3,526 research outputs found
Penerimaan Masyarakat Sidenreng Rappang Terhadap Dakwah KH. Abdul Muin Yusuf
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, KH. Abdul Muin Yusuf memiliki konsep pemikiran dakwah Kultural dan menggunakan metode dakwah Bil Kitabah atau Bil-Qalam (tulisan). Sedangkan gerakan dakwah anregurutta
KH. Abdul Muin Yusuf mencakup Sedangkan gerakan dakwah anregurutta KH. Abdul Muin Yusuf mencakup beberapa aspek, yaitu; Gerakan dakwah sebagai ulama (Qadhi), Tokoh Politik, dan sebagai Pendidik. Kedua, Pesan-pesan dakwah Islam yang disampaikan anregurutta KH. Abdul Muin Yusuf kepada masyarakat mengandung arti dakwah Islam secara lafdziyah atau harfiah. Pesan-pesan dakwah anregurutta KH. Abdul Muin Yusuf terhadap masyarakat yaitu, pesan dakwah pada aspek politik, pesan dakwah pada aspek aqidah,
pesan dakwah pada aspek akhlak dan pesan dakwah pada aspek budaya lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah: (1) Dengan mengetahui sejarah hidup anregurutta KH. Abdul Muin Yusuf dalam menjalankan dakwahnya di Kabupaten
Sidenreng Rappang diharapkan dapat menjadi acuan dan pedoman bagi para penyampai dakwah dalam memberikan pemahaman ajaran-ajaran agama kepada masyarakat Indonesia. (2) Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa menjadi salah satu pendukung dalam pengembangan ilmu-ilmu dakwah, baik pada kaum akademik, masyarakat dan peneliti itu sendiri
Pemikiran dan Gerakan Gakwah Kh. Abdul Muin Yusuf di Kabupaten Sidenreng Rappang
This research aims to examine, analyze, and reveal the Movements and Thoughts as well as the messages of Islamic preaching by KH. Abdul Muin Yusuf in Sidenreng Rappang Regency. The main issues are: How are the thoughts and preaching movements carried out by Anregurutta K.H. Abdul Muin Yusuf in Sidenreng Rappang Regency? This research is a qualitative descriptive study using a preaching approach. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Then, data processing and analysis techniques are carried out through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of this research indicate that: First, KH. Abdul Muin Yusuf has a concept of Cultural Preaching thought and uses the Book or Writing (Bil-Kitabah or Bil-Qalam) method of preaching. Meanwhile, the preaching movements of Anregurutta KH. Abdul Muin Yusuf encompass several aspects, namely; preaching movements as a religious scholar (Qadhi), Political Figure, and as an Educator.Pemikiran serta pesan-pesan dakwah KH. Abdul Muin Yusuf di Kabupaten Sidenreng Rappang. Dengan Pokok masalah yaitu; Bagaimana pemikiran dan gerakan dakwah yang dilakukan oleh Anregurutta K.H. Abdul Muin Yusuf di Kabupaten Sidenreng Rappang? Jenis penelitian ini ialah kualitatif deskritif dengan menggunakan pendekatan pendekatan dakwah. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lalu, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, KH. Abdul Muin Yusuf memiliki konsep pemikiran dakwah Kultural dan menggunakan metode dakwah Bil-Kitabah atau Bil-Qalam (tulisan). Sedangkan gerakan dakwah anregurutta KH. Abdul Muin Yusuf mencakup Sedangkan gerakan dakwah anregurutta KH. Abdul Muin Yusuf mencakup beberapa aspek, yaitu; gerakan dakwah sebagai ulama (Qadhi), Tokoh Politik, sebagai sebagai Pendidik
K.H. Abdul Muin Yusuf: Perjuangan, Pemikiran, dan Pengaruhnya di Sulawesi Selatan
Disertasi ini membahas tentang K.H. Abdul Muin Yusuf: Perjuangan, Pemikiran, dan Pengaruhnya di Sulawesi Selatan. Masalah pokok yang dikemukakan dalam disertasi ini adalah: Pertama, Bagaimana latar belakang keluarga, Pendidikan, dan lingkungan sosial budaya yang mempengaruhi Penikiran, Perjuangan, dan Pengaruh K.H. Abdul Muin Yusuf ? Kedua, Bagaimana Perjugangan K.H. Abdul Muin Yusuf dalam revulusi kemerdekaan, DI/TII, NU, dan Golkar, serta MUI ? Ketiga, Bagaimana Pemikiran K.H. Abdul Muin Yusuf dalam bidang teologi, fiqi, dan sosial budaya? Keempat, Bagaimana Pengaruh K.H. Abdul Muin Yusuf menurut pandangan tokoh masyarakat, murid-murid, dan kolleganya? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang K.H. Abdul Muin Yusuf : Perjuangan, Pemikiran, dan Pengaruhnya di Sulawesi Selatan.
Untuk mengurai pokok permasalahan, penulis menggunakan pendekatan interdisipliner, di antaranya pendekatan historis, sosiologis, dan teologis. Tujuannya untuk menganalisis secara utuh dari profil K.H. Abdul Muin Yusuf baik dari segi perjuangannya, maupun dari segi pemikiran dan pengaruhnya di Sulawesi Selatan. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan penelitian lapangan (field research), dan penelitian kepustakaan (library research). Cara kerjanya yaitu penulis melakukan observasi ke daerah penelitian dan mewawancarai beberapa tokoh kunci dan pada tahap berikutnya data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan metode dan teknik penelitian untuk merusmuskan kesimpulan-kesimpulan.
Temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut: Pertama, K.H. Abdul Muin Yusuf adalah seorang sosok ulama multidimensi. Dia tidak hanya sebagai seorang agamawan, tetapi ia juga seorang negarawan. Ia adalah seorang tokoh yang sangat konsisten dan tegas pada prinsip. Selain itu, Dia juga seorang aktifis organisasi yang mumpuni. Dia ada di mana-mana, namun demikian ia tidak ke mana-mana. Kedua, Semasa hidup hingga akhir hayatnya, K.H. Abdul Muin Yusuf telah banyak menorehkan karya nyata dan buah-buah pemikiran yang dapat menjadi suri teladan bagi generasi berikutnya. Beberapa karya dan prestasi yang diraihnya menunjukkan bahwa Dia adalah seorang ulama yang susah dicari bandingannya. Sumbangan yang nyata telah banyak Dia berikan, sejak dari zaman perjuangan kemerdekaan sampai zaman mempertahankan kemerdekaan, atau sejak zaman Orde Lama dan Orde Baru sampai pada Orde Reformasi. Ketiga, Dalam sisi pemikiran, K.H. Abdul Muin Yusuf tidak pernah menganjurkan murid-muridnya untuk bersikap fanatik pada salah satu mazhab tertentu. Walaupun Dia sendiri mempunyai corak tersendiri bahkan dapat dikatakan Dia mempunyai mazhab tersendiri dalam menyampaikan dakwah Islamiyah dimana dakwahnya mampu diserap dan dicerna oleh semua golongan, baik dari golongan awam sampai golongan kelas atas. Dari sudut pandang keilmuan, dakwah K.H. Abdul Muin Yusuf itu lengkap dari sudut ontologi dan epistemologi, bahkan aksiologinya juga terukur karena orang yang mendengarkan dakwahnya langsung bisa mempraktekkannya. Dalam menyampaikan dakwah Islamiyah, K.H. Abdul Muin Yusuf betul-betul meletakkan prinsip “rahmatan lil ‘alamien” (kasih sayang bagi alam semesta) dan ia menyampaikan dakwahnya sesuai kondisi masyarakat. Walaupun dakwahnya tersebut disampaikan dalam bahasa Bugis, ceramahnya menukik dan tepat sasaran karena didasari oleh pengkajian-pengkajian keilmuan. Dari segi kepribadian dan keilmuannya, K.H. Abdul Muin Yusuf sangat konsisten menjalankan independensinya sebagai seorang ulama dalam arti tidak didikte dan dikontrol oleh pemerintah
KOMPARASI TARI PENYAMBUTAN MARELLAU PAMMASE DEWATA CIPTAAN ANIDA DENGAN TARI PENYAMBUTAN ALUSU’ CIPTAAN ABDUL MUIN
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan baik berupa persamaan maupun perbedaan ragam gerak, pola lantai, kostum, musik iringan, penari, properti dan segala aspek bentuk penyajiannya secara
keseluruhan mengenai Tari Penyambutan Marellau Pammase Dewata Ciptaan ANIDA dengan Tari Penyambutan Alusu’ Ciptaan Abdul Muin .
Tari penyambutan ciptaan ANIDA dengan tari penyambutan ciptaan Abdul Muin
merupakan tari kreasi baru yang dapat memperkenalkan dan melestarikan
budaya daerah dan merupakan salah satu asset Nasional. Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan analisis kualitatif, yaitu
menggambarkan atau memaparkan secara langsung hasil penelitian yang
diperoleh di lapangan apa adanya, sesuai dengan tujuan penelitian. Narasumber
yang memberikan informasi ialah seorang budayawan, seniman dan terlibat
langsung dengan titik fokus masalah. Teknik yang digunakan dalam
pengumpulan data adalah teknik observasi (pengamatan), wawancara, dan
dokumentasi (foto, video dan dokumen tertulis). Hasil penelitian dari tari
penyambutan Marellau Pammase Dewata ciptaan ANIDA dengan tari
penyambutan Alusu’ ciptaan Abdul Muin memiliki perbedaan dan persamaan.
Di mana perbedaannya terletak pada struktur gerak dan bentuk penyajiannya,
baik berupa ragam gerak, pola lantai, kostum, musik pengiring, properti, dan
juga tata panggung. Tari penyambutan ciptaan ANIDA dapat ditampilkan di
panggung maupun di arena, namun tari penyambutan ciptaan Abdul Muin
hanya ditampilkan di arena. Adapun persamaannya yaitu memilki fungsi tari
yang sama, di mana dapat digunakan sebagai tari penyambutan tamu agung dan
tamu istimewa, penarinya diperankan oleh kaum perempuan dan musik serta
gerakannya menggambarkan ciri khas etnik Bugis.
Kata kunci: Komparasi tari penyambutan, struktur gerak
TAREKAT SUFIYAH ISLAM DALAM PEMIKIRAN TASAWUF H. ABDUL MUIN HIDAYATULLAH
This paper describes only the existence of Islamic Sufiyah tarekat (TSI) in the thought of H. Abdul Muin Hidayatullah. The results show that the TSI was built by H. Abdul Muin since 1955 after he was brought into a spiritual meeting with Rasulullah, Prophet Adam and Moses as well as 40 leaders of an Islamic state. At that time, he had been inducted as a murshid Zabir tarekat, while Murshid is the Messenger of Allah. That's when it started developing tarekat until he passed away, 1995 at the age of 87 years. Murshid was replaced by his own son, K.H. Abdullah al-Mahdi and develop it until now. The Islamic Sufiyah Tarekat is growing quite rapidly; reaching 7,000 people are now members, consisting of listeners, students, followers and supporters. They spread in South Kalimantan, especially in Banjarmasin, and in the District Tabunganen Tabalong, and actively carry out the teaching daily deed specified. It is in meaningful, positive impact on the development of faith and piety of its members.</jats:p
TAREKAT SUFIYAH ISLAM DALAM PEMIKIRAN TASAWUF H. ABDUL MUIN HIDAYATULLAH
This paper describes only the existence of Islamic Sufiyah tarekat (TSI) in the thought of H. Abdul Muin Hidayatullah. The results show that the TSI was built by H. Abdul Muin since 1955 after he was brought into a spiritual meeting with Rasulullah, Prophet Adam and Moses as well as 40 leaders of an Islamic state. At that time, he had been inducted as a murshid Zabir tarekat, while Murshid is the Messenger of Allah. That's when it started developing tarekat until he passed away, 1995 at the age of 87 years. Murshid was replaced by his own son, K.H. Abdullah al-Mahdi and develop it until now. The Islamic Sufiyah Tarekat is growing quite rapidly; reaching 7,000 people are now members, consisting of listeners, students, followers and supporters. They spread in South Kalimantan, especially in Banjarmasin, and in the District Tabunganen Tabalong, and actively carry out the teaching daily deed specified. It is in meaningful, positive impact on the development of faith and piety of its members
Jalan lurus menuju hati sejahtera: tafsir Surat Al-Fatihah
Penafsiran Abdul Muin Salim secara global terhadap ayat ketujuh dari surah al-Fatihah ini sedikit banyaknya hampir sama dengan mayoritas mufassir lainnya, hanya saja Abdul Muin lebih mengeksplor dengan lebih spesifik setiap ayat tersebut, dengan menjelaskan hikmah dan kandungan di dalamnya. Sehinnga dapat menimbulkan kesan yang mendalam bagi para pembaca buku ini, yaitu mengetahui lebih luas lagi terhadap pesan yang terkandung dalam setiap ayanya. Dan tafsir ini juga dapat memberikan warna baru dalam dunia penafsiran di Indonesia
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
A new species of lowland karst dwelling Cnemaspis Strauch 1887 (Squamata: Gekkonidae) from northwestern Peninsular Malaysia
Wood, Perry L., Quah, Evan S. H., Anuar, Shahrul, Muin, Mohd Abdul (2013): A new species of lowland karst dwelling Cnemaspis Strauch 1887 (Squamata: Gekkonidae) from northwestern Peninsular Malaysia. Zootaxa 3691 (5): 538-558, DOI: 10.11646/zootaxa.3691.5.
- …
