1,721,504 research outputs found
Interview with Nur Kholis
Nur Kholis is an Indonesian who studied at the University of New South Wales in 1993-1994. He studied on a university scholarship and completed a Masters in Education (Library Studies). The interview was conducted in Indonesian on 31 May 2014 by Dr. Ahmad Suaedy of the Abdurrahman Wahid Centre for Inter-faith Dialogue and Peace at Universitas Indonesia. This set comprises: an interview recording, a photograph and a transcript of the interview (also in Indonesian)
Interview with Nur Kholis
Nur Kholis is an Indonesian who studied at the University of New South Wales in 1993-1994. He studied on a university scholarship and completed a Masters in Education (Library Studies). The interview was conducted in Indonesian on 31 May 2014 by Dr. Ahmad Suaedy of the Abdurrahman Wahid Centre for Inter-faith Dialogue and Peace at Universitas Indonesia. This set comprises: an interview recording, a photograph and a transcript of the interview (also in Indonesian)
Ahmad Nur kholis' Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Menata yang terserak : akademisi di pusaran birokrasi
Buku "Menata yang terserak" yang ditulis oleh prof.Dr.Phil. M. Nur Kholis setiawan ini, merupakan paparan yang jujur seputar pendidikan madrasah, yang sarat dengan nilai-nilai luhur, yang layak dibaca oleh masyarakat dan khususnya para pendidik.xvii, 199.: ilus.; 21c
Literary Interpretation of The Qur’an; A study of Amin al-khuliis Thought
Metode para ahli tafsir dalam menafsirkan Al-Qur'an berbeda antara satu dengan lainnya. Masing-masing memiliki kelebihan dan sudah barang tentu mengandung kelemahan. Metode komprehensif hingga hari ini masih merupakan cita-cita yang belum dapat terealisir. Padahal umat tengah menanti hasil tafsir komprehensif terhadap Al-Qur'an. Dalam makalah ini, Nur Kholis Setiawan menawarkan metode literer Amin Al- Khūli untuk menyingkap makna Al-Qur'an. Sulit memahami makna yang sebenarya dari ayat-ayat Al-Qur'an tanpa menerapkan metode literer, seperti yang diusulkan oleh Al-Khūli ini. Al- Khūli menganggap Al-Qur'an sebagai kitab al-'arabiyya al-akbar. Kalau Al-Qur'an dianggap sebagai kitab suci berbahasa Arab, maka konsekuensi logisnya adalah bahwa Al-Qur'an harus didekati dengan ilmu bahasa Arab dan sastranya untuk dapat memahami makna yang sebenarnya, yang disebut Al- Khūli sebagai pendekatan literer. Pendekatan ini memungkinkan kita untuk menyingkap pesan Al-Qur'an dari dalam (intrinsik) dan menolak pengaruh pemahamana dari luar. Konsisten dengan pendekatan yang ia kemukakan, Al-Khūli menolak tafsir 'ilmī yang tidak ada relevansinya dengan aspek bahasa dan sastra (adabī). Metode Al-Khūli ini kemudian diterapkan oleh muridnya, yang kemudian menjadi istrinya, yaitu 'Ā'ishah 'Abd Rahman, yang dikenal dengan nama samarannya Bint al-Shāti'. Ia menulis dua jilid tafsir Al-Qur'an atas surat-surat pendek yang berjudul al-Tafsīr al-Bayānī li al-Qur'an al-karim dengan metode literer Amin Al- Khūli.
PENGARUH STATUS GIZI DAN POLA HIDUP SEHAT TERHADAP KINERJA CREW DI KAPAL MV. VINCA
ABSTRAKSI
Majid, Nur Kholis, NIT. 551811126599 N, 2023, “Pengaruh Status Gizi Dan Pola
Hidup Sehat Terhadap Kinerja Crew Di Kapal MV. Vinca”, Program
Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang,Pembina I: Vega Fonsula Andromeda, S.ST., S.Pd., M.Hum.,
Pembina II: Purwantono, S.Psi., M.Pd.
Salah satu profesi dengan aktivitas pekerjaan yang membutuhkan tenaga,
waktu, dan pikiran adalah pelaut. Aktivitas pelaut dikapal membutuhkan kinerja
yang cepat dan tepat sesuai dengan departemen dan jabatan saat bekerja. Durasi
kontrak yang panjang dan aktivitas pelaut yang padat akan menimbulkan kesehatan
dan kinerja menurun apabila tidak seimbang dengan pola hidup yang sehat serta
status gizi yang seimbang. Selama di atas kapal peneliti dan crew kapal memiliki
pola hidup dan pola makan yang berbeda. Rata-rata pola hidup crew yang dijalani
diatas kapal memiliki waktu istirahat yang tidak tercukupi, kebiasaan makan yang
tidak menentu dan kurangnya aktivitas olahraga.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dengan menggunakan uji
regresi linier berganda untuk menguji korelasi pada variabel-variabel dalam
penelitian ini.
Kesimpulan dan hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa status gizi tidak
memilki pengaruh yang berarti terhadap kinerja crew diatas kapal, sedangkan pola
hidup sehat memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja crew diatas
kapal. Hasil uji simultan antara semua variabel pada penelitian ini menyatakan
adanya hubungan dan pengaruh secara bersama-sama antara variabel status gizi dan
pola hidup sehat terhadap kinerja crew diatas kapal
PERAN LEMBAGA SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : STUDI KASUS OMAH KREATIF LOEDJI 16 KELURAHAN GUNUNG KETUR, YOGYAKARTA
Muhammad Nur Kholis (19102030054). Thesis with the title "The Role of Social Institutions in Community Empowerment: Case Study of Omah Kreatif Loedji 16 Gunungketur Village, Yogyakarta". Islamic Community Development Study Program, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta. The background of this research is the improvement of the economy during the Covid19 pandemic in Gunungketur Village. This research aims to find out about Omah Kreatif Loedji 16 to improve the economy during the Covid19 pandemic in Gunungketur Village, Pakulaman, Yogyakarta. This research uses qualitative descriptive research methods. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data analysis in this study is by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions then data validity is carried out using triangulation. The result of this research is the role of social institutions in community empowerment: Case Study of Omah Kreatif Loedji 16 Gunungketur Village, Yogyakarta with several processes, these processes include planning, namely by targeting groups in need in Gunungketur Village, group needs in Gunungketur Village, designing programs and ways of implementation for members, determining funding for MSME results, inviting parties involved such as related communities, implementing programs from each Omah Kreatif Loedji 16 activity, and monitoring and evaluation of each activity. There are challenges in community empowerment in the Omah Kreatif Loedji 16 Educational Shop program from internal and external to the Omah Kreatif Loedji 16 organization
Tipologi Tafsir Alquran di Indonesia Pasca Reformasi: Studi Buku Pribumisasi Al Quran Karya M. Nur Kholis Setiawan
Sebuah hasil penafsiran merupakan sebuah proses dialektika antara mufassir, teks Alquran dan berbagai faktor yang melingkupinya, seperti konteks sosial budaya, basis sosial dan intelektual, hingga tingkat spiritualitasnya. Kondisi sosial–politik Indonesia pasca Reformasi memiliki karakter yang berbeda dengan era Orde Baru. Telah terjadi liberasi politik dan berbagai macam gerakan sosial pun bermunculan, termasuk dalam bidang penafsiran Alquran. Ada sebuah buku berjudul Pribumisasi Al-Qur’an: Tafsir Berwawasan Keindonesiaan karya M. Nur Kholis Setiawan yang muncul sebagai salah satu representasi tafsir Alquran pasca reformasi di Indonesia. Dari sana, dapat dimunculkan tiga rumusan masalah, yakni pertama, bagaimana basis dan identitas sosial-intelektual penulis; kedua, bagaimana metodologi dan teori interpretasi yang digunakan dalam penyusunan buku tersebut dalam peta tafsir Alquran di Indonesia; dan ketiga, bagaimana sensitifitas literatur yang ada dalam buku tersebut. Dengan menggunakan kerangka teori sejarah pemikiran dan sosiologi pengetahuan dan dengan analisis eksplanatoris, penelitian ini dilakukan dan menghasilkan tiga temuan, yakni pertama, Basis dan identitas sosial-intelektual penyusun buku Pribumisasi Al-Qur’an, M. Nur Kholis Setiawan, adalah santri-akademisi dan birokrat dalam ruang lingkup politik-kekuasaan. Sebagai seorang santri-akademisi, pemikiran Setiawan dapat dikategorikan dalam post-tradisionalisme Islam. Adapun sebagai seorang birokrat, Setiawan menuangkan berbagai gagasan tafsirnya menyesuaikan RPJMN Pemerintah RI yang dapat dilihat dari berbagai tema yang dibahas, serta keberpihakannya pada kebijakan pemerintah saat buku ini ditulis dan kritik atas pemerintahan sebelumnya (Orde Baru). Kedua, dari segi metodologi, teknis penulisan buku ini menggunakan sistematika penyajian tematik-plural dengan bentuk penyajian rinci yang menggunakan gaya bahasa dan bentuk penulisan ilmiah, serta sumber rujukan yang variatif. Sedangkan metode penafsirannya adalah penafsiran pemikiran yang bernuansa sosial-kemasyarakatan. Adapun teori interpretasi yang digunakan dalam penyusunan buku ini termasuk dalam kategori obyektifis-modernis. Dan ketiga, sensitifitas literatur dalam buku ini dibingkai dalam tafsir dengan perspektif kritik sosial yang mencakup dua belas hal, yakni pertama, kesetaraan gender dan perlindungan anak; kedua, nikah beda agama dan toleransi antar umat beragama; ketiga, pemuda dan entrepreneurship; keempat, kesetaraan dan pemberdayaan kaum difabel; kelima, prinsip dan etika komunikasi; keenam, wilayah dan kedaulatan negara; ketujuh, kebhinekaan budaya; kedelapan, pemberantasan korupsi dan money laundering; kesembilan, penanggulangan kemiskinan; kesepuluh, pelestarian alam; kesebelas, lokalisasi perjudian dan prostitusi; dan keduabelas, ummat wasat
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) pada Materi Fluida Statis untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Kelas X SMA/ MA
Nur Kholis Novianto. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Proyek (Project Based Learnin) pada Materi Fluida Statis untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Kelas X SMA/MA. Tesis. Pembimbing: Dr. M. Masykuri, M.Si. Kopembimbing: Sukarmin, S.Pd., M.Si., Ph.D, Program Studi Magister Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik khusus modul pembelajaran fisika berbasis PjBL di SMAN 2 Karanganyar. (2) mendapatkan modul pembelajaran fisika berbasis PjBL yang telah memenuhi kriteria layak. (3) mengetahui peningkatan kreativitas belajar siswa kelas X-MIPA.1 SMAN 2 Karanganyar setelah melakukan pembelajaran menggunakan modul fisika berbasis PjBL pada materi fluida statis. Penelitian pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis Project Based Learning (PjBL) ini menggunakan prosedur pengembangan 4D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (dessiminate). Tahap pendefinisian terdiri dari proses analisis kebutuhan bahan ajar, analisis kebutuhan guru dan siswa, dan analisis materi. Tahap perancangan modul fisika sesuai dengan sintaks pembelajaran PjBL yang diintegrasikan ke dalam modul. Tahap pengembangan dilakukan proses validasi kelayakan modul, revisi modul, dan aplikasi modul pembelajaran berbasis PjBL di kelas X-MIPA.1 SMAN 2 Karanganyar. Tahap penyebaran merupakan proses penyebaran modul ke lima SMA di Kabupaten Karanganyar yaitu SMAN 1 Karanganyar, SMAN 2 Karanganyar, SMAN Karangpandan, SMAN Mojogedang dan SMAN Jumapolo. Analisis data yang digunakan selama penelitian adalah analisis deskriptif berdasarkan skor kriteria dan analisis peningkatan kreativitas belajar siswa melalui nilai gain. Hasil Penelitian disimpulkan bahwa: (1) Karakteristik khusus modul pembelajaran berbasis PjBL memiliki enam sintaks pembelajaran yang diintegrasikan dalam rubrik modul dengan perincian ; (a) penentuan pertanyaan mendasar diintegrasikan dalam rubrik ‘Ayo Mencari Tahu!’; (b) perancangan proyek diintegrasikan dalam rubrik ‘Ayo Mendesain Proyek!’; (c) penyusunan jadwal pembuatan proyek diintegrasikan dalam rubrik ‘Mari Menyusun Jadwal!’; (d) pengawasan kemajuan proyek diintegrasikan dalam rubrik ‘Saatnya Memonitor!’; (e) pengujian hasil diintegrasikan dalam rubrik ‘Waktunya Menguji Hasil!’; dan (f) pengevaluasian pengalaman yang diintegrasikan ke dalam rubrik ‘Ayo Berbagi Pengalaman!’. (2) Modul fisika berbasis PjBL yang dikembangkan memenuhi kriteria layak pada aspek kelayakan isi dan penyajian, kelayakan bahasa, kelayakan aspek pembelajaran PjBL, dan kelayakan kegrafikan dengan nilai rata-rata 3,8 atau dalam kategori ‘sangat baik’. (3) Pembelajaran menggunakan modul pembelajaran fisika berbasis PjBL pada materi fluida statis dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa dengan nilai gain 0,46 atau dalam kategori sedang. Kata kunci : modul fisika, Project Based Learning (PjBL), kreativitas belajar, fluida statis
MODEL PEMBELAJARAN INKLUSI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PONOROGO (Study Kasus terhadap ABK yang Belajar di Sekolah Non SLB)
ABSTRACT
Widodo, Nur Kholis, 2023. The Inclusion Learning Model for Children with Special Needs in Islamic Religious Education Subjects at SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Case Study of ABK Studying in Non-SLB Schools). Thesis. Postgraduate of Muhammadiyah University of Ponorogo. Advisor (1) Dr. Bambang Harmanto, M.Pd. Advisor (2) Dr. Anip Dwi Saputro, M.Pd.
This thesis discusses the Inclusion Learning Model for Children with Special Needs in Islamic Religious Education Subjects at SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Case Study of ABK Studying in Non-SLB Schools). Researchers are interested in this issue because it relates to how blind students can learn together with normal children in public schools, by receiving the same teaching as regular children (non-ABK). The purpose of this research is to provide a solution to the question of how to apply the Inclusive PAI Learning Model at Muhammadiyah Ponorogo High School which includes Planning, Implementation and Evaluation of students with visual impairments and what are the supporting and inhibiting factors.
Through field research conducted at Muhammadiyah Ponorogo High School using qualitative methods and a case study approach, the problem was studied. Data collection was carried out using interview observation techniques and documentation. In addition, the data was studied by discussing the PAI Inclusion Learning Model for blind ABK students at Muhammadiyah 1 High School Ponorogo. Researchers are interested in this problem because it relates to how blind students can learn together with normal children in public schools by receiving the same teaching as regular children (non-ABK) and being able to study religion with other normal children in public schools. This research is intended to answer the problem of how to apply the PAI Inclusive Learning Model which includes Planning, Implementation and Evaluation at SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo and what are the supporting and inhibiting factors.
The results showed that the implementation of the Inclusion Learning Model for Children with Special Needs in Islamic Religious Education Subjects at SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo was going well because learning was carried out in an integrated manner between two classes, namely large class and small class. The implementation of the Merger between the two classes goes through three stages, namely Learning Planning, Learning Implementation which includes Preliminary Activities, Core Activities and Closing and Learning Evaluation includes oral exams which are carried out through giving simple instructions that have been adjusted to their abilities while written exams are carried out with teacher guidance in understanding question given.
Keywords: PAI Learning, Inclusion Model, Children with Special Need
- …
