241 research outputs found

    Development of a First-Person-Shooter Game called 'Toha' with GameGuru Max Engine and the Exploration of GameGuru Max

    No full text
    Tugas akhir ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan GameGuru Max, sebuah engine pengembangan permainan yang memungkinkan pengembang untuk membuat permainan 3D dengan kode minimal. Dengan menggunakan engine ini, penulis akan membuat sebuah permainan berdasarkan kisah Muhammad Toha di Bandung Lautan Api. Dalam permainan ini, para pemain akan mengendalikan Muhammad Toha dan sekutunya saat mereka merencanakan untuk menghancurkan gudang amunisi musuh. Pada akhirnya, Muhammad Toha akan mengorbankan dirinya dengan meledakkan sebuah granat dan menghancurkan gudang tersebut. Melalui pembuatan permainan ini, penulis berharap dapat menunjukkan kemampuan GameGuru Max dan juga mengabadikan kisah pahlawan Muhammad Toha di Bandung Lautan Api. Tugas akhir ini akan mengeksplorasi fitur-fitur engine GameGuru Max dan menginvestigasi bagaimana engine ini dapat digunakan untuk membuat permainan. Selain itu, akan dibahas pula kisah Muhammad Toha dan bagaimana ceritanya dapat diadaptasi menjadi permainan. Terakhir, penulis akan membahas potensi GameGuru Max dan implikasinya untuk pengembangan permainan. ================================================================================================================================= This final project examines the capabilities of GameGuru Max, a game development engine that enables developers to create 3D games with minimal coding. Using this engine, the author will create a game based on the story of Muhammad Toha in the Bandung Lautan Api. In this game, players will take control of Muhammad Toha and his allies as they plan to destroy an enemy ammunition warehouse. Ultimately, Muhammad Toha will sacrifice himself by detonating a grenade and destroying the warehouse. Through the creation of this game, the author hopes to demonstrate the capabilities of GameGuru Max and also preserve the heroic story of Muhammad Toha in the Bandung Lautan Api. The final project will explore the features of the GameGuru Max engine and investigate how it can be used to create a game. It will also examine the story of Muhammad Toha and how it can be adapted into a game. Finally, the author will discuss the potential of GameGuru Max and its implications for game development

    Lichtenberg design on side table using acacia wood / Muhammad Toha Azmi

    No full text
    Acacia species is a fast-growing tree that usually turns into a waste. Besides, to decrease wastage Acacia tree can be utilized in this project as raw materials. The objective of this research is to produce side table by using Lichtenberg figure using Acacia wood. In addition, to evaluate the customer feedback on quality of side table by using Lichtenberg design. After side table has been produced, a set of questionnaires was distributed to 100 respondents of different gender, age and profession. The characteristic evaluated by respondent include material, design and marketing. Based on customer feedback, most of the respondent agree with the design of the product. The material used also suitable for the function and for the marketing, the product is valuable to be commercialized in the market

    STRATEGI PAGUYUBAN PUJAAN TOHA STREET FOOD DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KELURAHAN KESENDEN KOTA CIREBON

    No full text
    Paguyuban Pujaan Toha Street Food bertujuan menjadi pelopor pembangunan ekonomi kerakyatan yang maju memalaui pedagang PKL dan UKM. Serta menciptakan peluang usaha baru dan lapangan kerja untuk masyarakat dan menjadi ikon kuliner terbaik di Kota Cirebon, dengan sajian kosnep tata kelola ruang yang rapih dan indah, serta penampilan dan pelayanan pelaku usaha yang sopan, rapih dan ramah serta sajian makan dan jajan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi Paguyuban Pujaan Toha Street Food dalam meningkatkan kesejahteraan bagi pedagang kaki lima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pertama Paguyuban Pujaan Toha Street Food Meliputi beberapa faktor internal pengembangan usaha yakni seperti pengembangan usaha melalui promosi yang bekerja sama dengan pihak sponsor dan pengmbangan usaha melalui pemerintah dengan membuat kebijakan menjadikan Pujaan Toha Street Food sebagai pusat wisata kuliner di Kota Cirebon. Kedua strategi yang dilakukan Paguyuban Pujaan Toha Street Food yakni ada beberapa yang pertama pujaan membuat hak cipta untuk membuat marchendise Pujaan Toha Street Food mengangkat tentang budaya Cirebon itu sendiri yang dimana hasil dari penjualan marchendise akan bagi-bagi yang pertama diberikan kepada anak yatim piatu, kedua menciptkan pinjaman dengan bunga nol persen untuk setiap anggota Paguyuban Toha Street Food dan yang ketiga yakni bagi hasil untuk pengurus Paguyuban Toha Street Food. Ketiga upaya Paguyuban Pujaan Toha Street Food yakni dengan membangun Pujasera atau dikenal sebagai pusat jajan serba ada yang dimana Pujasera tersebut dikelola penuh oleh pengurus paguyuban hasil dari Pujasera tersebut akan dikembalikan untuk mensejahterakan pedagang kaki lima yang ada di jalan Moh toha. Kata Kunci : Strategi Paguyuban, Kesejahteraan, Pedagang Kaki Lima

    KESALAHAN KALIMAT BAHASA JAWA DALAM KITAB TARIKH NABI MUHAMMAD SAW.

    No full text
    Giyanto, Anis. 2010. Kesalahan Kalimat Bahasa Jawa dalam Kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa: Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Dra. Endang Kurniati, M.Pd. Pembimbing II: Ermi Dyah Kurnia, S.S, M.Hum. Kata kunci: kesalahan kalimat. Penulisan karya tulis seperti buku (kitab) harus menggunakan kalimat yang baik dan benar agar isi tulisan tersebut mudah dipahami oleh pembaca. Kalimat yang baik dan benar dapat mewakili gagasan atau perasaan penulis. Penggunan kalimat yang baik dan benar bertujuan agar tidak terjadi kesalahan persepsi dalam memahami isi tulisan (buku). Namun kenyataannya, para penulis buku sering melakukan kesalahan dalam menulis kalimat. Kesalahan penulisan kalimat ditemukan dalam kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. karangan Kyai Toha Mahsun. Kitab tersebut bertuliskan huruf Arab berbahasa Jawa yang isinya menceritakan sejarah Nabi Muhammad SAW. Kesalahan penulisan kalimat dalam kitab tersebut menjadikan kalimatnya sulit untuk dipahami. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada kesalahan penulisan kalimat bahasa Jawa dalam kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. karangan Kyai Toha Mahsun yang diterbitkan oleh Salam Nabhan Surabaya. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bentuk-bentuk kesalahan kalimat bahasa Jawa dalam kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. karangan Kyai Toha Mahsun. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi bentuk-bentuk kesalahan kalimat bahasa Jawa dalam kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. karangan Kyai Toha Mahsun yang diterbitkan oleh Salam Nabhan Surabaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan analisis kesalahan berbahasa, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. karangan Kyai Toha Mahsun yang diterbitkan oleh Salam Nabhan Surabaya. Adapun data penelitian ini berupa kalimat atau penggalan wacana yang diduga mengandung kesalahan yang terdapat dalam kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan metode catat. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan. Jenis metode padan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode padan ortografis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kesalahan penulisan kalimat bahasa Jawa dalam kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW. meliputi: (1) pelesapan unsur wajib dalam kalimat, (2) subjek yang tidak jelas, (3) subjek berkata ix depan, (4) objek berkata depan, (5) kesalahan urutan, (6) penghubung kalimat majemuk, (7) penghilangan kata penghubung, (8) kalimat majemuk yang rancu, (9) pemakaian kata depan yang tidak tepat, (10) penghilangan kata depan, (11) penghilangan afiks, (12) afiks yang mubazir, (13) pemakaian bentuk yang mubazir, dan (14) pemilihan kata. Saran yang dapat disampaikan dari hasil penelitian ini yaitu diharapkan ada penelitian selanjutnya mengenai kesalahan penulisan kalimat berbahasa Jawa pada karya tulis lain. Selain itu, para penulis buku (kitab) diharapkan bisa menyusun kalimat yang baik dan benar agar pesan yang disampaikan oleh penulis dapat dipahami pembaca dengan baik

    Keefektifan Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Kelelahan Kerja pada Pekerja bagian Pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang

    No full text
    Nafisa Muhammad Hasan, 2010. Keefektifan Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Kelelahan Kerja pada Pekerja bagian Pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I : Drs. Herry Koesyanto, M.S, Pembimbing II: Eram Tunggul P, SKM, M.Kes. Kata Kunci : Keefektifan Promosi Kesehatan, Kelelahan Kerja Kelelahan menunjukkan kondisi yang berbeda-beda dari setiap individu, tetapi semuanya bermuara pada kehilangan efisiensi dan penurunan kapasitas kerja serta ketahanan tubuh. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja yaitu kesegaran jasmani, sikap kerja, lingkungan kerja, usia, beban kerja, waktu kerja, status gizi, jenis kelamin, status kesehatan, masalah psikologis dan kebiasaan merokok. Pemanfaatan promosi kesehatan untuk menyampaikan informasi kepada pekerja cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan pekerja tentang kelelahan kerja. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan kelelahan kerja pada pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang. Jenis dan rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment), dengan pendekatan One Group Pre and Post Test. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra yang berjumlah 20 pekerja dan teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, media leaflet dan poster. Data yang diperoleh diolah menggunakan uji t-Test dengan bantuan komputer SPSS release 12,0 dengan taraf kesalahan () = 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan kelelahan kerja pada pretest sebesar 9,05 dan pada postest sebesar 12,75. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,001, karena nilai p value < 0,05, maka promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kelelahan kerja pada pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa media leaflet dan poster efektif dalam meningkatkan pengetahuan kelelahan kerja pada pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang. Saran yang dianjurkan bagi perusahaan adalah perlunya bekerjasama dengan dinas kesehatan kota untuk mengadakan penyuluhan kepada pekerja tentang kelelahan kerja. Saran bagi pekerja agar memanfaatkan waktu istirahat dan mengisi waktu luang diluar jam kerja dengan sebaik-baiknya

    Keefektifan Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Kelelahan Kerja pada Pekerja bagian Pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang

    No full text
    Nafisa Muhammad Hasan, 2010. Keefektifan Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Kelelahan Kerja pada Pekerja bagian Pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang. Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I : Drs. Herry Koesyanto, M.S, Pembimbing II: Eram Tunggul P, SKM, M.Kes. Kata Kunci : Keefektifan Promosi Kesehatan, Kelelahan Kerja Kelelahan menunjukkan kondisi yang berbeda-beda dari setiap individu, tetapi semuanya bermuara pada kehilangan efisiensi dan penurunan kapasitas kerja serta ketahanan tubuh. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja yaitu kesegaran jasmani, sikap kerja, lingkungan kerja, usia, beban kerja, waktu kerja, status gizi, jenis kelamin, status kesehatan, masalah psikologis dan kebiasaan merokok. Pemanfaatan promosi kesehatan untuk menyampaikan informasi kepada pekerja cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan pekerja tentang kelelahan kerja. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan kelelahan kerja pada pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang. Jenis dan rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment), dengan pendekatan One Group Pre and Post Test. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra yang berjumlah 20 pekerja dan teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, media leaflet dan poster. Data yang diperoleh diolah menggunakan uji t-Test dengan bantuan komputer SPSS release 12,0 dengan taraf kesalahan () = 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan kelelahan kerja pada pretest sebesar 9,05 dan pada postest sebesar 12,75. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,001, karena nilai p value < 0,05, maka promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan kelelahan kerja pada pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa media leaflet dan poster efektif dalam meningkatkan pengetahuan kelelahan kerja pada pekerja bagian pelipatan di PT. Karya Toha Putra Semarang. Saran yang dianjurkan bagi perusahaan adalah perlunya bekerjasama dengan dinas kesehatan kota untuk mengadakan penyuluhan kepada pekerja tentang kelelahan kerja. Saran bagi pekerja agar memanfaatkan waktu istirahat dan mengisi waktu luang diluar jam kerja dengan sebaik-baiknya

    Keterampilan dan Etika Komunikasi Islami Antarpribadi di dalam Buku Enjoy Your Life Karya Dr. Muhammad Al-Areifi

    No full text
    Kemampuan berkomunikasi antarpribadi merupakan keterampilan yang sangat penting bagi siapa pun. Hal ini disebabkan setiap orang perlu menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama manusia lainnya. Namun faktanya komunikasi itu bukanlah sesuatu yang mudah. Karena itu, berbagai upaya harus kita lakukan untuk meningkatkan keterampilan kita berkomunikasi. selain itu kita juga harus mempelajari etika komunikasi sebagai asas dasar kita dalam berkomunikasi. salah satu sumber keterampilan komunikasi yang terbaik adalah al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad s.a.w. Salah satu buku yang menurut asumsi penulis merangkum keterampilan dan etika komunikasi antar pribadi adalah buku Enjoy Your Life karya Dr. Muhammad Al Areifi. Berangkat dari asumsi tersebut, penulis memutuskan untuk melakukan penelitian mendalam pada buku tersebut menggunakan metode analisis isi kualitatif dan terjawab bahwa buku tersebut memang sarat dengan rangkuman keterampilan dan etika komunikasi menurut al-Quran dan sunnah. Dari penelitian terhadap buku Enjoy Your Life penulis menemukan 11 subkategori keterampilan komunikasi dengan 290 poin keterampilan yang diantaranya adalah subkategori persiapan komunikasi, berjumpa, mendengarkan, mengakrabkan, memengaruhi, menyenangkan hati orang lain, menjaga perasaan orang lain, pengendalian diri, penyesuaian diri, memperbaiki kesalahan dan membentuk citra diri. Selain itu penulis juga menemukan 7 subkategori etika dengan 111 poin etika yang diantara subkategori etika komunikasi tersebut adalah etika komunikasi berjumpa, etika mengajak, etika berbicara, etika bergaul, etika berunding, etika menasihati, etika berdebat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis dapat menyimpulkan bahwa ada banyak sekali keterampilan dan etika komunikasi islami antarpribadi yang terkandung di dalam buku Enjoy Your Life yang perlu kita kaji secara mendalam dan kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita menjadi komunikator yang terbaik

    Analisis Pemikiran Nina Ariyani Martini, Ida Farida, dan Toha Nursalam

    No full text
    Pada tulisan ini penulis berusaha untuk memahami bagaimana pemikiran tokoh dalam bidang psikologi perpustakaan. Adapun pemikiran tokoh yang dikaji dalam hal ini adalah pemikiran dari Nina Ariyani Martini yang akan dibandingkan dengan pemikiran Toha Nursalam yang sama-sama menulis buku tentang psikologi perpustakaan. Nina Ariyani Martini dan Toha Nursalam merupakan tokoh yang mempunyai latar belakang pendidikan psikologi sehingga penulis ingin melihat letak persamaan dan perbedaan dari tulisannya mengenai psikologi perpustakaan. Aspek yang akan dilihat dalam tulisan ini yaitu penulis akan melihat persamaan dan perbedaan pemikiran dari segi pengertian psikologi, teori kepribadian dalam kegiatan perpustakaan, penerapan teori motivasi dalam kegiatan perpustakaan dan penerapan psikologi untuk layanan perpustakaan. ABSTRACT In this paper the author tries to understand how the thinking of the character in the field of library psychology. The thinking of the character studied in this case is the thought of Nina Ariyani Martini who will be compared with the thought of Toha Nursalam who both wrote a book about the psychology of the library. Nina Ariyani Martini and Toha Nursalam are characters with background behind the psychology education so the author would like to see the location of similarities and differences from his writing about the psychology of the library. Aspects to be seen in this paper that the authors will see the similarities and differences of thought in terms of understanding of psychology, personality theory in the activities of the library, the application of motivation theory in the activities of libraries and the application of psychology for library services

    Dampak Sinergitas BAZNAS Kabupaten Cirebon Dan Lembaga Keuangan Dalam Pengelolaan Dana ZIS Terhadap Kesejahteraan Masyarakat

    No full text
    Muhammad Toha. NIM. 1908203190. “Dampak Sinergitas BAZNAS Kabupaten Cirebon Dan Lembaga Keuangan Dalam Pengelolaan Dana ZIS Terhadap Kesejahteraan Masyarakat” 1444 H/2023 M. Sinergitas adalah suatu tindakan yang melibatkan segala aktivitas yang beriringan bersama sehingga menciptakan sesuatu yang baru. Sama halnya dengan konteks pengelolaan dana ZIS, sinergitas juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan. BAZNAS Kabupaten Cirebon bersama Lembaga Keuangan yang lain melakukan kerjasama dalam menanggulangi kesenjangan masyarakat yang ada di Kabupaten Cirebon. Oleh karena itu dalam Pengelolaan dana ZIS, mensejahterakan masyarakat menjadi tujuan pertama bagi Baznas Kabupaten Cirebon untuk menanggulangi kesenjangan di wiliayah Kabupaten Cirebon untuk melakukan penghimpunan dan penyaluran dana ZIS yang tepat sasaran di kabupaten Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana bentuk dari sinergitas BAZNAS dan Lembaga Keuangan dalam pengelolaan dana ZIS dan dampak dari sinergitas BAZNAS Kabupaten Cirebon dan Lembaga Keuangan terhadap kesejahteraan masyarakat. Jenis penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, buku, artikel jurnal dan kemudian dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil analisis penelitian yang dilakukan sesuai dengan rumusan masalah yaitu: (1) Bentuk Sinergitas dan dengan Lembaga Keuangan mana saja BAZNAS Kabupaten Cirebon bersinergi dalam pengelolaan dana ZIS, dengan perbankan dan non perbankan seperti BJB, BJB Syariah, BSI, BRI, Mandiri, Muammalat, UPZ dan BPKH mengahasilkan Via transfer ke rekening BAZNAS, Dompet Digital seperti Dana, Link Aja, OVO, Go Pay melalui Barcode, serta aplikasi BSI Mobile dan DIGI (2) Dampak sinergitas terhadap kesejahteraan masyarakat untuk memudahkan penghimpunan bagi muzakki dan mengoptimalkan pendistribusian langsung ke masyarakat. Dengan tujuan mensejahterakan masyarakat untuk berzakat dan menerima zakat BAZNAS Kabupaten Cirebon. Kata Kunci: Sinergitas, Pengelolaan Dana ZIS, Dampak Pada Kesejahteraan Masyarakat

    “BANDOENG LAOETAN API” DAN PERAN MOHAMMAD TOHA PADA PELEDAKAN GUDANG MESIU DI DAYEUHKOLOT 1945 - 1946

    No full text
    Skripsi ini mengkaji tentang Peran Mohammad Toha yang merupakan pelaku dari peledakan gudang mesiu di Dayeuhkolot pada peristiwa Bandung Lautan Api. Skripsi ini bertujuan untuk meneliti tentang bagaimana perjalanan Mohammad toha sebagai pemuda militan yang bergabung dalam organisasi militer serta bagaimana perjalanan Toha dalam melawan tentara Sekutu pada periode 1945 hingga 1946. Skripsi ini juga menjelaskan mengenai sejarah peristiwa Bandung Lautan Api pada tahun 1945 hingga peledakan gudang mesiu oleh Mohammad Toha di Dayeuhkolot pada 1946. Skripsi ini menggunakan metode historis dengan teknik penulisan deskriptif naratif. Sumber yang digunakan dalam skripsi ini berupa pustaka, film dan lisan. Sumber pustaka yang digunakan adalah buku-buku yang berhubungan mengenai peristiwa Bandung Lautan Api dan Peran Mohammad Toha. Sumber film yang digunakan adalah film mengenai peristiwa Bandung Lautan Api. Penulis menggunakan sumber lisan dengan mewawancarai langsung dengan alm. Pak Nana Kana, Pak H.M. Djuhiya dan Pak Unu Suparta sebagai pelaku sejarah dalam peristiwa Bandung Lautan Api. Selain itu pula, penulis melakukan wawancara dengan Pak Hendrik sebagai Sejarahwan dari Anggota Monumen Perjuangan (Monju) Jawa Barat. Hasil skripsi ini menunjukan bahwa Mohammad Toha lahir sekitar tahun 1927 di Desa Suniaradja, Bandung. Toha menempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Babatan Kota Bandung tahun 1940. Kemudian Toha bergabung dalam organisasi Seinedan guna mempelajari ilmu militer. Perjalanan militer Tohapun berlanjut dengan bergabung dalam Barisan Rakyat Indonesia (BRI) dan sekarang berubah nama menjadi Barisan Banteng Rakyat Indonesia (BBRI). Toha di amanatkan sebagai Komandan dari Seksi I Penggempur, dalam tugasnya Toha diberikan mandat untuk melawan tentara Sekutu pada tahun 1946 serta melaksanakan misinya untuk meledakan gudang mesiu milik Belanda. Pada 10 Juli 1946 Toha berhasil memasuki wilayah gudang mesiu ini dan membuat gudang persenjataan Belanda habis terbakar dengan bom granat hingga menyebabkan lumpuhnya kekuatan Belanda dikarenakan hangusnya persenjataan mereka. Namun, hal ini menyebabkan tewasnya Toha akibat peledakan gudang tersebut dan menyebabkan berakhirnya peristiwa Bandung Lautan Api. This thesis examines the role of Mohammad Toha who was the perpetrator of the explosion of the gunpowder warehouse in Dayeuhkolot in the Bandung Lautan Api incident. This thesis aims to examine how Mohammad Toha's journey as a militant youth joined a military organization and how Toha's journey against the Allied troops from 1945 to 1946 was. Mohammad Toha in Dayeuhkolot in 1946. This thesis uses the historical method with descriptive narrative writing techniques. The sources used in this thesis are literature, film and oral. The library sources used are books related to the events of Bandung Lautan Api and the role of Mohammad Toha. The source of the film used is a film about the events of Bandung Lautan Api. The author uses oral sources by interviewing directly with the late. Mr. Nana Kana, Mr. H.M. Djuhiya and Pak Unu Suparti as historical actors in the Bandung Sea of Fire incident. In addition, the author conducted an interview with Pak Hendrik as a historian from the West Java Struggle Monument (Monju) member. The results of this thesis show that Mohammad Toha was born around 1927 in Suniaradja Village, Bandung. Toha studied at the Babatan People's School in Bandung in 1940. Then Toha joined the Seinedan organization to study military science. Tohapun's military journey continued by joining the Indonesian People's Front (BRI) and now changing its name to the Indonesian Banteng People's Front (BBRI). Toha was mandated as Commander of Section I Penggempur, in his duties Toha was given the mandate to fight the Allied troops in 1946 and carry out his mission to blow up the Dutch gunpowder warehouse. On July 10, 1946 Toha managed to enter the area of this gunpowder warehouse and burnt the Dutch armory with a grenade bomb, causing the Dutch forces to cripple due to the scorching of their weapons. However, this led to the death of Toha due to the explosion of the warehouse and led to the end of the Bandung Ocean of Fire incident
    corecore