1,721,617 research outputs found

    Pengembangan Inokulum Kultur Campuran Mikroorganisme Lokal dari “Wikau Maombo” untuk Pengayaan Nutrisi Umbi Ubi Kayu Melalui Teknik Fermentasi Substrat Padat

    Full text link
    Salah satu makanan khas Provinsi Sulawesi Tenggara berbasis ubi kayu terfermentasi adalah “Wikau Maombo”. Penelitian yang pernah dilakukan pada “Wikau Maombo” menunjukkan bahwa mikroorganisme yang terlibat selama proses fermentasi terdiri dari kelompok bakteri, kapang, dan khamir (Hasirun, 2005; Indradewi, dkk, 2007; Nurhayani, 2010). Hasil penelitian pengembangan teknologi fermentasi “Wikau Maombo” dengan inokulum kultur murni mikroorganisme tunggal menunjukkan bahwa rata-rata kadar HCN produk “Wikau Maombo” hasil fermentasi isolat bakteri, kapang dan khamir cenderung mengalami penurunan dibandingkan dengan “Wikau Maombo” hasil fermentasi tradisional, namun kadar protein tidak berbeda nyata (Nurhayani, 2010). Oleh karena itu, masalah penelitian adalah bagaimana mendapatkan formula inokulum dari kultur campuran mikroorganisme lokal yang optimal meningkatkan kandungan nutrisi umbi ubi kayu

    Pemahaman pelajar lepasan menengah tentang pengamiran tentu / Nurhayani Romeo

    No full text
    Kajian ini menggunakan teori konstruktivisme radikal sebagai landasan teori dan bertujuan mengenal pasti pemahaman pelajar lepasan menengah tentang pengamiran tentu. Reka bentuk kajian ini adalah kajian kes. Kaedah pemilihan peserta kajian adalah mengikut cara persampelan bertujuan dengan memilih enam peserta kajian yang terdiri dalam kalangan pelajar diploma semester kedua di institusi pengajian tinggi teknikal, terutamanya mereka yang mengikuti bidang kejuruteraan teknikal. Tiga rancangan temu duga dibahagikan kepada beberapa komponen yang dikemukakan kepada pelajar, berhubung dengan gambaran mental, perwakilan, makna, penaakulan, cara berkomunikasi, dan penyelesaian masalah tentang pengamiran tentu. Hasil kajian menunjukkan bahawa pelajar memberi gambaran mental tentang pengamiran tentu dan boleh dikelaskan kepada empat kategori iaitu gambaran berdasarkan definisi, gambaran berdasarkan aplikasi, gambaran berdasarkan tatatanda, dan gambaran berdasarkan numerik. Selain itu, pelajar mewakilkan pengamiran tentu kepada tiga kategori, iaitu perwakilan secara grafik, perwakilan secara berangka, dan perwakilan secara skematik. Di samping itu, pelajar menggunakan tiga kategori dalam mentafsir makna bagi pengamiran tentu, iaitu makna berdasarkan grafik, hukum algoritma, dan bentuk geometri. Seterusnya, pelajar menggunakan dua kategori dalam membuat penaakulan tentang pengamiran tentu, iaitu imej, dan operasional. Kajian ini juga mendapati cara pelajar berkomunikasi tentang pengamiran tentu boleh dibahagikan kepada tiga kategori, iaitu komunikasi berdasarkan bahasa matematik, kemahiran, dan visual. Akhir sekali, cara pelajar menyelesaikan masalah pengamiran tentu boleh dikategorikan kepada tiga, iaitu penyelesaian masalah secara grafik, rumus, dan transformasi. Dapatan hasil kajian ini turut memberi implikasi kepada teori konstruktivisme radikal tentang pemahaman yang dimiliki oleh pelajar lepasan menengah dalam memberi refleksi akan pengalaman sedia ada mereka. Implikasi kajian ini turut merangkumi aspek pengajaran dan pembelajaran tentang pengamiran tentu, penilaian dasar dan polisi pendidikan matematik, aplikasi teori yang digunakan kajian ini dalam bilik darjah, pengembangan dan kesedaran pengetahuan asas pelajar yang mendalam tentang pengamiran tentu, dan pemantapan arah pendidikan dan pelan pembangunan dalam pendidikan kalkulus

    ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM MANAJEMEN PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 3 POLEWALI

    Full text link
    NURHAYANI, 2012. Analisis Kemampuan Guru Dalam Manajemen Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Polewali, dibimbing oleh Drs. Andi Mappincara M.Pd dan Drs. M. Bachtiar, M.Si. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini membahas tentang analisis kemampuan guru dalam manajemen pembelajaran di SMP Negeri 3 Polewali. Adapun fokus masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah kemampuan guru dalam manajemen pembelajaran berkaitan dengan perencanaan pembelajaran, (2) bagaimanakah kemampuan guru dalam manajemen pembelajaran berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran,(3) bagaimanakah kemampuan guru dalam manajemen pembelajaran berkaitan dengan evaluasi atau penilaian pembelajaran di SMP Negeri 3 Polewali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru dalam manajemen pembelajaran di SMP Negeri 3 Polewali yang berkaitan dengan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu berusaha menggambarkan fenomena yang diteliti dalam bentuk deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Guru yang berjumlah 4 orang dan Siswa 4 orang di SMP Negeri 3 Polewali. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah, mereduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam manajemen pembelajaran yang berkaitan dengan perencanaan pembelajaran masuk kategori cukup memadai, pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan guru masuk kategori cukup memadai dan evaluasi pembelajaran belum cukup memadai yang dilakukan oleh guru SMP Negeri 3 Polewali

    Konstruksi Pemikiran Filsafat Matematika The Liang Gie dalam Dunia Pendidikan

    Full text link
    Nurhayani. 2012. Konstruksi Pemikiran Filsafat Matematika The Liang Gie dalam Dunia Pendidikan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sessi Rewetty Rivilla, M. M.Pd., (II) Hasby Assidiqi, S. Pd. M. Si. Filsafat Matematika adalah sebuah kajian filosofis yang menjadi objek sasarannya yaitu matematika. Filsafat matematika merupakan topik yang menarik untuk dianalisis secara rasional karena mengingat pentingnya bagi dunia pendidikan Penelitian ini meneliti tentang Filsafat Matematika karya The Liang Gie. Dalam Penelitian ini dideskripsikan tentang konstruksi dari pemikiran filsafat matematika dalam buku The Liang Gie yang berjudul “Filsafat Matematika”. Interpretasi dari konstruksi pemikiran filsfat matematika tersebut dijabarkan dalam ranah matematika, yaitu aljabar (Sistem Persamaan Linear Dua Variabel). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui konstruksi dari pemikiran Filsafat Matematika dalam karya The Liang Gie, serta implikasinya dalam dunia pendidikan khususnya pembelajaran matematika (proses belajar-mengajar). .Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang sifatnya deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan dengan bentuk penelitian kepustakaan (library research). Teknik yang digunakan yakni penelusuran sumber-sumber terkait, penulisan dari sumber-sumber yang sesuai, menerangkan informasi dari sumber-sumber yang sesuai dan analisis. Subjek penelitian ini adalah analisis dari pemikiran filsafat itu sendiri beserta sejumlah literatur yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Adapun objek penelitian ini adalah Filsafat Matematika dalam buku The Liang Gie. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh simpulan bahwa konstruksi pemikiran Filsafat Matematika dalam buku The Liang Gie, membagi atas tujuh kajian objek meliputi epistemologi matematika, ontologi matematika, metodologi matematika, struktur logis dari matematika, implikasi etis dari matematika, aspek estetis dari matematika dan peranan matematika dalam sejarah peradaban manusia. Implikasi dari Filsafat Matematika dalam dunia pendidikan khususnya pembelajaran matematika bisa dilihat dalam proses belajar mengajar. Dalam enam prinsip dasar dan standar matematika sekolah meliputi prinsip pengajaran dan pembelajaran. Filsafat Matematika menjadi solusi yang efektif dan efisien dalam menambah koleksi seni mengajar bagi guru matematika, untuk menarik minat siswa dalam belajar matematika

    KTIVITAS DAKWAH KOMUNITAS BAGAN BATU HIJRAH DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KHARIMAH KEPADA REMAJA BAGAN BATU KOTA ROKAN HILIR

    Full text link
    ABSTRAK Nama : Nurhayani Prodi : Manajemen Dakwah Judul : Aktivitas Dakwah Komunitas Bagan Batu Hijrah Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Kepada Remaja Bagan Batu Kota Rokan Hilir Penelitian ini menjelaskan tentang Aktivitas Dakwah Komunitas Bagan Batu Hijrah. Permasalahan penelitian ini adalah apa saja Aktivitas Dakwah Komunitas Bagan Batu Hijrah dalam Membentuk Akhlakul Karimah Kepada Remaja Bagan Batu Kota Rokan Hilir. Informan penelitian ini berjumlah 7 orang. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Komunitas Bagan Batu Hijrah ini adalah sebuah komunitas dakwah mengenai tentang proses pembelajaran pengajian yang berfungsi sebagai dakwah pembentukan jiwa dan kepripadian yang agamis. Aktivitas dakwah komunitas Bagan Batu Hijrah menggunakan bentuk aktivitas dakwah Bil-Lisan, Bil-Qalam, dan Bil-Hal. Pertama, hasil penelitan aktivitas dakwah komunitas Bagan Batu Hijrah pada bentuk aktivitas dakwah Bil-Lisan adalah dengan berdakwah melalui kajian rutin yang diadakan setiap minggu, serta melaksanakan safari dakwah setiap bulan ranadhan. kedua, dakwah Bil-Qalam yaitu dengan media sosial di facebook, instagram dan youtobe milik Bagan Batu Hijrah seperti quotes, membuat kata-kata motivasi keislaman dan ringkasan kajian yang dilakukan setiap minggunya. ketiga, komunitas Bagan Batu Hijrah melaksanakan kegiatan dakwah Bil-Hal dalam bentuk secara langsung seperti, membersihkan mesjid yang diadakan setiap minggu dan menyantuni kaum dhuafa. Kata Kunci : Aktivitas Dakwah, Komunitas Bagan Batu Hijra

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU PAI TERHADAP PENINGKATAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR AGAMA SISWA DI SD NEGERI 2 KALU-KALUKU

    Full text link
    ABSTRAK Nurhayani, 2011. Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru PAI terhadap Peningkatan \ud Minat dan Motivasi Belajar Agama Siswa di SD Negeri 2 Kalu-kaluku. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Palopo. Pembimbing, (I) Drs. Hasri, MA., (II) Dra. Helmi Kamal, M.HI.. Kata Kunci: Keterampilan mengajar, Guru, Siswa, Minat, Motivasi, Belajar Skripsi ini merupakan hasil penelitian yang membahas tentang Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru PAI terhadap Peningkatan Minat dan Motivasi Belajar Agama Siswa di SD Negeri 2 Kalu-kaluku. Permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimana Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru PAI terhadap Peningkatan Minat dan Motivasi Belajar Agama Siswa di SD Negeri 2 Kalu-kaluku. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode pengumpulan data yang di dalamnya meliputi angket, wawancara dan dokumentasi. Untuk pengolahan data digunakan teknik induktif dari khusus ke umum, metode deduktif dari umum ke khusus serta metode komparatif yakni membandingkan anatara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketermpilan mengajar guru PAI di SD Negeri 2 Kalu-kaluku pada dasarnya sudah cukup baik, namun masih bersifat konvensional, dalam arti bahwa keterampilan yang diaplikasikan tidak banyak dikembangkan menjadi lebih bervariatif. Hal tersebut nampak dari usaha guru untuk menggunakan berbagai macam metode di dalam mengajar di mana 53.5 % guru menggunakan metode bervariasi, sedangkan 43 % menyatakan kadang-kadang. Artinya perbandingan antara guru yang menggunakan metode bervariasi secara konsisten dengan guru yang tidak secara konsisten menggunakan metode bervariasi hampir sama besarnya. Dalam hal minat dan motivasi belajar, para siswa di SD Negeri 2 Kalu-kaluku cukup menunjukkan minat yang baik dan motivasi belajar yang cukup besar. Walau data angket menunjukkan bahwa 62,3 % siswa menyatakan bahwa minat belajar mereka sangat dipengaruhi oleh sarana belajar yang mendukung dan memadai, namun telah menggambarkan tingginya minat belajar tersebut. Hal ini menjadi dasar bagi para siswa untuk mengembangkan kemampuan belajar PAI yang ada pada diri mereka. Keterampilan mengajar guru pun sangat berpengaruh terhadap peningkatan minat dan motivasi belajar PAI para siswa di SD Negeri 2 Kalu-kaluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,7 % siswa menyatakan minat mereka terhadap guru yang menurut mereka terampil mengajar
    corecore