1,723,918 research outputs found

    Analisis Penerapan Akuntansi Pada Yayasan Hidayatul Munawaroh

    Full text link
    ANALYSIS OF ACCOUNTING IMPLEMENTATION IN THE HIDAYATUL MUNAWAROH FOUNDATION DWI AULELIA DIANATU S. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the suitability of the application of accounting applied by the Hidayatul Munawaroh Foundation with the Acceptable General Accounting Principles. The types of data collected in this study are primary data and secondary data, data collection techniques through direct interview techniques and documentation, while the sources of data in this study come from notes and written documents that have been given by the Hidayatul Foundation. The results of the research put forward by the author are that the Hidayatul Munawaroh Foundation in the accounting process is that the foundation does not make adjusting journals, has not depreciated its fixed assets in the form of equipment and buildings, so that the value of fixed assets does not show actual value. While in presenting financial statements the foundation does not compile cash flows and notes to financial statements. Based on the research that the authors did, it can be concluded that the application of accounting to the Hidayatul Munawaroh Foundation was not in accordance with the Acceptable General Accounting Principles

    MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI MI AL-MUNAWAROH BANDAR LAMPUNG

    Full text link
    ABSTRAK Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu bentuk adanya pengakuann akan pentingnya anggota organisasi sebagai sumber daya yang dapat mendukung pencapaian tujuan organisai. Dalam pendidikan, peran manajemen sumber daya manusia sangatlah penting guna meningkatkan kualitas tenaga disuatu lembaga pendidikan. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian terkait manajemen sumber daya manusia di MI Al-Munawaroh karena telah melihat perkembangan dan kemjuan di MI Al-Munawaroh. Setelah penulis melakukan penelitian penulis menemukan salah satu faktornya, ternyata cara kepala sekolah memanajemen dengan melakukan rekrutmen terhadap tenaga pendidik dengan keahlian yang dibutuhkan. Dalam pelaksanaan manajemen sumber daya manusia dibagi kedalam sepuluh fungsi yaitu ; perencanaan, rekrutmen, seleksi, penempatan, staffing, pelatihan dan pengembangan, kompensasi, keselamatan dan kesehatan kerja, evaluasi kinerja, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yang penulis temukan di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. Rumusan masalah itu berisi tentang, bagaimana pelaksanaan indikator atau fungsi manajemen sumber daya manusia untuk mencapai visi atau tujuan lembaga. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskritif kualitatif, dengan menjabarkan penemuan penelitian namun penelitian deskriptif terbataspada usaha mengungkapkan suatu masalah dalam sebuah keadaan atau pristiwa sebagaimana adanya, atau dengan kata lain sekedar mengungkapkan fakta.Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan implementasi fungsi manajemen sumber daya manusia (MSDM) di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung sudah berjalan, terdapat sedikit masalah yaitu mengenai kompensasi dan benefit yag diterima oleh sumber daya manusia hanya berupa gaji, tidak disertai dengan tunjangan guna mensejahterakan sumber daya manusia. Kata kunci : Manajemen sumber daya manusia (MSDM) iii ABSTRACT Human resource management is a form of recognition of the importance of organizational members as resources that can support the achievement of organizational goals. In education, the role of human resource management is very important in order to improve the quality of personnel in an educational institution. The author is interested in conducting research related to human resource management at MI Al-Munawaroh because he has seen developments and progress at MI Al-Munawaroh. After the author conducted the research, the author found one of the factors, it turned out that the way the principal managed was by recruiting educators with the required expertise. In the implementation of human resource management is divided into ten functions, namely; planning, recruitment, selection, placement, staffing, training and development, compensation, occupational safety and health, performance evaluation, and termination of employment (PHK). This study aims to answer the formulation of the problem that the authors found at MI Al�Munawaroh Bandar Lampung. The formulation of the problem contains about, how to implement indicators or functions of human resource management to achieve the vision or goals of the institution. The type of research that the author uses in this research is descriptive qualitative research, by describing the research findings but descriptive research is limited to efforts to reveal a problem in a situation or event as it is, or in other words just revealing facts. The methods used are observation, interviews, documentation. and triangulation. The results of the research in the field show that the implementation of the human resource management (HRM) function at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung has been running, there are a few problems, namely regarding compensation and benefits received by human resources only in the form of salaries, not accompanied by allowances for the welfare of human resources. . Keywords: Human resource management (HRM

    MTs AL MUNAWAROH KUPU SEBAGAI BOARDING SCHOOL DI KABUPATEN TEGAL

    Full text link
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era globalisasi ini mengakibatkan perubahan pada berbagai fakor kehidupan, yang pada akhirnya berimbas pada kebutuhan pendidikan alternatif bagi masyarakat yang mampu memberikan solusi akan kecemasan dari dampak – dampak buruk yang terjadi, yakni ketidakseimbangan antara ilmu duniawi dan ukhrawi. Masyarakat memerlukan lembaga pendidikan yang layak serta mampu mencetak lulusan yang berkualitas dan seimbang antara ilmu duniawi dan ukhrawi. MTs Al Munawaroh yang terletak di Desa Kupu Kabupaten Tegal ini merupakan jenjang pendidikan dasar setara SMP dibawah pengawasan Kementerian Agama Republik Indonesia dengan potensi untuk berkembang yang cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari rata – rata pertumbuhan jumlah siswa disetiap tahun ajaran baru yang selalu meningkat serta prestasi yang telah didapatkan selama ini. Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian seorang Sarjana Pendidikan Sekolah Tinggi Agama Islam Cirebon dalam Persepsi Masyarakat Terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan di MTs Al Munawaroh Kupu Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal dengan hasil persepsi yang cukup baik (Tamsuri : 2008). Secara garis besar, MTs Al Munawaroh ini telah sesuai dengan standar bangunan sekolah/madrasah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional dalam UU No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab XII Pasal 45 Ayat 2 serta Peraturan Kementerian Pendidikan Nasional No.24 Tahun 2007. Namun demikian, keadaan beberapa fasilitas MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal saat ini telah mencapai batas maksimal kapasitas fasilitas pendidikan ideal. Terutama dapat dilihat pada kapasitas ruang kelas VII pada tahun ajaran 2010/2011 ini. Yakni 122 siswa yang terbagi dalam 3 tiga kelas (VII A, VII B, VII C) dengan perhitungan rata – rata siswa perkelas adalah 41 anak. Jumlah kapasitas ini tidak sesuai dengan standar kapasitas ruang kelas yang diterbitkan oleh Kementerian Agama yang merujuk pada standar kapasitas Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia yakni kapasitas maksimal ruang kelas adalah 32 peserta didik. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, yakni potensi MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal untuk berkembang, serta kebutuhan pengembangan sebagai pemenuhan kebutuhan pendidikan, maka dipilihlah MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal ini sebagai objek Studi Kasus. Pengembangan MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal ini akan merujuk pada sistem pendidikan boarding school sebagai alternatif pendidikan tingkat SMP/MTs dengan mempertimbangkan kebutuhan lingkungan pendidikan yang homogen sebagai solusi untuk mengatasi dampak – dampak buruk dari globalisasi. Serta mempertimbangkan keadaan MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal saat ini yang telah memiliki fasilitas asrama bagi siswa dan siswinya, namun dengan kapasitas yang belum memadai. Konsep perencanaan dan perancangan pengembangan MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal ini akan merujuk pada konsep arsitektur islam yang melambangkan tradisi, budaya dan kesenian daerah setempat, khususnya di pulau jawa sebagai lokasi MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal dengan tetap menjaga aturan dalam Islam. Konsep tersebut akan dijadikan sebagai ciri khas dari MTs Al Munawaroh Kupu sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal. 1.1. Tujuan dan Sasaran 1.1.1. Tujuan Tujuan utama yang akan dicapai adalah memperoleh suatu panduan perencanaan dan perancangan yang jelas serta layak berkenaan dengan judul MTs Al Munawaroh Kupu Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal. Sehingga produk yang dihasilkan akan lebih baik dan terarah sesuai dengan originalitas dan citra yang dikehendaki atas judul yang diajukan. 1.1.2. Sasaran Tersusunnya usulan langkah-langkah pokok proses (dasar) perencanaan dan perancangan MTs Al Munawaroh Kupu sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal, berdasarkan atas aspek-aspek panduan perancangan (design guide lines aspect) dan alur pikir proses penyusunan LP3A dan Desain Grafis yang akan dikerjakan. 1.2. Manfaat 1.2.1. Secara Subjektif a) Memperoleh wawasan dan pemahaman yang berkenaan dengan proses (dasar) perencanaan dan perancangan MTs Al Munawaroh Kupu sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal, sebagai langkah awal dalam proses Tugas Akhir sebelum tahap Studio Grafis. b) Memenuhi salah satu persyaratan dalam proses Tugas Akhir sebagai ketentuan kelulusan Sarjana Strata 1 (S1) pada Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. 1.2.2. Secara Objektif a) Konsep MTs Al Munawaroh Kupu Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal ini diharapkan dapat memberikan pengertian akan suatu sarana pendidikan dengan fasilitas asrama dan kurikulum terpadu di dalamnya. Sehingga dapat menjadi masukan dan pertimbangan bagi MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal yang akan mengembangkan madrasahnya. b) Tambahan pengetahuan dan wawasan mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik yang akan mengajukan proposal Tugas Akhir. 1.3. Lingkup Pembahasan MTs Al Munawaroh merupakan jenjang pendidikan formal setara SMP milik yayasan Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal yang bergerak dibidang pendidikan. Selain MTs, Yayasan Al Munawaroh memiliki beberapa pendidikan formal dan non formal, diantaranya adalah Raudhatul Athfal/RA (setra TK), Madrasah Ibtidaiyah/MI (setara SD), pendidikan wustha, KBIH, pengajian umum dsb. Namun ruang lingkup dalam penyusunan LP3A dengan judul MTs Al Munawaroh sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal ini hanya sebatas lingkungan MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal. 1.3.1. Ruang Lingkup Substansial Pembahasan mencangkup hal – hal yang berkaitan dengan pengertian MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal. Pengertian yang dimaksud dalam hal ini berkaitan dengan disiplin ilmu arsitektur dan ditekankan pada aspek – aspek perencanaan dan perancangan arsitektur untuk judul bahasan MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal sebagai boarding school. Hal – hal terkait yang berada diluar disiplin akan dibahasan secara singkat dengan logika sebagai pelengkap pembahasan utama. Hasil yang muncul diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang ada. 1.4.2.Ruang Lingkup Spasial Meliputi aspek kontekstual tapak dengan memperhatikan potensi, kendala dan prospek MTs Al Munawaroh Kupu Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal. 1.4. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode deskriptif, yaitu dengan pengumpulan data primer maupun sekunder yang kemudian dijabarkan dan dianalisa sesuai kaidah arsitektur untuk dapat menghasilkan kesimpulan, batasan dan anggapan yang akan digunakan dalam perencanaan dan perancangan MTs Al Munawaroh Kupu Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal. Langkah – langkah yang ditempuh dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut : 1.5.1.Data Primer a) Wawancara, dilakukan untuk mendapatkan informasi dari narasumber dan pihak terkait dengan judul MTs Al Munawaroh Kupu Kabupaten Tegal Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal . b) Survey Lapangan, dilakukan dengan pengamatan langsung pada lokasi atau tapak perencanaan maupun obyek lainnya sebagai bahan rujukan, studi banding/kasus. 1.5.2.Data Sekunder a) Studi literatur, diambil dari buku yang berkaitan dengan Perencanaan Pembangunan Mts Al Munawaroh Kupu sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal ataupun yang lainnya. b) Referensi, didapat dari pengumpulan data, peta dan peraturan dari kantor instansi terkait. 1.5. Sistematika Pembahasan Penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur ini menggunakan sistematika sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Berisi latar belakang, tujuan dan sasaran, manfaat, serta kerangka bahasan. BAB II TINJAUAN TENTANG MADRASAH TSANAWIYAH DAN BOARDING SCHOOL (SEKOLAH BERASRAMA) Berisi tentang tinjauan umum mengenai Madrasah Tsanawiyah, boarding school dan asrama siswa berdasarkan pada studi literatur dan studi banding yang berkaitan dengan judul MTs Al Munawaroh Kupu sebagai Boarding school di Kabupaten Tegal. Serta tinjauan mengenai desain arsitektur yang akan digunakan sebagai rujukan. BAB III TINJAUAN TENTANG MTs AL MUNAWAROH KUPU Berisi tentang data fisik dan non fisik MTs Al Munawaroh Kupu yang ada saat ini (tahun ajaran 2010/2011). BAB IV KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN Berisi tentang batasan dan anggapan permasalahan mengenai MTs Al Munawaroh Kupu Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal sebagai titik tolak pendekatan perencanaan dan perancangan. BAB V PENDEKATAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MTs AL MUNAWAROH KUPU SEBAGAI BOARDING SCHOOL DI KABUPATEN TEGAL Berisi tentang uraian pendekatan perencanaan MTs Al Munawaroh Kupu Sebagai Boarding School di Kabupaten Tegal, yaitu kebutuhan dan hubungan ruang, kapasitas, utilitas serta desain arsitektural yang akan diterapkan

    MANAJEMEN PELAYANAN PADA JAMAAH UMROH PT. MADINAH AL-MUNAWAROH WAY HALIM BANDAR LAMPUNG

    Full text link
    ABSTRAK PT. Madinah Al Munawaroh adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa biro perjalanan wisata, pemesanan tiket pesawat, kereta api, hotel penginapan, serta perjalanan haji dan umroh. Namun dalam hal penulis ini hanya meneliti pelayanan pada jamaah ibadah umroh, yang memberikan pelayanan kepada calon jamaah umrah yang dalam pelayanan tersebut sangat memerlukan manajemen yang baik agar tercapainya tujuan lembaga tersebut. Tanpa adanya manajemen maka tujuan pelaksanaan ibadah umrah tidak dapat diwujudkan secara optimal, efektif dan efisien. Oleh karena itu maka lembaga ini memerlukan manajemen yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; Bagaimana manajemen pelayanan pada jamaah umroh PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung. Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan pelayanan PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung. Penulis mengambil sampel dengan menggunakan purposive sample yaitu mengambil subjek berdasarkan ciri-ciri atau karakteristik yang telah ditentukan, maka sampel dari penelitian ini berjumlah 6 orang. Metode pengumpulan data yaitu melalui wawancara (interview), observasi dan dokumentasi, untuk mendapatkan data tentang manajemen pelayanan di PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung, dan setelah data terkumpul maka peneliti menganalisis data-data yang ada menggunakan metode analisa kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pelayanan ibadah umrah pada PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung, yaitu perencanaan PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung adalah mengecek kembali seluruh persyaratan dan kerjasamanya dengan instansiinstansi terkait. Pengorganisasian pada travel ini adalah mengelompokkan atau saling terkait antara divisi dengan divisi lainnya. Penggerakan yang dilakukan dalam hal ini adalah melalukan semua pekerjaan sesuai dengan tugasnya masingmasing. Pengawasan yang dilakukan adalah mengawasi seluruh rangkaian kegiatan apakah sudah sesuai dengan yang telah disepakati atau tidak. Pelayanan yang diberikan PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung ini meliputi administrasi, transportasi, akomodasi, konsumsi, dan kesehatan. PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung memberikan pembinaan manasik di Tanah Air 2- 3 kali. Dan PT. Madinah Al Munawaroh Way Halim Bandar Lampung terus membrikan pembinaan kepada alumni umroh dengan mengadakan pertemuan taklim, arisan, dan kegiatan sosial kepada jamaah

    IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-MUNAWAROH BANDAR LAMPUNG

    Full text link
    ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang implementasi manajemen mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Munawaroh Bandar Lampung. Manajemen sekolah sangat berperan penting dalam ketercapaian mutu sekolah. Manajemen sekolah merupakan penyelarasan sumber daya yang dilakukan secara mandiri. Oleh sekolah dengan melibatkan semua kelompok yang terkait dengan sekolah dalam pengambilan keputusan untuk mencapai visi, misi dan tujuan sekolah. Kepala sekolah perlu memiliki kemampuan memahami dan mengatur sumber daya, mengambil keputusan, berdemokrasi, berkomunikasi, restrukturisasi kebijakan, memperbaiki kondisi yang tidak baik, dan memilih cara pelaksanaan. Pencapaian mutu bukan hanya menjadi tanggungjawab kepala sekolah saja tetapi tanggungjawab semua yang terlibat dalam organisasi sekolah seperti komite sekolah, dinas Pendidikan, guru, tata usaha, peserta didik, orang tua dan masyarakat. Fokus penelitian skripsi ini adalah implementasi manaejem mutu Pendidikan di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung sedangkan sub fokus penelitian adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan hasil/tindak lanjut mutu Pendidikan di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. Skripsi ini bertujuan (1) untuk mengetahui perencanaan mutu Pendidikan di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung, (2) untuk mengetahui pelaksanaan mutu Pendidikan di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung, (3) untuk mengetahui evaluasi mutu Pendidikan di MI Al- Munawaroh Bandar Lampung, (4) untuk mengetahui hasil atau tindak lanjut mutu Pendidikan di MI Al- Munawaroh Bandar Lampung. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan mengambil latar belakang implementasi manajemen mutu Pendidikan di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. Sumber data yang diambil dari kepala sekilah, kepala tata usaha serta guru di MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data melalui metode: 1) Observasi, 2) Wawancara, dan 3) Dokumentasi. Pengecekan keabsahan data penelitian menggunakan Teknik triangulasi. Adapun Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data (data display), 3) Verifikasi Data (data verifying), dan 4) Penarikan Kesimpulan (conclusion drawing). Hasil dalam penelitian ini adalah: (1) Dalam perencanaan mutu Pendidikan yakni kepala madrasah melakukan kegiatan menentukan dan merumuskan standar terlebih dahulu, (2) Dalam pelaksanaannya yaitu pihak madrasah melakukan apa yang sudah direncanakan sebelumnya untuk menjamin mutu Pendidikan, (3) Sedangkan dalam evaluasi mutu Pendidikan yaitu pihak madrasah melakukan pemantauan dan monitoring secara rutin atau berkala terhadap proses yang sedang dilaksanakan, (4) dan yang terakhir hasil atau tindak lanjut yaitu diadakannya perbaikan dari evaluasi jika adanya penyusunan rencana perbaikan. Kata Kunci: Manajemen, Mutu, Madrasah iiiABSTRACT This study discusses the implementation of education quality management at Madrasah Ibtidaiyah Al-Munawaroh Bandar Lampung. School management plays an important role in achieving school quality. School management is the alignment of resources that is carried out independently. By the school by involving all groups related to the school in making decisions to achieve the school's vision, mission and goals. Principals need to have the ability to understand and manage resources, make decisions, be democratic, communicate, restructure policies, correct unfavorable conditions, and choose ways of implementation. Achieving quality is not only the responsibility of the principal but also the responsibility of all those involved in school organizations such as school committees, education offices, teachers, administration, students, parents and the community. The focus of this thesis research is the implementation of education quality management at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung while the sub- focus of the research is how to plan, implement, evaluate and result/follow up the quality of education at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. This thesis aims (1) to determine the quality of education planning at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung, (2) to determine the implementation of the quality of education at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung, (3) to determine the evaluation of the quality of education at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung, (4) to find out the results or follow-up on the quality of education at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. This approach uses a qualitative approach, taking the background of the implementation of education quality management at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. The data sources were taken from the head of the school, the head of administration and teachers at MI Al-Munawaroh Bandar Lampung. Data collection techniques through the methods: 1) Observation, 2) Interview, and 3) Documentation. Checking the validity of research data using triangulation technique. The steps taken in this study include: 1) Data reduction, 2) Data presentation (data display), 3) Data verification (data verifying), and 4) Conclusion drawing. The results in this study are: (1) In planning the quality of education, the head of the madrasah carries out activities to determine and formulate standards first, (2) In the implementation, the madrasah does what has been planned in advance to ensure the quality of education, (3) While in the evaluation the quality of education, namely the madrasah conducts routine or periodic monitoring and monitoring of the process that is being carried out, (4) and finally the results or follow-up, namely the holding of improvements from the evaluation if there is an improvement plan. Keyword: Management, Quality, Madrasa

    PENGARUH MAJELIS TAKLIM DALAM MEMBENTUK PERILAKU KEAGAMAAN JAMAAH MAJELIS TAKLIM AL-MUNAWAROH DESA AMBIT KECAMATAN WALED KABUPATEN CIREBON

    Full text link
    NELA NADIFATUL FIKRIAH Pengaruh Majelis Taklim Dalam Membentuk Perilaku Keagamaan Jamaah Majelis Taklim Al�Munawaroh Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon NIM 1908101225 Berdasarkan hasil wawancara dengan ketua majelis taklim Al-Munawaroh ternyata masih ditemukan beberapa masalah seperti, ada jamaah yang belum dapat menyesuaikan diri ketika berada di majelis taklim dan ketika berada diluar kegiatan seperti belum bisa menutup aurat sepenuhnya, kemudian ketika pengajian berlangsung masih ada yang mengobrol, juga kurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan majelis taklim, dan ketika kegiatan berlangsung ada jamaah yang pulang terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi Majelis Taklim Al�Munawaroh di Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon, Perilaku Keagamaan Jamaah Majelis Taklim Al-Munawaroh Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon dan Pengaruh Majelis Taklim dalam Membentuk Perilaku Keagamaan Jamaah Majelis Taklim Al-Munawaroh Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Rumusan Masalah dalam penelitian ini yakni, (1) Bagaimana fungsi Majelis Taklim Al-Munawaroh di Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon (2) Bagaimana Perilaku Keagamaan Jamaah Majelis Taklim Al�Munawaroh Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon (3) Bagaiamana Pengaruh Majelis Taklim dalam Membentuk Perilaku Keagamaan Jamaah Majelis Taklim Al-Munawaroh Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling, instrumen penelitian ini berupa observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan analisis prosentase, uji korelasi product moment, dan uji determinasi. Berdasarkan analisis uji korelasi product moment didapat nilai pearson korelation atau rxy sebesar 0,519 yang berada pada tingkat hubungan yang “sedang” karena berada pada interval koefisien 0,40-0,599. Hasil uji koefisien determinasi Pengaruh Majelis taklim dalam membentuk perilaku keagamaan mencapai 27 %, sedangkan sisanya 73 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kemudian diperoleh nilai signifikansi 0,001, karena 0,001< 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan yang signifikan positif antara antara Pengaruh Majelis Taklim Dalam Membentuk Perilaku Keagamaan Jamaah Majelis Taklim Al-Munawaroh Desa Ambit Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Kata Kunci : Majelis Taklim, Perilaku Keagamaa

    Peningkatan Kompetensi Profesional Guru melalui Seminar Kurikulum Merdeka di MIS Al Munawaroh Cibungbulang Kabupaten Bogor

    Full text link
    Kurikulum Merdeka dirancang pemerintah untuk mengatasi krisis pendidikan Indonesia. Hampir seluruh indikator keberhasilan belajar belum tercapai. Berbagai perubahan konsep pembelajaran yang diterapkan dalam Kurikulum Merdeka, diharapkan menjadi solusi bagi berbenahnya keterpurukan pendidikan Indonesia. Guru sebagai faktor penentu ketercapaian target tersebut haruslah mampu mempersiapkan dirinya dengan kompetensi profesional. Diketahui dari hasil test awal bahwa pemahaman guru MIS Al-Munawaroh mengenai Kurikulum Merdeka masih rendah. Seminar Kurikulum Merdeka Belajar sebagai bentuk Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi profesional guru MIS Al-Munawaroh

    Pengaruh Pesan Dakwah Hj. Munawaroh terhadap Akhlak Remaja di Desa Sepanjang

    Full text link
    Ada dua rumusan masalah yang ada di dalam skripsi ini, yaitu: (1) Pengaruh pesan dakwah Hj. Munawaroh terhadap akhlak remaja di Desa Sepanjang. (2) Sejauh mana pengaruh pesan dakwah Hj. Munawaroh terhadap akhlak remaja di Desa Sepanjang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektif pesan dakwah Hj. Munawaroh terhadap akhlak remaja. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, dalam penelitian ini digunakanlah pendekatan kuantitatif dengan analisis produc moment dan jenis penelitian korelasi antara variabel yang satu dengan yang lainnya. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) Pengaruh Pesan dakwah Hj. Munawaroh di Desa Sepanjang dari data angket yang sudah dianalisa peneliti dengan hasil prosentase 88,64%, yakni berada di antara 76% - 100%. (2)Bahwa Akhlak Remaja di Desa Sepanjang tergolong “Baik”. Hal ini terbukti dari data angket yang telah dianalisa peneliti dengan hasil prosentase 87,9 % yang berada di antara 76% - 100%. (3) Antara pesan dakwah dengan akhlak remaja di Desa Sepanjang adalah terdapat pengaruh. Hal ini terbukti berdasarkan analisa data yang dilakukan peneliti dengan menggunakan rumus korelasi product moment yang menghasilkan nilai 0,761453

    FENOMENOLOGY PRAKTIK AKUNTABILITAS MASJID AL MUNAWAROH DALAM PERSPEKTIF SHARI’AH ENTERPRISE THEORY

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik akuntanbilitas dan selanjutnya menganalisa praktik akuntabilitas tersebut dengan shariah Enterprise Theory.Metodology penelitian yang digunakan adalah pendekatan fenomenology. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana transparansi dan akuntabilitas dalam hal pengelolaan keuangan masjid yang dijalankan oleh para pengurus masjid. Data penelitian ini diperoleh dari wawancara langsung dengan beberapa informan yang berhubungan langsung dengan obyek penelitian yakni masjid Al Munawaroh . Hasil dari penelitian ini adalah laporan keuangan masjid al Munawaroh masih tergolong sederhana. Hal ini sebagai wujud pertanggungjawaban atau akuntabilitas serta transparansi dari keuangan masjid yang sebenarnya berbasis kepercayaan antar pengurus dan masyarakat. Kiai dibantu takmir masjid mengelola keuangan masjid. Sehingga bisa terus berbenah melayani jamaah sholat dan kegiatan keagaaman masyarakat. Analisa shari’ah enterrprise theory pada akuntabiilitas masjid Al Munawaroh mendapat pemahaman bahwa pada aspek Habbluminallah, kegiatan masjid merupakan wujud dari nilai pengabdian (keimanan); Nilai keikhlasan dan nilai ihsan (kesadaran Transendental). Pada aspek Habbluminannas terwujud nilai Amanah, nilai gotong royong nilai pendidikan, nilai ekonomi dan nilai dakwah
    corecore