliban, Troop Withdrawal
    corecore