184 research outputs found

    FIGUR RIDWAN KAMIL DALAM EKSPRESI GARIS DAN WARNA

    Get PDF
    Ridwan Kamil merupakan sosok pemimpin baru dewasa ini, beliau adalah Walikota Bandung periode 2013-2018. Pemimpin dengan karakter yang ramah, kreatif, dan berprestasi. Banyak perubahan yang telah dibawanya selama menjadi pemimpin di kota Bandung, terutama pembangungan di bidang infrastuktur. Hal ini didasari dari pendidikan dan pekerjaan sebelum menjadi walikota, yaitu sebagai seorang arsitek. Sebagai bentuk apresiasi penulis terhadap kontribusi dan kinerjanya sebagai walikota Bandung, muncul sebuah gagasan untuk mengapresiasi figur Ridwan Kamil dalam sebuah karya seni lukis. Pada karya seni lukis yang dibuat akan menitikberatkan pada kepribadian dan keseharian Ridwan Kamil yang menjadi hal yang melekat dalam pikiran masyarakat sebagai konsep dalam lukisan yang mengambil aliran ekspresionisme. Dalam lukisan dengan teknik ekspresionisme ini, penulis menonjolkan potret ekspresi, garis, dan warna-warna yang mewakili sosok Ridwan Kamil dalam kesehariannya sebagai pemimpin di pemerintahan dan pemimpin di keluarga dan masyarakat terdekatnya. Lukisan yang dibuat oleh penulis mengadaptasi karya-karya seni lukis ekspresionisme yang sebelumnya telah dibuat oleh seniman besar seperti Affandi dan Voka. Dalam proses penciptaan karya seni lukis ini, beberapa tahapan yang dilakukan setelah penemuan ide adalah melakukan kontemplasi dan stimulasi agar karya yang dibuat sesuai dengan apa yang diharapkan. Terdapat 6 buah karya dengan beberapa tema yang mewakili figur Ridwan Kamil dan peristiwa yang telah dilaluinya, seperti karya yang berjudul “Loyalitas Tanpa Batas” yang mengingatkan kita pada nadzar Ridwan Kamil yang akan mencukur pendek rambutnya jika Persib juara Liga Super Indonesia 2014 atau karya dengan judul “Sosok Pemimpin Baru” yang secara visual digambarkan dengan figur Ridwan Kamil yang menggunakan seragam walikota. Adapun harapan dari hasil karya yang telah dibuat oleh penulis di kemudian hari adalah adanya penyempurnaan dalam riset terhadap tokoh dengan menambah sumber buku-buku autobiografi tokoh itu sendiri dan melakukan wawancara langsung dengan tokoh yang bersangkutan sehingga otentitas materi yang dirumuskan bersumber dari sumber yang terpercaya. Deformasi bentuk dari figur menjadi bentuk yang abstrak dan penambahan elemen estetis seperti kain, serbuk pasir, dan bahan daur ulang bisa membuat karya menjadi memiliki kesan yang inovatif dan variatif dibandingkan karya lukis biasa yang cenderung menggunakan bahan konvensional seperti kanvas, kuas dan cat akrilik.;--Ridwan Kamil is a new leader today, he is Mayor of Bandung period 2013-2018. Leaders with a friendly, creative and accomplished character. Many changes that have been brought during the leadership in the city of Bandung, especially development in the field of infrastructure. It is based on education and work before becoming mayor, he is an architect. As a form of appreciation of the author of his contribution and performance as mayor of Bandung, came an idea to appreciate the figure Ridwan Kamil in a work of painting. In the work of painting is made will focus on the personality and daily Ridwan Kamil which became inherent in the minds of society as a concept in painting that takes the flow of expressionism. In this painting with this expressionism technique, the authors highlight the portraits of expressions, lines, and colors that represent the figure of Ridwan Kamil in his daily life as a leader in government and leaders in his immediate family and community. The paintings created by the author are also adapted from works of expressionism paintings that had previously been made by great artists such as Affandi and Voka. In the process of creating this painting, several stages done after the discovery of the idea is to do contemplation and stimulation for the work made in accordance with what is expected. There are 6 artworks with several themes representing the figure of Ridwan Kamil and the events he has passed, such as the work entitled "Unlimited Loyalty" which reminds us of the promise of Ridwan Kamil who will shave her hair short if Persib Indonesian Super League champion 2014 or work with title "The New Leader" is visually depicted with the figure of Ridwan Kamil who uses the mayor's uniform. the hope of the work that has been made by the author in the future is the refinement in research on the character by adding the source autobiographical books of the character itself and conduct direct interviews with the figures concerned so that the authenticity of the material formulated sourced from reliable sources. The deformation of shapes from figures into abstract shapes and the addition of aesthetic elements such as fabrics, sand dust, and recycled materials can make the work of having an innovative and varied impression compared to ordinary paintings that tend to use conventional materials such as canvas, brushes and acrylic paint

    Strategi dakwah Islam Majelis Tarbiyah dalam membantu mengentaskan kemiskinan masyarakat Garut: Studi terhadap pelaksanaan pengajian dan kiprah Majlis Tarbiyah di Kp. Bojong Wanaraja Garut

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi bahwa, kemiskinan itu merupakan sarana yang sangat efektif menuju kriminalitas, kemaksiatan dan kedzaliman. Mengenai persoalan dompet dhuafa, yang mana dalam penelitian ini, penulis akan mengambil kasus yang terjadi di Kp. Bojong Wanaraja Garut. Dimana dompet dhuafa merupakan salah satu program unggulan Majelis Tarbiyah yang dananya bersumber dari masukan yang bersumber dari Zakat, infaq dan Sodaqoh Jamaah yang tertata dan terkordinir dapat dijadikan solusi dalam mengentaskan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisi perencanaan, proses, imlementasi dan evaluasi dakwah yang dilakukan oleh Majelis Tarbiyah dalam mengentaskan kemiskinan di masyarakat Kp. Bojong Wanaraja Garut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori medan Dakwah yang di kemukakan oleh Muhammad Hussen yang menyatakan bahwa dakwah terbagi kepada : Dakwah Fardiah, dakwah Ammah, dakwah bil Lisan, dakwah bil Hal, dakwah bit Tadwin, dakwah bil Hikmah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang dianggap relevan dengan orientasi penelitian yang lebih menitikberatkan pada metode observasi, dokumentasi dan wawancara langsung kepada subyek informal yang ditleliti. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan Ilmu Dakwah dengan melihat usaha dan kegiatan yang dilakukan dalam bentuk sikap, ucapan dan perbuatan yang mengandung ajakan dan seruan, baik langsung maupun tidak langsung. Hasil penelitian ini adalah : Perencanaan dakwah, dimulai dengan langkah Penetapan tujuan, menyusun program, penjadwalan, penetapan prosedur dan Penganggaran. Proses dawahnya dengan memberikan pembinaan secara rutin dan terprogram, yaitu dalam bentuk, Pengajian mingguan dilaksanakan setiap malam sabtu setelah magrib. Implementasi dakwah, secara umum memiliki dua bentuk program yaitu bantuan dana konsumtif yaitu bantuan yang langsung di berikan kepada mustahik dan bersifat konsumtif, bantuan dana produktif adalah bantuan dana kepada mustahik dalam bentuk modal usaha bergulir. Dua jenis bantuan ini telah berjalan, meskipun belum terlalu maksimal. Evaluasi dakwah yang dilakukan, dengan melakukan kegiatan evaluasi 1 kali sebulan, yang dievaluasi biasanya program bulanan yang telah dilaksanakan. Sementara itu evaluasi tahunan dilakukan sekali setahun, itu merupakan evaluasi menyeluruh. Penelitian ini secara umum dapat disimpulkan bahwa strategi dakwah Islam di Majelis Tarbiyyah bahwa perencanaan, proses, implementasi dan evaluasi dakwah yang dilakukan sudah sesuai dengan yang diharapkan, meskipun belum sepenuhnya maksimal

    Strategi Dakwah Pengentasan Kemiskinan Majelis Tarbiyyah Garut

    Get PDF
    Poverty is a path to crime, immorality and iniquity. Its presence in people\u27s lives requires handling. The presence of Dhuafa wallet in Garut is a very desirable solution. This study aims to describe the steps that the dhuafa wallet organization of Majlis Tarbiyah has in alleviating poverty, especially in Bojong Wanaraja Garut. Research uses descriptive methods in qualitative approaches. The results of the study show that the steps of da\u27wah that are sought start from planning, implementation and evaluation. In the planning stage, steps begin with setting goals, arranging programs, scheduling, setting procedures and budgeting. At the implementation level there are two forms of treatment: routine and programmed coaching, in the form of weekly recitation every Saturday night after sunset, as the implementation of spiritual propaganda, consumptive financial assistance in the form of direct assistance to assisted participants and productive financial assistance, namely financial assistance to participants in the form of rolling business capital. Da\u27wah evaluations once a month, which are usually evaluated monthly programs that have been implemented. Based on the evaluation, the two types of assistance have been running, even though their achievements have not been optimal.AbstrakKemiskinan merupakan jalan menuju kriminalitas, kemaksiatan dan kedurhakaan. Keberadaannya dalam kehidupan masyarakat memerlukan penanganan. Kehadiran dompet dhuafa di Garut menjadi solusi yang sangat diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan langkah-langkah yang dimiliki lembaga dompet dhuafa Majlis Tarbiyah dalam pengentasan kemiskinan khususnya di Bojong Wanaraja Garut. Penelitian menggunakan metode deskriftif dalam pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan langkah-langkah dakwah yang diupayakan dimulai dari perencanaan, implementasi dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, langkah dimulai dengan penetapan tujuan, menyusun program, penjadwalan, penetapan prosedur dan Penganggaran. Pada tingkat implementasi dilakukan dua bentuk perlakuan: pembinaan secara rutin dan terprogram, dalam bentuk pengajian mingguan setiap malam sabtu setelah magrib, sebagai implementasi dakwah ruhaniyah, pemberian bantuan dana konsumtif berupa bantuan yang langsung diberikan kepada peserta binaan dan bantuan dana produktif yaitu bantuan dana  kepada peserta dalam bentuk modal usaha bergulir. Evaluasi dakwah satu kali sebulan, yang dievaluasi biasanya program bulanan yang telah dilaksanakan. Berdasarkan evaluasi dua jenis bantuan tersebut  telah berjalan, meskipun pencapaiannya belum maksimal

    PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. YUSEN LOGISTICS SOLUTIONS INDONESIA

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine how much influence the Standard Operating Procedures (SOP) and Supervision of Employee Performance at PT. Yusen Logistics Solutions Indonesia, both partially and simultaneously. Data analysis in this study used the SPSS 22 program, namely by using the classic assumption test, simple and multiple regression analysis, simple and multiple correlation analysis, and hypothesis testing and f test. Data were collected using a questionnaire. The results showed a positive and significant effect between standard operating procedures (SOP) on employee performance partially, with a significance value of 0.020 <0.05 and a calculated T value of 2.394> T table 1.676. While supervision of employee performance partially has a significance value of 0.999> 0.05, a significance value of greater than 0.05 and a calculated T value of 0.001 <T table 1.676 so that it does not have a significant effect. From the results of simultaneous calculations (together) between variables Standard Operating Procedure (SOP) and Supervision of Employee Performance has a value of 0.004 <0.05 and F value of 6.061> F table 3.18 means that the data shows that there is a positive influence and significant .. R Square value of 0.195, this implies that the influence given by the variable Standard Operating Procedures (SOP) and Supervision of Employee Performance by 19.5%

    Analisis Pemanfaatan Media Sosial Twitter oleh Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil

    No full text
    Pelayanan publik adalah suatu kegiatan pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam bentuk jasa maupun barang, namun saat ini buruknya pelayanan publik yang dirasakan masyarakat adalah pelayanan yang berbelit-belit, keterampilan pelayan publik yang kurang profesional, serta waktu pelayanan yang kurang efektif dan efisien. Permasalahan ini muncul dalam rangka untuk memberikan evaluasi kepada pelayan publik supaya lebih baik. Pelayan publik dituntut dapat menciptakan suatu ide atau inovasi pelayanan supaya kepuasan suatu masyarakat dapat terjamin. Media sosial menjadi solutif-alternative yang sangat berperan penting untuk optimalisasi sebuah sistem kerja pemerintah, salah satunya melalui media sosial twitter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara akademik dan ilmiah tentang pemanfaatan media sosial twitter dalam birokrasi pemerintahan sebagai upaya peningkatan pelayanan prima dengan berbagai informasi peristiwa yang penulis dapatkan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) yang memuat metode induksi, deduksi, dan komparasi. Objek penelitian ini adalah media sosial akun twitter @ganjarPranowo dan akun twitter @ridwanKamil sebagai akun twitter resmi kepemilikan Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan media sosial twitter dalam birokrasi pemerintahan Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil sebagai upaya peningkatan pelayanan prima sudah memenuhi aspek variabel teori pelayanan prima. Dalam mewujudkan pelayanan prima melalui media sosial twitter telah menerapkan standar: kemampuan (ability), sikap (attitude), penampilan (appearance), perhatian (attention), tindakan (action), dan tanggung jawab (accountability). Dengan adanya media sosial twitter ini pemerintah menjadi lebih mudah untuk mengakses suatu informasi yang timbul di masyarakat, sehingga interaksi masyarakat dengan pemerintah menjadi mudah dan efektif. AbstractPublic service is an activity to meet the needs of the community in the form of services and goods, but currently the poor public services that are felt by the community are convoluted services, the skills of public servants who are less professional, and service time that is less effective and efficient. This problem arises in order to provide an evaluation to public servants to be better. Public servants are required to create an idea or service innovation so that the satisfaction of a community can be guaranteed. So, social media becomes a solutive alternative that plays an important role in optimizing a government work system, one of which is through social media Twitter. The purpose of this study is to describe academically and scientifically about the use of social media Twitter in the government bureaucracy as an effort to improve excellent service with various information events that the author gets. This research method uses a qualitative-descriptive approach, while the analytical technique used is content analysis which contains the methods of induction, deduction, and comparison. The object of this research is the social media account @ganjarPranowo and @ridwanKamil twitter account as the official twitter account of Ganjar Pranowo and Ridwan Kamil. The results showed the use of social media Twitter in the government bureaucracy of Ganjar Pranowo and Ridwan Kamil as an effort to improve excellent service had fulfilled variable aspects of excellent service theory. In realizing excellent service through social media, Twitter has implemented standards: ability, attitude, appearance, attention, action and accountability. With the existence of Twitter social media, the government becomes easier to access information that arises in the community, so that community interaction with the government becomes easy and effective

    Transposition and modulation analysis on the translation of prayer for rain into do?a minta hujan

    No full text
    Muhammad Ridwan Roji Abdullah: ?An Analysis of Translation Procedure on David Campbell?s Poem Prayer for Rain? which is translated by Taufik Ismail Do?a Meminta Hujan. Thesis: English Letters Department of Adab and Humanities Faculty, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, November 2014. The study in this paper discusses the translation procedure of the poem on the tittle ?Prayer for Rain? which is translated by Taufik Ismail. The important purpose in this research, the author tries to explain the translation procedures used in translating at poem Prayer for Rain by David Campbell. The writer uses descriptive qualitative method, to describe and analyze identifies the process of how an English word of the poem is translated into Bahasa Indonesia. In addition, this study also identifies whether the translation process results the changes of manner. To suport the analyses, the writer use some books, and dictionaries, namely A Text book of Translation (Peter Newmark), Teori & Praktek Penerjemahan (Frans Sayogie), Kamus Lengkap Indonesia-Inggris a(2004). The writer uses the theory of translation procedure. Finally, the writer finds fourteen words of translation procedure from Prayer for Rain poem. The translation procedure are Modulation and Transposition

    Assessing the impact of Visible Light Communication on our daily life usage of Ubiquitous Computing Technology

    No full text
    Abstract: A better and calmer future is the destination of everybody’s vision. Technology has similar theories to describe what technology will look like in the near and far future as a factor of human satisfaction and life feasibility. We are continuously dealing with digital data in this modern era, from soc­­­ial media memes to highly classified government data, which is dependent on more sophisticated technology that facilitates the sharing of that digital data. Those applications are under the concept of ubiquitous computing (UbiComp). Methods of sharing that digital data, on the other hand, differ and are transferred and received through various communication mediums, one of which is Visible Light Communication (VLC), which communicates via the visible portion of the electromagnetic (EM) spectrum. Therefore, by using the concept of Ubiquitous Computing, in this article, we will provide and analyze how Visible Light Communication touches Ubiquitous Computing. Keywords: Calm technology, Optical Communication, Radio Frequency Communication, Ubiquitous computing, Visible Light Communication. Title: Assessing the impact of Visible Light Communication on our daily life usage of Ubiquitous Computing Technology Author: Ridwan Ismail Hassan International Journal of Recent Research in Electrical and Electronics Engineering (IJRREEE) ISSN 2349-7815 Vol. 9, Issue 3, July 2022 - September 2022 Page No: 1-11 Paper Publications Website: www.paperpublications.org Published Date: 20-July-2022 DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.6867109 Paper Download Link (Source) https://www.paperpublications.org/upload/book/Assessing%20the%20impact%20of%20Visible-20072022-7.pdfInternational Journal of Recent Research in Electrical and Electronics Engineering (IJRREEE), ISSN 2349-7815, Paper Publications, Website: www.paperpublications.or

    PROSEDUR PEMBAYARAN PAJAK MENGGUNAKAN MPN G3 MELALUI APLIKASI POSPAY

    Get PDF
    This Final Project Report was prepared by Adriny Amalia Husna Ridwan, Student Identification Number 1941211030, with the title "Tax Payment Procedure Using MPN G3 Through the Pospay Application". This report was prepared based on the results of research conducted by the author at the Sukabumi Post Office. Advances in technology and information make people want to have services that can be accessed easily, quickly, transparently, and in real time. For this reason, the Ministry of Finance responded by making a new innovation, namely the State Revenue Module (MPN). With the State Revenue Module (MPN) taxpayers/payers/payers can easily fulfill their obligations anywhere and anytime 24 hours a day 7 days a week as long as they are connected to the internet. This system is a combination of three previously separate payment channels, namely the Tax Payment Reporting Monitoring system (MP3) which is managed by the Directorate General of Taxes, the Electronic Data Interchange (EDI) system by the Directorate General of Customs and Excise, and the State Revenue System (SISPEN) for Non-Tax State Revenue (PNBP) which is managed by the Directorate General of Budget This system also cooperates with many ecommerce, and fintech. One of them is with PT. Pos Indonesia (Porsero) this system can be accessed through an application managed by the Post Office, namely Pospay

    Metode Dakwah Gus Baha Melalui Humor Di Channel YouTube Santri Gayeng

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana bentuk metode dakwah Gus Baha, (2) untuk mengetahui bagaimana bentuk humor Gus Baha dalam berdakwah di channel youtube santri gayeng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi online dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan mendownload video, mengamati, menyalin data dalam bentuk kata dan membuat kesimpulam. Kesimpulan dalam penelitian ini. Pertama Dalam berdakwah Gus Baha menggunakan bentuk humor edukatif, tidak sehat dan tidak rasis. Humor yang disampaikan selalu relevan dengan pesan-pesan yang disampaikan artinya memiliki makna dan memudahkan mad’u untuk memahami dakwahnya. Humor ini juga memiliki sisi positif yaitu mampu menambah keakraban da’I dengan mad’u. Gus Baha tidak pernah mengeluarkan kata-kata kotor, cacian dan makian dalam berdakwah. Beliau menjaga esensi dari dakwah tersebut. Sehingga inilah pentingnya seorang da’I memiliki penguasaan ilmu yang baik dalam berdakwah agar terhindar dari hal-hal yang tak di inginkan seperti cacian atau makian saat berdakwah. Kedua Sedangkan metode yang digunakan Gus Baha dalam berdakwah ialah metode hikmah. Gus Baha dalam berdakwah serius ingin memberi pelajaran dengan bahasa yang sopan dan disertai dalil-dalil yang berkaitan dengan materi yang disampaikan. Kata Kunci : Metode Dakwah; Youtube santri gayeng; Gus Bah

    EKSISTENSI JURNALIS PEREMPUAN DALAM MEMPERTAHANKAN KESETARAAN GENDER DI INSPIRA TV BANDUNG

    Get PDF
    This research is motivated by the problem of gender equality that still often occurs. The main cause of the gender gap is social values, meanwhile the ability, willingness, and readiness of women themselves to change the situation are not actually implemented. The purpose of this study is to explain how female journalists maintain gender equality amidst the patriarchal social structure in terms of motives, experiences and meanings. This study uses a qualitative descriptive method and using the phenomenological theory of Alfred Schutz and Husserl. While the data collection techniques used in this study were through observation, interviews and documentation studies. The subjects in this study were female journalists at Inspira Tv Bandung, to determine the informants, the researchers used Snow Ball Sampling. The results of this study indicate the characteristics of the motives of female journalists at Inspira Tv Bandung assessing that the work of journalists is a noble job and is a pleasure in reporting. Based on the characteristics of the experience, several female journalists at Inspira Tv Bandung had negative experiences such as verbal harassment, being looked down upon and being seconded. on the characteristics of the meaning of female journalists on Inspira Tv Bandung interpreting it with feelings, not being underestimated because of gender and some journalists interpret it by working professionally and with quality
    corecore