1,543 research outputs found

    Pengaruh pemberian tanaman sela pada tanaman cabai merah (Capsicum Annum L.)

    No full text
    Dwi Parmawati. J2B 097 079. Pengaruh Pemberian Tanaman Sela Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Terhadap Populasi Xutu Daun (Aphis sp.), (dibawah bimbingan Drs. Mochamad Hadi, MSi dan Dra. Erry Wiryani, MS). Aphis sp. adalah salah satu serangga hama pada tanaman cabai merah yang menyebabkan tanaman menjadi layu, keriting, akhimya tanaman mati. Selain itu Aphis sp. merupakan vektor berbagai macam penyakit pada tanaman cabai merah. Pengendalian Aphis sp. biasanya menggunakan insektisida yang menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu digunakan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang salah satu caranya dengan menggunakan tanaman sela.Tanaman sela yang digunakan adalah caisim (Brassica cornpectris var. pakhinensis) yang berfungsi sebagai tanaman perangkap yang disukai oleh Aphis sp., bawang merah (Allium cepa var. ascalonicum) dan bawang daun (Ailium fistulosum) yang betfungsi sebagai tatiatnan penolak Aphis sp. Pelletitian dilakukan di lahan pertanian Purworejo. Penelitian ini 171i-ttijuan untuk merigetahui pengaruh pemberian tanaman sela terhadap pentnunan PopuIasi Aphis sp. pada budidaya tanaman cabal merah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metoda Rancangan Acak Kelompok (.AK) dengan empat perlakuan yaitu P. (cabai semua), P 1 (cabal¬bawang Metall), P2 (cabai-bawang daun), P3 (cabai-caisim). MaSing-masing perlaktian diulang sebanyak lima kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah Aphis sp. pada tanaman cabal merah dan jumlah Aphis sp. pada tanaman caisim. Data yang diperoleh ditransformasi kemudian dianalisis dengan ANOVA taraf uji 5%. Jika terdapat beda nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan taraf uji 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanaman sela bawang daun dapat menurunkan populasi Aphis sp., sedangkan untuk tanaman sela bawang merah dan caisim tidak dapat menurunkan populasi Aphis sp

    Abstract 1122‐000190: Persistent DWI Signal for 18 Months in Ischemic Stroke Patient with Carotid Web

    No full text
    Introduction: Diagnostic tools for acute ischemic infarcts include the use of DWI sequence on MRI to identify acute infarcts is especially useful since lesions can become hyperintense on this sequence very rapidly (Albers 1998). Over the next 15 days, DWI hyperintensity slowly decreases back to isointense. In some patients, however, there is persistent DWI hyperintensity past 1 month. There are theories that these persistent areas exhibit delayed onset infarct, prolonged ischemia, or perhaps different repair processes (Rivers, et al 2006). To this day, all DWI signals have been known to resolve within a few months even for persistent hyperintensities (Rivers, et al 2006). Carotid webs are a rare form of fibromuscular dysplasia that protrudes from the intimal tissues of carotid arteries. They are shelf‐like projections that grow into the lumen and disrupt normal blood flow (Zhang, et al 2018). These outgrowths are theorized to lead to ischemic strokes due to flow stasis and subsequent embolization of clots that form (Zhang, et al 2018). There is no consensus on the best management of carotid webs, and secondary prevention of recurrent strokes range from medical management to carotid stenting. Methods: This is a case report, and information for the patient was gathered through review of medical records on the EMR. Results: We present a case of ischemic stroke in the right basal ganglia/corona radiata, who presented with left sided weakness. The patient was found to have prediabetes, HTN, and HLD. However, she had recurrence of her symptoms over the next 18 months (figure 1). Repeat MRIs showed persistent DWI hyperintensity that slowly decreased in size and signal intensity over this period but in the same area as the initial infarct. The rest of the work up was only significant for a carotid web in the right internal carotid artery identified on conventional angiography. Ultimately she was managed with medical therapy including aspirin, statin, and antihypertensives. Conclusions: It is unclear whether the carotid web is associated with persistent DWI for such an extended time frame. There is very little research that explores the pathophysiology of ischemic strokes from carotid webs. In addition, there is even less information about the physiology of an evolving infarct that shows persistent DWI signals for such an extended time frame. Further studies that look into carotid webs may help us understand the best long term management in such patients. Future studies that explore the physiology of ischemic strokes that show such persistent DWI signals may elucidate and perhaps expand upon current management options and possibly identify new areas for intervention

    Strike Three Yer Out!? : Examining the Constitutional Limits on the Use of Prior Uncounseled DWI Convictions to Impose Mandatory Prison Sentences on Repeat DWI Offenders

    No full text
    This Comment examines the constitutional implications of using prior uncounseled DWI convictions to incarcerate repeat DWI offenders. The Comment reviews the Supreme Court decisions that established the right to court-appointed counsel for the indigent accused and examines the federal constitutional limitations on the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. It also critically evaluates state court decisions involving the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. The author concludes that, because an uncounseled conviction is inherently unreliable, it should not be used to mandatorily incarcerate a DWI repeat offender

    LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL II) SD N BANGUNREJO 2

    No full text
    Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Yogyakarta yang dilaksanakan pada semester khusus tahun 2015 telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa UNY untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang pendidikan. SD N Bangunrejo 2 merupakan salah satu sekolah yang ditunjuk oleh pihak UNY untuk menjadi lokasi PPL pada tahun 2015. Tujuan dari progran PPL adalah untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran di sekolah; kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal, mempelajari, dan menghayati permasalahan sekolah atau lembaga yang terkait dengan proses pembelajaran; meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dikuasai secara interdisipliner ke dalam pembelajaran di sekolah. Program PPL ini meliputi pelaksanaan praktik mengajar terbimbing sebanyak 4 kali dan ujian praktik mengajar sebanyak 2 kali yang dilaksanakan mulai tanggal 11 Agustus 2015 sampai 11 September 2015. SD Negeri Bangunrejo merupakan sekolah inklusi dimana hampir 50% dari jumlah keseluruhan siswanya adalah siswa yang termasuk kategori anak berkebutuhan khusus (ABK) sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan harus menggunakan metode pembelajaran yang menarik perhatian siswa agar mereka dapat memahami materi yang diajarkan dengan mudah. Pada pelaksanaan program PPL di SD Negeri Bangunrejo 2 berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan program PPL. Meskipun terdapat beberapa kendala yang dihadapi, akan tetapi dengan kerja sama yang solid antara para mahasiswa PPL PGSD dan PLB maka permasalahan yang terjadi dapat teratasi

    PEMBUATAN APLIKASI MANAJEMEN AMAL IBADAH HARIAN (AMAL YAUMI) BERBASIS ANDROID

    No full text
    Amal ibadah harian ibarat sebuah parameter yang digunakan untuk menyemangati ibadah secara rutin. Jika amal ibadah harian menurun biasanya akan berpengaruh terhadap semangat untuk menjalani hidup. Beberapa muslim menuliskan amal yaumi di lembaran kertas atau buku, sehingga besar kemungkinan kertas atau buku tersebut rusak atau hilang, data-data amalan ibadah juga kurang valid. Data amal ibadah harian hanya sebatas data saja seperti kurang memberikan informasi mengenai perkembangan ibadah setiap muslim. Pembuatan Aplikasi Manajemen Amal Ibadah Harian (Amal Yaumi) Berbasis Android merupakan solusi yang ditawarkan dari pencatatan amal ibadah harian secara manual tersebut. Aplikasi Manajemen Amal Ibadah Harian (Amal Yaumi) Berbasis Android ini dirancang dengan beberapa metode diantaranya analisa kebutuhan sistem, media penyimpanan data menggunakan SQLite, desain UML, desain interface, coding dengan bahasa pemrograman Java dan menggunakan software Android Studio. Pengumpulan data pada tahap analisa dilakukan dengan observasi langsung dan study literatur. Hasil dari tugas akhir ini adalah Aplikasi Manajemen Amal Ibadah Harian (Amal Yaumi) berbasis android yang berguna untuk memonitor, mengevaluasi dan menyemangati dalam beramal ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Amal Ibadah Harian, Ibadah, Android, Android Studio, SQLit

    Analisis Keberlanjutan Usahatani Kunyit Organik di Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri.

    No full text
    RINGKASAN RIDA DWI AMELIA. 195040100113011. Analisis Keberlanjutan Usahatani Kunyit Organik di Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Di bawah bimbingan Dr. Rita Parmawati, SP., ME. dan Dr. Fadli Mulyadi, SP., MP. Keberlanjutan pertanian merupakan konsep yang penting dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, kelangkaan sumber daya, dan masalah pangan. Pertanian organik merupakan salah satu upaya untuk menerapkan keberlanjutan pertanian dengan melestarikan alam supaya tidak tercemar pestisida. Kabupaten Kediri merupakan salah satu daerah yang memproduksi tanaman biofarmaka yang tinggi khususnya tanaman kunyit. Produksi tanaman kunyit di Kecamatan Tarokan ini tidak hanya menggunakan sistem pertanian anorganik melainkan juga sistem pertanian organik. Namun untuk usahatani kunyit dengan sistem pertanian organik masih tergolong rendah. Selain itu setiap tahun masih ada petani yang gagal sertifikasi organik karena faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor yang mempengaruhi kegagalan sertifikasi yaitu adanya paparan kimia sehingga perlu adanya strategi yang baik untuk mengembangkan usahatani kunyit organik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penentuan lokasi secara purposive di Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri yang sesuai dengan tujuan penelitian. Metode penarikan sampel yang digunakan yaitu metode stratified sampling. Banyaknya jumlah responden yang menentukan populasi ditentukan menggunakan sensus dan rumus Slovin dengan tingkat eror 15% menghasilkan jumlah 57 responden. Responden pada penelitian ini terdiri dari petani kunyit organik dan anorganik. Petani kunyit organik berjumlah 21 orang yang mana semua dijadikan sampel dan sisanya 36 sampel diambil dari petani kunyit anorganik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis usahatani dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan yang diperoleh petani kunyit organik dalam 1 ha lahan yaitu Rp. 75.331.750,-, sedangkan untuk petani anorganik keuntungannya sebesar Rp. 54.993.750,-. Secara keseluruhan petani kunyit memiliki nilai R/C Ratio lebih dari 1 sehingga dapat diartikan layak untuk dikembangkan. Pada usahatani kunyit organik memiliki nilai R/C ratio 7,56 sedangkan usahatani kunyit anrganik memiliki nilai 3,49. Selanjutnya pada hasil analisis SWOT bentuk strategi yang baik digunakan dalam usaha pengembangan usahatani kunyit organik Desa Tarokan yaitu strategi WO (Weakness and Opportunities). Strategi ini memanfaatkan peluang untuk meminimalisir kelemahan yang ada dengan tujuan agar usahatani kunyit organik dapat berkelanjutan. Strategi yang direkomendasikan yaitu strategi turn-round. Berdasarkan strategi WO menghasilkan 4 strategi yaitu : jaringan pemasaran yang luas dan harga kunyit yang tinggi dapat mengubah perserpsi masyarakat bahwa kunyit organik lebih menguntungkan, memberikan penyuluhan mengenai penggunaan media sosial pada petani, mengedukasi masyarakat tentang usahatani kunyit organik dan kontribusi terhadap lingkungan, meningkatkan kapasitas produksi dengan meningkatkan investasi dalam infastruktur pertanian Kata kunci: organik, usahatani, SWOT, R/C Ratio, turn-roun

    KAJIAN NEW HISTORISME DALAM NOVEL HATI SINDEN KARYA DWI RAHYUNINGSIH: A Study Of New Historicism In The Novel Of Hati Sinden By Dwi Rahyuningsih

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan. Abstract: This research used new historicism perspective with the aim of identifying Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data in this research is the form of text, either the form of words, sentences, or discourse in accordance with the formulation of problem. The data source in this research is novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, published by Diva Press in 2011. The instrument in this research is the author who oriented towards research on Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data collection technique in this research was carried out in two stages, namely reading and taking notes. The data analysis technique was carried out in three stages, namely categorization, description, and presentation of the data. The results show that first, in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, there is a representation of Indonesian history, namely the Indonesian Communist Party. Second, the representation of cultural elements in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, which consists of cultural elements in the art system, livelihood system, and belief system.Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih.  Data dalam penelitian yaitu berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan

    The prevention of young driver's DWI (driving while intoxicated) and RWDI (riding with a driver under influence) in Europe: A social-sequential model

    No full text
    Inspired by the 'critical incident technique' of McKnight et al. (1995) who analyzed 12,000 drivers' decisions leading to (or not to) DWI, and indentified the influence of social, motivational, and economic factors, the author has developed a social-sequential model of young drivers' DWI and RWDI prevention

    Pengaruh Budaya Perusahaan terhadap Semangat Kerja Karyawan pada Mltsubishi Motor PT. Mayang Sari Berlian Motor Cabang Jember Tahun 2006

    No full text
    Budaya perusahaan merupakan salah satu tali pengikat dan aturan main bagi setiap anggota perusahaan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan budaya perusahaan terhadap semangat kerja karyawan pada Mitsubishi Motor PT. Mayangsari Berlian Motor Cabang Jember. Penelitian ini dilakukan di PT. Mayangsari Berlian Motor Cabang Jember. Penentuan subyek penelitian menggunakan metode proportional random sampling, yaitu pada karyawan Mitsubishi Motor PT. Mayangsari Berlian Motor Cabang Jember yang berjumlah 73 orang. Sumber data primer diperoleh dari karyawan Mitsubishi Motor PT Mayangsari Berlian Motor Cabang Jember, sedangkan data sekunder diperoleh dari Kepala Bagian Personalia.. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan metode observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis inferensial. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel budaya perusahaan mempunyai pengaruh yang simultan terhadap semangat kerja karyawan PT. Mayangsari Berlian Motor Cabang Jember. Perhitungan F hitung > F tabel (16,124 > 2,827) dengan α = 0,05 > signifikan 0,00. koefisien determinasi (R Square) sebesar 56,02 %, dimana variabel budaya perusahaan memberikan sumbangan perusahaan sebesar 50,02 % terhadap semangat kerja karyawan. Hasil analisis uji t dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat adalah Visible Artifial And Creation t hitung t tabel ( 4,159 > 2,018); dan Basic Assumption t hitung < t tabel ( 1,094 < 2,018). Proporsi terbesar disumbangkan oleh variabel Espoused Values yailu 42.24%. Kesimpulan yang diperoleh dari analisis data dan pembahasan adalah variabel budaya perusahaan memberikan sumbangan perusahaan sebesar 56,02 % terhadap semangat kerja karyawan PT. Mayang Sari Berlian Motor Cabang Jember. Proporsi terbesar disumbangkan oleh variabel Espoused Values yaitu 42,24 %
    corecore