1,721,072 research outputs found

    ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN PERILAKU KEKERASAN DENGAN SKIZOFRENIA PARANOID DI RSJD DR. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA

    No full text
    ABSTRAKAsuhan Keperawatan Perilaku Kekerasan Dengan Skizofrenia Paranoid Di Rsjd Dr. Arif Zainudin Surakarta(Galang Putra Pamungkas Tahun 2020)Program Studi DIII Keperawatan BloraPoliteknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang Siswoko, S.Kep,Ns, MHKes Cipto, S. Kep.,Ners., M.HKesLatar belakang, Dampak perkembangan jaman dan pengembangan dewasa ini menjadi faktor peningkatan permasalahan kesehatan yang ada menjadikan banyaknya masalah kesehatan fisik juga masalah kesehatan mental atau spiritual. Terjadinya konflik dan permasalahan ekonomi berkepanjangan salah satu penyebab yang menimbulkan stress, depresi dan berbagai gangguan kesehatan jiwa. Metode, menggunakan metode deskriptif. berdasarkan data dari rekam medik di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta pada tahun 2019 ditemukan masalah keperawatan pada klien rawat inap perilaku kekerasan 16.378 klien menempati urutan kedua. Hasil, Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x pertemuan sesuai rencana tindakan keperawatan didapatkan klien dapat membina hubungan saling percaya, mampu menyebutkan penyebab perilaku kekerasan yang dialami, mampu menyebutkan akibat perilaku kekerasan, mampu menyebutkan cara mengontrol perilaku kekerasan dan minum obat dengan benar.Kata kunci : Asuhan keperawatan. Skizofrenia. Perilaku kekerasan

    PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (BAGIAN POROS DAN BANTALAN)

    Get PDF
    Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (Bagian Poros dan Bantalan)”, Igar Putra Pamungkas 111903101021; 2014; 84 Halaman; Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Univeritas Jember. Desain pembangkit listrik tenaga mikrohidro ini mempunyai berbagai tujuan untuk yaitu untuk membangkitkan listrik yang memanfaatkan sumber daya alam seperti air sebagai sumber energi utama. Prinsip kerja dari alat ini yaitu air yang ditampung di dalam tempat penampungan air dialirkan melalui pipa berdiameter 3 inchi menuju turbin, selanjutnya air menghantam turbin dan memutar turbin. Turbin dipasang diporos, putaran dari turbin diteruskan ke pulley yg sudah terpasang di bagian poros. Putaran pulley ini selanjutnya diteruskan ke pulley berikutnya yang sudah terpasang generator. Poros PLTMH pada bagian turbin menggunakan poros bertingkat dengan dimensi panjang 340 mm dan diameter terkecil 25 mm. Poros PLTMH pada bagian generator menggunakan poros bertingkat dimensi panjang 180 mm dan diameter terkecil 15 mm. Dari hasil perhitungan, bahan yang digunakan untuk pembuatan poros adalah S30C. Pada bagian turbin, klasifikasi bantalan atau bearing berdasarkan arah beban terhadap poros menggunakan bantalan radial dengan tipe bantalan P2B-SCEZ-25M-SHSS. Pada bagian generator, klasifikasi bantalan atau bearing berdasarkan arah beban terhadap poros menggunakan bantalan radial dengan tipe bantalan P2B-SCEZ-20M-SHSS. Dari hasil pengamatan, daya yang dihasilkan oleh generator adalah 125,16 watt

    KENDALA YANG DIHADAPI OLEH MAHASISWA DALAM PENYELESAIAN MASA STUDI (Studi Kasus : Mahasiswa FISIP Universitas Andalas)

    Get PDF
    Fakri Putra Pamungkas. BP. 1710822007. Departemen Antropologi Sosial. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Andalas. 2024. Judul “Kendala yang Dihadapi Mahasiswa dalam Penyelesaian Masa Studi (Studi Kasus : Mahasiswa Fisip Universitas Andalas. Pembimbing 1 Dr. Maskota Delfi, M.Hum dan Pembimbing 2 Dr. Lucky Zamzami, M.Soc.Sc. Penelitian ini mengkaji tentang keterlambatan penyelesaian studi yang dialami oleh mahasiswa Departemen Antropologi dan Departemen Administrasi Publik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menjelaskan secara detail proses penyelesaian studi mahasiswa di kedua departemen tersebut, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang menyebabkan keterlambatan dalam proses tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menggambarkan dampak dari keterlambatan penyelesaian studi baik terhadap mahasiswa maupun terhadap Departemen Antropologi dan Administrasi Publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Total informan yang terlibat dalam penelitian ini adalah 10 orang, terdiri dari lima mahasiswa Departemen Antropologi dan lima mahasiswa Departemen Administrasi Publik. Teori budaya digunakan sebagai landasan teori untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan penyelesaian studi di kedua departemen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyelesaian studi bagi mahasiswa Departemen Antropologi dan Administrasi Publik sering mengalami keterlambatan, terutama pada tahap penulisan skripsi. Hambatan yang menyebabkan keterlambatan ini antara lain kurangnya motivasi saat menyelesaikan studi, terpecahnya perhatian akademik karena aktivitas di luar kampus, tidak adanya rencana studi yang jelas sebagai panduan untuk menyelesaikan studi tepat waktu, dan minimnya interaksi dengan dosen pembimbing skripsi. Selain itu, mahasiswa juga menghadapi kendala seperti kurangnya fasilitas dan biaya yang dibutuhkan untuk penyelesaian skripsi. Keterlambatan juga dipengaruhi oleh kurangnya bimbingan dan pengawasan dari pihak Departemen terhadap mahasiswa. Kata Kunci: Keterlambatan Penyelesaian Studi, Hambatan Studi, Mahasisw

    CITA RASA GURIH DAN RENYAH IL MONDO PIZZA SEBAGAI INSPIRASI MEDIA PROMOSI

    Get PDF
    CITA RASA GURIH DAN RENYAH IL MONDO PIZZA SEBAGAI INSPIRASI MEDIA PROMOSI Oleh : Rahmad Putra Pamungkas NIM 09206244040 ABSTRAK Cita rasa gurih dan renyah Il Mondo pizza sebagai inspirasi media promosi ini sebagai media promosi Il Mondo yang bertempat di Jl. Garuda No. 26, Demangan Baru, Yogyakarta yang selama ini belum memiliki media promosi agar dikenal luas, sehingga dengan adanya perancangan media promosi ini dapat mengenalkan Il Mondo dengan cita rasa pizza Italia yang gurih dan renyah juga menyajikan konsep resto yang klasik ala Italia kepada masyarakat luas. Proses perancangan dengan latar belakang potensi yang di miliki dari segi demografis, geografis, psikografis, behavior kemudian mengidentifikasi masalah yang ada sehingga mampu merumuskan masalah. Setelah itu melakukan tahapan pengumpulan data, baik data verbal maupun visual dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, data di analisis dengan menggunakan teknik SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats). Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi selanjutnya data di olah menjadi konsep perancangan media promosi sehingga membentuk kesatuan dalam desain dan kesimpulan dalam proses pembuatan media promosi. Tahapan penciptaan media promosi dengan proses membuat story board untuk iklan video dan layout gagasan, layout kasar, layout lengkap, final desain. Instrumen yang di gunakan dalam pembuatan karya di antaranya berupa perangkat manual misalnya pensil, sket book, drawing pen, dan perangkat komputer, digital camera, dan scanner. Hasil dari perancangan media promosi berupa Media Utama (Prime Media) yang di gunakan yaitu iklan video dan website, sedangkan Media Penunjang (Supporting Media), antara lain Surat Kabar, Majalah, Flayer, Sign Board, dan Member Card. Konsep perancangan media promosi Il Mondo Pizza yang di gunakan menghadirkan/ menampilkan produk makanan pizza khas Italia, dan tempat yang berkonsep klasik ala Italia dalam bentuk video dan juga gambar/ foto ke dalam media promosi dengan tampilan desain yang minimalist. Target audience perancangan media promosi ini adalah kalangan remaja, eksekutif muda, hingga kalangan berkeluarga di Yogyakarta

    ANALISIS METODE PERAWATAN (CURING) BETON MENGGUNAKAN AIR LAUT, AIR HUJAN, DAN AIR SUNGAI TERHADAP KUAT TEKAN BETON

    No full text
    Putra Pamungkas, Adham, 2022. “Analisis Metode Perawatan (curing) Beton Menggunakan Air Laut, Air Hujan, dan Air Sungai Terhadap Kuat Tekan Beton”. Perawatan beton memiliki tujuan untuk memastikan terjadinya reaksi hidrasi semen dapat berlangsung dengan optimal, sehingga mutu dari beton dapat tetap terjaga. Selain itu kegunaan dari perawatan beton adalah agar beton tidak mengalami nilai susut yang berlebihan yang nantinya dapat menyebabkan beton mengalami keretakkan. Tingkat kelembaban beton perlu dijaga dengan tujuan agar air dalam beton tidak hilang baik itu keluar dari beton atau menguap. Pada umumnya air yang digunakan untuk pembuatan beton adalah air dengan pH 7, begitupun dengan standar pengujian di laboratorium. Dalam penelitian ini menggunakan 4 jenis air yang berbeda yaitu menggunakan air laut, air hujan, air sungai dan air PDAM. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh curing menggunakan jenis air yang berbeda terhadap sifat mekanis beton melalui uji kuat tekan beton. Curing beton 7 hari menggunakan air laut, air hujan, air sungai, dan air PDAM berturut-turut menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 12,83 Mpa, 13,40 Mpa, 13,59 Mpa, dan 13,97 Mpa. Sedangkan curing beton 14 hari menggunakan air laut, air hujan, air sungai, dan air PDAM berturut-turut menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 17,93 Mpa, 18,31 Mpa, 18,12 Mpa, dan 18,49 Mpa. Selanjutnya curing beton 28 hari menggunakan air laut, air hujan, air sungai, dan air PDAM berturut-turut menghasilkan kuat tekan rata-rata sebesar 19,44 Mpa, 20,19 Mpa, 20,19 Mpa, dan 20,76 Mpa. Dari hasil diatas dapat disimpulkan nilai kuat tekan dipengaruhi oleh jenis air curing beton dan durasi curing beton

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore