3,020 research outputs found
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL DAN INTERNAL AUDIT TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN (Studi Kasus pada CV. Agung Mas Motor Kota Sukabumi)
Lusi Andari (1530611007) Muhammadiyah University Sukabumi. The Influence of the Effects of Internal Control and Internal Audit on Fraud Prevention on CV. Agung Mas Motor, Sukabumi City (Thesis Supervisor Ismet Ismatullah S.E., M. AK and Ade sudarma S.E., MM).
This study aims to study the influence of internal and internal controls on opposing fraud on the CV. Agung Mas Motor, Sukabumi City. The type of data used in this study is primary data obtained using field surveys using questionnaires distributed to respondents. In this study consists of two independent variables, namely internal control and internal audit and one variable that is defending fraud. Data analysis method using Equation Modeling SEM-PLS Structure with WarpPLS 5.0 Program.
The results showed a positive and significant relationship between internal control of fraud with β coefficient value = 0.373 and a significance value of 0.001. And also there is a positive and significant relationship between internal audit of fraud with the value of coefficient β = 0.483 and a significance value of 0.001. The results of the study are based on hypothesis testing which shows that internal and internal control is taken as 44% of the deficiencies and the remaining 56% is needed by other factors that are not necessary in this study by the author
Frontierisme Pemanfaatan Pasar Tradisional Sebagai Arena Kreatif di Kota Surakarta
FRONTIERISME PEMANFAATAN PASAR TRADISIONAL SEBAGAI ARENA KREATIF DI KOTA SURAKARTA. Andari Wulan Nugrahani. K8412005. Skripsi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Maret 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses masuknya frontierisme ke dalam pasar tradisional di kota Surakarta. Dan, bagaimana peran aktor dominan di dalam arena kreatif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologi. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli tahun 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder, yang diperoleh melalui metode pengumpulan data berupa wawancara tidak terstruktur dan observasi tidak terlibat. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Informan merupakan pengelola arena kreatif, pengunjung arena kreatif, seniman yang terlibat di dalam arena kreatif, dan pedagang yang menempati arena kreatif, serta pengunjung arena kreatif. Proses validitas data melalui trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Analisis data diawali dengan pengelompokan data, selanjutnya diinterprestasikan sehingga diperoleh kesimpulan. Prosedur penelitian yang dilakukan melalui empat tahap yaitu, tahap persiapan, tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penulisan laporan penelitian. Analisis data menggunakan konsep frontierisme. Temuan data di lapangan menunjukan masuknya frontier ke dalam pasar tradisional yang berlokasi di Pasar Pucangsawit dan Pasar Kembang, merubah pasar tradisional tersebut menjadi arena kreatif. Arena kreatif tersebut dikenal sebagai Cangwit Creative Space dan Pakem Co-working Space Solo. Proses masuknya frontier ke dalam pasar tradisional dikendalikan oleh aktor dominan. Aktor dominan yang terlibat di arena kreatif memiliki peran yang berbeda. Peran masing-masing aktor dominan tersebut mendasari kepentingan mereka untuk ikut memanfaatkan arena kreatif. Konsep frontier dijelaskan oleh Lefevbre dalam konteks ruang sosial. Dalam konsep tersebut, keberadaan arena kreatif tidak terlepas dari kehadiran aktor dominan yang memiliki kepentingan berdasarkan peran mereka. Penataan ruang yang unik ini layak diapresiasi ditengah berkembangnya isu mengenai krisis arena kreatif yang diperuntukkan bagi komunitas kreatif dan anak muda di Kota Surakarta. Arena kreatif yang hadir di Kota Surakarta ini hanya bertahan dalam periode pertama mereka. Kemudian, dinyatakan vakum karena kurang menyiapkan langkah-langkah perawatan. Kata kunci : Pasar Tradisional, Frontierisme, Arena Kreatif, Aktor Dominan
ATLAS Higgs Searches
A combined search for the Standard Model Higgs boson with the ATLAS experiment at LHC using datasets corresponding to integrated luminosities from 1.0 to 2.3 fb-1 of pp collision at sqrt{s}=7 TeV is presented. The Higgs boson mass ranges 146 - 230 GeV, 256 - 282 GeV and 296 - 459 GeV are excluded at 95% Confidence Level, while the range 131 - 450 GeV is expected to be excluded in the absence of a signal. Searches in several decay channels are discussed. No significant excess was observed in any of these channels for the entire mass range from 110 to 600 GeV. In addition, a search for neutral Higgs bosons in the Minimal Supersymmetric extension to the Standard Model (MSSM) is presented
Reactorontwerp voor de bereiding van chloorfluoralkanen
Document uit de collectie Chemische ProcestechnologieDelftChemTechApplied Science
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transaksional terhadap Kepasan Kerja Guru di Yayasan Pondok Pesantren Ptri As Sholchah Pasuruan
RINGKASAN Andari, Mulux P. N. 2018. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transaksional terhadap Kepuasan Kerja Guru di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah Pasuruan. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Fattah Hidayat, S.Psi., SE., M.Si. (II) Indah Yasminum Suhanti, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan Transaksional, Kepuasan Kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran gaya kepemimpinan transaksional pada pimpinan di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah Pasuruan, (2) gambaran tingkat kepuasan kerja guru di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah, serta (3) melihat apakah ada pengaruh gaya kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kerja guru di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah Pasuruan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan analisis uji regresi linier sederhana. Subjek penelitian adalah guru yang telah mengabdi dalam yayasan minimal 1 tahun. Sampel yang diambil berjumlah 60 guru dengan menggunakan teknik sample jenuh. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala gaya kepemimpinan transaksional dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,978 dan skala kepuasan kerja dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,921. Hasil penelitian ini adalah (1) gambaran gaya kepemimpinan transaksional di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah Pasuruan dalam kategori rendah, (2) gambaran tingkat kepuasan kerja guru di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah dalam kategori rendah serta (3) terdapat pengaruh signifikan gaya kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kerja guru di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah Pasuruan. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa nilai koefisien berdasarkan nilai R square sebesar 0,18. Hal ini menunjukkan bahwa 18,3% kepuasan kerja guru di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah Pasuruan dipengaruhi oleh variabel gaya kepemimpinan transaksional. Nilai Beta pada gaya kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kerja sebesar 0,428. Hal ini berarti gaya kemimpinan transaksional memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru di Yayasan Pondok Pesantren Putri As Sholchah Pasuruan. Saran yang diberikan kepada guru dan pimpinan yayasan adalah untuk meningkatkan hubungan interaksi positif antara keduanya baik saat berada dalam yayasan maupun di luar lingkungan yayasan agar tercipta sinergi positif sehingga tujuan utama yayasan tercapai serta kepuasan kerja guru meningkat. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas populasi penelitian, mampu menggunakan variabel seperti komitmen organisasi, stress kerja, koflik kerja dan variabel – variabel yang lain sebagai alat pengukur, serta menggunakan metode penelitian kualitatif sebagai penelitian guna memperoleh data yang lebih mendalam
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA KELAS V SD SE-KECAMATAN BANGUNREJO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
<div class="field-items"><div class="field-item odd"><p class="rtejustify">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) apakah prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual lebih baik dibandingkan siswa dengan menggunakan pendekatan konvensional pada materi pokok bangun datar (2) apakah siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi lebih baik dari prestasi belajarnya dari pada siswa yang mempunyai kemampuan awal sedang dan rendah, dan siswa yang mempunyai kemampuan awal sedang lebih baik prestasi belajarnya dibandingkan dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah pada materi pokok bangun datar. (3) apakah pada siswa yang memiliki kemampuan awal sedang, prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional. Di sisi lain, pada siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi atau rendah, prestasi belajar siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual sama dengan siswa yang diberi pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional, pada materi pokok bangun datar.</p><p class="rtejustify"> Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Kecamatan Bangunrejo tahun pelajaran 2009/2010. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelompok eksperimen yang terdiri dari SD N I Bangunrejo, SD N Sinarseputih, dan SD N 02 Bangunrejo. Sedangkan kelompok kontrol SD N 03 Bangunrejo, SD N I Sidoluhur, dan SD N 02 Sidoluhur yang diperoleh dengan cara <em>stratified cluster random sampling</em> cara undian. Teknik pengambilan data adalah dengan menggunakan tes untuk mengetahui prestasi belajar matematika siswa pada materi pokok bangun datar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama.</p><p class="rtejustify">Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada pokok materi bangun datar menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik apabila dibandingkan menggunakan pendekatan konvensional. (F<sub>a</sub>= 9,8067 &gt; F<sub>tabel</sub>= 3,8410); (2) Kemampuan awal siswa memberikan pengaruh yang berbeda terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok materi bangun datar. (F<sub>b</sub>=3,0904 &gt; F<sub>tabel</sub>= 3,0000). Siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi mempunyai prestasi belajar matematika siswa yang sama dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal sedang, siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi mempunyai prestasi belajar matematika siswa yang lebih baik dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah, dan siswa yang memiliki kemampuan awal sedang mempunyai prestasi belajar matematika siswa yang sama dengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah. (3) Tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran yang digunakan dengan kemampuan awal siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi pokok bangun datar (F<sub>ab </sub>= 0,5698 &lt; F<sub>tabel</sub>= 3,0000). Artinya siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan konvensional baik secara umum maupun kalau ditinjau dari masing-masing kategori kemampuan awal. Di sisi lain siswa dengan kemampuan awal tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dengan siswa dengan kemampuan awal sedang dan rendah, siswa dengan kemampuan awal sedang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dengan siswa dengan kemampuan awal rendah baik siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan kontekstual maupun siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan konvensional.</p></div></div></jats:p
PERBANDINGAN METODE EXPLICIT INSTRUCTION DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DALAM POKOK BAHASAN LINGKARAN DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 1 SAWAHAN
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) Pembelajaran mana yang lebih baik antara metode STAD dengan metode Explicit Instruction dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, 2) Metode mana yang memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik antara siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah, 3) Ada tidaknya interaksi antara metode pembelajaran dengan motivasi pada prestasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket untuk data motivasi siswa dan teknik tes untuk data prestasi belajar matematika siswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik analisis variansi dua jalan frekuensi sel tak sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) tidak ada perbedaan pengaruh antara Pembelajaran dengan menggunakan metode STAD maupun pembelajaran yang menggunakan metode Explicit Instruction dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 1 Sawahan pada pokok bahasan Lingkaran, 2) tidak ada perbedaan pengaruh antara motivasi tinggi, sedang maupun rendah terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 1 SAWAHAN pada pokok bahasan Lingkaran, 3) tidak ada interaksi antara pengajaran dengan model STAD dan pengajaran dengan model Explicit Instruction dengan motivasi siswa tinggi, sedang maupun rendah terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Sawahan pada pokok bahasan Lingkaran.
- …
