1,724,916 research outputs found
Pengaruh Sikap Dan Norma Subyektif Terhadap Niat Menggunakan Produk Perbankan Syariah Pada Bank Aceh Syariah Di Kota Lhokseumawe
Kemampuan Berpikir Kreatif dalam Pembelajaran Matematika berdasarkan Aspek Munandar
The ability to think creatively is an ability that must be mastered to find new ideas that are different from those that already existed before. This study aims to determine the existence of students' creative thinking skills in learning mathematics based on Munandar aspects. Using exploratory research procedures with a systematic literature review research model by analyzing a sample of 16 scientific articles downloaded from Google Scholar. These articles discuss creative thinking skills based on Munandar aspects, namely fluency, flexibility, originality, elaboration. From some of the data excavated, the results of the research on students' creative thinking skills based on the Munandar aspect showed that junior high and high school students were higher in the fluency aspect and obtained a percentage of 29% of all aspects with an average of 56. While the flexibility and elaboration aspects obtained a percentage 24% of all aspects with an average of 46.5. In the aspect of authenticity, it obtained a percentage of 23% of all aspects with an average percentage of 44.5.Kemampuan berpikir kreatif merupakan kemampuan yang harus dikuasai untuk menemukan ide baru yang berbeda dari yang sudah ada sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang adanya kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran matematika berdasarkan aspek Munandar. Menggunakan prosedur penelitian eksploratif dengan model penelitian sytematic literature review dengan menganalisis sampel 16 artikel ilmiah yang diunduh dari google scholar. Artikel-artikel ini membahas tentang kemampuan berpikir kreatif berdasarkan aspek Munandar yaitu kelancaran, kelenturan, keaslian, elaborasi. Dari beberapa data yang digali, hasil penelitian kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau berdasarkan aspek Munandar menunjukkan bahwa siswa jenjang SMP dan jenjang SMA lebih tinggi pada aspek kelancaran dan memperoleh presentase 29% dari keseluruhan aspek dengan rata-rata 56. Sedangkan aspek kelenturan dan elaborasi memperoleh presentase 24% dari keseluruhan aspek dengan rata-rata 46,5. Pada aspek keaslian memperoleh presentase 23% dari keseluruhan aspek dengan dengan rata-rata presentase 44,5
The efforts of public relations division of PT. PLN (persero) APJ Surakarta in succeeding electricity saving program
Electricity is very important in our life. PT. PLN (Persero) is a State Owned Corporations (BUMN) that is active in service field of electricity matters. The main duty of PT. PLN (Persero) is to provide the electricity for the entire Indonesian requirement. In order to reduce the cost of electricity productions which increases more and more, PT. PLN (Persero) incites the program of electricity saving program which does not only involve the staff of PT. PLN (Persero) but also all its customer. Public Relations Officer as a staff of PT. PLN, which is as a bridge between company and customers, has a big role in succeeding this program; they are giving information and direction to the stakeholders by using direct and indirect socialization, maintaining the good relationships with stakeholders and making the good cooperation with press and media, either printed or electronic as one of channel in conducting the role of Public Relations. The efforts of Public Relations division of PT. PLN (Persero) APJ Surakarta in succeeding electricity saving program are through two ways. They are direct communication and indirect communication. Direct communications is in the form of face-to-face communication between public Relations of PT. PLN (Persero) APJ Surakarta and customers, while indirect communication is through socialization by mass media and by external publication The electricity saving program should be socialized more and more by Public Relations of PT. PLN (Persero) because it is not only for the existence of company, but also for the continuing of human life in the future and we should succeed this program if we do not want the supply of electricity lost
Perbandingan Strategi Kebijakan Aristo Munandar dan Indra Catri dalam Mengurangi Angka Kemiskinan di Kabupaten Agam
ABSTRAK
Luthfi Affandi. 1210832020, Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial Skripsi Perbandingan Strategi Kebijakan Aristo Munandar dan Indra Catri dalam Mengurangi Angka Kemiskinan di Kabupaten Agam.
Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sri Zul Chairiyah, M.A. (2) Andri Rusta S.IP, M.PP
Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis Perbandingan Strategi Kebijakan Aristo Munandar dan Indra Catri dalam mengurangi agka kemiskinan di Kabupaten Agam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Keseluruhan Program Penanggulangan Kemiskinan yang telah dilaksanakan oleh Aristo Munandar dan Indra Catri berbagai kebijakan telah diambil oleh pemerintah dalam rangka upaya penanggulangan kemiskinan yang bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan.
Peneliti menggunakan teori Feldman, 2 kriteria tentang kerangka kerja politik yaitu Pilihan-pilihan wilayah cakupan (Choices of Scope), Pilihan-pilihan Instrumen Kebijakan (Choices of Policy Instruments), Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dengan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan terknik purposive sampling. Data yang diperoleh menggunakan metode etik dan emik.
Berdasarkan hasil penelitian, perbandingan Strategi Kebijakan Aristo Munandar dan Indra Catri dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Agam memiliki kesamaan dalam pilihan wilayah cakupan sama memiliki peranan penting dalam mengurangi kemiskinan dan melakukan kerjasama dengan pihak swasta , namun dalam pilihan instrumen kebijakan terdapat perbedaan, dalam masa pemerintahan Indra Catri memiliki program unggulan agam menyemai sedangkan dalam masa pemerintahan Aristo Munandar memiliki program unggulan Agam makmur.
Kata Kunci: Kebijakan, Penanggulangan Kemiskinan, Perbandinga
Ilmu Budaya Dasar : Suatu Pengantar
Munandar Aktif dalam penelitian sosial budaya dan sosial ekonomi. Pada tahun 1982 ia mengikuti Penataran Tingkat Nasional dalam bidang Ilmu Sosial Dasar di Sala dan pada tahun 1985 mengikuti Penelitian Ilmu Alamiah Tingkat Madya selama 7 bulan diberbagai universitas di jawa tengah dan jawa timu
KEHARMONISAN RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERCERAIAN PERSPEKTIF ARIS MUNANDAR
Abstract
A harmonious household is indeed the hope of every couple, but the fact is that many households run aground in the middle of the journey and even end it with divorce. The increasing percentage of divorce in Indonesia has recently become a strong indication of the number of couples who fail to realize harmony in the household. Closely related to the strategy taken to realize it. The purpose of this study is to explore household harmony from Aris Munandar's perspective as well as discuss several strategies to realize household harmony and find out its relevance to today's household problems. This qualitative research was conducted with the type of literature research by identifying information on Aris Munandar's study videos on Youtube channels, social media, scientific papers and other sources. The results of this study revealed that a harmonious household according to Aris Munandar is a household based on faith and built on religious guidance, which is able to solve problems appropriately, feels sufficient, full of comfort, and is contained in 3S. There are 6 strategies to realize household harmony. This research also proves that the strategy presented by Aris Munandar is relevant to today's household problems.
Keyword: Harmony; Divorce; Prevention Effort; Aris Munandar.Pernikahan merupakan sebuah langkah awal dalam membentuk rumah tangga. Rumah tangga bisa diartikan sebagai keluarga yang tinggal dalam satu atap. Tujuan dibentuknya rumah tangga adalah untuk menciptakan keluarga yang harmonis, sehingga diperlukan beberapa kiat untuk merealisasikannya. Ide penelitian ini muncul karena banyaknya rumah tangga yang gagal dalam mewujudkan keharmonisan dan tidak menemukan solusinya. Tujuan penelitian ini adalah mengupas perspektif keharmonisan rumah tangga menurut tokoh yang ahli pada bidangnya, yaitu Aris Munandar, agar terlahir hasil penelitian baru yang mumpuni serta membahas beberapa kiat untuk merealisasikan keharmonisan rumah tangga yang relevan dengan masa kini. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan jenis riset kepustakaan. Aris Munandar merupakan seorang da’i terkemuka yang dikenal piawai dalam ilmu fikih dan ushul fikih serta kerap menyampaikan kajian bertajuk rumah tangga dan fikih keluarga. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa rumah tangga yang harmonis menurut Aris Munandar adalah rumah tangga yang dilandasi iman dan dibangun di atas tuntunan agama, yang mampu menyelesaikan masalah dengan tepat, merasa cukup, penuh kenyamanan, dan terkandung di dalamnya 3S, serta ada 6 kiat untuk merealisasikan keharmonisan rumah tangga
- …
