92 research outputs found

    Erratum to “Gender Equality in Oil Palm Plantations (A Study on The Role of Gender Committees) Kabupaten Pelalawan, Riau.” [KnE Social Sciences, Volume 2024, Issue no. 23, pp. 395-401]

    No full text
    This note aims to correct an error that occurred on page 395, where the authors’ names were incorrectly captured as “Kabupaten Pelalawan, Riau, Risdayati*, Yesi, Hesti Ariwandari, Teguh Widodo”. The correct author names are “Risdayati*, Yesi, Hesti Aswandari, and Teguh Widodo”. We apologize for any inconvenience this may have caused." The online version of the article has been updated on 14 August, 2025 and is available at https://doi.org/10.18502/kss.v9i23.1674

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPLANATION DRIVEN INQUIRY (EDI) DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN SCIENTIFIC EXPLANATION PESERTA DIDIK SMAN 1 GAMBIRAN PADA MATERI ASAM BASA

    No full text
    SUMMARY Puspitasari, Hesti. 2019. The effect of Learning Model Explanation Driven Inquiry (EDI) and Guided Inquiry on Scientific Explanation Skills of Students Senior High School 1 Gambiran on Acid and Based. Thesis, Chemistry Departement, Mathematic and Science Faculty, State University of Malang, Advisors : (I) Oktavia Sulistina, S.Pd., M.Pd., (II) Dra. Dedek Sukarianingsih, M.Pd., M.Si. Keywords : EDI Model, Guided Inquiry Model, Scientific Explanation Skill, Acid Bases Indonesian student’s scientific literacy is very low. Results analysis of scientific literacy Indonesia show that students have limitations in expressing scientific explanation. Scientific explanation skills can be enhanced through inquiry-based learning. The models of inquiry-based learning are guided inquiry and EDI. EDI learning model is an improvement model of guided inquiry that facilitates students to construct scientific explanation in stages with better quality. Therefore, this study represents two objectives in order to (1) examine the quality of students scientific explanation who were taught by using EDI model and guided inquiry model (2) examine the differences in scientific skills between the students who were taught using the EDI model and the students who were taught using guided inquiry model. This research used embedded mixed method research with posttest only controlled group design. The population was the whole students of XI IPA major at SMAN 1 Gambiran in academic year 2018/2019. The sampling technique was using cluster random sampling. The research sample included XI IPA 1 as a class that learned using the EDI model and XI IPA 2 as a class that learned using the guided inquiry model. The research instruments of the study consisted of treatment instrument and measurement instrument. Treatment instrument includes syllabus, lesson plan (RPP), and (LKPD). The measurement uses a skills test of scientific explanation that consists of six validated essay questions with reliability of 0.615. The data of this study were obtained in six meetings. The researcher conducted the teaching learning process to apply the treatment, provided test and collected the data as a result of treatment and measurement in this reasearch. The research data which were obtained from the written answers about the scientific explanation skill test were categorized based on progression evidence-based explanation. Determining of the quality of student’s scientific explanation was done by two assessors who examined them separately. Interrater reliability analysis using Kappa test was done and it was obtained the percentage of coding agreement at 0.825 with the category of reliability is a very high. Statistical analysis using Independent Sample t-Test was conducted to determine the differences of student’s scientific explanation skills between studenct’s EDI class and student’s inquiry class. The results of the study show that (1) the scientific explanation skill quality of the students learned with the EDI model are dominated by level 4 at 49.44% which are categorized good and followed by level 3 at 28.89 % which  have less categories. While, the quality of scientific explanation skill for the students who were taught with guided inquiry models are dominated by level 3 at 35.55% which have less categories then followed by level 4 at 31.67% which have less categories (2) EDI learning model produces better results than the guided inquiry learning model towards student scientific explanation skill on acidbased

    Pengaruh Bimbingan Belajar Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Iv Sd Muhammadiyah 3 Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo

    Get PDF
    Parental tutoring is learning activities that include providing learning motivation, assisting in learning difficulties, providing learning tools, and supervising children in learning. While learning outcomes are abilities that will be obtained when they have followed the learning process at school and are presented in the form of numbers or test scores. Researchers chose SD Muhammadiyah 3 Bungkal District as the research site. The research in this thesis aims to determine the effect of parental tutoring on the learning outcomes of fourth grade students at SD Muhammadiyah 3 Bungkal sub-district. This research is a quantitative research with an ex post de facto and survey approach. The sampling technique used was purposive sampling with a sample of 20 students. The instruments used in data collection are questionnaires and documentation. This study uses simple linear regression analysis using SPSS 17.0 for Windows. Based on the results of the study using data analysis tests, it can be concluded that parental tutoring on the learning outcomes of fourth grade students at SD Muhammadiyah 3 Bungkal sub-district has a significant effect. The effect of parental tutoring on the learning outcomes of fourth grade students at SD Muhammadiyah 3 Bungkal sub-district is 23.4

    Perbedaan Durasi dan Kepadatan Transportasi Metode Semi Basah Terhadap Sintasan, Lipid dan Protein Kerang Hijau (Perna viridis)

    Get PDF
    Kerang hijau merupakan salah satu sumberdaya akuatik perairan yang memiliki nilai ekonomis tinggi serta merupakan komoditi ekspor di Indonesia. Salah satu teknik ekspor yang biasa digunakan yaitu metode “live transport”. Namun seiring berjalannya waktu muncul permasalahan yaitu penurunan kualitas kerang hijau akibat transportasi hidup. Transportasi hidup menyebabkan stress pada kerang hijau akibat paparan udara, perubahan suhu, keracunan ammonia serta kepadatan yang berlebihan. Berdasarkan pernyataan berikut maka skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh durasi serta kepadatan pada transportasi hidup kerang hijau dilihat dari parameter sintasan, lipid dan protein kerang hijau serta menganalisis efektivitas metode semi basah dalam pengiriman kerang hijau. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan perlakuan durasi dan kepadatan dalam tiga kali ulangan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa perlakuan durasi dan kepadatan menyebabkan nilai sintasan bervariasi dari 88,5±1,5% sampai 100±0%. Perlakuan durasi menyebabkan kenaikan kadar lipid bervariasi rentang 21,42±0,053%-21,66±0,059% sedangkan perlakuan kepadatan tidak berpengaruh pada kadar lipid. Kadar protein yang dihasilkan juga beragam akibat perlakuan durasi dengan rentang 36,38±0,42%-39,17±0,41%, perlakuan kepadatan tidak memberikan dampak pada kadar protein. Transportasi hidup metode semi basah efektif untuk diaplikasikan karena nilai mortalitas rendah serta tidak terjadi penurunan profil biokimia (lipid dan protein) pada kerang hijau setelah di transportasikan

    Pengaruh Kualitas Customer Service Terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah Bank Jabar Cabang Purwakarta

    No full text
    Penelitian ini dilakukan pada Bank Jabar cabang Purwakarta dengan mengambil sejumlah 50 orang responden sebagai sampel. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasikan tiga permasalahan utama yang dianggap penting yaitu: bagaimana kualitas Customer Service di Bank Jabar cabang Purwakarta (menurut persepsi nasabah), bagaimana tingkat kepuasan nasabah di Bank Jabar cabang Purwakarta (menurut persepsi nasabah), dan seberapa besar pengaruh kualitas Customer Service terhadap tingkat kepuasan nasabah di Bank Jabar cabang Purwakarta (menurut persepsi nasabah). Maksud dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai kualitas Customer Service dan tingkat kepuasan nasabah sedangkan tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas Customer Service terhadap tingkat kepuasan nasabah di Bank Jabar cabang Purwakarta. Untuk mengetahui seberapa kuat hubungan kualitas Customer Service dengan kepuasan nasabah, maka dilakukan uji stasistik dengan menggunakan korelasi rank spearman dan diperoleh nilai rs sebesar 0,626 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kualitas Customer Service dengan tingkat kepuasan nasabah. Sedangkan hasil analisis koefisien determinasi (Kd) sebesar 39,18% menunjukkan bahwa kualitas Customer Service memberikan pengaruh terhadap tingkat kepuasan nasabah, sedangkan sisanya yaitu 60,82% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti oleh penulis. Berdasarkan pengujian hipotesis didapat bahwa thitung = 5,56 lebih besar dari ttabel = 1,679 maka terbukti bahwa kualitas Customer Service memiliki hubungan yang positif dengan tingkat kepuasan nasabah. Sehubungan dengan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, hipotesis yang semula diajukan yaitu : â Kualitas Customer Service memiliki hubungan yang positif dengan tingkat kepuasan nasabahâ , dapat diterima

    Kajian Kinerja Pelayanan Puskesmas Pringsurat Temanggung

    No full text
    Puskesmas Pringsurat sebagai tempat pelayanan publik disediakan untuk melayani pendudukKecamatan Pringsurat dan juga untuk wilayah sekitarnya. Untuk mencapai tingkat kesehatanmasyarakat yang optimal perlu adanya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berkualitas.Disamping penilaian dari Dinas Kesehatan, penilaian kinerja juga meliputi penilaian secara eksternal,yaitu pendapat masyarakat sebagai pengguna layanan puskesmas. Kajian kinerja pelayanan PuskesmasPringsurat memberikan gambaran yaitu pada karakteristik pengguna layanan, umur lebih banyakpada umur produktif, jenis kelamin perempuan lebih dominan meminta layanan puskesmas, tingkatpendidikan lebih banyak pada tingkat menengah, jenis pekerjaan lebih banyak pada ibu rumahtangga, berpendapatan menengah ke bawah dan jarak tempat tinggal ke puskesmas rata-rata 5-10km. Untuk pendapat pengguna layanan puskesmas kinerja pelayanan puskesmas sudah baik.Sedangkan penilaian dari Dinas Kesehatan termasuk dalam kategori kurang baik. Dapat dikatakanbahwa kajian kinerja pelayanan Puskesmas Pringsurat secara eksternal atau kualitas sudah baik danmemuaskan pengguna layanan, sedangkan secara internal atau kuantitas masih kurang baik.Kata kunci: pelayanan, puskesmas, kinerja pelayanan</jats:p

    PENGARUH PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP RISIKO KREDIT MELALUI RASIO KECUKUPAN MODAL PADA BANK UMUM

    Get PDF
    Abstract: The purpose of this study was to determine the direct or indirect effect of good corporate governance (GCG) to the non performing loan (NPL) through the capital adequacy ratio (CAR) in commercial bank. The data used are secondary data obtained from the annual reports published by each bank. Methods used in determining the amount of the sample using purposive sampling method , and then performed classical assumption on the data using path analysis as an analytical instrument. The result show that GCG have a direct effect on NPL. GGC and CAR had not effect on NPL. Thus GCG has no effect on NPL indirectly, and CAR variable can not be used as mediating variable. Keywords: good corporate governance, non performing loan, and &nbsp;capital adequacy ratio

    Prevalence of green mussels (Perna viridis) parasites in Randusanga Kulon, Brebes

    No full text
    Green mussels are one of the food ingredients that are popular with the public because of their good nutritional content for the body and affordable prices. Green mussels are also a cultivation commodity that is easy to develop for coastal communities, especially coastal communities in the Randusanga Kulon Waters, Brebes. One of its characteristics, which is living sedentarily and being a filter feeder, makes green mussels easily infected with parasites and polluting organisms. Therefore, this study aims to determine the prevalence of parasites in green mussels (Perna viridis) in the Randusanga Kulon, Brebes. Parasite analysis in green mussels was carried out in July 2023 using the random sampling method. This study used green mussel samples with an average length of 12.03 ± 1.02 cm. Observations of endoparasites were carried out on the legs, gills, and contents of the digestive tract, while observations of ectoparasites were carried out on the shells of green mussels. Observations were carried out on 7 (seven) samples of green mussels with 3 (three) repetitions in each part observed. Based on observations, parasites were found with a prevalence category of often to always with prevalence values ranging from 14.3% -100%. The types of parasites found were Perkinsus sp., Balanus sp., Ciliata, Strongyloides stercoralis, Strongyloides papillosus

    PENGGUNAAN MEDIA WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH SAPE TAHUN AJARAN 2015/2016

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Word Square terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn siswa kelas X SMA Muhammadiyah Sape tahun ajaran  2015/2016Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalan kuantitatif, dengan pendekatan eksperimen, desain yang digunakan yaitu pra esksperimen dalam bentuk static group comparison. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan dua kelas yaitu kelas X1 dan kelas X4. X1 Kelas sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 35 orang sedangkan kelas X4 dijadikan sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 40 orang, pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan skunder. Metode analisis data yang digunakan adalah rumus statistik berupa rumus t-tes.Berdasarkan hasil dan pembahasan maka yang dapat diambil kesimpulan bahwa pada taraf signifikan 5 % nilai thitung> ttabel tertera 2,788>1,671 artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini berbunyi “ada pengaruh penggunaan media Word Square terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn siswa kelas X SMA Muhammadiyah Sape tahun ajaran  2015/2016” diterima. Nilai rata-rata untuk hasil kelas kontrol sebesar 73,75 sedangkan untuk hasil kelas eksperimen diperoleh nilia rata-rata 382,08. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa ada perbedaan antara strategi pembelajaran konvesional dengan media word square terdapat pengaruh hasil belajar PKn pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah Sape tahun pelajaran 2015/2016
    corecore