1,723,926 research outputs found

    Identifikasi Jamur pada Beras yang Beredar di Pasar Terong Makassar

    No full text
    ix,35 hlm.; 28,5 cm

    KOMUNIKASI INTERPERSONAL KH. MUHAMMAD ISRO’ DALAM PEMBINAAN TAHFIDZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN ASUH NURJANNAH SUKOREJO KULON KALIDAWIR TULUNGAGUNG

    Full text link
    Dewi Maghnunah .(2024). Komunikasi Interpersonal KH. Muhammad Isro’ Dalam Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Asuh Nurjannah. Pogram Studi: Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dosen Pembimbing: Dr. Mutrofin, M.Fil.I. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Pembinaan, Tahfidz Al-Qur’an Penelitian ini berfokus kepada komunikasi interpersonal yang Di Lakukan oleh KH. Muhammad Isro’ dalam pembinaan Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Asuh Nurjannah Sukorejo Kulon Kalidawir Tulungagung. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisi konsep komunikasi interpersonal KH. Muhammad Isro’ dalam pembinaan Tahfidz Al Qur'an di Pondok Pesantren Asuh Nurjannah Sukorejo Kulon Kalidawir Tulungagung. (2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisi bentuk komunikasi interpersonal KH. Muhammad Isro’ dalam pembinaan Tahfidz Al Qur'an di Pondok Pesantren Asuh Nurjannah Sukorejo Kulon Kalidawir Tulungagung. (3) Untuk mendeskripsikan dan menganalisi faktor pendukung dan penghambat komunikasi interpersonal KH. Muhammad Isro’ dalam pembinaan Tahfidz Al Qur'an di Pondok Pesantren Asuh Nurjannah Sukorejo Kulon Kalidawir Tulungagung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada penelitian ini sumber data primer yang berjumlah satu pembina dan dua santri. Sedangkan sumber data sekunder peneliti mendapatkan informasi melalui dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk komunikasi yang digunakan dalam pembinaan tahfidz Al-Qur'an di Pondok Pesantren Asuh Nurjannah meliputi komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Serta komunikasi interpersonal antara pembina dan santri di Pondok Pesantren Asuh Nurjannah di pengaruhi oleh faktor pendukung dan faktor penghambat

    PENGARUH METODE HAND TAPPING DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU INTRAPARTUM

    Full text link
    LITERATUR REVIEW PENGARUH METODE HAND TAPPING DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU INTRAPARTUM Hana Nurjannah1, Sari Candra Dewi2, Ana Ratnawati3 Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tatabumi No. 3 Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55293, 0274 - 617679 Email : [email protected] ABSTRAK Latar Belakang: Terapi hand tapping untuk mengatasi masalah emosional dan fisik pada titik meridian pada tubuh khususnya tangan maka akan mengirimkan stimulasi dan menghasilkan calming effect pada amygdala di bagian otak, sehingga kecemasan akan berkurang. Tujuan: Ingin mengetahui pengaruh metode Hand Tapping terhadap peningkatan kenyamanan pada ibu intrapartum. Metodologi: Pencarian artikel menggunakan beberapa data base seperti Portal Garuda, Elseviere, dan Wellness Magazine. Hasil: Pada kelompok intervensi menunjukkan penurunan kecemasan dari kecemasan berat sekali menjadi kecemasan berat dan kecemasan berat turun menjadi kecemasan sedang. Penunurunan kecemasan dengan teknik ini menunjukkan penurunan sebanyak (30 – 50) %. Nilai signifikansi kecemasan berat sekali menjadi kecemasan berat adalah 0,003. Sedangkan nilai signifikansi kecemasan berat yang turun menjadi kecemasan sedang adalah 0,001. Penurunan juga ditunjukkan dengan hasil dari tindakan SEFT pada tahap tapping yaitu responden mengalami penurunan kecemasan hingga 60%. Diskusi: Penurunan serta pengendalian kecemasan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah keadaaan individu. Saat hand tapping diperlukan fokus pasien agar berhasil agar amygdala dapat menyalurkan comfor effect yang menurunkan kecemasan. Kesimpulan: Keefektifan dari terapi hand tapping telah dibuktikan dari keempat jurnal bahwa kecemasan pada responden di setiap penelitian terbukti menurun dengan nilai signifikansi yang berbeda – beda. Kata Kunci: Hand tapping, Peningkatan kenyamanan, Literatur review Keterangan: 1)Mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta 2)3)Dosen Keperawatan PoltekkesKemenkes Yogyakart

    Evi Nurjannah Siregar's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Evi Nurjannah Siregar's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Evi Nurjannah Siregar's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    KEPEMIMPINAN AI NURJANNAH DALAM MENGEMBANGKAN PERSISTRI DI KABUPATEN GARUT (1996-2004 M)

    Full text link
    Ai Nurjannah merupakan salah satu tokoh yang memiliki peran dalam mengembangkan Persistri di Kabupaten Garut. Ia dikenal sebagai seorang tokoh yang ikut berkontribusi dalam mengembangkan pemahaman nilai-nilai pendidikan dan dakwah bagi kaum perempuan di Garut melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Persistri. Sampai saat ini belum ditemukan secara pasti kapan Persistri di Garut ada, tetapi berdasarkan data yang ditemukan oleh peneliti, Persistri di Garut telah menunjukan eksistensinya sekitar tahun 1970. Pada tahun 1970 kondisi Persistri di Garut belum memiliki struktur organisasi dan program kerja yang resmi.. Selanjutnya pada tahun 1996 Persistri dilengkapi oleh Persis di Garut serentak melaksanakan Musyda (Musyawarah Daerah) dan mendapati Ai Nurjannah sebagai ketua pertama Persistri Garut. Penelitian ini merupakan kajian biografi dengan menggunakan pendekatan sosiologi, yang menurut Max Weber sosiologi akan berlaku sebagai studi yang meninjau tindakan sosial guna menjelaskan hubungan sebab-akibat dari fenomena sosial tertentu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kepemimpinan transformasional yang dikemukakan oleh Burn. Teori ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan Ai Nurjannah dalam mengembangan Persistri di Garut. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode sejarah dengan empat tahapan yakni, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Adapun hasil dari penelitian ini sebagai berikut : pertama, situasi sosial dan Persistri di Garut sebelum kepemimpinan Ai Nurjannah banyak dipengaruhi oleh proses dakwah dari para mubaligh yang dikirim oleh Persistri untuk setiap Kecamatan di Kabupaten Garut. Selain itu, kondisi sosial para perempuan di Garut masih banyak yang menganut pemahaman “perempuan sunda” yaitu para perempuan yang membatasi interaksi sosial seperlunya. Kedua, kepemimpinan Ai Nurjannah dalam mengembangkan Persistri di Garut tidak lepas dari faktor dukungan keluarga dan pendidikan sedari awal. Mengingat kedua orang tua Ai adalah tokoh Garut yang melakukan kontribusi besar atas berjalannya pelaksanaan kegiatan Persis dan Persistri di Garut sampai saat ini. Ketiga, pengaruh kepemimpinan Ai Nurjanah terhadap pengembangan Persistri di Garut memberikan perkembangan yang signifikan di bidang pendidikan, sosial dan agama. Pada masa kepemimpinan Ai Nurjannah telah dibuatkan lembaga pendidikan RA (Raudhatul Athfal), lembaga pendidikan Prasekolah, lembaga konsultasi keluarga dan juga penambahan cabang Persistri di Kabupaten Garut yang berawal dari 6 cabang bertambah menjadi 11 cabang untuk pusat dakwah Persistri di Kabupaten Garu

    Comparison of spline estimator at various levels of autocorrelation in smoothing spline non parametric regression for longitudinal data

    No full text
    The purpose of this research are: (1) to obtain spline function estimation in non parametric regression for longitudinal data with and without considering the autocorrelation between data of observation within subject, (2) to develop the algorithm that generates simulation data with certain autocorrelation level based on size of sample (N) and error variance (EV), and (3) to establish shape of spline estimator in non parametric regression for longitudinal data to simulation with various level of autocorrelation, as well as compare DM and TM approaches in predicting spline estimator in the data simulation with different of autocorrelation observational data on within subject. The results of the application are as follows: (a) implementation of smoothing spline with penalized weighted least square (PWLS) approach with or without consideration of autocorrelation in general (in all sizes and all error variances levels) provides significantly different spline estimator when the autocorrelation level >0.8; (b) based on size comparison, spline estimator in non parametric regression smoothing spline with PLS approach with (DM), or without (DM) consideration of autocorrelation showed significantly different result in level of autocorrelation > 0.8 (in overall size, moderate and large sample size), and > 0.7 (in small sample size); (c) based on level of variance, spline estimator in non parametric regression smoothing spline with PLS approach with (DM), or without (DM) consideration of autocorrelation showed significantly different result in level of autocorrelation > 0.8 (in overall level of variance, moderate and large variance), and > 0.7 (in small variance)

    ANALISIS PENGENDALIAN INTERN TERHADAP SISTEM PENGGAJIAN PADA PT FAST FOOD INDONESIA TBK (KFC BANGKINANG KOTA)

    Full text link
    ABSTRAK ANALISIS PENGENDALIAN INTERN TERHADAP SISTEM PENGGAJIAN PADA PT FAST FOOD INDONESIA TBK (KFC BANGKINANG KOTA) Oleh: NURJANNAH NIM. 01770423592 Penelitian ini dilakukan pada PT. FAST FOOD INDONESIA (KFC BANGKINANG KOTA) Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, 28463,Pengendalian Intern adalah penggunaan semua sumber daya perusahaan untuk meningkatkan, mengarahkan, mengendalikan, dan mengawasi berbagai aktivitas dengan tujuan untuk memastikan bahwa tujuan perusahaan tercapai. Tujuan dari kerja praktik yang dilakukan penulis adalah untuk mendalami secara teoritis tentang Analisis pengendalian internterhadap sistem penggajian pada PT. Fast Food Indonesia Tbk (KFC Bangkinang Kota) dan untuk mengetahui seberapa jauh pelaksanaan pengendalian intern yang dilakukan oleh PT. Fast Food Indonesia Tbk (KFC Bangkinang Kota).Dan dengan adanya Analisis Pengendalian Intern Sistem Penggajian yang diterapkan pada PT Fast Food Indonesia Tbk (KFC Bangkinang Kota)diharapkan kelemahan-kelemahan yang terdapat pada pengendalian intern sebelumnya dapat diperkecil dan dihilangkan dan dapat menghindari kecurangan dan manipulasi. Kata kunci: Pengendalian Intern, Sistem Penggajia
    corecore