130,948 research outputs found
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI ORANG TUA ANAK TUNAGRAHITA PADA SLB A, C, D PERTIWI KOTA MOJOKERTO DENGAN MEMANFAATKAN BERBAGAI SUMBER INFORMASI
ABSTRAK Rahmananda, Nyimas 2017. “Perilaku Pencarian Informasi Orang Tua Anak Tunagrahita pada SLB A, C, D Pertiwi Kota Mojokerto dengan Memanfaatkan Berbagai Sumber Informasi”. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Saksomo, M.Si. (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.Kata Kunci: perilaku pencarian informasi, orang tua anak tunagrahita, SLB A, C, D Pertiwi Kota MojokertoInformasi adalah kebutuhan vital yang dibutuhkan seseorang. Perkembangan informasi sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan informasi seseorang. Informasi yang dibutuhkan seseorang harus relevan dan akurat untuk membantu keluar dari permasalahan yang dihadapi. Latar belakang maupun karakter seseorang yang berbeda mengakibatkan adanya perbedaan perilaku setiap orang dalam melakukan pencarian informasi. Perilaku pencarian informasi dilakukan oleh semua orang, termasuk oleh orang tua anak tunagrahita. Setiap orang tua anak tunagrahita memiliki cara masing-masing untuk memenuhi kebutuhan informasi tentang tunagrahita. Sumber informasi yang digunakan orang tua dengan anak berkebutuhan khusus juga beragam. Orang tua memanfaatkan beragam sumber informasi yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan informasi tentang tunagrahita.SLB A, C, D Pertiwi Kota Mojokerto merupakan sekolah luar biasa yang berdedikasi menyediakan pelayanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini akan membahas tentang perilaku pencarian informasi orang tua anak tunagrahita dalam memenuhi kebutuhan informasi tentang tunagrahita dan mengetahui sumber informasi apa saja yang digunakan orang tua anak tunagrahita untuk memenuhi informasi tentang tunagrahita.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Data pada penelitian ini didapatkan dengan cara wawancara langsung kepada orang tua anak tunagrahita kelas I dan guru pengajar tunagrahita kelas I pada SLB A, C, D Pertiwi Kota Mojokerto dan observasi langsung di SLB A, C, D Pertiwi Kota Mojokerto. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi orang tua anak tunagrahita kelas I pada SLB A,C,D Pertiwi Kota Mojokerto melakukan tahapan Initation, mereka langsung mencari informasi tentang tunagrahita semenjak tahu bahwa anaknya mengalami kelainan tunagrahita. Tahap selection, mereka mampu melakukan langkah apa saja dalam mencari informasi. Tahap eksploration, mereka mampu mengatasi hambatan dalam pencarian informasi yang mereka lakukan. Tahap formulation, mereka sudah memiliki pola pikir individu yang lebih jelas. Tahap collection, mereka membuat catatan terkait informasi yang didapat. Tahap presentation, mereka merasakan perasaan puas dan merasa jelas akan informasi yang didapatkan. Hasil kedua, sebagian sumber informasi yang digunakan oleh orang tua anak tunagrahita kelas I pada SLB A,C,D Pertiwi Kota Mojokerto untuk mendapatkan informasi adalah dari sumber informasi berasal dari manusia
MeSH term explosion and author rank improve expert recommendations
Information overload is an often-cited phenomenon that reduces the productivity, efficiency and efficacy of scientists. One challenge for scientists is to find appropriate collaborators in their research. The literature describes various solutions to the problem of expertise location, but most current approaches do not appear to be very suitable for expert recommendations in biomedical research. In this study, we present the development and initial evaluation of a vector space model-based algorithm to calculate researcher similarity using four inputs: 1) MeSH terms of publications; 2) MeSH terms and author rank; 3) exploded MeSH terms; and 4) exploded MeSH terms and author rank. We developed and evaluated the algorithm using a data set of 17,525 authors and their 22,542 papers. On average, our algorithms correctly predicted 2.5 of the top 5/10 coauthors of individual scientists. Exploded MeSH and author rank outperformed all other algorithms in accuracy, followed closely by MeSH and author rank. Our results show that the accuracy of MeSH term-based matching can be enhanced with other metadata such as author rank
STRUKTUR PERTUNJUKAN DRAMATARI SPIRIT IBU PERTIWI KARYA ASIA RAMLI PRAPAPANCA
ABSTRAK NURDIAH 2019, Struktur Pertunjukan Dramatari Spirit Ibu Pertiwi Karya Asia Ramli Prapanca Skripsi : Program Studi Pendidikan Sendratasik Fakulatas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Struktur pertunjukan adalah struktur atau susunan suatu karya seni yang terdiri aspek-aspek yang menyangkut keseluruhan dari karya itu dan meliput i peranan masing-masing dalam keseluruhan. Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk pertunjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca,Bagaimana alur pertumjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca. Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui bentuk pertunjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca , dan untuk mengetahui alur pertunjukan dramatari Spirit Ibu Pertiwi karya Asia Ramli Prapanca. Penelitian ini dilaksanakan di rumah pak Asia Ramli Prapanca yang terletak di jalan Daeng Tata Hartako Indah Blok 4 AD/ 10 pada bulan DesembersampaiJanuari 2019, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data pak Asia Ramli Prapanca. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk pertunjukan dramatari spirit ibu pertiwi karya Asia Ramli Prapanca ditemukan melaui :bentuk naskah, pola pertunjukan, dan elemen-elemen pertunjukannya yang terdiri d dari tema, alur cerita/alur dramatik, gerak, penari, ekspresi wajah /polatan ,tata rias dan busana, iringan/musik, setting panggung, properti dan pencayaan. Pola pertujukan mengacu pada pola gaya “ post realistis, simbolisme, dan teatrikalisme. 2) Alur pertunjukan dramatari spirit ibu pertiwi terdiri atas 3 alur yang mengacu pada 3 babak yang menggambarkan peristiwa besar. Alur Pertama sebagai awal peristiwa /eksposisi menggambarkan adegan cinta di tegah paranoma hutan nusantara yang indah, di bawah ladang bintang-bintang. Alur Kedua, di bagian tengah atau konflik, pada saat keramaian pesta rakyat nusantara, tiba-tiba muncul orang yang tidak dikenal, yang disimbolkan dengan peran peran manusia robot yang memuntahkan api dan mengacaukan pesta. Alur Ktiga di tahap akhir /penyelesaian peserta rakyat nusantara bersma seluruh warga bersatu, berjuang melawan kekerasan, mereka bersatu, berjuang melawan kezaliman yang memporak-porandakan persaudaraan di tanah air tercinta
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Peran Guru dalam Mengembangkan Nilai Agama dan Moral pada Anak Usia Dini di TK Pertiwi Pamekasan
This research aimed to analyze the role of teachers in developing moral and religious values in early childhood. The research method used was descriptive qualitative. Data collection and triangulation techniques were observation, interviews and documentation. The subjects of this study were three teachers at Pertiwi Pamekasan Kindergarten. The results of this study indicated: first, there are several roles of teachers in developing children's religious and moral values at Pertiwi Pamekasan Kindergarten, namely; a) carrying out responsibilities to children to provide habits, b) motivators and advice providers, c) role models, providing examples of good behavior, d) supervisors, and e) assessors or observers of children's development achievements. Second, the supporting and inhibiting factors faced by teachers in developing religious and moral values at Pertiwi Pamekasan Kindergarten. The supporting factors were; a) all teachers must be supporting factors for children b) support and cooperation between parents and teachers c) the school environment including facilities and infrastructure. Meanwhile, the inhibiting factors were non-conducive classes and some children who were less obedient. Third, solutions to the inhibiting factors faced by teachers in developing children's religious and moral values at Pertiwi Kindergarten, Pamekasan, included: a) holding regular meetings or parenting programs once every three months b) using appropriate learning methods c) conducting evaluations of teachers and finding solutions to existing problems d) restoring children's focus through ice breaking.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan nilai moral dan agama anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Tekhnik pengumpulan data dan triangulasi yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah tiga guru di TK Pertiwi Pamekasan. Hasil penelitian ini menunjukkan: pertama, terdapat beberapa peran guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak di TK Pertiwi Pamekasan yakni; a) melaksanakan tanggung jawab pada anak untuk memberikan pembiasaan b) motivator dan pemberi nasehat, c) role model, pemberi contoh perilaku yang baik d) pengawas, dan e) penilai atau pengamat terhadap ketercapaian perkembangan anak. Kedua, faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral di TK Pertiwi Pamekasan. Faktor pendukungnya adalah a) semua guru harus menjadi faktor pendukung bagi anak b) dukungan dan kerjasama antara orang tua dan guru c) lingkungan sekolah termasuk sarana dan prasarana. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kelas yang tidak kondusif dan beberapa anak yang kurang patuh. Ketiga, solusi faktor penghambat guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak di TK Pertiwi Pamekasan. a) mengadakan pertemuan rutin atau program parenting tiga bulan sekali b) menggunakan metode yang sesuai c) mengadakan evaluasi terhadap diri sendiri dan para guru serta mencari solusi-solusi terhadap permasalahan yang ada d) mengembalikan fokus anak melalui ice breaking
"Closing the R&D Gap, Evaluating the Sources of R&D Spending"
Both spending and tax policies have been implemented in the United States with the goal of stimulating private sector research and development (R&D). Karier questions whether current R&D policy, especially the research and experimentation tax credit, can contribute to closing the gap between nondefense expenditures on R&D in the United States and such expenditures in other countries, such as Japan and Germany. He also explores possible changes to our current R&D policy to make it more effective.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Permainan F/D Card Pada Anak Kelompok A Di TK Pertiwi Karanganyar, Plupuh, Sragen Tahun Ajaran 2011/ 2012
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca melalui permainan F/D card di Taman Kanak-Kanak Pertiwi kelompok A Karanganyar, Plupuh, Sragen. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan media permainan F/D card dengan jumlah anak 17 anak. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang perkembangan kemampuan membaca anak,
wawancara dilakukan dengan guru kelas kelompok A untuk mengetahui media apa yang digunakan dalam pembelajaran membaca di TK Pertiwi Karanganyar, sedangkan dokumentasi digunakan untuk melihat keaktifan anak saat pembelajaran membaca. Data yang digunakan adalah kualitatif yaitu
perbandingan prosentase melalui siklus-siklus. Berdasarkan hasil perhitungan tiap siklus tentang perkembangan kemampuan membaca melalui permainan F/D card diperoleh hasil pada prasiklus 37,68%, siklus I 46,5%, siklus II 84,19%. Dengan demikian upaya meningkatkan kemampuan membaca melalui permainan F/D card pada anak kelompok A di TK Pertiwi Karanganyar tahun ajaran 2011/ 2012 dikatakan berhasil karena keberhasilan yang ditargetkan 75% ternyata pada siklus II sudah melebihi dari target yaitu 84,19%
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web Genially Pada Siswa Sekolah Dasar Kelas IV di SDN 01 Gumawang
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengidentifikasi pengembangan sumber belajar interaktif berbasis web Genially untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SDN 01 Gumawang; (2) mengevaluasi kelayakan dan validasi bahan belajar interaktif berbasis web Genially untuk mata pelajaran tersebut; dan (3) menilai efektivitas media dalam proses pembelajaran. Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi adalah lima tahap model ADDIE, yang merupakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, dengan skor validasi sebesar 88% dari ahli media dan 89,33% dari ahli materi, secara umum bahan belajar interaktif berbasis web dianggap sangat layak untuk digunakan. Nilai N-Gain dan tanggapan angket dari guru dan siswa menunjukkan efikasi media. Dengan nilai N-Gain sebesar 0,5, hal itu jatuh ke dalam rentang sedang. 90% tanggapan mahasiswa masuk dalam kategori "sangat praktis", sementara 90,66% tanggapan dosen masuk dalam kategori "praktis". Hal ini menunjukkan betapa ramah pengguna, bermanfaat, dan suksesnya sumber belajar interaktif berbasis web Genially dalam membantu proses pembelajaran
PENGELOLAAN PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP MELALUI PROGRAM KURSUS MENGEMUDI MOBIL DI LKP GITA PERTIWI
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan pendidikan kecakapan hidup pada program kursus mengemudi mobil di LKP Gita Pertiwi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan pendidikan kecakapan hidup melalui program kursus mengemudi mobil di LKP Gita Pertiwi disusun sesuai dengan visi dan misi lembaga dengan menerapkan fungsi-fungsi pengelolaan yaitu: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan/penggerakan, dan pengawasan. Adapun pendidikan kecakapan hidup pada program kursus mengemudi mobil yaitu: a) kecakapan personal yang lebih mengarahkan warga belajar untuk mengetahui kemampuan yang dimilikinya; b) kecakapan sosial lebih menekankan agar warga belajar mampu berkomunikasi dengan pihak lain untuk memudahkan dalam melakukan kerjasama; c) kecakapan akademik lebih menekankan pada penambahan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki warga belajar berkaitan dengan mengemudi mobil; d) kecakapan vokasional di LKP Gita pertiwi tidak ada tingkatan level, dimana kemampuannya dilihat dari tingkat keberaniannya dalam mengemudikan mobil dengan baik dan benar
- …
