83 research outputs found
Sistem dan prosedur operasional Bank Syariah/ Muhammad; (penyunt.: Anas Hidayat; Sobirin Malian)
114 hal.; 21 cm
Sistem dan prosedur operasional Bank Syariah/ Muhammad; (penyunt.: Anas Hidayat; Sobirin Malian)
114 hal.; 21 cm
Sistem dan prosedur operasional Bank Syariah/ Muhammad; (penyunt.: Anas Hidayat; Sobirin Malian)
114 hal.; 21 cm
PENGARUH AKTIVITAS MENGHAFAL AL-QUR’AN DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR AL-QUR’AN HADIS SISWA PROGRAM TAHFIZ MAN 1 KUDUS TAHUN PELAJARAN 2020/2021
Muhammad Sobirin, Pengaruh Aktivitas Menghafal Al-Qur’an dan Kecerdasan Spiritual terhadap Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadis Siswa Program Tahfiz MAN 1 Kudus Tahun Pelajaran 2020/2021. Semarang: Program Magister Pendidikan Islam Universitas Islam Sultan Agung, 2021.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas menghafal Al-Quran, kecerdasan spiritual, dan prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Lebih dari itu juga untuk mengetahui korelasi antara aktivitas menghafal Al-Qur’an dan kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus.
Penedekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan jenis korelasi. Sampel yang digunakan sebanyak 50 dari populasi 200. Teknik samplingnya adalah simple random sampling. Untuk metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dan uji regresi, baik linier dan berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Aktivitas menghafal Al-Qur’an siswa program tahfiz MAN 1 Kudus paling tinggi 90% dari yang diharapkan, dengan rata-rata sebesar 87%. 2) Kecerdasan spiritual siswa program tahfiz MAN 1 Kudus paling sedikit 70% dari yang diharapkan, dengan rata-rata sebesar 87%. 3) Prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus tidak sama dengan 90% dari yang diharpapkan, tetapi rata-rata sebesar 88%. 4) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan aktivitas menghafal Al-Qur’an terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Korelasi keduanya dalam kategori sedang, yaitu sebesar 0,497. 5) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Korelasinya kategori sedang, yaitu sebesar 0,576. 6)Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara aktivitas menghafal Al-Qur’an dan Kecerdasan spiritual secara simultan terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Korelasinya dalam kategori Kuat, yaitu sebesar 0,620. Model persamaan regresi Y^1=47,917+0,227X_1+0,303X_2 .Artinya jika skor aktivitas menghafal Al-Qur’an bertambah 1 poin, maka skor prestasi belajar akan naik 0,227 dan jika skor kecerdasan spiritual bertambah 1 poin, maka skor prestasi belajar akan mengalami kenaikan yang positif sebesar 0,303.
Kata kunci: aktivitas menghafal Al-Qur’an, kecerdasan spiritual, prestasi belajar, Al-Qur’an Hadi
PENGARUH AKTIVITAS MENGHAFAL AL-QUR’AN DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR AL-QUR’AN HADIS SISWA PROGRAM TAHFIZ MAN 1 KUDUS TAHUN PELAJARAN 2020/2021
Muhammad Sobirin, Pengaruh Aktivitas Menghafal Al-Qur’an dan Kecerdasan Spiritual terhadap Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadis Siswa Program Tahfiz MAN 1 Kudus Tahun Pelajaran 2020/2021. Semarang: Program Magister Pendidikan Islam Universitas Islam Sultan Agung, 2021.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas menghafal Al-Quran, kecerdasan spiritual, dan prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Lebih dari itu juga untuk mengetahui korelasi antara aktivitas menghafal Al-Qur’an dan kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus.
Penedekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan jenis korelasi. Sampel yang digunakan sebanyak 50 dari populasi 200. Teknik samplingnya adalah simple random sampling. Untuk metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dan uji regresi, baik linier dan berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Aktivitas menghafal Al-Qur’an siswa program tahfiz MAN 1 Kudus paling tinggi 90% dari yang diharapkan, dengan rata-rata sebesar 87%. 2) Kecerdasan spiritual siswa program tahfiz MAN 1 Kudus paling sedikit 70% dari yang diharapkan, dengan rata-rata sebesar 87%. 3) Prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus tidak sama dengan 90% dari yang diharpapkan, tetapi rata-rata sebesar 88%. 4) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan aktivitas menghafal Al-Qur’an terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Korelasi keduanya dalam kategori sedang, yaitu sebesar 0,497. 5) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Korelasinya kategori sedang, yaitu sebesar 0,576. 6)Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara aktivitas menghafal Al-Qur’an dan Kecerdasan spiritual secara simultan terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadis siswa program tahfiz MAN 1 Kudus. Korelasinya dalam kategori Kuat, yaitu sebesar 0,620. Model persamaan regresi Y^1=47,917+0,227X_1+0,303X_2 .Artinya jika skor aktivitas menghafal Al-Qur’an bertambah 1 poin, maka skor prestasi belajar akan naik 0,227 dan jika skor kecerdasan spiritual bertambah 1 poin, maka skor prestasi belajar akan mengalami kenaikan yang positif sebesar 0,303.
Kata kunci: aktivitas menghafal Al-Qur’an, kecerdasan spiritual, prestasi belajar, Al-Qur’an Hadi
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BATAKO DI UKM CETAK BATAKO SOBIRIN
The increase in the need for building materials must also be accompanied by an increase in the quality of these building materials. One of the building materialsthat is often used in building and housing construction is brick. The purpose of this stury is to determine the results of quality control of brick products using six sigma in reducing product defects in UKM Print Batako Sobirin. Quantitative results of DPMO and Sigma level calculations are carried out in each production year. Furthermore, the process DPMO is obtained in brick production year. Furthermore, the process DPMO is obtained in brik production with an average of 333333 defects. This means that the number of defects that may occur in every million units of poduct is 333333 units. The brick production process is at level 5, namely 1.934 sigma (in the category 233 defects – 233 defects – 6,210 defects). The process carried out still needs to be controlled and improved continuously in order to obtain a decreasing DPMO pattern ad a Sigma level pattern that increases over time to reach level 6 sigma. DMAIC imporvements are focused on the process starting with the preparation of the place, tools, and materials, followed by milling, molding drying, and testing the compressive strength of the bricks. Consequently,during the post-improvement phase (April-June 2025),the defect rate dropped to an average of 5,5%. Therefore,the application of DMAIC in the Sobirin Brick Making SME can be deemed successful in lowering product defect levels,though additional control is needed to reach optimal results
PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DAN PEMBACAAN AL-QUR’AN KRITIS ADVOKATIF HUSEIN MUHAMMAD
Tafsir agama Husein Muhammad tentang perlindungan Hak Asasi
Manusia di Indonesia kontemporer, sebagai sebuah wacana,
menunjukkan proses produksi yang melibatkan beberapa pihak,
mulai dari Komnas Perempuan hingga organisasi Islam Sipil di
Indonesia, bahkan lembaga internasional. Meskipun identitas Husein
Muhammad sebagai figur kultural dalam Islam Tradisional lebih
ditonjolkan dalam setiap produk wacananya, namun jabatan strategis
dirinya dalam struktur organisasi tersebut, terlebih keterlibatan
mereka dalam wacana yang ia produksi, cukup mengindikasikan
adanya kepentingan tertentu yang dibangun, disamping
kepentingannya sendiri sebagai produsen wacana sekaligus pembaca
Al-Qur’an. Oleh karena itu, disamping bermaksud menguraikan
praktik penafsiran yang dijalankan oleh Husein Muhammad dalam
wacana perlindungan hak kelompok berorientasi seksual diluar
mainstream, hak minoritas kelompok beragama/berkeyakinan dan
hak perempuan, penelitian ini secara khusus bertujuan mengungkap
relasi kuasa pengetahuan yang beroperasi di dalamnya.
Untuk tujuan itu, penelitian kepustakaan ini dikerjakan dengan
mengacu pada metodologi dan kerangka teori yang ditentukan.
Metodologi yang digunakan meliputi teknik pengumpulan data dan
analisis data. Data diperoleh melalui telaah kepustakaan terhadap
berbagai tulisan karya Husein Muhammad dari tahun 1999-2019
yang dipilih berdasarkan kesesuaian substansi materi dengan objek
material penelitian ini, dan wawancara mendalam dengan Husein
Muhammad serta berbagai pihak yang relevan dan kompeten.
Sedangkan analisis datanya dilakukan dengan teori genealogi Michel
Foucault dan hermeneutika Al-Qur’an.
Penelitian kualitatif ini menemukan bahwa, sebagai wacana, tafsir
agama Husein Muhammad tentang perlindungan Hak Asasi Manusia
dipraktikkan secara kritis dan advokatif. Sementara itu, relasi kuasapengetahuan
yang beroperasi di dalamnya bergerak secara produktif
baik dalam konteks produsen wacana, maupun dalam proses
produksi dan konstruksi wacana. Pertama, dalam produsen wacana,
relasi kuasa pengetahuan mengalir melalui proses struktural dan
kultural. Secara struktural, relasi kuasa mengalir melalui posisi yang
diduduki oleh Husein Muhammad di dalam struktur relasi kuasanya.
Sedangkan secara kultural, relasi kuasa bergerak melalui berbagai
xiii
medium kultural seperti perjumpaan intelektual dalam kerja-kerja
bersama antar lembaga. Sebagai produsen wacana, Husein
Muhammad tidak sekedar berupaya mengungkap makna dibalik teksteks
agama yang diperdebatkan, maupun melakukan kritik sosial
keagamaan yang dinilai diskriminatif bagi kelompok masyarakat
tertentu, namun ia juga mengupayakan agar pandangan dan
kehidupan sosial keagamaan kontemporer di Indonesia sejalan
dengan gagasan perlindungan Hak Asasi Manusia universal. Kedua,
dalam proses produksi wacana, relasi kuasa beroperasi secara
negosiatif. Relasi kuasa beroperasi melalui kontrol terhadap
hubungan Husein Muhammad dengan kebenaran pengetahuan dalam
wacana perlindungan Hak Asasi Manusia bagi kelompok masyarakat
Indonesia yang mengalami diskriminasi. Ketiga, dalam produk
wacana, meskipun wacana perlindungan Hak Asasi Manusia
kontemporer yang diproduksi oleh Husein Muhammad terlihat
mengadopsi ide-ide Hak Asasi Manusia universal, namun ia
berupaya mengembangkannya secara adaptif dengan teks Al-Qur’an
dan teks khazanah Islam Tradisional melalui kerangka reinterpretasi
terhadap keduanya. Dengan tekniknya, Husein Muhammad berusaha
menormalisasi konstruksi perlindungan Hak Asasi Manusia yang
diupayakan melalui praktik pembacaan Al-Qur’an Kritis-Advokatif
di tengah kalangan Islam Tradisional dan masyarakat Muslim
Indonesia, yang sesungguhnya merupakan praktik afirmatif terhadap
narasi Hak Asasi Manusia internasional
Penyuluhan Siswa Pola Hidup Bersih dan Sehat “Membangun Kebiasaan Sehat: Menjaga Kebersihan dan Kesehatan”
Clean and healthy lifestyle (PHBS) is an important element in disease prevention and improving quality of life, but it is often not understood and applied optimally, especially among elementary school students. This study aims to evaluate the effectiveness of PHBS education counseling in building healthy habits among elementary school students and determine the most effective method in delivering educational materials. The method used in this study was a pre-test and post-test design involving 7,8,9 th grade students of MTs Al Khoiriyah. Extension activities included interactive presentations, hands-on practice sessions, and educational activities such as games and discussions. Evaluation was conducted through quizzes and surveys before and after counseling to measure changes in students' knowledge and practices related to PHBS. The results showed a significant increase in students' knowledge and practices regarding healthy habits after attending the counseling. Students showed a better understanding of personal hygiene techniques, consumption of nutritious food, and other healthy habits. Interactive educational activities proved to be highly effective in increasing student engagement and information retention
Education, Social, Humanities, and Islamic Studies
The study of Islamic sciences has been growing rapidly in recent years. One of the main driving forces is the movement towards integrating knowledge, formalized within Islamic educational institutions. Efforts to integrate general sciences (natural, humanities, and social sciences) with disciplines based on Islamic traditions continue to be encouraged. Both academic and non-academic research touch upon various aspects of social and religious life, particularly those relevant to modern society. These studies are expected to address the challenges, needs, and changes of the time to promote the glory of Islam, both intellectually and in practical life. History offers key aspects of human life and is represented through symbols of communication. Through these symbols, humans can recognize and understand the past, detect the present, and anticipate the future. These symbols are constructed conventionally by historical actors as identities that signify many things. Social-humanities disciplines, such as communication and historical studies, can be developed together through more open methodological adaptations to strengthen each other, both scientifically and for practical purposes. To become more comprehensive and integrative, social-humanities sciences are also encouraged to incorporate perspectives from Islamic disciplinary tradition
Mengenal rumah melayu Riau
Mengenal rumah tradisional bagi anak-anak sekolah dasar adalah sebuah upaya memberikan pemahaman bahwa rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, serta tempat berlindung dari panas dan hujan. Akan tetapi, juga sebagai identitas budaya sebuah masyarakat. Disamping itu, juga untuk menjelaskan kepada siswa bahwa identitas budaya itu menjadi ciri khas orang Indonesia.
Identitas budaya dari rumah tradisional dapat dilihat dari cara membangun, bentuk, warna orname, dan ukiran-ukiran, serta bahan-bahannya. Semua itu, memiliki arti dan makna tersendiri bagi masyarakat atau penghuninya.
Rumah tradisional yang kini punah, sebaiknya dilestarikan. Pelestariannya tidak hanya memelihara dan merawat rumah tersebut, tetapi juga mempelajarinya. Anak-anak sekolah dasar yang kini lebih banyak mengenal rumah batu di kota-kota dengan gaya Barat harus diberi pemahaman tentang rumah tradisional kita.
Dalam buku ini selain dijelaskan tentang rumah tradisional juga dilengkapi dengan penetahuan awal untuk mengenal berbagai rumah adat atau balai adat yang ada d provinsi Riau dengan harapan agar anak-anak kita dapat lebih tertarik untuk mempelajarinya. Di samping itu, jika kelak menjadi seorang arsitek, mereka paham budaya
- …
