1,805 research outputs found
POLITICAL BRANDING GANJAR PRANOWO MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @ganjar_pranowo: Political Branding Ganjar Pranowo Through Instagram Social Media @ganjar_pranowo
Instagram adalah salah satu media sosial yang paling banyak digunakan oleh internet users di Indonesia. Meski pengikutnya lebih banyak di Instagram, Ganjar Pranowo mengesankan bahwa dirinya lebih aktif di Twitter karena Ia ingin menciptakan interaksi yang lebih real dibandingkan dengan Instagram. Peneliti ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan gambaran serta menjadi masukan terkait praktik political branding yang dilakukan oleh seorang politisi yang menjadi pemimpin, serta saat ini menduduki jabatan strategis yakni gubernur. Dalam akun Instagram, upaya political branding diimplementasikan dalam tipifikasi berikut ini: (1) Ganjar Pranowo Mengesankan Bahwa Dirinya adalah Pemimpin yang Mendukung UMKM; (2) Ganjar Pranowo Mengesankan Bahwa Dirinya adalah Pemimpin yang Mau Bekerja dengan Generasi Muda; (3) Ganjar Pranowo Mengesankan Bahwa Dirinya adalah Pemimpin yang Religius; (4) Ganjar Pranowo Mengesankan Bahwa Dirinya adalah Pemimpin yang Menerima Segala Perbedaan; (5) Ganjar Pranowo dan Central Java Tourism Branding; (6) Ganjar Pranowo Mengesankan Bahwa Dirinya adalah Pemimpin yang Bisa Bercanda dan Tidak Kaku. Aspek yang paling dominan yang menjadi kekuatan political branding Ganjar Pranowo terletak pada atribut personal. Atribut personal yang peneliti temukan dalam konten akun Instagram Ganjar Pranowo adalah: (1) Kompetensi Ganjar Pranowo sebagai Pemimpin; (2) Empati dari Ganjar Pranowo Sebagai Pemimpin; (3) Gaya Personal Ganjar Pranowo. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran dan kajian tentang political branding yang dilakukan oleh politisi yang juga seorang pemimpin
Penggunaan variasi bahasa oleh Ganjar Pranowo dalam kanal Youtube Ganjar Pranowo Official: analisis sosiolinguistik)
Penelitian ini akan berfokus pada penggunaan variasi bahasa pada tuturan Ganjar Pranowo yang diambil dalam kanal YouTube miliknya yaitu Ganjar pranowo Official. Karena Ganjar Pranowo memiliki gaya komunikasi yang kontekstual, maka penelitian ini akan memaparkan beberapa jenis variasi bahasa yang sering digunakan oleh Ganjar Pranowo serta faktor-faktor yang menjadi latar belakang penggunaan variasi bahasa tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiolinguistik yang dikemukakan oleh Abdul Chaer dan Leonie Agustina. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan Teknik analisis data berupa simak bebas libat cakap (SBLC) sehingga peneliti tidak ikut terlibat dalam kegiatan tutur dan hanya menjadi penyimak dalam sebuah kegiatan tutur. Kemudian hasil analisis data akan dituangkan dalam bentuk gambar, kata, dan perilaku dengan menggambarkan objek penelitiannya menggunakan uraian naratif. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat ditarik sebuah simpulan bahwa ditemukan beberapa jenis variasi bahasa dalam komunikasi Ganjar Pranowo antara lain; dari segi penutur berupa idiolek, dialek, kronolek, dan sosiolek, dari segi pemakaian, serta dari segi keformalan berupa ragam resmi, ragam usaha, dan ragam santai. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan variasi bahasa dalam tuturan Ganjar Pranowo antara lain meliputi; faktor usia, faktor profesi, faktor pendidikan, serta faktor lingkungan sosial
Citra Ganjar Pranowo dalam Konflik Desa Wadas Di Media Online
Selama ini citra Ganjar Pranowo adalah pemimpin yang dekat dan peduli dengan warganya. Namun pada konflik Wadas citra tersebut mulai dipertanyakan karena Ganjar Pranowo dianggap tidak melindungi dan tidak membela warga Desa Wadas. Fokus
penelitian ini pada pemberitaan media online Kompas.com dan suaramerdeka.com untuk melihat citra Ganjar Pranowo dalam konflik Desa Wadas. Maka pemasalahan penelitian yang diajukan adalah pertama, bagaimana citra Ganjar Pranowo dalam konflik Desa Wadas di media online Kompas.com dan suaramerdeka.com? Kedua, apa faktor yang menentukan
citra Ganjar Pranowo dalam konflik Desa Wadas di media online Kompas.com dan suaramerdeka.com? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pengaruh isi media dan konsep citra, sedangkan metodenya adalah analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com menampilkan citra Ganjar Pranowo secara positif dan
negatif, sedangkan suaramerdeka.com lebih menonjolkan citra positif Ganjar Pranowo dalam konflik Desa Wadas. Adapun faktor yang menentukan citra Ganjar Pranowo dalam konflik Desa Wadas, Kompas.com dipengaruhi oleh individu pekerja media, sedangkan suaramerdeka.com dipengaruhi oleh organisasi media. Hasil penelitian ini memperkuat
teori hirarkhi pengaruh isi media bahwa isi media dipengaruhi berbagai faktor untuk kepentingan-kepentingan tertentu termasuk berfungsi untuk membentuk atau menentukan
citra seseorang tokoh politik
RESEPSI KHALAYAK PADA PERSONAL BRANDING GANJAR PRANOWO DI YOUTUBE GANJAR PRANOWO
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerimaan audien terhadap personal branding Ganjar Pranowo di Youtube Ganjar Pranowo. Peneliti menggunakan teori analisis resepsi yang dicetuskan oleh Stuart Hall tetnag studi khalayak dalam memaknai pesan media dapat dibagi menjadi tiga posisi yaitu dominant hegemonic, negotiated dan oppositional. Peneliti berpedoman pada delapan konsep personal branding yang disampaikan oleh Peter Montoya yaitu Spesialisasi, Kepemimpinan, Kepribadian, Perbedaan, Visibilitas, Kesatuan, Keteguhan dan Niat Baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam yang dilakukan pada sepuluh informan yang berasal dari jawa tengah dengan profesi dan latar belakang yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh informan secara garis besar menerima dengan baik personal branding Ganjar Pranowo sebagai seorang Gubernur Jateng, Sembilan informan secara konsisten menempati posisi dominant hegemonic dan satu informan menempati posisi negotiated, tidak ditemukan sikap penolakan sehingga tidak ada informan yang masuk dalam posisi oppositional
Personal Branding Ganjar Pranowo untuk Membangun Komunikasi Politik di Instagram Perspektif mahasiswa Universitas Islam Jember
Ganjar Pranowo adalah sosok politikus yang popular di kalangan masyarakat, karena selain sebagi Mantan Gubernur Jawa Barat, Ganjar Pranowo adalah salah satu kontestan Calon Presiden di 2024, Personal Branding Ganjar Pranowo melekat pada pengetahuan masyarakat termasuk anak muda di Indonesia. Media sosial Instagram adalah media yang sangat popular di kalangan anak muda, maka tak heran sosok politikus seperti Ganjar Pranowo membranding dirinya di Media Sosial Instagram agar mengangkat elektabilitasnya dan membangun kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui personal branding Ganjar Pranowo dalam membangun komunikasi politik di media Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teori sudut pandang, dan subjek penelitian ini berupa mahasiswa FISIPUIJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif dari mahasiswa Fisip UIJ menggambarkan personal branding Ganjar Pranowo cenderung ke hal positif, terungkap dari 11 informan atau narasumber mendekripsikan Ganjar Pranowo membranding dirinya pada konteks positif
Strategi Komunikasi Digitalisasi Ganjar Pranowo Menuju Pilpres 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi digitalisasi
Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 selama kampanye berlangsung.
Fokusnya adalah pendayagunaan dalam memanfaatkan media sosial sebagai
alat politik guna menaikkan elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai capres.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, sebab penelitian
kualitatif ini menjurus ke penafsiran fenomena yang terjadi, yaitu peneliti
sebagai instrumen kunci. Teknik analisis isi diterapkan pada penelitian ini
guna memaknai setiap strategi komunikasi digitalisasi Ganjar Pranowo
berupa unggahan dari konten di media sosial. Teknik pengumpulan data
menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui observasi di media
sosial, dan data sekunder didapatkan melalui dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo memanfaatkan digitalisasi untuk
meningkatkan elektabilitasnya di Pilpres 2024. Dengan konten yang tersebar
luas di media sosial, Ganjar mencoba membangun komunikasi yang kuat
dengan masyarakat. Namun, sampai pada akhir waktu kampanye berlangsung,
Ganjar tidak mampu menaikkan elektabilitasnya sebab stigma masyarakat
yang melekat menyebabkan kepercayaan mereka perlahan surut kepada
sosok ganjar yang diusung sebagai calon presiden 2024
PERSONAL BRANDING GUBERNUR GANJAR PRANOWO SEBAGAI KOMUNIKATOR POLITIK DI INSTAGRAM @ganjar_pranowo (2018-2021)
Penelitian ini di latar belakangi oleh kunjungan merupakan sebuah moment
dimana Ganjar Pranowo dapat menyesuaian gaya berbusana di berbagai acara
yang berlangsung. Berbeda kunjungan, berbeda gaya berusana dan beda pesan
yang akan disampaikan. Dengan begitu akan memudahkan untuk melihat
personal branding dari sisi gaya busana yang akan ditampilkan oleh Gubernur
Ganjar Pranowo sebagai komunikator politik. Metode riset yang digunakan
peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif analisis isi. Sebagai
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dapat dikatakan sebagai komunikator
poitik yang memiliki peran kuat di media sosial. Hal ini bisa terlihat dalam
beberapa unggahan pada akun media sosial instagram pribadi milik Ganjar
Pranowo @ganjar_pranowo. Pesan politik yang disampaikan yaitu mengenai
gaya busana saat Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke desa. Berdasarkan
hasil penelitian tentang Komunikasi Politik yang membahas tentang Personal
Branding melalui gaya busana yang dilakukan oleh Ganjar Pranowo di media
sosial Instagram @ganjar_pranowo. Ganjar Pranowo merupakan komunikator
politik yang baik dalam memanfaatkan media sosial Instagram pribadi
@ganjar_pranowo. Dengan banyaknya unggahan peneliti dapatkan dapat
dibuktikan jika Ganjar Pranowo adalah sosok yang dekat dengan masyrakatnya.
Kata Kunci: personal branding, komunikasi politik, dan media sosial instagram
Komunikasi Politik Empati dan Homofili Ganjar Pranowo
Political communication has a very important role for political actors. Various approaches to political communication can be carried out, one of which is through empathetic and homophile communication. This study aims to explore how Ganjar Pranowo implements this empathetic and homophile communication. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through literature searches, media and social media. The research results show that Ganjar Pranowo, through his empathetic and homophile communication, has succeeded in building voter loyalty. He managed to present himself as a leader who is like ordinary people
- …
