1,720,981 research outputs found

    Meningkatkan Aktivitas Siswa Dalam Pembelajaran PPKn Dengan Menggunakan Media LCD

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran melalui media visual. Yang dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Tilamuta. Permasalahan utama penelitian ini rendahnya pemahaman siswa pada mata pelajaran PPKn. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam 1 siklus yang di awali dengan observasi awal. Setelah penelitian kelas ini dilakukan dari observasi awal sampai ke siklus 1, maka terbukti dapat menerima hipotesis yang diajukan: Dengan menerapkan pembelajaran menggunakan media visual LCD dalam pelajaran PPKn di kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Tilamuta aktivitas siswa dapat meningkat. Hasilnya bisa dibandingkan dari observasi awal 7,69%, Siklus I aktivitas siswa meningkat menjadi 38,46%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yaitu mengenai proses pembelajaran PPKn dengan menggunakan media visual LCD di kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Tilamuta dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat di buktikan sesuai hasil penelitian pada observasi awal, siklus 1

    DISORIENTASI KARAKTER SUKU BAJO DI TOROSIAJE KABUPATEN POHUWATO GORONTALO

    Full text link
    Suku Bajo di Torosiaje memiliki karakter yang sangat bermanfaat pada penguatan karakter warga negara. Sayangnya, karakter yang dimiliki oleh masyarakat Suku Bajo di Torosiaje kurang mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, diperlukan usaha secara mendalam untuk memahami karakter Suku Suku Bajo di Torosiaje. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa disorientasi karakter Suku Bajo di Torosiaje dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat, tokoh adat ataupun para sesepuh mulai berkurang, serta pemerintah kurang komprehensif memandang kearifan lokal Suku Bajo di Torosiaje. Berdasarkan temuan tersebut disarankan beberapa hal penting seperti dalam pemenuhan kebutuhan haruslah kontekstual dengan karakter Suku Bajo serta perlu definisi yang jelas dari pemerintah terhadap keberadaan Suku Bajo di Torosiaje

    IDENTITAS DAN KARAKTER SUKU BAJO DI TOROSIAJE DI TENGAH ARUS GLOBALISASI

    Full text link
    Globalisasi berdampak pada terkikisnya kearifan lokal yang kaya akan nilai-nilai karakter positif. Hal demikian terjadi pula pada Suku Bajo di Torosiaje.  Olehnya, sangatlah diperlukan upaya mendalam dan konstruktif untuk menjaga agar karakter positif Suku Bajo di Torosiaje benar-benar eksis. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa identitas dan karakter Suku Bajo di Torosiaje nampak pada kegiatan karakter religius yang ditandai dengan secara kuantitas beragama muslim, terbuka dengan orang lain, dan cinta lingkungan. Karakter gotong-royong nampak pada bersama-sama membangun rumah warga. Karakter inovatif nampak pada mulai mengenal kegiatan ekonomi daratan dan membangun wisata terapung yang yang menonjolkan identitas Suku Bajo di Torosiaje. Berdasarkan temuan tersebut disarankan beberapa hal seperti pentingnya memadukan identitas dan karakter Suku Bajo di Torosiaje dengan tuntutan dan perkembangan zaman, agar identitas dan karakter Bajo di Torosiaje tetap terjaga meskipun di tengah perubahan akibat globalisasi.

    Meningkatkan Kemampuan Mengeluarkan Pendapat Melalui Model Pembelajaran Brainstorming pada Mata Pelajaran PPKn Kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara

    No full text
    Dalam penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat melalui model pembelajaran brainstorming pada mata pelajaran PPKn kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara. Dalam penelitian ini peneliti menggukan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 tahapan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan dapat berpikir kritis agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien, data yang didapatkan melalui tahap observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. agar data yang didapatkan sesuai dengan data lapangan serta demi untuk memperkuat data yang dapatkan. Adapun hasil penelitian menujukan bahwa kemampuan siswa dalam mengeluarkan pendapat mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I mengalami peningkatan dari siswa yang aktif 4 orang dari 27 siswa dengan hasil persentase 15%, cukup aktif 12 orang 44% dan kurang aktif 11 orang 41%. Sementara pada pertemuan 2 siklus 1 siswa yang aktif 11 orang 41%, cukup aktif 9 orang 33% dan kurang aktif 7 26%. Pada siklus II siswa yang aktif 18 orang 67%, siswa yang cukup aktif 7 orang 26% dan kurang aktif 2 orang 7% sedangkan pada pertemuan 2 siswa yang aktif 23 orang 85% dan cukup aktif 4 orang 15%. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran brainstorming dapat meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PERGURUAN TINGGI

    Full text link
    Pembelajaran daring merupakan satu keharusan di era pandemi Covid-19. Pembelajaran daring adalah penggunaan multimedia dengan berbagai aplikasi software dan hardware dan sudah berlangsung sekitar 9 bulan. Banyak permasalahan yang dihadapi di lapangan mulai dari jaringan internet, fasilitas computer, laptop, handphone biaya pulsa sampai dengan kompetensi pengajar terkait penguasaan IT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei pada mahasiswa Prodi PPKn FIS-UNG, Jurusan  MPI FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Institut Agama Kristen Negeri Palangkaraya. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive random sampling. Jumlah sampel dari ke tiga perguruan tinggi tersebut sebanyak 650 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan aplikasi google form dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran daring, dosen sering menggunakan berbagai macam model pembelajaran seperti inquiry, penugasan dan pembelajaran pemcahan masalah. Motivasi belajar mahasiswa berada pada level sedang. Permasalahan pembelajaran daring dominan pada ketersediaan jaringan internet. Kelebihan pembelajaran daring dapat mencegah penularan Covid-19 dan banyaknya waktu bersama keluarga. Jenis aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring yaitu WA group, zoom, google meet/class room dan e-learning. Berdasarkan hasil yang diperoleh, perlu pengembangan fasilitas yang merata ke seluruh wilayah Indonesia

    PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER KEBANGSAAN BAGI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5 GORONTALO UTARA PROVINSI GORONTALO

    Full text link
    Perguruan Tinggi dalam mengimplementasikan Tri Darmanya bukan hanya semata-mata menyelenggarakan yang namanya Pendidikan dan Penelitian, melainkan juga dapat menyelenggarakan mekanisme kegiatan pengabdian di lingkungan masyarakat. Hal ini, merujuk pada kemampuan Dosen yang memiliki kapasitas yang lebih dari sisi pengetahuan serta keterampilan. Oleh sebab itu, kegitan pengabdian memusatkan konsep Pendidikan karakter di kalangan peserta didik. Dengan fokus tema yang diusung yakni “Sosialisasi Penerapan Pendidikan Karakter Kebnagsaan Pada Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Gorontalo Utara. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada peserta didik mengenai pentinya Pendidikan karakter kebangsaan. Berangkat dari hal tersebut, maka metode yang digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan pengabdian ini  yakni dalam bentuk sosialisasi/penyuluhan. Dimana permasalahan yang sering terjadi di Sekolah yakni kurangnya pemahaman dari siswa mengenai nilai-nila Karakter Kabangsaan dan mampu mengimplementasikan Nilai-nilai karakter kebangsaan baik di lingkungan sekolah serta masyarakat. Maka dari itu, perlu adanya kegiatan tindaklanjut setelah kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan

    KINERJA APARAT DINAS SOSIAL DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN PENGEMIS DI KOTA GORONTALO

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui kinerja aparat dinas sosial dalam melakukan pembinaan pengemis di kota gorontalo dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dari dinas sosial dalam melakukan pembinaan pengemis di kota gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif deskriptif. Dengan demikian peneliti berperan sebagai instrument utama yang terlibat secara langsung dalam mengumpulkan data melalui teknik observasi, teknik wawancara dan teknin dokumentasi. Hasil penelitian ini teradapat empat faktor yang menjadi penghambat kinerja aparat dinas sosial dalam melakukan pembinaan pengemis yaitu : faktor ekonomi, panti rehabilitasi, regulasi dankerja sama dengan instansi terkait. Selama ini program pembinaan pengemis yang dilakukan oleh aparat dinas sosial dituangkan dalam bentuk bimbingan dan pelatihan. Bimbingan dan Pelatihan yang dimaksud adalah : 1) bimbingan mental, 2) bimbingan kesehatan, 3) bimbingan ketertiban, 4) bimbingan keagamaan dan bentuk pelatihan yang dilakukan  menyetir dan menjahit. Hasil penelitian secara keseluruhan terlihat selama ini kinerja aparat dinas sosial dalam melakukan pembinaan pengemis di kota gorontalo sudah cukup baik. hanya saja ada beberapa poin yang menjadi Penghambat dari Aparat Dinas Sosial dalam Melakukan Pembinaan Pengemis Di Kota Gorontalo seperti Panti Rehabilitasi dan Regulasi yang harus menjadi perhatian khusus dari Pemprov Gorontalo sehingga program pembinaan pengemis akan lebih baik lagi dan berjalan dengan efektif

    Strategi Guru dalam Pembelajaran Holistik pada Pendidikan Anak Usia Dini

    Full text link
    Penting bagi guru pendidikan anak usia dini untuk memilih, menemukan dan mencari mitra yang sesuai agar anak usia golden age dapat tumbuh kembang dengan sempurna, mendapatkan pelayanan pendidikan, pembelajaran dan asuhan yang berkarakter baik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang strategi guru dalam pembelajaran holistik pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan survei. Teknik analisis data dari penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk tabel frekuensi dengan formula yang di persentasikan (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisisi strategi guru dalam pembelajaran holistik pada pendidikan anak usia dini kota gorontalo dengan nilai 79.52% berada pada kategori baik. Guru dapat menggunakan strategi-strategi ini untuk mengimplementasikan PAUD HI yang berkualita

    Peran Guru Ppkn Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Siswa Di SMP Negeri 2 Sumalata Timur

    Full text link
    This research aims to discuss the role of PPKn teachers in increasing students' nationalistic attitudes at SMP Negeri 2 Sumalata Timur. This research uses a qualitative method with a descriptive approach where data is obtained through observation, interviews and documentation stages. This is done for the sake of the accuracy of the data obtained. The research results show that the role of teachers in increasing students' nationalism has gone well in accordance with their duties and functions both in learning and outside of learning. Meanwhile, the obstacles faced by teachers in increasing students' nationalism are due to students' lack of attention in learning, self-awareness, rapid globalization, family, environment and peer interactions which influence students' nationalistic attitudes so that it needs strengthening and coaching so that students can carry out their duties and responsibilities as citizens. good country
    corecore