1,720,961 research outputs found
Kompetensi Kepribadian Dosen Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum Kota Makassar
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran kompetensi kepribadian yang dimiliki dosen PAI pada Perguruan Tinggi Umum Negeri di Kota Makassar, mencerminkan pentingnya peran dosen PAI dalam membentuk lingkungan akademik yang positif, terpercaya, dan inklusif. Kompetensi kepribadian yang mereka tunjukkan tidak hanya mempengaruhi pendidikan formal di kelas, tetapi juga membentuk sikap, nilai, dan perilaku mahasiswa di
luar lingkungan akademik. Dosen-dosen PAI ini menjadi model peran yang inspiratif dalam menggabungkan nilai-nilai agama dengan tindakan nyata, membantu membentuk karakter mahasiswa, dan menciptakan lingkungan
pembelajaran yang mendukung pertumbuhan holistik. (2) strategi dalam mengimplementasikan kompetensi kepribadian yang dimiliki dosen PAI pada Perguruan Tinggi Umum Negeri di Kota Makassar: yaitu melalui integrasi nilai-nilai agama dalam tindakan sehari-hari, keterlibatan dalam pengembangan mahasiswa, kerjasama dan kolaborasi dalam lingkungan inklusif, partisipasi dalam pengembangan kurikulum, serta kepemimpinan yang arif dan bijaksana,
dosen PAI menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pertumbuhan intelektual dan karakter mahasiswa secara holistik, sambil memberikan dampak positif pada perguruan tinggi dan masyarakat secara lebih luas. (3) tantangan dalam mengimplementasikan kompetensi kepribadian yang dimiliki dosen PAI pada Perguruan Tinggi Umum Negeri di Kota Makassar: tantangan internal
meliputi upaya konsistensi antara nilai-nilai agama yang dianut dengan tindakan sehari-hari, pengelolaan waktu untuk menyeimbangkan tugas mengajar dan kegiatan pengembangan diri, serta menjaga motivasi dan semangat di tengah tekanan tugas. Sementara itu, tantangan eksternal terdiri dari diversitas mahasiswa yang mengharuskan adaptasi dalam pendekatan pembelajaran, perubahan lingkungan pendidikan yang dinamis, serta harapan masyarakat terhadap kontribusi positif dosen PAI dalam pembentukan karakter dan moral mahasiswa. Meskipun menghadapi tantangan ini, dosen PAI di PTUN Makassar telah berhasil melalui strategi-strategi yang efektif dalam menerapkan kompetensi kepribadian,
menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pertumbuhan holistik mahasiswa, serta berkontribusi positif pada perguruan tinggi dan masyarakat. Temuan utama dari penelitian ini adalah menghubungkan kompetensi kepribadian dengan nilai-nilai agama, pengembangan mahasiswa, kerjasama antardisiplin, pengembangan kurikulum, dan dampak positif pada lingkungan akademik.
Temuan lain dalam penelitian ini adalah terdapat PTUN yang mengangkat dan menugaskan dosen PAI tidak sesuai dengan bidang keilmuannya, sehingga perlu disesuai secara keilmuan dan administratif. Penelitian ini berimplikasi terhadap pentingnya pengembangan kompetensi kepribadian bagi dosen-dosen PAI di Perguruan Tinggi Umum Negeri
di Kota Makassar, dengan memperhatikan aspek-aspek yang diidentifikasi dalam penelitian ini, serta perlunya perencanaan strategis dalam mengatasi tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan kompetensi tersebut guna meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran dalam konteks yang beragam dan dinami
Educational Policy: Understanding Tri Pusat Pendidikan (Education Centers) as Efforts to Reach Educational Objectives
This paper seeks to offer an interpretation of the significance of the core of education in an attempt to achieve public policy goals. Some publications addressing approaches, techniques, and models of learning as a means of understanding the ideal education, but there are still deficiencies attributable to educators or adults who do not see the environment as a place of training. The paper aims to provide parents, teachers, and the community with knowledge so that education is a joint obligation so that cooperation in the education system is complete. "Tri Pusat Pendidikan" are three critical elements that play an essential role in learning and become the center of educational activities, namely family education (informal education), school training (formal education), and social education (non-formal culture). The "Tri Pusat Pendidikan" idea means that learning can be done anywhere and at any time, being a mutual obligation. This principle says the society and family have a balanced responsibility for the success of education offenders, and that it is not just schools that are made and regulated as organizations that have a great (full) responsibility for the success of individuals in their educational cycle
Pembelajaran Bahasa Arab dengan Pendekatan Tafsir Al-Qur'an
Artikel ini menyajikan sebuah kajian mengenai metode pembelajaran Bahasa Arab dengan pendekatan Tafsir Al-Qur'an. Tafsir Al-Qur'an merupakan penafsiran ayat-ayat suci Al-Qur'an, yang tidak hanya menyampaikan makna literalnya, tetapi juga menganalisis konteks historis dan sosial di balik setiap ayat. Pendekatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pemahaman bahasa Arab dengan pemahaman mendalam tentang teks suci Islam. Dalam artikel ini, metode pembelajaran Bahasa Arab dengan pendekatan Tafsir Al-Qur'an dijelaskan melalui beberapa langkah. Pertama, penelitian merangkum dasar-dasar tafsir Al-Qur'an dan relevansinya dalam pembelajaran bahasa Arab. Selanjutnya, mengidentifikasi strategi dan teknik yang dapat diterapkan oleh guru atau pengajar bahasa Arab dalam mengintegrasikan Tafsir Al-Qur'an dalam proses pembelajaran. Penggunaan pendekatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan siswa terhadap bahasa Arab secara menyeluruh. Dengan memahami konteks dan makna yang lebih dalam dari ayat-ayat Al-Qur'an, siswa mengembangkan kemampuan bahasa Arab yang lebih baik, serta meningkatkan kesadaran mereka tentang pesan moral dan spiritual yang terkandung dalam Al-Qur'an. Selain itu, artikel ini juga membahas manfaat dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan metode pembelajaran Bahasa Arab dengan pendekatan Tafsir Al-Qur'an. Melalui mempertimbangkan berbagai aspek ini, pembaca dapat memahami potensi serta batasan dari pendekatan ini dan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengintegrasikan pendekatan ini dalam kurikulum pembelajaran Bahasa Arab. Kesimpulannya, metode pembelajaran Bahasa Arab dengan pendekatan Tafsir Al-Qur'an menawarkan pendekatan yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab. Melalui penggabungan pemahaman bahasa dengan penafsiran teks suci Islam, pendekatan ini tidak hanya membantu siswa dalam penguasaan bahasa Arab, tetapi juga memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran-ajaran agama dan nilai-nilai Islam yang tercermin dalam Al-Qur'an
PENGARUH TEKNIK BIMBINGAN BELAJAR GURU TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA
Tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui gambaran teknik bimbingan belajar guru. (2) untuk mengetahui gambaran hasil belajar matematika pada siswa, (3) untuk mengetahui pengaruh teknik bimbingan belajar guru terhadap hasil belajar matematika pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen tipe The One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV.A SDN Daya 1 Biringkanaya Makassar yang berjumlah 25 orang sebagai responden penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil 2019/2020. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar matematika siswa IV SDN Daya 1 sebelum perlakuan masuk dalam kategori kurang yaitu mean 50,60. Sedangkan hasil belajar setelah perlakuan berupa teknik bimbingan belajar menunjukan adanya peningkatan yaitu mean 80,20 termasuk kategori baik. (2) Data yang diperoleh dapat diketahui bahwa pelaksanaan teknik bimbingan belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri Daya 1. Hal ini dapat dilihat dari nilai Sig.(2-tailed) < 0,05, diketahui bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pretest siswa  dengan hasil belajar posttest siswa.ABSTRACTThe purpose of this research is (1) to find out the description of teacher tutoring techniques. (2) to find out the picture of mathematics learning results in students, (3) to find out the influence of teacher tutoring techniques on mathematics learning outcomes in students. This research is an experimental research type The One Group Pretest-Posttest. The subjects of this study were teachers and students of grade IV.A SDN Daya 1 Biringkanaya Makassar which numbered 25 people as respondents of this research conducted in the odd semester of 2019/2020. The research instruments used in this research are tests, observations, and documentation. The data obtained is processed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The results of this study showed that: (1) The results of learning mathematics students iv SDN Daya 1 before treatment fall into the category of less than 50.60. While the results of learning after treatment in the form of tutoring techniques showed an increase of 80.20 mean including good categories. (2) The data obtained can be found that the implementation of tutoring techniques affects the learning outcomes of students in grade IV of SD Negeri Daya 1. This can be seen from the Sig value. (2-tailed) < 0.05, it is known that there is a significant difference between a student\u27s pretest learning outcomes and a student\u27s posttest learning outcomes
Pembentukan Sikap Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Program Wirausaha Merdeka di Universitas Muhammadiyah Makassar
The number of unemployed college graduates is increasing because they generally expect to be employees and are not interested in entrepreneurship. The purpose of this study was to analyze (1) the formation of students' entrepreneurial attitudes through the independent entrepreneurial program and (2) the opportunities and challenges faced by students in the program. The research method used is qualitative, with a case study approach. The object of the research is the Muhammadiyah University of Makassar as the only organizer of the independent entrepreneurial program in eastern Indonesia, which was selected and beat the leading universities. The informants in this study were purposively selected committee members and students participating in the independent entrepreneurial program. The results showed the formation of students' entrepreneurial attitudes through workshops, business partner onboarding, entrepreneurial experience, and the expo. This program provides opportunities for students to acquire entrepreneurial knowledge, create their own businesses, and build networks with entrepreneurs. The challenge faced by students is convincing business partners of their product ideas and deadlines for preparing products for the expo
Pelatihan dan Pengajaran Baca Alqur’an Majelis Taklim Hidayat Moncongloe Mas Maros
Pengabdian yang dilaksanakan pada Majelis Taklim Hidayat Moncongloe Mas Kelurahan Moncongloe Kab. Maros bertujuan untuk (1) Meningkatkan kemampuan membaca Al’Quran pada Majelis Taklim Hidayat Moncongloe Mas. (3) Sebagai wujud kepedulian tim pengabdi sebagai masyarakat dan dosen dalam melaksanakan Tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan yang dilakukan pada kegiatan PKM ini adalah pendekatan langsung, yaitu dibaca tanpa dieja, berhadapan atau tatap muka meliputi Pembelajaran aktif; Sistematis; Tematis, Fleksibel, Asistensi, dan Bimbingan keagamaan. Dari hasil pengabdian dan pembahasan, diperoleh simpulan bahwa (1) Masih tingginya jumlah angka ibu majelis taklim Hidayat Moncongloe Mas belum bisa membaca Al’Quran dengan fasih . (2) Faktor penyebab dari tingginya jumlah angka buta aksara pada majelis taklim tersebut adalah lebih kepada faktor intern atau pribadi saja yaitu kurangnya minat dan motivasi untuk terus belajar Al-Qur’an. (3) Metode IQRO merupakan metode yang dianggap efektif digunakan dalam rangka memberantas buta aksara Al-Qur’an pada Ibu Majelis taklim. Dalam PKM ini. Majelis Taklim mampu membaca Iqro dan Al Qur’an dengan fasih dan mampu memahami makna dan kandungan Al’Quran yang telah dipelajari
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
