1,614 research outputs found

    Relevansi Konsep Pendidikan Islam TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid di Era Kontemporer

    No full text
    This research aims to examine the relevance of the educational concept of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid in the contemporary era through the qualitative research approach of library research. The Islamic educational concept passed down by TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid is a product of deep contemplative thought that integrates religious values with the advancements of time. The contemporary era is characterized by rapid social, technological, and informational dynamics, thus necessitating an evaluation of the relevance of the Islamic educational concept. This study employs a library research approach to collect, analyze, and synthesize literature related to the Islamic educational concept of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. The collected data is analyzed descriptively and interpretively to identify the elements of the Islamic educational concept and its implications in the contemporary era. The research findings indicate that the Islamic educational concept of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid holds strong relevance in the contemporary era. This concept emphasizes deep understanding of religious teachings, the establishment of noble ethics, self-development, community empowerment, and the strengthening of faith and piety. This relevance is reflected in the concept's ability to respond to challenges and opportunities emerging in the context of globalization, pluralism, and technology. The Islamic educational concept of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid also encourages the formation of resilient and tolerant character traits, as well as the ability to adapt to the changing times. This research affirms the significant relevance of the Islamic educational concept inherited from TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid in the contemporary era. This concept can serve as a guide for educational institutions and Muslim communities in facing various challenges and dynamics of the modern age. It is hoped that this research contributes to enriching the discourse on Islamic education amidst the complexity of current global developments.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi konsep pendidikan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid di era kontemporer melalui pendekatan penelitian kualitatif jenis library research. Konsep pendidikan Islam yang diwariskan oleh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid merupakan hasil pemikiran perenungan mendalam yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan perkembangan zaman. Era kontemporer ditandai oleh dinamika sosial, teknologi, dan informasi yang cepat, sehingga relevansi konsep pendidikan Islam perlu dievaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menyintesis literatur-literatur terkait konsep pendidikan Islam dari TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif dan interpretatif untuk mengidentifikasi elemen-elemen konsep pendidikan Islam serta implikasinya di era kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Islam TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid memiliki relevansi yang kuat dengan era kontemporer. Konsep pendidikan Islam tersebut mengedepankan pemahaman yang mendalam terhadap ajaran agama, pemantapan akhlak mulia, pengembangan potensi diri, pemberdayaan masyarakat dan memperkokoh iman takwa. Relevansi ini tercermin dalam kemampuan konsep tersebut untuk merespon tantangan dan peluang yang muncul dalam konteks globalisasi, pluralisme, dan teknologi. Konsep pendidikan Islam TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid juga mendorong pembentukan karakter yang kokoh dan toleran serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Penelitian ini menegaskan bahwa konsep pendidikan Islam yang diwariskan oleh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid memiliki relevansi yang signifikan di era kontemporer. Konsep ini dapat menjadi panduan bagi institusi pendidikan dan masyarakat Muslim dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika zaman modern. Diharapkan penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya wacana pendidikan Islam di tengah kompleksitas perkembangan global saat ini

    THE EDUCATIONAL THOUGHTS OF TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID IN THE WILLFUL REFLECTIONS OF NEW EXPERIENCES

    No full text
    This research aims to analyze the Islamic educational thoughts contained in the contemplative will of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid\u27s new experiential period. The research method employed is literature analysis with a qualitative approach. Data were collected through literature studies and documentation related to the contemplative will. Data analysis was conducted by detailing the Islamic educational thoughts expressed in the will. The results of the research indicate that TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid emphasizes the importance of Islamic education in shaping individual character, morality, and societal life. His thoughts also reflect the role of education in addressing the challenges of the times and fostering harmony between religion and science. The data analysis method involves identifying key concepts, interpreting meanings, and synthesizing the Islamic educational thoughts of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. The implications of this research provide a deeper understanding of the values of Islamic education contained in the contemplative will, serving as a foundation for the development of curricula and practices in Islamic education that are more relevant to contemporary needs. In conclusion, the Islamic educational thoughts of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid in the contemplative will of the new experiential period contribute valuable insights to the development of holistic Islamic education in line with the demands of the times

    PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KETELADANAN TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID: PERSEPSI MAHASISWA CALON GURU

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi mahasiswa calon guru matematika tentang pendidikan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Studi ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif, dengan responden 42 mahasiswa calon guru matematika di Universitas Hamzanwadi Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dengan skala likert dan telah divalidasi (validasi ahli). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial dengan Moderat Regression Analysis (MRA) pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil studi menunjukkan bahwa: (1) persepsi mahasiswa calon guru matematika tentang pendidkkan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainudin Abdul Majid dikategorikan Baik; (2) ada pengaruh pengetahuan mahasiswa terhadap persepsi mahasiswa tentang pendidikan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid; (3) ada pengaruh pengetahuan mahasiswa dimediasi keaktifan keluarga mahasiswa dalam organisasi NW, keaktifan mahasiswa dalam organisasi NW, dan dukungan perguruan tinggi terhadap persepsi mahasiswa pendidikan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid; dan (4) ada peningkatkan pengaruh pengetahuan mahasiswa dimediasi keaktifan keluarga mahasiswa dalam organisasi NW, keaktifan mahasiswa dalam organisasi NW terhadap persepsi mahasiswa. Kata Kunci: pendidikan karakter, keteladanan, persepsi mahasiswa CHARACTER EDUCATION THROUGH EXEMPLARY OF TGKH MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID: PROSPECTIVE TEACHER'S PERCEPTION Abstract: This study aims to explore the perceptions of mathematics'prospective-teachers about character education through exemplary of TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid. This study is a descriptive exploratory study, in which the respondents were 42 mathematics prospective-teachers at Hamzanwadi University, East Lombok, West Nusa Tenggara. The instrument used was a questionnaire with a likert scale and has been validated (expert validation). The data of research were analyzed descriptively and statistically (inferential statistics) with Moderate Regression Analysis (MRA) at a significance level of 5% (α = 0.05). The results of study show that: (1) the perception of mathematics prospective-teachers about character education through the examplary of TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid is categorized as "good"; (2) there is an effect of mathematics prospective-teachers' knowledge on the perception of character education through the examplary of TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid; (3) there is an effect of mathematics prospective-teachers' knowledge mediated by family activeness of mathematics prospective-teachers in the NW organization, the activeness of the mathematics prospective-teachers in the NW organization, and the support of higher education institutions for the perception of character education through the examplary of TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid; and (4) there is an increase in the effect of mathematics prospectiveteachers' knowledge mediated by family activeness in the NW organization, the activeness of mathematics prospective-teachers in the NW organization on their perceptions. Keywords: character education, exemplary, prospective-teacher's perception

    Character Education through Exemplary of TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid: Prospective Teacher's Perception

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa calon guru matematika tentang pendidikan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Studi  ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif, yang respondennya yaitu 42 mahasiswa calon guru matematika di Universitas Hamzanwadi Lombok Timur NTB. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dengan skala likert dan telah divalidasi (validasi ahli). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial dengan Moderat Regression Analysis (MRA) pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi mahasiswa calon guru matematika tentang pendidkkan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid dikategorikan Baik; (2) ada pengaruh pengetahuan mahasiswa terhadap persepsinya tentang pendidikan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid; (3) ada pengaruh pengetahuan mahasiswa dimediasi keaktifan keluarganya dalam organisasi Nahdlatul Wathan (NW), keaktifan mahasiswa dalam organisasi NW, dan dukungan perguruan tinggi terhadap persepsi mahasiswa pendidikan karakter melalui keteladanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid; dan (4) ada peningkatkan pengaruh pengetahuan mahasiswa dimediasi keaktifan keluarganya dalam organisasi NW, keaktifan mahasiswa dalam organisasi NW terhadap persepsi mahasiswa. Kata kunci: Pendidikan karakter, keteladanan, persepsi mahasiswa

    K KONTRUKSI NASIONALISME RELIGIUS: “Narasi Cinta Kebangsaan Religius dalam Karya Sastra Maulana al-Syaikh Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid”

    No full text
    Maulana al-Syaikh Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah figur sentral di Lombok yang berjasa merekonstruksi dan bahkan mampu mendekonstruksi semangat kebangsaan religius pada masa penjajahan Belanda dan Jepang. Ia mampu menggelorakan semangat juang masyarakat Lombok melalui lembaga khusus yang didirikannya untuk melawan penjajah dengan menginternalisasikan terlebih dahulu nilai-nilai ‘Hubb al-Wathan’ kepada santrinya melalui pendidikan yang didirikan pertama kali yang diberi nama ‘al-Mujahidin’. Dalam konteks ini, dapat dilihat ide dan semangat kebangsaan religius yang digelorakan kepada masyarakat waktu itu yang mendapat bimbingan langsung dari Maulana al-Syaikh Tuan Kiai Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (Hamzanwadi). Pada aspek inilah yang menjadi perhatian penulis terkait konsep nasionalisme religius yang diusungnya. artikel ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi pemikiran nasionalisme-religius Maulana al-Syaikh Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam karya-karya sastranya. Dari sekian banyak karya sastranya, tulisan ini terfokus pada satu karya sastra yang berjudul Mars Nahdlatul Wathan. Data-data yang diperoleh dari karya-karya tersebut dianalisis melalui teori hermeneutika, suatu pendekatan ilmiah yang menghubungkan antara pembaca (qari) dengan teks (al-Maqru’)

    Menggali Nilai-Nilai Kepahlawanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Sebagai Sumber Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS

    No full text
    The aims of this study were (1) to find out the life history of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid as National Hero from West Nusa Tenggara Province; (2) Analyze the character values contained in the heroism of TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid in social, da'wah, and education; (3) Analyze the integration of the heroic values of the TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid as a learning resource for social studies subjects at MTs. Mu'allimin NWDI Pancor. Literature research was used to explore the value of heroism TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. The results showed that TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid is one of the National Heroes from NTB who fought for independence in the fields of preaching and education. The values can be analyzed from the TGKH National Hero figures. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, namely: religious values, nationality, scholarship, brotherhood (cooperation, mutual cooperation), leadership, independence, innovation and creativity, entrepreneurship, and health. The implications of the values of his struggle in shaping the national character of students are the value of awareness of the nature of the struggle in life, the value of awareness in work, the value of awareness of space and time, the value of awareness of the relationship with God Almighty, fellow human beings, and the natural environment. Integrating heroic values TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid was carried out by adding the involvement of values in the indicators developed in the IPS learning syllabus and integrating it through lesson plans and teaching materials.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui riwayat hidup TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai Pahlawan Nasional dari Provinsi Nusa Tenggara Barat; (2)  Menganalisis nilai-nilai karakter yang terkandung dalam kepahlawanan tokoh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam bidang sosial, dakwah, dan pendidikan; (3) Menganalisis integrasi nilai-nilai kepahlawanan tokoh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai sumber belajar pada mata pelajaran IPS di MTs. Mu'allimin NWDI Pancor. Penelitian kepustakaan digunakan untuk menggali nilai kepahlawanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah salah satu Pahlawan Nasional asal NTB yang memperjuangkan kemerdekaan di bidang dakwah dan pendidikan. Nilai-nilai tersebut dapat dianalisis dari tokoh-tokoh Pahlawan Nasional TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yaitu: nilai-nilai religius, kebangsaan, keilmuwan, ukhuwah (kerja sama, gotong royong), kepemimpinan, kemandirian, inovasi dan kreativitas, kewirausahaan, dan kesehatan. Implikasi nilai-nilai perjuangannya dalam membentuk karakter bangsa peserta didik adalah nilai kesadaran hakikat perjuangan dalam hidup, nilai kesadaran dalam berkarya, nilai kesadaran ruang dan waktu, nilai kesadaran akan hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan alam lingkungan. Mengintegrasikan nilai-nilai kepahlawanan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dilakukan dengan menambahkan keterlibatan nilai dalam indikator yang dikembangkan dalam silabus pembelajaran IPS dan mengintegrasikannya melalui RPP dan bahan ajar

    Syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam Perspektif Sosial Budaya Masyarakat Lombok

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana; (1) Gambaran yang lengkap, utuh, dan menyeluruh terhadap unsur-unsur sosial budaya masyarakat Lombok yang membangun syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, (2) Makna dan pesan moral yang terkandung dalam syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, dalam hubungannya dengan konteks sosial budaya masyarakat Lombok, (3) Keterkaitan antara kondisi sosial budaya masyarakat Lombok dengan syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis kualitatif. Syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid menjadi data primer, dan didukung oleh sumber data sekunder yaitu, buku biografi dan hasil wawancara dengan tokoh yang yang dekat dengan Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka, identifikasi, deskripsi dan interview. Data dianalisis dengan teknik Interactive Model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Unsur-unsur sosial budaya masyarakat Lombok yang membangun syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid meliputi agama, sosial, budaya dan politik, (2) Syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid di samping menampilkan kegelisahan dan keprihatinan sosial, juga menampilkan kegelisahan religius sebagai akibat interaksi sosial budaya dengan lingkungannya. selain itu, syair tersebut berusaha menampilkan segi sosial budaya yang bersifat etis, terapis, konseptualis, dan religius, (3) Ada hubungan yang erat antara syair Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dengan kondisi sosial budaya masyarakat Lombok. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa syair tersebut mencerminkan keadaan sosial budaya masyarakat Lombok

    PEMIKIRAN TUAN GURU HAJI MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID TERHADAP TINDAK KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA

    No full text
    Skripsi ini berusaha mendeskripsikan pemikiran Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid terhadap tindak kekerasan atas nama agama. Pemikiran tokoh ini diharapkan memberikan kontribusi sebagai alat pengendali konflik, termasuk dalam penyelesaian konflik yang mengatasnamakan agama. Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid adalah aktor atau tokoh lokal yang kharismatis dan sangat dihormati. Bahkan pengaruhnya mengalahkan para lalu, dan kepemimpinan pemerintahan. Fokus penelitian skripsi ini adalah: pertama, pemikiran Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid terhadap tindak kekerasan atas nama agama. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi pemikiran Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid terhadap tindak kekerasan atas nama agama. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer yang digunakan adalah karya tulis Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid, yang berjudul Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru. Untuk analisis digunakan metode deskriptif analisis. Sedangkan pendekatan yang dipergunakan adalah hermeneutika. Penelitian skripsi ini mengungkapkan bahwa dalam cara pandang Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid, terdapat konsep Dar al-Islam (wilayah damai) dan Dar al-Harb (wilayah musuh non muslim). Menurut Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid dalam konsep Dar al-Harb perang melawan kafir dengan kekerasan atau saling bunuh membunuh dapat dibenarkan. Akumulasi semangat jihad ini mencapai titik kulminasi pada pertempuran tanggal 7 juni 1946 di kota Selong. Sedangkan dalam konsep Dar al-Islam. Menurut Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid tidak dapat dibenarkan. Adapun upaya yang dilakukan oleh Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid dalam rangka mengajarkan Islam dan praktik keagamaan yang murni kepada masyarakat Sasak termasuk kepada penganut Islam Wetu Telu adalah dengan membina hubungan baik yang saling memahami posisi keyakinan masin

    Pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia Perspektif TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

    No full text
    Nama TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid tidak sebesar tokoh-tokoh pendidikan lain di Indonesia, sehingga beliau jarang dikenal oleh rakyat Indonesia khususnya mereka yang berada di luar Pulau Lombok. Padahal TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid memiliki pemikiran yang progresif dalam mengembangkan pendidikan Islam di Indonesia. Oleh sebab itu penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid mengenai pendidikan Islam. Artikel ini menggunakan pendekatan kepustakaan. Kesimpulan artikel ini mengungkapkan bahwa kunci berhasilnya pendidikan Islam menurut TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah profesionalisme guru, akhlak siswa, dan kualitas lembaga pendidikan Islam. Beliau berpendapat bahwa Ilmu agama dan ilmu umum harus terintegrasi, kemudian beliau realisasikan dalam harmonisasi sistem pendidikan modern dan klasikal yang beliau konsepsikan. Beliau memperjuangkan hak-hak wanita untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, melepas wanita dari belenggu keterbelakangan. Pemikiran cemerlang TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam mengkonsepsikan pendidikan Islam, menjadi refleksi terhadap pengembangan pendidikan Islam di Indonesia saat ini

    Digitalisasi Karya TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid berbasis mobile sebagai media pembelajaran interaktif untuk pelestarian peninggalan pendiri Nahdlatul Wathan

    No full text
    ABSTRACTTGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid is a charismatic scholar on the island of Lombok and is the founder of Nahdlatul Wathan, the largest organization in West Nusa Tenggara. The works of Maulana Shaykh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, like his books is a practice that routines are read by students and santriwati even the Nahdlatul Wathan congregation, as prayers and lessons that are practiced every time they finish worship and at critical times. Maulana Shaykh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid has many santri and santriwati in West Nusa Tenggara, even the archipelago under the Nahdlatul Wathan organization who faithfully practice his teachings and even his advice. Problems arise when his students are constrained by distance and time who want to read the books of his teacher. Therefore the author provides a solution with the Digitization of TGKH Works. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid is based on mobile as an interactive learning medium for the preservation of the legacy of the founder of Nahdlatul Wathan. That will help his students who in fact do not have the book and are hindered by distance and time. Work begins with typing the contents of the book, followed by the implementation of the application, and in the end the application can be further utilizedDOI : 10.29408/jit.v2i1.94
    corecore