8 research outputs found

    ANALISIS KONTRIBUSI KOMPONEN TEKNOLOGI DALAM USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

    No full text
    Provinsi Maluku dikenal dengan nama daerah seribu pulau karena memiliki sumberdaya hayati yang  beranekaragam. Salah satu komoditi unggulan yang menjadi trend dalam dunia industri adalah rumput laut. Hal ini dikarenakan oleh manfaat dan kegunaan dari rumput laut itu sendiri serta memiliki prospek yang sangat besar. Kabupaten Seram Bagian Barat, dalam hal ini dusun Wael dan dusun Kotania, dikenal sebagai lokasi budidaya rumput laut yang cukup baik. Luas lahan dan jumlah produksi rumput  laut yang ada di daerah tersebut sangat besar. Namun cara membudidaya rumput laut yang dilakukan  masih sangat sederhana. Variabel untuk mengukur kontribusi komponen teknologi adalah technoware, humanware, infoware,dan oragaware. Pengolahan data untuk kontribusi komponen teknologi dilakukan dengan menggunakan pendekatan teknometrik. Dari hasil pengolahan data, diperoleh bahwa koefisien komponen teknologi di dusun Wael dari nilai 6 sebesar 4.39945 dengan nilai kontribusi komponen teknologi untuk komponen technoware sebesar 4.60857, komponen orgaware sebesar 4.51222, komponen humanware sebesar 4.12923, dan komponen infoware sebesar 3.51778. Sedangkan hasil perhitungan koefisien komponen teknologi di dusun Kotania dari nilai 6 sebesar 3,87479 dengan nilai kontribusi komponen teknologi untuk komponen technoware sebesar 4.21714, komponen infoware sebesar 3.8, komponen orgaware sebesar 3.66944, dan komponen humanware sebesar 2,7725

    Usulan Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Menggunakan Algoritma CRAFT dalam Meminimumkan Ongkos Material Handling dan Total Momen Jarak Perpindahan (Studi Kasus PT. Grand Kartect Jakarta)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki tata letak lantai produksi pada PT. Grand Kartech Jakarta – PuloGadung yang akan dikhususkan untuk produksi boiler. Adanya aliran bolak-balik material dengan frekuensiyang tinggi mengakibatkan tingginya momen jarak perpindahan material yang liniear dengan tingginyaongkos material handling. Metode CRAFT sebagai salah satu algoritma perbaikan layout digunakan padapenelitian ini yang memberikan solusi terbaik dalam penataan ulang layout perusahaan. Hasil analisismenunjukan bahwa total momen jarak perpindahan layout awal yaitu sebesar 4.683 meter, setelah dilakukanperbaikan dan penyesuaian menggunakan algoritma CRAFT maka total momen jarak perpindahan sebesar3.748,6 meter atau terjadi penghematan sebesar 19,95% dari layout awal. Total OMH layout awal yaitusebesar Rp. 1.896.375, setelah dilakukan perbaikan dan penyesuaian menggunakan algoritma CRAFT makatotal OMH sebesar 1.451.343 atau terjadi penghematan sebesar 23,46% dari layout awa

    Algoritma Genetika untuk Pemecahan Masalah Rute Kendaraan dengan Ukuran dan Campuran Armada, Trip Majemuk, Pengiriman Terbagi, Produk Majemuk, dan Kendaraan dengan Kompartemen Majemuk

    No full text
    This paper discusses a variant of the basic vehicle routing problem (VRP) by including the following characteristics: fleet size and mix, multiple trips, split delivery, and multiple compartments. One of real cases of this problem is related to determining tanker’s routes in delivering fuel products from a supply port to a number of destination ports. Each tanker has several compartments where each compartment is dedicated to a certain fuel product. In this paper, a solution approach based on genetic algorithm (GA) is proposed and tested using nine hypothetical instances. Experiment results show that the proposed GA gives consistent results measured by coefficient variation

    Usulan Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Menggunakan Algoritma CRAFT dalam Meminimumkan Ongkos Material Handling dan Total Momen Jarak Perpindahan (Studi Kasus PT. Grand Kartect Jakarta)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki tata letak lantai produksi pada PT. Grand Kartech Jakarta – PuloGadung yang akan dikhususkan untuk produksi boiler. Adanya aliran bolak-balik material dengan frekuensiyang tinggi mengakibatkan tingginya momen jarak perpindahan material yang liniear dengan tingginyaongkos material handling. Metode CRAFT sebagai salah satu algoritma perbaikan layout digunakan padapenelitian ini yang memberikan solusi terbaik dalam penataan ulang layout perusahaan. Hasil analisismenunjukan bahwa total momen jarak perpindahan layout awal yaitu sebesar 4.683 meter, setelah dilakukanperbaikan dan penyesuaian menggunakan algoritma CRAFT maka total momen jarak perpindahan sebesar3.748,6 meter atau terjadi penghematan sebesar 19,95% dari layout awal. Total OMH layout awal yaitusebesar Rp. 1.896.375, setelah dilakukan perbaikan dan penyesuaian menggunakan algoritma CRAFT makatotal OMH sebesar 1.451.343 atau terjadi penghematan sebesar 23,46% dari layout awa

    Algoritma Genetika untuk Pemecahan Masalah Rute Kendaraan dengan Ukuran dan Campuran Armada, Trip Majemuk, Pengiriman Terbagi, Produk Majemuk, dan Kendaraan dengan Kompartemen Majemuk

    No full text
    This paper discusses a variant of the basic vehicle routing problem (VRP) by including the following characteristics: fleet size and mix, multiple trips, split delivery, and multiple compartments. One of real cases of this problem is related to determining tanker’s routes in delivering fuel products from a supply port to a number of destination ports. Each tanker has several compartments where each compartment is dedicated to a certain fuel product. In this paper, a solution approach based on genetic algorithm (GA) is proposed and tested using nine hypothetical instances. Experiment results show that the proposed GA gives consistent results measured by coefficient variation

    STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAJINAN TENUN IKAT DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

    No full text
    Industri kerajinan tenun ikat merupakan usaha turun temurun dan berkemang sejak dahulu sebagai sumber pendapatan masyarakat Maluku Tenggara Barat (MTB). Penelitian pada industri ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang digunakan untuk membuat rumusan strategi pengembangan.Hasil penelitian terhadap 83 unit usaha binaan dinas perindustrian MTB menunjukkan faktor internal berupa kekuatan dari industri kerajinan tenun ikat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat didominasi oleh pangsa pasar yang masih luas dan keterampilan serta keuletan dari pekerja industri sedangkan kelemahan yang timbul yaitu sulitnya akses pembiayaan dan kebanyakan pengrajin masih menggunakan alat tenun tradisional sehingga kapasitas produksi yang dihasilkan rendah. Untuk faktor eksternal peluang dari industri ini adalah kemungkinan dikembangkan menjadi komoditi unggulan daerah sedangkan yang menjadi ancaman bagi industri adalah kebijakan yang lebih bersaing dari Kabupaten lain yang memiliki industri sejenis.Rumusan strategi pengembangan industri kerajinan tenun antara lain melakukan diversifikasi konsentrik, pengembangan pasar dan kerjasama penggabungan usaha antar unit-unit usaha sejenis. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Industri Kerajinan Tenun Ikat

    Agro-Food Supply Chain Risk Assessment: A Review Based on Technique and Approach

    No full text
    Risk assessment in agro-food supply chains is crucial in managing the complexity and uncertainty associated with food product production, distribution, and consumption. This study aims to classify risks and mapping techniques or approaches used in risk assessment of agro-food product supply chains. Mapping technique or approaches to risk assessment of agro-food supply chains was carried out based on the Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA) framework, which consists of several stages of identification, screening eligibility, and inclusion, resulting in a total of 72 relevant journal articles. They were selected from 58 different journals with high-impact factors and rankings. The literature review results show that agro-food's supply chain risk classification has much to do with risk assessment: macro-level risk, operational risk outside the company, and internal risk. Furthermore, the most studied agro-food products are general food (44%), horticultural products (28%), meat products (11%), dairy products (10%), fishery products (6%) and bread products (1%). The techniques and approaches most widely used in assessing the risk of the agro-food supply chain are semi-quantitative (49.3%), quantitative (31.5%), mixed (12.3%), and qualitative (6.9%). A better knowledge of the topic being addressed in the research community is sped up by identifying these techniques and approaches since the literature on supply chain risk management for agro-food is voluminous, complicated, and challenging to grasp

    ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang pemilihan supplier bahan baku kayu pada CV Fifa Pratama Mebel dengan menggunakan pendekatan AHP. Hasil pengolahan data dengan metode AHP dapat diperoleh lima kriteria dengan tingkat kepentingan secara berurutan yaitu kriteria harga menjadi prioritas pertama dalam pemilihan Supplier ini dengan bobot nilai (0,395), kemudian kriteria berikutnya yaitu kualitas dengan bobot (0,267), prioritas kriteria ketiga yaitu pengiriman mempunyai bobot kriteria (0,144), dan yang keempat kriteria pelayanan dengan bobot (0,098) kemudian prioritas terakhir yaitu kriteria ketetapan jumlah dengan bobot (0,097). Kemudian dengan AHP pula diperoleh bahwa Supplier yang direkomendasikan untuk diprioritaskan dengan memperhatikan kriteria-kriteria diatas adalah Supplier terpilih pertama yaitu Supplier A dengan bobot prioritas (0,351) kemudian urutan prioritas kedua Supplier C dengan bobot (0,346) dan prioritas ketiga yaitu Supplier B dengan bobot (0,306).</jats:p
    corecore