1,720,976 research outputs found

    Penerapan LKS berbasis Inquiry Based Learning pada materi perbandingan senilai dan berbalik nilai dalam pembelajaran matematika

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika pada materi perbandingan senilai dan berbalik nilai dengan menerapkan LKS berbasis inquiry based learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII5 SMP Negeri 45 Palembang dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang. Nilai LKS untuk mengetahui hasil belajar siswa pada saat mengikuti pembelajaran dengan menggunakan LKS berbasis inquiry based learning . Adapun hasil belajar yang didapat nilai rata-rata LKS sesuai langkah-langkah inquiry based learning pada materi perbandingan senilai adalah merumuskan masalah 78,29 , merumuskan hipotesis 86,84, menguji hipotesis 80,70, dan kesimpulan 93,42 dan pada materi perbandingan berbalik nilai adalah adalah merumuskan masalah 92,11 , merumuskan hipotesis 67,98, menguji hipotesis 85,53, dan kesimpulan 80,26 Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan pembelajaran dengan menggunakan LKS berbasis inquiry based learning dapat membuat hasil belajar lebih baik dan membuat siswa aktif.Kata kunci: Inquiry, Hasil belajar, LKS, perbandingan senilai, Perbandingan berbalik nilai

    Bahan Ajar Berbasis Inquiry Untuk Mendorong Aktivitas Berpikir Kritis Matematika Siswa

    No full text
    AbstrakUntuk Membantu siswa dalam proses belajar mengajar tidak terlepas dari bahan ajar contonya : RPP, buku siswa, LKS, alat peraga dan lain-lain. Pada artikel ini bahan ajar yang akan digunakan adalah LKS (Lembar kerja siswa). Pada tujuan pembelajaran matematika yang tertuang dalam kurikulum tersebut disebutkan bahwa pembelajaran matematika salah satunya bertujuan agar siswa memiliki kemampuan penalaran pada pola dan sifat menggabungkan penalaran dan pembuktian matematika sebagai elemen terkait dalam berpikir kritis sehingga kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan untuk siswa. Untuk membantu siswa dalam berpikir kritis maka akan dibuat bahan ajar yang berbasis inquiry. Inquiry merupakan metode pembelajaran yang terpusat pada siswa yang mana siswa melakukan penyelidikan dan penemuan dalam pembelajaran yang dapat membuat pola pikir kritis siswa berkembang dan siswa aktif.Kata kunci : Bahan ajar, Berpikir kritis, Inquiry, LKS

    PENERAPAN INQUIRY MATERI PERBANDINGAN DAN SKALA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika denganmenerapkan inquiry pada materi perbandingan dan Skala. Metodepenelitian adalah deskriptif menggunakan data kualitatif dan kuantitatif, subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.5 SMP Negeri 45 Palembang dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes akhir. Nilai LKS dan tes akhir digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan inquiry. Nilai rata-rata LKS pada materi perbandingan dan skala sesuai langkah-langkah inquiry adalah merumuskan masalah 100, merumuskan hipotesis 66,44, menguji hipotesis 98,90, dan kesimpulan 75.Adapun hasil tes akhir rata-rata siswa 77,79 kategori baik. Sehingga dapatdisimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan inquiry dapatmembuat hasil belajar lebih baik.Kata kunci: Inquiry, hasil belajar, LKS

    IMPLEMENTATION BASED INSTRUCTIONAL MATERIALS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) IN MATHEMATICS LEARNING HIGH SCHOOL STUDENTS

    Full text link
    Generally, this study aims to determine how the application-based teaching materials Contextual Teaching and Learning (CTL) on the high school math learning. In particular, this study aims to describe the activities of the students when learning using CTL-based teaching materials. In this study the material being taught is a matter of multiplication, permutations and combinations. This research is qualitative research subjects are students of class XI IPA 6 SMAN 8 Palembang total of 36 students. The results of this study demonstrate that CTL-based teaching material can be applied to high school students for math learning activities the students during learning using CTL teaching materials included in either category

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline Pada Materi Manusia dan Lingkungan kelas V SD

    Full text link
    Media pembelajaran interaktif adalah media yang menuntut siswa untuk berinteraksi selain melihat maupun mendengarkan. Salah satu bentuk interaksi siswa dengan menggunakan media komputer, misalnya CD interaktif, simulator, laboratorium bahasa, dan lab. Komputer atau kombinasi di antaranya yang berbentuk video interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline pada materi manusia dan lingkungan kelas V SD. Dalam penelitian ini mengunakan prosedur penelitian Research and Development (penelitian dan pengembangann). Model pengembangan dalam penelitian ini mengarah pada model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 78 Palembang pada siswa kelas V. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dari angket validasi pakar, dan angket repon guru dan peserta didik. Hasil perhitungan nilai validasi dari ahli media sebesar 93%, dan nilai validiasi ahli materi 89%, sedangkan ahli bahasa sebesar 89%.%, dari hasil ketiga validator didapatkan nilai rata-rata sebesar 90% dengan kriteria kevalidan sangat valid.. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan kevalidan yang mana masing-masing aspek memiliki 3 validator yang ahli dalam bidang-bidangnya. Dalam kepraktisan keseluruhan respon peserta didik dari hasil uji one to one sebesar 90% dan uji small groub 91% dan respon guru diperoleh rata-rata sebesar 93,3%. Berdasarkan hasil pada penelitian ini hasil yang didapatkan oleh peneliti tentang pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline pada materi manusia dan lingkungan yaitu dengan hasil sangat valid dan sangat praktis.&nbsp

    SELF-EFFICACY SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI INQUIRY BASED LEARNING DI KELAS VII SMP PALEMBANG

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran self efficacy siswa dengan strategy inquiry based learning. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.I SMP Negeri 22 Palembang yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan angket. Observasi digunakan untuk mengetahui self efficacy siswa sejak awal proses pembelajaran dengan cara memberi tanda centang untuk setiap indikator yang tampak. Angket disajikan dalam bentuk skala Likert, dimana pernyataan yang diajukan berupa pernyataan positif dan negatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara menjumlahkan skor yang diperoleh dan menentukan letak dari jumlah skor yang diperolah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Efficacy siswa dalam pembelajaran matematika sebesar 90,62% termasuk dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata skor observasi sebesar 59,38% dan skor angket sebesar 90,62%

    Pengembangan E-Modul Berbantuan Aplikasi Flip Pdf Builder Berbasis Contextual Teaching and Learning

    No full text
    Abstrak. Pandemi covid-19 mengharuskan pembelajaran berlangsung secara daring (dalam jaringan). Salah satu faktor penyebab rendahnya pemahaman siswa dalam pembelajaran daring yaitu masih minimnya penggunaan bahan ajar elektronik. Maka perlu adanya bahan ajar elektronik yang mengutamakan kemandirian dalam melakukan kegiatan belajar untuk membantu siswa memecahkan masalah dengan caranya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbantuan aplikasi flip pdf builder berbasis contextual teaching and learning (CTL) pada materi himpunan yang valid dan praktis. Serta mengetahui keefektifan dari e-modul yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, angket dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis dan sangat efektif, sehingga e-modul berkualitas baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran materi himpunan.Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, E-Modul, Flip Pdf Builder, Himpunan

    KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN SELF EFFICACY SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap kemampuan komunikasi matematis maupun self efficacy siswa SMP Negeri 41 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan perlakuan Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMP Negeri 41 Palembang. Dengan teknik cluster sampling diperoleh kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.3 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS), sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji t, dengan terlebih dahulu menguji normalitas dan homogenitas. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap kemampuan komunikasi matematis dan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) terhadap self efficacy siswa SMP Negeri 41 Palembang.Kata kunci : pembelajaran kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), kemampuan komunikasi matematis, Self Efficacy

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android untuk Materi Aritmatika Sosial

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis Android untuk materi aritmatika sosial yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model tahapan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.1 SMP Fitra Abdi Palembang. Data uji validitas dan kepraktisan produk dikumpulkan menggunakan teknik angket dan untuk keefektivannya digunakan soal tes. Persentase hasil angket validasi dan kepraktisan dihitung kemudian dibandingkan dengan kriteria kevalidan dan kepraktisan. Untuk analisis keefektivan, persentase jumlah peserta didik yang tuntas dibandingkan dengan kriteria keefektivan media. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis android dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Media pembelajaran interaktif berbasis Android ini layak, praktis dan efektif digunakan untuk materi aritmatika sosial

    UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI MASA PANDEMI

    Full text link
    Kehadiran Covid-19 sangat mempengaruhi segala segi kehidupan hingga merambah ke dalam dunia pendidikan. Pola pembelajaran tatap muka dialihkan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan belajar secara online. Ketidaksiapan sekolah dalam menghadapi perubahan yang mendadak, rendahnya penguasaan teknologi, keterbatasan sarana dan prasarana hingga jaringan internet, serta besaran biaya yang harus diperhitungkan merupakan  beberapa faktor yang menghambat terlaksananya efektivitas pembelajaran secara daring. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran secara daring  pada pembelajaran matematika menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2020. Penelitian dilakukan dengan menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas  yang meliputi perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian ini terdiri atas 2 siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Bunguran Timur pada materi matriks meski dilaksanakan secara virtual memanfaatkan whatsapp dan zoom. Peserta didik tampak antusias dalam menerima segala pola pembelajaran yang dilakukan. Meski di awal sempat sulit dikoordinasikan, namun seiring waktu semakin mampu untuk beradaptasi. Penyusunan perangkat dan ketepatan dalam mengalokasikan waktu, menjadi kunci dalam keberhasilan sebuah pembelajaran, apapun model pembelajaran yang digunakan
    corecore