1,721,110 research outputs found

    Seribu enam ratus dijangka sertai Sukan Muhibah UMT

    No full text
    Kira-kira 1600 mahasiswa dan mahasiswi Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dijangka akan mengambil bahagian dalam sukan Muhibah kali ke 2 pada 13 dan 14 Julai ini. Penolong Pegawai Belia dan Sukan UMT, Jassmin Johari berkata, kejohanan dua hari kelolaan Pusat Sukan UMT itu akan mempertandingkan enam acara utama, iaitu bola jaring, futsal, bola tampar, bola keranjang, badminton campuran dan larian muhibah

    Masalah setinggan : satu kajian kes Kg. Muhibah, Sg. Renggam, Shah Alam / Kamala Devi A. Subramaniam.

    No full text
    Masalah setinggan adalah salah satu masalah sosial yang sangat ketara di negara-negara sedang membangun khasnya. Setinggan merupakan beban kerajaan akibat proses pembangunan. Kajian ini dijalankan untuk mengetahui dengan lebih mendalam segala aspek yang berkaitan dengan masalah setinggan di Malaysia, dengan rujukan khas di Shah AIam, Selangor. Kesemua maklumat mengenai topik ini didapati melalui temuramah, borang soal selidik dan pembacaan. Perkara yang boleh didapati dalam latihan ilmiah ini adalah sebab dan aklbat setinggan, kajian kes di Kg. Muhibah, cara mengatasi masalah setinggan ini, cadangan dan lain-lain lagi. Masalah setinggan keretapi(railway squatters) ini dijadikan topik kajian memandangkan betapa pentingnya bagi kita mengetahui sebab berlakunya setinggan ini agar masalah ini dapat diatasi secepat yang mungkin. Buat masa ini, tindakan serius sedang diambil terhadap setinggan keretapi untuk melicinkan pelaksanaan Projek Landasan Berkembar

    Muslim Tionghoa Cheng Ho / misteri perjalanan muhibah di Nusantara

    No full text
    Judul asli : Muslim Tionghoa Cheng Ho : Misteri perjalanan muhibah di Nusantara *** *** Bibliografi hlm. 248-260xliv, 299 hlm. :il. ;21 cm

    Muhibah is not religious pluralism: the understanding of religious coexistence among religious leaders in Malaysia

    No full text
    Muhibah is a social philosophy on pluralistic coexistence in Malaysia. It has a profound historical background that deserves to be learnt and appreciated by the Malaysian people and its leaders. Religious pluralism however, is a philosophy developed by John Hick as a response against the Christian exclusive interpretation of the doctrine of salvation. Ironically, of late, there has been a global call which persistently promotes religious pluralism as the philosophy of the day. In Malaysia, the awareness and support for religious pluralism emerged among the religious NGOs at the beginning of the 21st century. Since then, there has been been persistent propagation of religious pluralism in Malaysia. Muhibah on the other hand, remain as a blueprint on unity and national integration in the government policy. This article tries to provide a theoritical and historical comparison between the two terms to understand their meaning and historical significance. The article also shares some of a research findings on 14 religious leaders’ understanding of muhibah and religious pluralism. Their understanding is analysed and compared to gauge which of the two terms (according to them) better relates to religious coexistence in Malaysia. The article reports the research findings which record higher understanding of muhibah compared to religious pluralism. It is therefore suggested that muhibah is a better philosophy for understanding of religious coexistence in this country

    Pengaruh Kesabaran Terhadap Motivasi Hidup Pasien Penderita Diabetes Mellitus Di Banjarmasin

    No full text
    Muhibah, 1201451413, Pengaruh Kesabaran Terhadap Motivasi Hidup Pasien Penderita Diabetes Mellitus Di Banjarmasin, Mubarak, MA dan Yulia Hairina, M. Psi. Kata kunci: Kesabaran, Motivasi, Diabetes Mellitus. Diabetes mellitus (DM) yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus menerus dan bervariasi, terutama setelah makan. Seseorang yang terdiagnosa terkena penyakit diabetes harus melakukan perubahan gaya hidup dan pengobatan yang rutin. Kesabaran menjadi hal yang sangat penting dalam penanganan penyakit ini agar motivasi hidup semakin baik. Jika kesabaran tidak di kelola dengan baik, maka hal tersebut akan mengganggu kesehatan subjek baik itu secara fisik maupun psikologis hingga berakibat pada rendahnya motivasi hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kesabaran terhadap motivasi hidup pasien penderita DM dan mengetahui seberapa besar pengaruh kesabaran terhadap motivasi hidup pasien penderita DM di Banjarmasin. Selanjutnya subjek dalam penelitian ini adalah pasien penderita diabetes mellitus di Banjarmasin. Sedangkan objek penelitian ini adalah pengaruh kesabaran terhadap motivasi hidupdi Banjarmasin. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik skala dan wawancara saat melakukan pendekatan (raport). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulakan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara kesabaran terhadap motivasi hidup di Banjarmasin. Arah hubungan variabel kesabaran (x) dan variabel motivasi (y) yaitu Positif. Jadi, semakin tinggi nilai r variabel x, maka nilai r variabel y akan semakin tinggi juga. Hasil penelitian ini menunjukan Besarnya pengaruh kesabaran terhadap motivasi hidup yaitu berada di level sangat kuat dari lima kategori sangat lemah, lemah, sedang, kuat, dan sangat kuat. Sehingga jika kesabaran yang dimiliki subjek tinggi, maka motivasi hidupnya juga tingg

    Peran Moderasi Beragama dalam membentuk sikap Toleransi antar Santri : Studi kasus pada Santri Al-Faqih Cibiru Bandung

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran moderasi beragama dalam membentuk sikap toleransi antar santri di Pesantren Al-Faqih Cibiru, Bandung. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi agama melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama seperti tawassuth (moderat), tasamuh (toleransi), dan i’tidal (adil) diterapkan dalam kehidupan sehari-hari santri melalui pembelajaran, keteladanan, dan interaksi sosial, sehingga berpengaruh dalam membentuk sikap saling menghargai perbedaan amaliah dan latar belakang organisasi Islam. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pesantren berperan strategis dalam menginternalisasikan nilai moderasi beragama sebagai upaya membangun harmoni intra-agama sekaligus mencegah potensi intoleransi. Keaslian penelitian ini terletak pada fokus kajiannya yang menyoroti hubungan antara moderasi beragama dan toleransi dalam konteks pluralitas internal pesantren, sehingga memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan studi agama-agama sekaligus menjadi rujukan praktis bagi lembaga pendidikan Islam lainnya

    The concept of muhibah in nation-building in Malaysia: the challenges and prospects

    No full text
    This article deliberated on the concept of muhibah and its application as a means to foster harmony in the Malaysian pluralistic society comprising mainly the Malays, Chinese and Indians. Given the multiracial, multicultural and multireligous background, the study acknowledges the need to protect one’s heritage and cultural traits which are necessarily connected to the question of right and freedom as the Malaysian citizen. The questions at hands, how is it possible to inculcate muhibah in the face of multiple claims to right and freedom. The article will therefore focus on the two issues pertain to right which are the right to freedom of religion and the right to language. The analysis is qualitative in nature and it relied upon library research for data collection. The article adopts textual analysis method for data analysis. The findings show that despite its historical relevance and practicality, implementing muhibah has been very challenging in Malaysia. This is due the pressing demand from particular ethnic and religion, to preserving their cultural trait. It is therefore concluded that the success of muhibah is a reciprocal process. It can be achievable if every ethnic group in Malaysia have trust and respect for the national policy such as muhibah and therefore willing to work together in realizing the policy

    STRATEGI KOMPETISI ANTARA TRAVEL HAJI DAN UMRAH PADA PT. SILVER SILK DAN MUHIBAH UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH JAMA’AH DITINJAUMENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

    No full text
    Skripsi ini berjudul‘’Strategi persaingan antara Travel Haji dan Umrah pada PT. Silver silk dan Muhibah dalam meningkatkan jumlah jamaah ditinjau menurut presfektif ekonomi Islam’’.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan penulis mengenai persaingan yang dilakukan oleh Travel Silver silk dan Muhibah dalam meningkatkan jumlah jamaah,bahwa semakin banyak Jasa Travel Umrah dan Haji plus mereka harus menyiapkan strategi yang handal untuk menghadapi persaingan-persaingan tersebut, selain melakukan evaluasi terhadap kinerja pelayanan, travel silver silk dan muhibah harus menerapkan suatu strategi yang tepat agar keunggulan yang diraih tidak hilang begitu saja direbut oleh pendatang baru, sehingga dengan demikian travel silver silk dan muhibah dapat mempertahankan tingkat peminat atau berusaha untuk meningkatkan persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseacrh) yaitu Travel Silver Silk dan Muhibah yang beralamat Jl.Khairudin Nasution No.77 simpang 3 Pekanbaru dan Jl. RA. Kartini. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana strategi persaingan antara travel haji dan umrah pada PT.Silver Silk dan Muhibah dalam meningkatkan jumlah jamaah dan Bagaiman tinjauan ekonomi Islam terhadap strategi persaingan dalam meningkat jumlah jamaah pada PT.Silver Silk dan Muhibah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi persaingan antara Travel Silver Silk dan Muhibah dalam meningkatkan jumlah jamaah dan untuk mengetahui tinjauan ekonomi Islam tentang strategi persaingan antara Travel Silver Silk dan Muhibah tersebut. Populasi dari penelitian ini sebanyak 20 orang pimpinan dan karyawan diantaranya 10 orang dari PT.Silver Silk dan 10 orang dari PT.Muhibah, karena jumlah populasinya sedikit sehingga semua populasi dijadikan sampel. Teknik pengambilan sampelnya adalah total sampling, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara,studi dokumen. Data dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, dan metode penulisan menggunakan metode deduktif dan induktif yang kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa upaya Travel Silver silk dan Muhibah dalam meningkatkan jumlah jama’ah dilakukan dengan menggunakan 3 strategi diantaranya melalui harga,strategi promosi serta pelayanan yang baik dan telah memelihara nilai-nilai ekonomi islam dengan menggunakan strategi handal yang juga tidak menyalahi kaidah-kaidah ekonomi Islam

    Lawatan muhibah Naib Canselor ke Institut Kualiti dan Pengembangan Ilmu (InQKA) / Unit Komunikasi

    No full text
    Institut Kualiti dan Pengembangan Ilmu (InQKA) berbesar hati menerima kunjungan YBhg. Prof. Dato Dr. Hajah Roziah Mohd Janor bagi tujuan lawatan muhibah pada 9 Jun 2023 (Jumaat)

    LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGAJARAN LAPANGAN (PPL) UNIT LOKASI SMP NEGERI 2 NGAGLIK, GADINGAN, SINDUHARJO KECAMATAN NGAGLIK, KABUPATEN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN AKADEMIK 2014/2015 Oleh LILIK MUHIBAH NIM 12201241068

    No full text
    Praktik Penglaman Lapangan (PPL) merupakan suatu bentuk pendidikan yang memberikan pengalaman mengajar bagi mahasiswa di lapangan. Salah saru lokasi yang ditunjuk oleh Universitas Negeri Yogyakarta adalah SMP N 2 Ngaglik, Sleman. Kegiatan PPL merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai wujud pengabdian mahasiswa kepada sekolah atau lembaga masyarakat sekaligus untuk melatih mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang telah dimiliki. Kegiatan yang dilakukan adalah observasi lingkungan pembelajaran, bimbingan dengan DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) dan guru pembimbing, kegiatan praktik mengajar, pembuatan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, analisis hasil evaluasi, dan pembuatan laporan sebagai kegiatan akhir dalam rangka Praktik Pengalaman Lapangan di SMP N 2 Ngaglik. Kegiatan PPL dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus 2015 sampai dengan 12 September 2015 di SMP N 2 Ngaglik. Selama praktik mahasiswa diberi kepercayaan untuk mengampu kelas VII di bawah bimbingan ibu Titik Sunarti, S. Pd Hasil yang diperoleh dari kegiatan PPL yaitu mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata berkaitan dengan perencaan, penyusunan perangkat pembelajaran, proses pembelajaran dan pengelolaan kelas. Mahasiswa telah dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu serta keterampilan yang dimiliki sesuai dengan prodi masingmasing. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman faktual mengenai proses belajar mengajar dan kegiatan persekolahan lainnya yang selanjutnya sangat berguna bagi praktikan untuk mengembangkan dirinya sebagai guru dan tenaga pendidikn yang professional, memiliki nilai, sikap, dan pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan
    corecore