1,721,131 research outputs found

    An Analysis of Women’s Language Features Used by Indonesian Female Author in the Book of Dear Tomorrow by Maudy Ayunda

    Get PDF
    The study deals with women’s language features used by Indonesian female author in the book of Dear Tomorrow by Maudy Ayunda(DTMA). The aim of the study were to describe the use of women’s language features and language function in DTMA based on types of women’s language features by Robinn Lakoff. The source of data was collected from two chapters of DTMA. Documentation method was used in collecting the data. This study used descriptive qualitative method for analyzing the data and to describe the findings. The findings showed that not all types of women’s language features were used by those two chapters of DTMA. There were 66 utterances from six types of women’s language features that occured in DTMA, they were 19 lexical hedges or fillers, 1 empty adjective, 17 intensifier, 10 hypercorrect grammar, 1 superpolite, and 18 emphatic stress. Based the amount of the dominant type used of women’s language features in DTMA was lexical hedges or fillers. Kind of language function that used in DTMA was express function, metalinguistic function, and directive function

    PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENYANDANG DISABILITAS OLEH DINAS SOSIAL DI KOTA PEKANBARU MENURUT PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS

    Get PDF
    ABSTRAK Iqlima Nanda Dwi Putri (2024) : Pemberdayaan Kelompok Penyandang Disabilitas Oleh Dinas Sosial Di Kota Pekanbaru Menurut Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Pemberdayaan yang dilakukan kepada penyandang disabilitas telah tertuang didalam Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 18 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Para penyandang disabilitas ini memliki hak yang sama sehingga mereka berhak untuk mendapat pekerjaan yang layak. Penelitian ini dilakukan di Dinas Sosial Kota Pekanbaru adapun permasalahannya yaitu karena banyaknya penyandang disabilitas yang belum mendapat pekerjaan sehingga memerlukan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Sosial di Kota Pekanbaru dan untuk mengetahui faktor penghambat pemberdayaan. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian hukum sosiologis atau empiris dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, kajian Pustaka, dan dokumentasi. Objek dari penelitian ini adalah Dinas Sosial Kota Pekanbaru dan Klompok penyandang Disabilitas di Kota Pekanbaru. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru belum sepenuhnya optimal karena masih banyak penyandang disabilitas yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak. Adapun pengahambat dari pemberdayaan ini karena penyandang disabilitas ini kurang berpartisipasi dalam prmberdayaan dan mereka kurang memahami hak penyandang disabilitas. Kata Kunci : Pemberdayaan, Disabilitas, Dinas Sosia

    NILAI KEISLAMAN DALAM UPACARA DAUR HIDUP MASYARAKAT JAWA

    Get PDF
    Nanda Dwi Anggriawan, Nilai Keislaman dalam Upacara Daur Hidup Masyarakat Jawa, Karya Tulis Ilmiah, Konsentrasi Komunikasi Penyiaran Islam, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai keislaman yang terkandung dalam salah satu budaya lokal berupa adat istiadat asli dari Indonesia, khususnya dari suku Jawa yaitu Upacara Daur Hidup Masyarakat Jawa. Upacara Daur Hidup merupakan salah satu adat istiadat yang telah ada sejak dulu. Setiap manusia mengalami hal atau proses yang disebut daur hidup, yaitu proses di mana seseorang mulai lahir, menjadi dewasa, tua dan akhirnya meninggal. Tetapi ada beberapa perbedaan yaitu menyangkut cara dan proses yang terjadi di berbagai daerah ataupun suku, keseluruhan hal ini dikarenakan adanya unsur kebudayaan di dalamnya. Hidup masyarakat Jawa didominasi ritual. Setiap perilakunya diliputi sifat ritual, baik terhadap Tuhan maupun terhadap alam, manusia, waktu, ilmu pengetahuan dan pekerjaan. Masyarakat Jawa memuliakan Tuhan bukan sekedar untuk dirinya sendiri tetapi demi turunannya. Masyarakat Jawa menghargai alam, tidak merusak alam itu bukan demi dirinya tetapi adalah untuk turunannya. Masyarakat Jawa menghargai waktu, belajar untuk menuntut ilmu dan melakukan segala pekerjaan yang baik adalah demi masa depan turunannya. Banyak yang mengetahui upacara daur hidup namun tidak mengetahui nilai keislaman yang terdapat di dalamnya. Oleh sebab itu karya tulis ilmiah ini dibuat untuk menjelaskan nilai keislaman yang terkandung dalam upacara daur hidup masyarakat Jawa. Kata Kunci: Nilai Keislaman, Upacara Daur Hidup, Budaya, Jawa

    PENANGANAN MUATAN PETI KEMAS GUNA MENUNJANG KESELAMATAN KAPAL SELAMA BERLAYAR DI MV. SINAR PRAYA

    Get PDF
    ABSTRAK Nanda Dwi Fitria Rahman, 2019, NIT: 52155635.N, “Penanganan muatan peti kemas guna menunjang keselamatan kapal selama berlayar di MV. Sinar Praya”, Skripsi Program Studi Nautika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Eko Murdiyanto. M.Pd, M.Mar. Pembimbing II: Budi Joko Raharjo M.M. Latar belakang peneliti memilih judul skripsi “Penanganan Muatan Peti Kemas Guna Menunjang Keselamatan Kapal Selama Berlayar di MV. Sinar Praya” karena penulis tertarik terhadap pengaturan muatan peti kemas. Dari beberapa voyage ke pelabuhan-pelabuhan yang disinggahi, kapal MV. Sinar Praya sering mengalami kesalahan dalam penempatan muatan peti kemas yang membuat kegiatan pemuatan bermasalah, dan membuat kapal terlambat dalam keberangkatan ke pelabuhan tujuan. Dari latar belakang tersebut peneliti merumuskan masalah 1) Bagaimana penanganan muatan peti kemas yang tidak sesuai dengan ukuran standart di MV. Sinar Praya. 2) Bagaimana pengaturan muatan peti kemas yang menyimpang dari bay plan di MV. Sinar Praya. Penanganan muatan peti kemas sangatlah penting bagi keselamatan kapal dengan mengatur muatan peti kemas yang tidak sesuai ukuran standart dan muatan peti kemas yang menyimpang dari bay plan. Mengatur muatan peti kemas dengan mengikuti bay plan yang telah dibuat yang sudah melihat stowage plan kapal untuk memudahkan mengatur stabilitas kapal. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menjabarkan teori tentang pengaturan pemuatan peti kemas di kapal MV. Sinar Praya yang digunakan dalam pembuatan laporan penelitian dan sebagai landasan untuk memecahkan masalah yang ada dalam proses penelitian. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode kualitatif. Dengan melakukan pengamatan wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi saat di kapal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis selama praktek berlayar di MV. Sinar Praya mengenai masalah yang terjadi pada saat pemuatan peti kemas yang tidak sesuai dengan ukuran standart dan muatan peti kemas yang menyimpang bay plan, ditemukan adanya masalah-masalah meliputi faktor pembuatan bay plan yang kurang tepat, kurangnya komunikasi dengan orang darat saat poses pemuatan serta kurangnya pengawasan saat proses pemuatan peti kemas. Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa penanganan muatan peti kemas yang tidak sesuai dengan ukuran standart dengan mengikuti bay plan yang telah dibuat dan mengikuti prinsip pemuatan. Pengaturan muatan peti kemas yang menyimpang dari bay plan dengan dibuatnya bay plan dengan tepat, memastikan data dan jumlah yang aka dimuat, selalu melakukan komunikasi ABSTRACT Nanda Dwi Fitria Rahman, 2019, NIT: 52155635.N, “Handling container loads to support ship safety during sailing in the MV. Sinar Praya”, Thesis Nautical Studies Program, Program Diploma IV, Merchant Marine Polytechnic Semarang, Supervisor I: Capt. Eko Murdiyanto. M.Pd, M.Mar. Supervisor II: Budi Joko Raharjo M.M.. The background of the researchers chose the title of the thesis "Handling Container Loads to Support Ship Safety During Sailing in MV. Sinar Praya "because the authors are interested in the regulation of container loads. From some voyage to the ports visited, the MV. Sinar Praya often experiences errors in the placement of container loads which makes loading activities problematic, and makes the ship late on departure to the port of destination. From this background the researchers formulated the problem 1) How to handle container loads that do not fit the standard size in the MV. Sinar Praya. 2) How to arrange container load that deviates from the bay plan in MV. Sinar Praya. Handling container loads is very important for ship safety by regulating container loads that do not fit the standard size and container loads that deviate from the bay plan. Set the container load by following the bay plan that has been made which has seen the ship's stowage plan to facilitate regulating the ship's stability. In writing this thesis, the writer lays out a theory about the regulation of container loading on MV ships. Sinar Praya is used in making research reports and as a basis for solving problems that exist in the research process. The method used is descriptive and qualitative methods. By observing interviews, literature, and documentation while on board. Based on the results of research conducted by the author during the practice of sailing on the MV. Sinar Praya regarding problems that occur when loading containers that are not in accordance with the standard size and container load that deviates the bay plan, are found to be problems including factors making the bay plan that is not right, lack of communication with land people when loading and lack of supervision during the container loading process. From the results of the above analysis it can be concluded that the handling of container loads that are not in accordance with the standard size by following the bay plan that has been made and following the loading principle. Arrangement of container loads that deviate from the bay plan by making the bay plan appropriately, ensuring data and quantities that will be loaded, always communicating well with each activity, and supervising when the loading process

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DALAM PENYELESAIAN MASALAH BERBASIS ETNOMATEMATIKA DENGAN MOTIF SARUNG GOYOR (Studi Penelitian Kualitatif pada Siswa Kelas IV SD Negeri 03 Wanarejan Tahun Pelajaran 2021/2022 Pada Materi Bangun Datar)

    No full text
    FEBRIANI, NANDA DWI NUR. 2022. Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Dalam Penyelesaian Masalah Berbasis Etnomatematika Dengan Motif Sarung Goyor (Studi Penelitian Kualitatif pada Siswa Kelas IV SD Negeri 03 Wanarejan Tahun Pelajaran 2021/2022 Pada Materi Bangun Datar). Skripsi. Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal. Pembimbing I : Dian Nataria Oktaviani, S.Si., M.Pd. Pembimbing II : Ibnu Sina, S.T., M.Pd., M.Kom. Kata Kunci: Analisis, Kemampuan Pemahaman Matematis, Soal Tes Berbasis Etnomatematika Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman matematis secara lisan maupun tulisan siswa kelas IV SD Negeri 03 Wanarejan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas IV SD Negeri 03 Wanarejan Semester Genap, Penentuan subjek penelitian didasarkan pada hasil tes kemampuan pemahaman matematis siswa. Teknik pengumpulan data diantaranya adalah tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap-tahap yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Secara garis besar kategori tinggi pada kemampuan pemahaman matematis siswa memenuhi empat indikator yaitu indikator mengidentifikasi dan membuat contoh dan bukan contoh, indikator menerjemahkan dan menafsirkan makna simbol, gambar dan kalimat matematis, indikator memahami dan menerapkan ide matematis, dan indikator membuat suatu perkiraan, 2) Secara garis besar kategori sedang pada kemampuan pemahaman matematis siswa memenuhi tiga indikator yaitu indikator mengidentifikasi dan membuat contoh dan bukan contoh, indikator memahami dan menerapkan ide matematis, dan indikator membuat suatu perkiraan. 3) Secara garis besar kategori rendah pada kemampuan pemahaman matematis siswa memenuhi satu indikator yaitu indikator mengidentifikasi dan membuat contoh dan bukan contoh

    Efektivitas Model Pembelajaran Scripts Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Siswa SMP Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak T.P 2016/2017

    No full text
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah model pembelajaran Scripts efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak T.P 2016/2017? Dan Bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP Tarbiyah Islamiyah T.P 2016/2017? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Scripts efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP Tarbiyah Islamiyah Hamparan Perak T.P 2016/2017 dan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalh siswa SMP Tarbiyah Islamiyah T.P 2016/2017. Instrument dalam penelitian ini menggunakan instrument tes. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Tarbiyah Islamiyah hamparan perak T.P 2016/2017. Sampel penelitian ini terdiri dari satu kelas yaitu siswa kelas VIII B SMP Tarbiyah Islamiyah T.P 2016/2017. Hipotesis dalam penelitian ini adalah model pembelajaran scripts efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa SMP Tarbiyah Islamiyah T.P 2016/2017. Berdasarkan hasil penelitian didapat hipotesis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menggunakan model scripts menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa “Model Pembelajaran Scripts efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP Tarbiyah Islamiyah T.P 2016/2017”

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore