1,722,324 research outputs found
MANAJEMEN AKTIVITAS DAKWAH DI TPA AL-MUTTAQIEN BANJARMASIN
TPA Al-Muttaqien adalah tempat pendidikan Al-Quran yang memiliki
tujuan untuk menanamkan aqidah Islamiyyah. Maka dari itu, alangkah baiknya
apabila dakwah yang terdapat di TPA Al-Muttaqien Banjarmasin dapat
menerapkan manajemen agar pelaksanaan dakwah tersebut dapat tercapai sesuai
keinginan. Manajemen tersebut meliputi dari perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan, sampai dengan pengawasan mengenai pelaksanaan dakwah yang ada
di TPA Al-Muttaqien Banjarmasin.
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui apa saja
pelaksanaan dakwah yang dilaksanakan di TPA Al-Muttaqien Banjarmasin dan
bagaimana pelaksanaan manajemen dalam aktivitas dakwah yang ada di TPA Al�Muttaqien tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang
subjek ditujukan kepada pengelola yang ada di TPA Al-Muttaqien yaitu kepala
unit dan ustazah yang mengajar di TPA Al-Muttaqien Banjarmasin, serta untuk
objek penelitian ini ditujukan mengenai pelaksanaan Manajemen dalam Aktivitas
Dakwah di TPA Al-Muttaqien Banjarmasin dengan melakukan teknik
pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah
data tersebut didapatkan, hasil nya akan disajikan dapat bentuk penjelasan
menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif.
Hasil penelitian yang sudah diteliti yaitu: 1. Aktivitas dakwah yang ada di
TPA Al-Muttaqien Banjarmasin meliputi klasikal, membaca dan menulis Al�Quran, praktek salat, serta pemantapan, 2. Untuk pelaksanaan manajemen dalam
aktivitas dakwah di TPA Al-Muttaqien Banjarmasin sudah dilaksanakan dengan
baik dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan dimulai dari perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, sampai dengan pengawasan. 3. Yang terakhir
yaitu faktor pendukung dan penghambat yang dimana kedua faktor tersebut dapat
menjadi penghambat dan pendukung terhadap berjalannya aktivitas dakwah
tersebut
Strategi bauran promosi Pondok Pesantren Darul Muttaqien
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Bauran Promosi Pondok Pesantren Darul Muttaqien Strategi merupakan suatu kesatuan rencana yang luas dan terintegrasi yang menghubungkan antara kekuatan internal organisasi dengan peluang dan ancaman lingkungan eksternalnya. Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran Jenis metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif, instrumen pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen : observasi awal, dokumentasi serta wawancara kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan orang tua serta murid Pondok Pesantren Darul Muttaqien. Setelah mendapatkan data yang diperlukan penulis, data dideskripsikan lalu dianalisis. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis menunjukan bahwa promosi yang dilakukan oleh pesantren Darul Muttaqien telah terlaksana dengan baik. Strategi yang digunakan dalam promosi Pondok Pesantren Darul Muttaqien berdasarkan bauran promosi yang tersedia berjalan dengan baik meski tanpa ada perencanaan serta program khusus pada setiap kegiatan bauran promosi yang dilakukan
FUNGSI MANAJEMEN DALAM PEMBINAAN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH SABILIL MUTTAQIEN KECAMATAN GISTING
ABSTRAK
Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Gisting
Bawah Kabupaten Tanggamus sebagai salah satu lembaga pendidikan
Islam yang memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan santri
yang cerdas keagamaannya, juga mulia akhlaknya. Tujuan pondok
pesantren adalah untuk menciptakan dan mengembangkan kepribadian
muslim, yaitu kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Allah
swt, berakhlak mulia, mandiri, bebas dan teguh dalam kepribadian,
menyebarkan agama atau menegakkan agama Islam dan kejayaan
umat Islam di tengah-tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana Fungsi Manajemen Dalam Pembinaan
Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien
Kecamatan Gisting.
Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang bersifat
deskriptif dengan jenis penelitian field reseach (Lapangan). Untuk
mendapatkan data-data dan penelitian ini penulis menggunakan
metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan
metode ini. Peneliti berusaha dengan mengumpulkan data dilapangan
menyusun, mengklarifikasikan, serta menganalisis data mengenai
Fungsi Manajemen Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok
Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Kecamatan Gisting
Dari hasil penelitian, maka penulis dapat menyimpulkan Fungsi
Manajemen Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren
Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Kecamatan Gisting sudah nerjalan
dengan baik dalam perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan dan
Pengendalian dan Evaluasi sudah berjalan sesuai dengan fungsi
manajemen, adapun metode pembinaan akhlak santri di pondok
pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Kecamatan Gisting
Tanggamus yakni melalui pembinaan umum dan pembinaan khusus
yang sudah berjalan sesuai dengan tujuan.
Kata Kunci : Manajemen, Pembinaan Akhlak. ABSTRACT
The Muhammadiyah Islamic Boarding School Sabilil
Muttaqien Gisting Bawah Tanggamus Regency is one of the Islamic
educational institutions which has a big responsibility to produce
students who are religiously intelligent and have noble morals. The
aim of Islamic boarding schools is to create and develop a Muslim
personality, namely a personality who has faith and is devoted to
Allah SWT, has noble character, is independent, free and firm in his
personality, spreads religion or upholds the religion of Islam and the
glory of Muslims in the midst of society. This research aims to find out
how management functions in developing the morals of students at the
Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Islamic Boarding School, Gisting
District.
This research uses a qualitative method, which is descriptive
in nature with a field research type. To obtain data and research, the
author used observation, interviews and documentation methods using
this method. The researcher attempted to collect data in the field to
compile, clarify and analyze data regarding Management Functions in
the Moral Development of Santri at the Muhammadiyah Sabilil
Muttaqien Islamic Boarding School, Gisting District
From the results of the research, the author can conclude that
the Management Function in the Moral Development of Santri at the
Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Islamic Boarding School, Gisting
District has been running well in planning, Organizing, Mobilizing
and Controlling and Evaluation has been carried out in accordance
with the management function, as for the method of developing the
morals of the santri at the boarding school. Muhammadiyah Sabilil
Muttaqien Islamic boarding school, Gisting Tanggamus District,
namely through general coaching and special coaching which has
been running according to the objectives.
Keywords: Management, Moral Development
DAMPAK MANAJEMEN PENDIDIKAN TERHADAP MINAT BELAJAR DAN PENDIDIKAN KEBERAGAMAANSISWA DI MDA AL MUTTAQIEN KEDUNGDAWA KEDAWUNG CIREBON
ABDULAH ZEN, NIM. 505810025, “Dampak Manajemen Pendidikan terhadap
Minat Belajar dan Pendidikan Keberagamaan Siswa di MDA Al-Muttaqien
Kedungdawa, Kedawung, Cirebon”.
Anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kewajiban orang tua mendidik anak
yang suci tersebut dengan pendidikan Islam (Qur’an dan Hadits). Siswa
membutuhkan pendidikan keberagamaan yang relatif cukup memadai. Hal ini
dikarenakan mereka harus mempersiapkan diri dalam menghadapi masa ‘aqil
baligh atau mukallaf. Siswa tidak cukup mendapatkan pendidikan keberagamaan
dari sekolah dasar (SD) saja. Hal ini dikarenakan pendidikan keberagamaan yang
disajikan di SD hanya 3 (tiga) jam saja dalam seminggu. Untuk mencukupi
kekurangan tersebut siswa harus belajar di lembaga pendidikan lainnya, yaitu
Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA).
Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Al-Muttaqien Kedungdawa Kedawung,
Cirebon mempunyai siswa sejumlah 72 orang. Di sisi lain jumlah anak usia
sekolah dasar yang ada di Desa Kedungdawa sejumlah 569 anak. Jumlah tersebut
didapat dari jumlah siswa SDN 1 dan SDN 2 Kedungdawa. Hal ini berarti bahwa
siswa usia sekolah dasar di Desa Kedungdawa yang belajar di MDA Al-Muttaqien
hanya 13 persen saja dari jumlah total anak usia sekolah dasar yang ada di Desa
Kedungdawa
Masalah penelitian yang dimunculkan pada Tesis ini ialah : a. Bagaimana
manajemen pendidikan yang diterapkan Kepala MDAAl-Muttaqien? b. Faktor apa
saja yang menyebabkan para siswa usia sekolah dasar kurang berminat mengikuti
belajar di MDA Al-Muttaqien? c. Sejauh mana dampak manajemen pendidikan
yang diterapkan oleh Kepala MDA Al-Muttaqien terhadap minat belajar siswa
dan pendidikan keberagamaan siswa?
Penelitian ini bertujuan untuk : a. Menggambarkan manajemen pendidikan
kepala madrasah MDA Al-Muttaqien. b. Menjelaskan faktor minat siswa usia
Sekolah Dasar belajar di MDA Al-Muttaqien. c. Membuktikan dampak
manajemen pendidikan kepala MDA Al-Muttaqien terhadap minat belajar siswa
dan pendidikan keberagamaan siswa pada MDA Al-Muttaqien.
Hasil penelitian ini berupa : a. Manajemen kepala MDA Al-muttaqien
menerapkan perencanaan pendidikan, penyusunan jadwal sesuai dengan latar
belakang kemampuan guru, pemberian tugas guru sesuai ketetapan, melakukan
kontrol dengan supervisi dan evaluasi, b. Faktor penyebab kurangnya minat
belajar siswa mengikuti belajar di MDA Al-Muttaqien adalah dikarenakan oleh
sarana dan prasarana yang tersedia kurang memadai, bukan karena faktor SDM
yang ada, bukan pula karena metodologi proses belajar mengajar kurang menarik,
c. Dampak manajemen kepala MDA Al-Muttaqien terhadap minat belajar siswa
tidak tampak berpengaruh. Hal ini ditandai dengan jumlah siswa MDA tersebut
tidak mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Dampak manajemen kepala MDA
Al-Muttaqien terhadap pendidikan keberagamaan tampak berpengaruh besar. Hal
ini ditandai dengan penguasaan pendidikan keberagamaan dan kecakapan siswa
lebih baik dibanding dengan anak-anak yang tidak belajar di MDA
Perancangan Ulang Interior Pondok Pesantren Darul Muttaqien Di Bogor
Pendidikan formal maupun informal di Indonesia mempunyai peran penting dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas dari potensi manusia dalam hal jasmani dan rohani. Salah satu pendidikan keagamaan yaitu pondok pesantren. Pondok Pesantren Darul Muttaqien merupakan salah satu lembaga penyelenggara pendidikan berbasis Islam yang berdiri pada tahun 1988 M, tepatnya tanggal 18 Juli 1988. Kegiatan pendidikan yang diselenggarakan Darul Muttaqien meliputi TPA, TK Islam, SD Islam Terpadu, SMP Islam Terpadu, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Pesantren Salafiyah. Pondok Pesantren Darul Muttaqien memiliki kampus utama yang berlokasi di wilayah Desa Jabon mekar Kecamatan Parung Kabupaten Bogor Jawa Barat, pesantren ini masuk kedalam 10 besar pesantren terbaik yang ada di Bogor.
Pesantren Darul Muttaqien Bogor merupakan pesantren modern. Namun, perencanaan interior belum menjadi prioritas utama, padahal dengan adanya perencanaan interior disetiap ruang yang ada di area putra dapat memberikan kenyamanan terutama dalam belajar guna meningkatkan kualitas mutu siswa, pengajar, staff, dan pesantren itu sendiri. Ditambah tata letak ruang pada area putra tidak efektif, sehingga mengganggu sirkulasi penggunanya. Hal tersebut dibuktikan kurangnya fasilitas pendukung bagi kegiatan siswa yaitu dengan penerapan standar ergonomi furnitur yang mengacu pada standar pedoman standarisasi bangunan dan perabot sekolah yang dibuat oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengan Tahun 2011.
Oleh karena itu diperlukan perencanaan dan perancangan ulang (redesign) Interior Pondok Pesantren Darul Muttaqien di Bogor dengan penerapan Islamic Modern. Karena pekembangan jaman sekarang sudah sangat maju, dan agar tidak tertinggal atau dikalahkan oleh pendidikan umum dan diharapkan dapat menguasai dan mengembangkan semua aspek, sehingga mereka dapat bersaing dalam era globalisasi sekarang ini. Sehingga dengan perancangan ulang interior Pondok Pesantren Darul Muttaqien ini diharapakan dapat bermanfaat bagi kegiatan belajar mengajar.
Kata Kunci : Perancangan Ulang, Pesantren, Interio
STRATEGI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT MASYARAKAT BELAJAR DI PESANTREN SABILIL MUTTAQIEN PANGANDARAN JAWA BARAT
Seiring dengan perkembangan jaman persaingan antar lembaga pendidikan semakin kompetitif. Namun
daya tarik masyarakat untuk menuntut ilmu di pesantren Sabilil Muttaqien Pangandaran tidak semakin
surut. Melihat fenomena ini peneliti tertarik untuk meneliti tentang strategi pemasaran jasa
pendidikan dalam meningkatkan minat masyarakat belajar di pesantren Sabilil Muttaqien Pangandaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan strategi pemasaran jasa pendidikan, tanggapan
masyarakat serta faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pemasaran jasa
pendidikan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data dikumpulkan melalui wawancara
mendalam (indepth interview), observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini adalah pertama memaparkan tentang Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di
Pesantren Sabilil Muttaqien Pangandaran yang terdiri dari tujuan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan
di Pesantren Sabilil Muttaqien Pangandaran dan taktik pemasaran jasa pendidikan yang meliputi 7P:
product (produk); jasa pendidikan yang ditawarkan, price (harga); penentuan harga pendidikan, place
(tempat); jasa diberikan, promotion (promosi); yang dilakukan, people (SDM); kualitas, kualifikasi,
dan kompetensi SDM yang dimiliki, physical evidance (bukti fisik); sarana dan prasarana yang
dimiliki, process (proses); jasa pendidikan. Kedua, tanggapan masyarakat terhadap keberadaan
pesantren sabilil muttaqien pangandaran yang diungkapkan oleh para wali santri, alumni dan santri.
Ketiga, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam melakukan pemasaran jasa pendidikan di
pesantren Sabilil Muttaqien Pangandaran
STUDI KORELASI PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHALK KELAS VII (MTS DARUL MUTTAQIEN)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Apakah terdapat Korelasi antara Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak kelas VII MTs Darul Muttaqien”. Untuk mengetahui hubungan pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak kelas VII Mts Darul Muttaqien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi angket dan dokumentasi. Digunakan untuk memperoleh data tentang pembelajaran online siswa MTs Darul Muttaqien yang digunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data mengenai hasil pembelajar Akidah Akhlak, serta jumlah populasi. Hasil penelitian mengenai korelasi Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak MTs Darul Muttaqien, menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa dengan nilai 0,257 yang terletak antara interval 0,20 – 0,40 yang termasuk korelasi kurang. Kemudian dengan melihat para “r” dengan nilai signifikasinya di peroleh “r” tabel sebesar 0,361. Dengan demikian para taraf signifikasi 5% “r” hitung = 0,257 < dari “r” tabel = 0,361 berarti hipotesis alternatif (Ha) ditolak
TINJAUAN ISTIHSAN TERHADAP PEMAKAIAN URINOAR BAGI JAMA’AH MASJID BAITUL MUTTAQIEN SAMARINDA
Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengamatan peneliti mengenai toilet yang berada di Masjid Baitul Muttaqien. Sebagai pusat peradaban Islam di Samarinda, pembangunan fasilitas Masjid Baitul Muttaqien Samarinda harus mempertimbangkan dari segi syariat dan norma-norma masyarakat. Urinoar sebagai perangkat yang mengharuskan penggunanya untuk buang air kecil berdiri, menjadi suatu polemik mengenai kebolehannya. Maka dari itu, artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemakaian urinoar bagi jama’ah Masjid Baitul Muttaqien Samarinda melalui tinjauan istihsan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialahdeskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menjelaskan dan memaparkan data-data yang diperoleh di lapangan. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap jama’ah masjid dan pengurus masjid Baitul Muttaqien Samarinda. Hasil penelitian memiliki kesimpulan bahwa alasan pengurus masjid melakukan pengadaan urinoar ialah untuk memenuhi kebutuhan sanitasi jama’ah jika WC jongkok sedang dalam keadaan penuh dan diperuntukkan bagi jama’ah yang sedang uzur (sakit) dan pemakaian urinoar bagi jama’ah Masjid Baitul Muttaqien Samarinda memiliki tingkat kedaruratan yang kecil, sehingga istihsantidak bisa dijadikan dalil atas kebolehan pemakaian urinoar secara mutla
Manajemen Imarah Masjid Al-Muttaqien di Kota Banjarmasin
Penelitian ini meliputi tentang perkembangan masjid sejalan dengan perkembangan Islam. Saat ini masjid telah mengalami perkembangan fisik yang luar biasa jumlahnya, karena masjid lebih banyak, lebih megah, dan lebih mewah. Kemajuan masjid tergantung pada situasi umat Islam. Masjid Al-Muttaqien dikatakan mempunyai pengelolaan kemasjidan yang baik dari dulu dalam segi imarah dan riayah yang dibuktikan dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan serta pemeliharaan yang dilakukan terhadap masjid. Penelitian ini bertujuan mengetahui manajemen imarah masjid Al-muttaqin dalam aspek “POAC” (Planing, Organizing, Actuating dan Controlling) dan mengetahui aktivitas dakwah Masjid Al-Muttaqin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah wakil ketua pengurus masjid, sekretaris masjid, mantan bendahara masjid, dan jemaah masjid. Penelitian ini berlokasi di Masjid Al-Muttaqien Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya dalam menganalisis data, penulis menggunakan tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data (data display), dan verifikasi data (penarikan kesimpulan).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen imarah masjid Al-muttaqien di Kota Banjarmasin ada perencanaan berupa visi dan misi, jenis kegiatan. Organisasi ada struktur kepengurusan masjid dan struktur susunan rukun kematian. Pelaksanaan ada ibadah ritual dan ibadah sosial. Pengawasan dilakukan oleh ketua umum. Dan bentuk aktivitas dakwah masjid Al-muttaqien dilakukan dalam bentuk program kegiatan ibadah seperti salat fardhu berjamaah, salat jumat, kegiatan ramadhan, pelaksanaan salat idul fitri dan idul adha. Kegiatan sosial dan keagamaan seperti pengajian harian, pengajian mingguan, penyembelihan hewan kurban, pembayaran zakat fitrah, peringatan hari besar Islam dan yayasan pendidikan Al-Muttaqien (TK dan TPA). Dari semua kegiatan tersebut berhasil membuat masjid Al-muttaqin semakin banyak didatangi oleh para jemaah dan semakin dikenal masyarakat. Hal inilah yang menjadikan masjid Al-muttaqin tidak pernah sepi jamaah
Sejarah Berdiri Dan Berkembangnya Pondok Pesantren Darul Muttaqien Jabon Mekar Parung Bogor (1989-2006
Pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional Islam yang berasal dari lembaga pengajian yang dipimpin oleh seorang kyai. Sejak awal berdirinya pesantren mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Pada zaman penjajahan, pesantren mampu memimpin, menggerakan, dan melakukan perjuangan bersama masyarakat dalam mengusir penjajah. Pesantren selain sebagai lembaga pendidikan, juga mampu berperan dalam kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat. Peranan pesantren ini bukan sesuatu yang baru, karena pesantren sudah bertahun-tahun telah berbaur sehingga mengakar di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Begitu pula dengan pesantren Darul Muttaqien Parung yang sejak berdirinya sampai sekarang, telah ikut mengadakan kegiatan-kegiatan pendidikan, serta ikut berperan aktif dalam masyarakat sebagai bentuk dari pengembangan sosial di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan kehidupan keagamaan masyarakat parung sebelum adanya pesantren Darul Muttaqien, (2) untuk mengetahui sejarah berdirinya pesantren Darul Muttaqien Parung, (3) untuk mengetahui peranan pesantren Darul Muttaqien pada masyarakat, baik dalam segi agama, ekonomi, sosial, maupun budaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu merekonstruksi kembali sosok sejarah pesantren Darul Muttaqien Parung, melalui tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sedangkan teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah melalui telaah pustaka, wawancara, dan observasi langsung ke lokasi penelitian. Dari hasil penelitian ini akan diperoleh gambaran singkat tentang kehidupan keagamaan, sosial, ekonomi, maupun budaya masyarakat sekitar lingkungan pesantren serta diharapkan dapat diperoleh gambaran tentang peranan pesantren Darul Muttaqien dalam kehidupan masyarakat di wilayah Parung Bogor. No
- …
