Risâlah - Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Not a member yet
    719 research outputs found

    Prinsip-Prinsip Manajemen Kurikulum dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip-prinsip yang ada dalam manajemen kurikulum untuk meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip yang ada dalam manajemen kurikulum yaitu produktivitas, demokratisasi, kooperatif, efektif & efisien, dan mengarahkan sasaran. Prinsip-prinsip tersebut membantu merancang kurikulum yang lebih relevan, responsif, dan inklusif, sehingga siswa dapat mendapatkan pemahaman Agama yang mendalam dan praktis. Dengan pengaturan tujuan, visi, dan sasaran yang jelas, pendidikan Agama Islam dapat memberikan panduan yang kuat untuk mencapai hasil yang diharapkan dalam hal pemahaman ajaran Agama, moralitas, dan etika. Dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen kurikulum dalam Pendidikan Agama Islam juga memungkinkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya dan pemborosan yang minimal, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Hasil penelitian ini memberikan pandangan yang berharga bagi pengambil kebijakan, pengelola sekolah, dan para pendidik dalam usaha mereka untuk meningkatkan mutu pendidikan Agama Islam

    Dampak Birokratisasi Terhadap Mutu dan Relevansi Pendidikan

    Full text link
    Kajian ini diharapkan akan menghasilkan identifikasi permasaahan sektor pendidikan khususnya pendidikan dasar dan pendidikan menengah umum, serta rekomendasi kebijakan tentang strategi reformasi birokrasi sektor pendidikan untuk kinerja kebijakan pendidikan yang lebih baikPenelitian ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research). Apa yang disebut dengan riset kepustakaan atau sering juga disebut studi pustaka, ialah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Melihat begitu kompleksnya permasalahan reformasi birokrasi pendidikan dan kebijakan kemendikbud terhadap mutu pendidikan, penting untuk segera dilakukan reformasi birokrasi pendidikan secara sungguh-sungguh melalui: peningkatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kewenangan daerah untuk mengelola urusan pendidikan, dan memberikan kesempatan masing-masing satuan pendidikan untuk mengambil keputusan secara mandiri. Kinerja birokrasi melalui responbilitas harus terus ditingkatkan untuk menciptakan pelayanan prima terutama merespon kepentingan publik. Lembaga pendidikan membutuhkan penghargaan dan perlakuan humanis ketimbang dijadikan sasaran ekploitasi dan kepentingan politis etis semata yang menegasikan tujuan utama dari pendidikan itu sendiri

    Pengaruh Ice Breaking dalam Pembelajaran Bahasa Arab Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa di MTs Walisongo

    Full text link
    Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Arab kelas IX. Untuk mengatasi permasalahan ini diselesaikan dengan memecahkan kebekuan dalam pembelajaran Bahasa Arab. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penerapan Ice Breaking terhadap hasil belajar mata pelajaran Bahasa Arab siswa kelas IX MTs Walisongo Sumber Rejo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis one group pretest-posttest. Dalam desain ini, peneliti memberikan tes awal (pretest) sebelum diberikan perlakuan, kemudian setelah diberikan perlakuan, memberikan tes akhir (posttest). Dengan demikian, hasil perlakuan dapat diketahui, karena dapat membandingkan dengan keadaan sebelum diberikan perlakuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan ujian lisan yang terdiri dari 10 soal. Hasil analisis metode uji t menunjukkan tingkat signifikansi <0,01 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya pelaksanaan icebreaking dapat mempengaruhi hasil belajar Bahasa Arab siswa kelas IX MTs Walisongo Sumber Rejo

    Persepsi Siswa tentang Integrasi Nilai-nilai Islam dalam Kurikulum dan Pengaruhnya terhadap Motivasi Belajar di MTsN 2 Majalengka

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum mempengaruhi sikap dan motivasi belajar siswa di MTsN 2 Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan penggunaan kuesioner yang telah divalidasi. Sampel penelitian dipilih secara acak dari populasi siswa MTsN 2 Majalengka. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik, termasuk analisis deskriptif dan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki persepsi positif terhadap integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum. Mereka merasa bahwa integrasi tersebut telah dilakukan dengan baik dan membantu mereka dalam memahami serta mengamalkan nilai-nilai Islam. Guru-guru di MTsN 2 Majalengka juga dinilai memberikan contoh yang baik dalam mengamalkan nilai-nilai Islam. Kegiatan keagamaan di sekolah juga dianggap berkontribusi dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa. Integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum juga memiliki dampak positif terhadap motivasi belajar siswa

    Implementasi Pendekatan Humanistik sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia di SMK Muhammadiyah 3 dan Muhammadiyah 6 Gemolong

    Full text link
    Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan humanistik sebagai penguatan profil Pelajar Pancasila pada dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia di SMK Muhammadiyah 3 dan SMK Muhammadiyah 6 Gemolong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah telah mengimplementasikan pendekatan humanistik dalam pendidikan yang menekankan pada pengembangan potensi individu secara maksimal. SMK Muhammadiyah 3 lebih fokus pada kegiatan keagamaan dengan penekanan pada disiplin dan nilai-nilai Islam, sementara SMK Muhammadiyah 6 menawarkan program yang lebih beragam dan teratur, mencerminkan pendekatan humanistik yang holistik. Implementasi ini tidak hanya sebagai sarana penyampaian informasi tetapi juga sebagai fasilitator yang menginspirasi pelajar untuk terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan seperti doa bersama, murojaah surat pendek, dan sholat dhuha membantu membentuk kebiasaan baik dan disiplin pada siswa

    Inovasi Asesmen Autentik Berbasis Proyek untuk Mengukur Kompetensi Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

    Full text link
    Assessment atau penilaian dapat diartikan sebagai penerapan berbagai cara dan penggunaan beragam alat penilaian untuk memperoleh informasi tentang sejauh mana hasil belajar peserta didik atau keter-capaian kompetensi (rangkaian kemampuan) peserta didik. Inti dari Pendidikan Islam adalah menanamkan napas keislaman yang esensial pada pribadi muslim, yang kemudian termanifestasi dalam perilaku keseharian. Aspek ini diperkokoh melalui penguasaan ilmu pengetahuan yang komprehensif, menjadikannya mampu merespons dan menyelesaikan segala persoalan kontemporer sejalan dengan dinamika zaman. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam secara khusus berfokus membimbing peserta didik untuk memahami, menginternalisasi, dan mengamalkan ajaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis tanpa menggeser makna aslinya. Kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam beragama karena berfungsi sebagai alat untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam, autentik, dan bertanggung jawab atas ajaran agama dan penerapan nya dalam kehidupan nyata. Kemampuan kritis memastikan bahwa praktik keagamaan didasarkan pada nalar sehat dan pemahaman kontekstual, bukan sekadar mengikuti buta atau emosi sesaat. Asesmen tradisional yang biasa di lakukan sering kali gagal mengukur kemampuan siswa dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menerapkan ajaran agama dalam konteks kehidupan nyata. Menjawab kesenjangan hal tersebut dibutuhkan inovasi dalam asesmen melalui asesmen autentik berbasis proyek dalam pembelajaran pendidikan agama Islam

    Ekoteologi Islam Ekoteologi Islam: Prinsip Konservasi Lingkungan dalam Al-Qur'an dan Hadits serta Implikasi Kebijakannya

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep ekoteologi Islam melalui analisis mendalam terhadap prinsip-prinsip konservasi lingkungan yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Hadits. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan menggali, menganalisis, dan menginterpretasikan ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits yang berkaitan dengan lingkungan hidup, serta merumuskan implikasinya terhadap kebijakan lingkungan kontemporer. Analisis tematik (maudhu’i) dan analisis konten dilakukan untuk menginterpretasikan prinsip-prinsip lingkungan yang berasal dari ajaran Islam. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ekoteologi Islam dibangun berlandaskan tiga konsep fundamental: tauhid (keesaan Allah), khalifah (pengelolaan), dan amanah (tanggung jawab). Dalam perspektif Islam, alam semesta diciptakan dalam keseimbangan (mizan) dan manusia diberi tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan tersebut. Analisis terhadap ayat-ayat ekologis menunjukkan bahwa Islam menekankan konservasi sumber daya alam, melarang perusakan lingkungan (fasad fil-ardh), dan memerintahkan hidup sederhana tanpa pemborosan (israf). Prinsip-prinsip ini memiliki implikasi signifikan terhadap pengembangan kebijakan lingkungan kontemporer yang holistik, etis, dan berkelanjutan, yang tidak hanya mengatasi krisis ekologi, tetapi juga mendorong keadilan sosial dan kesejahteraan bersama

    Mengolah Sampah Menjadi Berkah: Penanaman Profil Pancasila Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Di SDI Tanjungsari Blitar

    Full text link
    Kurikulum Merdeka terbentuk atas struktur kurikulum intrakurikuler, kurikulum kokurikuler dan kurikulum ekstrakurikuler. Kurikulum kokurikuler atau yang disebut dengan proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) merupakan upaya penanaman karakter yang lebih terstruktur diantaranya dengan penentuan alokasi waktu 20% dari keseluruhan total jam pelajaran. SDI Tanjungsari Kota Blitar adalah salah satu sekolah yang telah melaksanakan P5 yaitu untuk kelas 1 dan 4. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kemudian menggambarkan pelaksanaan P5 yang telah dilaksanakan yaitu pada tema Gaya Hidup Berkelanjutan yaitu “Mengolah sampah menjadi Berkah” serta dampaknya bagi peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengolahan sampah di SDI Tanjungsari Kota Blitar meliputi 1) pembentukan tim fasilitator P5 yang, 2) perencanaan dan penyusunan timeline jadwal P5, 3) sosialiasasi P5 kepada wali murid, 4) pelaksanaan P5, 5) evaluasi P5. Adapun pelaksanaan kegiatan P5 membawa dampak baik bagi peserta didik yaitu pengetahuan yang konkrit, tercipta karakter gotong royong, tanggung jawab dan kreatif

    Implementasi Metode Qiroati dan Metode Irfani dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menghafal Terjemah Al-Qur’an bagi Santri Pondok Pesantren Raudatul Irfan: Strategi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1)Implementasi pembelajaran al-Qur’an dengan mengunakan metode Qiroati, dan implementasi metode Irfani dalam pembelajaran terjemah al-Qur’an. 2) Efektifitas pembelajaran al-Qur’an dengan menggunakan metode Qiroati dan metode Irfani. 3) Faktor pendukung dan penghambat penggunaan metode Qiroati dan metode Irfani dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an dan kemapuan menghafal terjemah al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Subyek penelitiannya pimpinan Pondok Pesantren,Guru Qiroati, dan santri. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan  verivikasi data. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi, teknik ini terbagi menjadi tiga bagian; triangulasi sumber, triangulasi data dan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian in yaitui: (1)Implementasi pembelajaran al-Qur’an menggunakan metode Qiroati menggunakan teknik klasikal dan individual. Pelaksanaan dilakukan menjadi tiaga bagian, klasikal hafalan surat pendek, do’a yaumiyah, Juz amma (disesuaikan dengan jadwal), individual, dan setoran hafalan materi klasikal. Evaluasi terdiri dari empat tahap, yakni evaluasi kenaikan jilid, Tas-Q lembaa, Tas-Q Koorcam, dan Tas-Q Koorcab. Implementasi pembelajaran metode Irfani diawali dengan membaca surah al-Fatihah, membaca ayat yang akan diterjemahkan dan dihafalkan terjemahnya, Ustadz menjelaskan tafsirnya, dan setoran hafalan terjemahan kepada wali kelas masing-masing. (2) Menurut peneliti pembelajaran membaca al-Qur’an menggunakan metode Qiroati sudah bisa dikatakan efektif, dengan banyaknya santri yang sudah bisa membaca al-Qur’an dengan baik dan tartil. Sedangkan untuk penggunaan metode Irfani, diketahui bilum bisa dikatakan efektif karena pembelajaranpun masih dilaksanakan secara bersamaan (kelas gemuk), dan kurangnya tenaga pengajar. (3)Faktor pendukung penggunaan metode Qiroati yaitu semua guru Qiroati sudah bersyahadah, fisik santri semuanya dalam keadaan sempurna, santri memiliki minat dan motivasi yang tinggi, dan memiliki pengalaman belajar al-Qur’an di jenjang sebelumnya. Sedangkan untuk pembelajaran terjemah al-Qur’an metode Irfani didukung oleh ketersedian media pembelajaran yaitu modul terjemah al-Qur’an metode Irfani, minat dan motivasi santri dalam menhafal terjemah al-Qur’an metode Irfani. Faktor penghambat penggunaan metode Qiroati yaitu ketidak tersedian media pembelajaran yaitu buku Qiroati, santri yang belum memiliki pengalaman belajar al-Qur’an di jenjang sebelumnya, kurannya disiplin santri saat pembelajaran akan dimulai. Sedangkan faktor penghambat penggunaan metode Irfani ialah, pembelajaran masih dilaksanakan secara bersamaan, kurangnya guru yang mampu mengajar terjemah al-Qur’an menggunakan Bahasa Inggris. &nbsp

    Hubungan Antara Konsep Diri dengan Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa

    Full text link
    Penelitian ini didorong oleh masalah perilaku prokrastinasi akademik yang dialami oleh siswa, yang menjadi fokus perhatian dalam konteks akademik. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsep diri siswa, tingkat prokrastinasi akademik siswa, dan hubungan konsep diri dengan perilaku prokrastinasi akademik siswa. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasi. Penelitian ini dilakukan di SMAN 6 Kota Bogor dan populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI dengan jumlah 352 siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 187 responden dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Dalam memperoleh sebuah data, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan  kuisioner. Analisis persyaratan uji coba dan uji hipotesis merupakan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa; 1) Variabel konsep diri pada siswa kelas, diperoleh skor tertinggi yaitu 136 dan skor terendah yaitu 34. Dari perhitungan diperoleh hasil penelitian perhitungan berada pada interval 95-111, hal ini masuk dalam kategori sedang. 2) Variabel prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI, diperoleh skor tertinggi yaitu 100 dan skor terendah yaitu 24. Dari perhitungan diperoleh hasil penelitian perhitungan berada pada interval 0-62, hal ini masuk dalam kategori rendah. 3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan  antara konsep diri dengan perilaku prokrastinasi akademik kelas XI SMAN 6 Kota Bogor.  Hasil tersebut dapat dibuktikan secara statistik dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,773 berhubungan signifikan secara positif

    669

    full texts

    719

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Risâlah - Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇