34 research outputs found
ANALISIS SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) SERTA PENENTUAN KANDUNGAN FENOLIK TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDANNYA
Tanaman Mengkudu (Morinda cilrifolia L.) merupakan salah satu tanaman obat yang berasal dari famili
Rubiaceae yang dimanfaatkan oleh Masyarakat sebagai bahan makanan maupun sebagai obat herbal.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan senyawa metabolit sekunder, kandungan fenolik dan aktivitas
antioksidan dari ekstrak daun mengkudu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil
bahwa ekstrak heksana mengandung alkaloid, steroid dan kumarin. Ekstrak etil asetat dan metanol
mengandung flavonoid, fenolik, alkaloid, steroid dan kumarin. Uji kandungan fenolik total dilakukan
dengan metode Follin-Ciocalteu pada ekstrak heksana, etil dan metanol daun mengkudu, dan
didapatkan hasil berturut-turut adalah 29, 118 dan 83 mg GAE/g ekstrak. Uji aktivitas antioksidan
dilakukan dengan metode DPPH pada ekstrak heksana, etil asetat dan metanol daun mengkudu, dan
didapatkan hasil IC50 berturut-turut adalah 195; 37,7 dan 55,6 mg/L. Ekstrak etil asetat memiliki aktivitas
antioksidan yang sangat kuat, sedangkan untuk ekstrak metanol tergolong kuat, dan ekstrak heksana
tergolong lemah terhadap aktivitas antioksidan
Perubahan gejala penyakit Parkinson pada Drosophila melanogaster dengan perlakuan Microgreens kubis merah (Brassica oleracea var. Capitata) dan Paraquat”
Microgreens kubis merah (Brassica oleracea var. Capitata) mempunyai kandungan antioksidan yang sangat kuat yaitu sepuluh kali lipat dari tumbuhan dewasanya hal tersebut berpotensi sebagai pencegahan atau penurunan adanya apoptosis pada sel salah satunya yaitu sel neuron, hingga menyebabkan terjadinya gejala penyakit Parkinson. Dengan timbulnya gangguan akibat kurangnya produksi dopamin yang terletak pada otak bagian tengah substantia nigra yang terjadi karena adanya kerusakan bahkan kamatian sel yang berfungsi sebagai penghasil sel domaminergik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak microgreens kubis merah terhadap kelulusan hidup, gerak lokomotor, kadar malondialdehid (MDA) dan kadar dopamin dari penyakit Parkinson pada lalat buah (Drosophila melanogaster) yang diinduksi paraquat serta untuk mengetahui aktivitas kekuatan antioksidan dan kandungan senyawa polifenol total, klorofil dan karotenoid pada ekstrak microgreens kubis merah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu tanpa perlakuan/kontrol (P0), perlakuan paraquat 3,5 mM (P1), perlakuan ekstrak microgreens kubis merah 120 µg/mL (P2), dan perlakuan paraquat 3,5 mL + ekstrak microgreens kubis merah 200 µg/mL (P3). Hasil dari pengujian kekuatan antioksidan ekstrak microgreens kubis merah didapatkan IC50 sebesar 33,845 µg/mL yang bersifat sangat kuat dan kadar polifenol total sebesar 305,78 mg GAE/g ekstrak, kadar klorofil total sebesar 8,653 mg/g serta kadar karotenoid sebesar 14,008 µmol/g. Dari hasil pengujian kelulusan hidup pada hari terakhir pengamatan terlihat bahwa kelompok lalat buah yang tidak diberi perlakuan (kontrol) mampu menghasilkan nilai tertinggi sebesar 97,77% yang diikuti perlakuan ekstrak microgreens kubis merah sebesar 94,44%, sedangkan kelulusan hidup terendah didapatkan pada lalat buah yang mendapatkan perlakuan paraquat sebesar 56,66%. Begitupun, gerak lokomotor yang diukur dari kemampuan memanjat/geotaksis negatif terlihat bahwa lalat buah yang tidak mendapat perlakuan/kontrol mampu menghasilkan nilai tertinggi sebesar 96,66% diikuti perlakuan ekstrak microgreens kubis merah sebesar 100%, sedangkan gerak lokomotor terendah didapatkan pada lalat buah yang mendapat perlakuan paraquat sebesar 73,33%. Adapun kadar Malondialdehid tertinggi diperoleh pada lalat buah yang mendapat perlakuan paraquat sebesar 14,16 nMol/mL sedangkan terendah pada lalat buah yang mendapat perlakuan ekstrak microgreens kubis merah sebesar 11,42 nMol/mL. Kemudian data menunjukkan perlakuan ekstrak microgreens kubis merah juga mampu menghasilkan kadar dopamin tertinggi sebesar 0,10 dan perlakuan paraquat menghasilkan kadar dopamin terendah sebesar 0,03. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak microgreens kubis merah dapat berperan sebagai neuroprotektif terhadap penyakit Parkinson yang diinduksi paraquat pada lalat buah
Penguatan Peran Guru Ekonomi Melalui Kolaborasi Strategis dalam Meningkatkan Literasi Ekonomi Kreatif Era Society 5.0 bagi Generasi Muda di Aceh Utara dan Lhokseumawe
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat peran guru ekonomi dalam meningkatkan literasi ekonomi kreatif berbasis teknologi digital di era Society 5.0. Program dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe dengan melibatkan 20 guru ekonomi dari SMA, SMK, dan MAN yang tergabung dalam MGMP Ekonomi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman terhadap konsep ekonomi kreatif, keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran digital, serta minimnya penerapan model pembelajaran kolaboratif di sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan aplikatif yang terdiri dari lima tahap utama: koordinasi awal, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan literasi ekonomi kreatif, workshop pembuatan media ajar digital berbasis Canva for Education, serta evaluasi dan pendampingan keberlanjutan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 27–28 Oktober 2025, dengan dukungan Dinas Pendidikan dan pelaku UMKM kreatif lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 34% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Sebanyak 20 produk media ajar digital berhasil dihasilkan, dan seluruh peserta menyusun rancangan pembelajaran berbasis proyek (RPP) inovatif yang mengintegrasikan konsep ekonomi kreatif lokal. Selain itu, terbentuk jejaring kolaboratif antara guru, akademisi, dan pelaku usaha sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini. Dampak kegiatan mencakup peningkatan kompetensi pedagogis guru, penguatan jejaring kolaboratif lintas sektor, serta kontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini juga berimplikasi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan ekonomi kreatif dalam membentuk generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Dengan demikian, program PKM ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata kunci: literasi ekonomi kreatif, guru ekonomi, Society 5.0, kolaborasi strategis, Aceh Utara dan Lhokseumawe
Peningkatan Nilai Olahan Ikan dan Partisipasi Aktif Akademisi dalam Gerakan Gemar Konsumsi Ikan di Desa Blang Pulo Kec. Muara Dua Kota Lhokseumawe
Indonesia memiliki potensi sumber daya alam laut yang cukup melimpah, diantaranya adalah keberagaman varietas ikan yang dapat dijadikan sumber pangan serta memiliki kandungan gizi tinggi, selain itu harganya yang jauh lebih murah dibandingkan dengan sumber protein lainnya, menyebabkan ikan sangat potensial untuk dikembangkan dan dijadikan bahan baku pada usaha kecil dan menengah (UKM). Tetapi permasalahan yang terjadi di masyarakat adalah Rendahnya perkembangan UKM dari hasil olahan ikan dan Rendahnya rasa suka akan konsumsi ikan pada generasi millennial. Permasalahan ini menyebabkan pemerintah meluncurkan program nasional yaitu Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Tujuan Gerakan ini adalah mengkampanyekan pentingnya makan ikan terutama untuk pertumbuhan dan kecerdasan serta membantu dalam mencegah terjadinya stunting pada anak khususnya di Aceh yang menempati urutan ke 3 untuk kasus stunting di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini adalah salah satu bentuk usaha dari para akademisi untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini. Tim PKM memberikan softskill berupa sosialisasi akan nilai gizi ikan dan bahayanya stunting pada anak serta manajemen pengelolaan UKM. Selain itu tim PKM memberikan hardskill berupa pelatihan pembuatan tekwan. Kegiatan ini dilakukan di Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Dua dan diikuti para ibu rumah tangga serta remaja putri. Kegiatan ini memberi dampak positif terhadap kesadaran mitra akan nilai gizi ikan, bahaya stunting, menambah kemampuan dalam pengelolaan UKM serta menambah semangat wirausaha mitra.
Transformasi Kewirausahaan Santriwati: Pelatihan Pembuatan Buket, Papan Bunga Akrilik dan Digitalisasi Usaha di Dayah Darul Mu’arif Al-Aziziyah Lhokseumawe
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Dayah Darul Mu’arif Al-Aziziyah Padang Sakti Kota Lhokseumawe yang merupakan lokasi pembinaan lingkungan Universitas Malikussaleh. Beberapa permasalahan yang dihadapi santriwati di Dayah Darul Mu’arif Al-Aziziyah Padang Sakti adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam menghasilkan buket dan papan bunga akrilik yang berpotensi besar bagi kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar, serta minimnya pemahaman bisnis digital untuk memasarkan produk sehingga tim pengabdian menawarkan solusi pendampingan teknik pembuatan buket, papan bunga akrilik dan digital usaha, melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan terstruktur (teknik merangkai buket, papan bunga akrilik, e‑commerce, konten), dan evaluasi serta monitoring pasca pelatihan. Tujuan kegiatan ini diharapkan santriwati mampu meningkatkan kreativitas merangkai bunga dengan cara memfokuskan produk siap jual dan menghasilkan desain yang kreatif dan variatif. Selanjutnya memahami analisa pasar dalam mempromosikan dan mendistribusikan produk baik offline maupun online sehingga produk dikenal secara lokal dan nasional. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan PkM ini adalah santriwati fokus memproduksi buket dan papan bunga akrilik serta memasarkan hasil produk secara digital (offline dan online). Luaran yang dihasilkan dalam kegiatan PkM ini yaitu publikasi kegiatan pada media cetak atau online di Unimal News, publikasi jurnal ilmiah nasional berbasis OJS di Jurnal Pengabdian Ekonomi dan Sosial. Dokumen kerjasama dengan mitra/masyarakat berupa MoA/IA, laporan pengabdian, serta HKI (Hak Cipta)
EFFECT OF RUBBER PRODUCTION, DOLLAR EXCHANGE RATE AND INFLATION ON RUBBER EXPORTS IN INDONESIA
This study was conducted in Indonesia and aimed to examine the effect of rubber production, the dollar exchange rate, and inflation on rubber exports. The data analysis method used was multiple linear regression. The results showed that rubber production and inflation positively and significantly influenced rubber exports, while the dollar exchange rate negatively and significantly influenced rubber exports. Simultaneously, rubber production, the dollar exchange rate, and inflation positively and significantly influenced rubber exports in Indonesia, and the magnitude (R^2) of the effect of the amount of production, dollar exchange rate, and inflation on rubber exports was 0.5979 (59.79%
PENGARUH INFLASI, PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DAN INVESTASI TERHADAP PENGANGGURAN TERDIDIK DI KOTA LHOKSEMAWE TAHUN 2008-2022
The aim of this research is to analyze the influence of Inflation, Gross Regional Domestic Product (GRDP) and Investment on Educated Unemployment in Lhokseumawe City. The data used in this research is secondary data obtained from publications by the Central Statistics Agency (BPS) and the Medium Term Development Plan (RPJM) of Lhokseumawe City for 15 years (2008-2022). This research uses the Multiple Linear Regression analysis method using Eviews. The results of this research show that inflation has a positive effect on educated unemployment in the city of Lhokseumawe. Gross Regional Domestic Product (GRDP) has no effect on educated unemployment in the city of Lhokseumawe. And investment has a positive effect on educated unemployment in the city of Lhokseumawe. Based on the results of tests carried out simultaneously on inflation, Gross Regional Domestic Product (GRDP) and investment have a significant effect on educated unemployment in Lhokseumawe City
Peningkatan Kualitas Kesehatan Calon Sumber Daya Manusia Melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMAN 1 Bireuen
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemeriksaan Kesehatan gratis agar kualitas calon sumberdaya manusia di Indonesia pada umumnya dapat lebih ditingkatkan. Kegiatan ini focus pada pengecekan kadar gula darah untuk siswa. Hal ini dikarenakan jumlah penderita diabetes melitus (DM) tipe 1 di Indonesia mencapai 41,8 ribu orang pada tahun 2022. Angka tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan penderita diabetes tipe 1 terbanyak di ASEAN, serta peringkat ke-34 dari 204 negara di skala global. Penderita DM tipe 1 ini biasanya ada dikalangan remaja dan usia produktif, Tingginya jumlah Penderita DM diusia muda ini tentunya akan berdampak terhadap penurunan kualitas dan produktifitas SDM Indonesia di masa depan, dan hal ini akan memperburuk kondisi ketenagakerjaan Indonesia, karenanya perlu Upaya dan kepedulian untuk mencegah hal tersebut terjadi, salahsatunya dengan pengecekan kadar gula darah secara rutin. Mitra kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Siswa siswi kelas 10 Merdeka A di SMA Negeri 1 Bireuen. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah ketua tim pengabdian. Hasil dari pelaksanaan kegiatan yang diikuti 33 siswa dari SMA Negeri 1 Bireuen ini berjalan lancar dengan hasil terdeteksi ada 2 siswa memiliki kadar gula darah tinggi dan 5 siswa mengalami hipoglikemi (kadar gula darah rendah)
The Effect of Red Okra Fruit Extract (Abelmoschus esculentus) on Lactobacillus acidophilus Growth
Background: Dental caries occupies the top rank of dental and oral diseases that many Indonesians complain about. Dental caries is caused by Lactobacillus acidophilus. One of the latest treatments for caries disorders is by giving mouthwash. Mouthwash currently circulating, almost all contain chlorhexidine as the main ingredient. However, there are side effects from using chlorhexidine for a long period of time, namely discoloration of the teeth, which cannot be removed simply by brushing the teeth. Red okra fruit contains flavonoids which are useful as antibacterial. This study aimed to determine the potential of red okra fruit extract (Abelmoschus esculentus) as an antibacterial against Lactobacillus acidophilus in vitro.
Methods: In vitro experimental studies. A total of 28 petri dishes contained bacterial cultures of Lactobacillus acidophilus grouped into 7 groups consisting of 2 control groups and 5 treatment groups of red okra fruit extract concentration of 10% -50%. Inhibition zone diameter analysis was carried out with the help of SPSS software using univariate and bivariate methods.
Results: The group that received chlorhexidine showed the highest ability to produce the largest diameter of the inhibition zone compared to all treatment groups. Along with increasing the dose of red okra fruit extract, the ability of okra fruit extract to increase in producing a larger diameter of the inhibition zone.
Conclusion: Red okra fruit extract shows effectiveness as an antibacterial Lactobacillus acidophilus and increases the extract's concentration
PONDOK DAMAI: A STUDY OF PELITA INTERFAITH ASSOCIATION MOVEMENT FOR INTERRELIGIOUS ENGAGEMENT IN INDONESIA
Indonesia possesses various religions and faith affiliations, so there is no doubt that there are multiple causes that have conflict due to several factors such as economic, social, and political. To minimize the possibility of the emergence of intolerance and discrimination, 'Pelita,' an interfaith association, seeks to realize the values of interreligious harmony among religious people, one of which is located in Semarang. Pelita aimed for the nation's adolescents to return to knitting peace in its annual plan, 'Pondok Damai’. This paper analyzed how the adolescents' activities in Pondok Damai are strongly oriented toward maintaining interreligious engagement. Using qualitative methods through a sociological approach, this paper interviewed participants involved in Pondok Damai and relevant literature research. Moreover, this paper used an analysis belonging to J.B Banawiratma, ‘Seven Moments of Dialogue’. Using the theory of Seven Moments of Dialogue, the author will interpret several Pondok Damai activities and how it contributes to interreligious dialogue in Indonesia. These moments contain dialogue of life, social analysis and contextual ethical reflection, study of religious traditions, interfaith dialogue in sharing faith and interfaith theology, dialogue of action and intra-religious dialogue. This research concluded that Pondok Damai became a forum for interfaith encounters with youngsters from different affiliations. Through their participation in a series of Pondok Damai activities, youngsters have established a true peace by interreligious engagement among them
