1,721,098 research outputs found

    Tiga Prinsip Tasawuf dalam Surah Al-Fatihah: Kajian Atas Tafsir Al-Barru Karya Muhammad Rusli Malik

    No full text
    This article aims to analyze the influence of Sufism in the interpretation of the Qur'an in Eastern Indonesia through Muhammad Rusli Malik's tafsir entitled Al-Barru. This article uses Hans Gadamer's hermeneutic approach which focuses on two things; first, the history of Rusli Malik's influence with Sufism, second, tracing the influence of the interpretation of Surah Al-Fatihah Rusli Malik with the teachings of Sufism. As a result, Rusli Malik's background and life journey in the Muhammadiyyah and Jamaah Tabligh organizations have a connection with the emergence of three main principles of Sufism, namely the principle of self-purification (tazkiyyatun nafs), the principle of God's manifestation (tajallī illāhī) and the unity of being (waḥdatul wujūd) in his interpretation. All three indicate that the tradition of Sufism in the Sulawesi region sublimates in various lines of community organizations, including Muhammadiyah and Jamaah Tabligh

    PERBANDINGAN SISTEM HUKUM PIDANA DI INDONESIA: PIDANA BARAT (KUHP) DAN PIDANA ADAT

    Full text link
    Indonesia mempunyai 2 (dua) sistem hukum pidana, yaitu hukum pidana yang berasal dari negara barat tepatnya dari Belanda yang dikenal dengan nama Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan hukum pidana adat. Keduanya merupakan hukum yang berjalan secara beriringan. Akan tetapi, hukum pidana adat tidak termuat dalam peraturan baku baik itu dalam KUHP maupun peraturan perundang-undangan lainnya yang dibentuk secara khusus. Sehingga dalam pelaksanaannya, hukum pidana adat tidak mempunyai kepastian dan perlindungan hukum. Akan tetapi, pemerintah sudah membuat Rancangan Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) yang turut serta memuat tentang kepastian pelaksanaan hukum pidana adat dalam RUU KUHP tahun 2005 dan yang terbaru RUU KUHP tahun 2020. Hukum pidana barat (KUHP) dengan hukum pidana adat memiliki beberapa perbedaan yang mendasar baik segi materil maupun formil, sehingga dari perbedaan tersebut tentunya sangat menarik untuk dilakukan perbandingan (komparasii) lebih lanjut lagi tentang kedua sistem hukum pidana di Indonesia ini agar mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas

    Maintenance management of facilities provided at Tourism Terminal Jetty / Mohamad Asroy Nizam Muhammad Rusli

    Full text link
    The development of the tourism industry this time had already shown positive signs. This is evidenced by the increasing number of tourists visiting Malaysia in the world from year to year. Based on increased of visiting from tourists, especially tourists with eco holiday form, making many countries in the world to develop a holiday like this. Therefore, facilities that provided for the tourists must be ensuring in good condition and acceptable standard. The purpose of this research being conducted is to identify the maintenance system implemented at the Tourism Terminal Jetty, to determine the satisfaction level of users or tourists/ users towards facilities provided at Tourism Terminal Jetty and to obtain the recommendations or solutions to overcome the problem related to facilities at the Tourism Terminal Jetty. The selections of the tourists as the respondents due to the facilities provided at terminal jetty are for the tourists. Besides, Tourism Terminal Jetty Kuala Besut and Tourism Terminal Jetty Lumut are chosen as the case studies are precisely due to both of the terminal jetty are commonly used. This study will carry out with mixed method of methodology which is quantitative and qualitative method. The satisfaction level for the facilities provided at both of terminal jetty was identified and the result shows the different for several aspects. Based the observation, there are some issue in several aspect of the facilities provided. The result of this research shows that the need of sufficiency of each facility is crucial

    TAFSIR AL-BARRU KARYA MUHAMMAD RUSLI MALIK (SUATU KAJIAN METODOLOGI)

    Full text link
    Tafsir al-Barrumerupakan kitab tafsir denganbahasa Indonesia yang disusun oleh Muhammad Rusli Malik. Penelitian ini berdasar pada asumsi bahwa Tafsir al-Barrumerupakan karya tafsir lokal dengan bahasa Indonesia yang mampu menjawab tantangan akan kebutuhan tafsir al-Qur’an pada masanya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang penulisan, metodologi penafsiran serta kelebihan dan keterbatasan Tafsir al-Barru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang difokuskan pada penelitian pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan multidisipliner yakni pendekatan ilmu tafsir, filosofis, historis dan sosiologis. Data yang digunakan adalah data primer yakni Tafsir al-Barru dan data sekunder yang meliputi karya-karya yang terkait dengan Tafsir al-Barru dan buku-buku metodologi serta buku-buku lain yang dapat menunjang penulisan tesis ini. Data yang dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dengan metode perbandingan/komparasi yang terlebih dahulu menggunakan teknik analisis isi (content analysis).   Hasil penelitian tesis ini menunjukkan bahwa Rusli Malik adalah seorang cendikiawan muslim yang memiliki profesi sebagai arsitek, sebuah profesi yang rasanya cukup asing bagi dunia tafsir. Tafsir al-Barru merupakan karya Rusli Malik yang hadir dilatarbelakangi keterpukauannya terhadap al-Qur’an, sebagai kelanjutan dari status facebook yang sudah tidak memadai lagi dalam rangka berbagi pengetahuan, membumikan prinsip nonsektarian yaitu hanya melihat kebenaran tanpa terikat pada mazhab-mazhab dan organisasi-organisasi yang sering kali memecah umat islam. Tafsir ini juga disusun dengan sistematika yang komprehensif, bahasa yang sederhana, serta relevan dengan kondisi dan perkembangan dunia saat ini. Di samping itu, sumber yang digunakan merupakan perpaduan antara tafsir bi al ma’s\ur dantafsir bi al-ra’y, metode yang digunakan adalah metode tah{lili, dan coraknya yang meliputi falsafah, sejarah dan sains, menunjukkan keseriusan penulisnya dalam mengkaji dan menjelaskan al-Qur’an. Namun terlepas dari itu semua, tafsir ini pun memiliki kelebihan dan keketerbatasan sebagai bukti keterbatasan manusia termasuk dalam berkarya

    PENGARUH PENEMPATAN PUSTAKAWAN, TUGAS POKOK PUSTAKAWAN, DAN TUNJANGAN JABATAN FUNGSIONAL PUSTAKAWAN TERHADAP KINERJA PADA BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROPINSI SULAWESI SELATAN

    No full text
    ABSTRAK MUHAMMAD RUSLI. Pengaruh Penempatan Pustakawan, Tugas Pokok Pustakawan, dan Tunjangan Jabatan Fungsional Pustakawan Terhadap Kinerja Pustakawan Pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sulawesi Selatan . (dibimbing oleh Lukman dan Asdar Djamareng). Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan Untuk (1) Mengetahui pengaruh masing-masing variabel jabatan penempatan pustakawan, tugas pokok pustakawan, dan tunjangan jabatan fungsional pustakawan Pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Propinsi Sulawesi Selatan, (2) mengetahui pengaruh secara bersama-sama variabel penempatan pustakawan, tugas pokok pustakawan, dan tunjangan jabatan fungsional pustakawan) terhadap kinerja pustakawan pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sulawesi Selatan, (3) mengetahu variabel penempatan pustakawan, tugas pokok pustakawan, tunjangan jabatan fungsional pustakawan yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja pustakawan pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sulawesi Selatan.Penelitian ini dilaksanakan pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sulawesi Selatan, sampelnya sebesar 62 responden dengan menggunakan metode sampel jenuh atau sensus. Untuk menjawab permasalah yang ada maka digunakan pendekatan metode kuantitatif yakni analisis deskriptif dan analisis Regresi Linier Berganda.Hasil penelitian membuktikan bahwa jabatan fungsional pustakawan yang terdiri penempatan pustakawan berdasarkan jabatan fungsional, tugas pokok berdasarkan jabatan fungsional, dan tunjangan jabatan fungsional pustakawan, baik secara parsial (sendiri-sendiri) maupun secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja pegawai pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sulawsi Selatan berpengaruh signifikan positif terhadap variabel kinerja pustakawan. Sedangkan variabel jabatan fungsional pustakawan berupa penempatan pustakawan adalah yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja pustakawan. Dengan demikian bahwa penempatan pustakawan perlu dipertimbangkan dan diperhatikan bagi pengambil kebijakan demi perkembangan karir pustakawan

    Tasir al-Barru Karya Muhammad Rusli Malik (Suatu Kajian Metodologi)

    Full text link
    Tafsir al-Barru merupakan kitab tafsir dengan bahasa Indonesia yang disusun oleh Muhammad Rusli Malik. Penelitian ini berdasar pada asumsi bahwa Tafsir al-Barru merupakan karya tafsir lokal dengan bahasa Indonesia yang mampu menjawab tantangan akan kebutuhan tafsir al-Qur’an pada masanya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang penulisan, metodologi penafsiran serta kelebihan dan keterbatasan Tafsir al-Barru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang difokuskan pada penelitian pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan multidisipliner yakni pendekatan ilmu tafsir, filosofis, historis dan sosiologis. Data yang digunakan adalah data primer yakni Tafsir al-Barru dan data sekunder yang meliputi karya-karya yang terkait dengan Tafsir al-Barru dan buku-buku metodologi serta buku-buku lain yang dapat menunjang penulisan tesis ini. Data yang dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dengan metode perbandingan/komparasi yang terlebih dahulu menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian tesis ini menunjukkan bahwa Rusli Malik adalah seorang cendikiawan muslim yang memiliki profesi sebagai arsitek, sebuah profesi yang rasanya cukup asing bagi dunia tafsir. Tafsir al-Barru merupakan karya Rusli Malik yang hadir dilatarbelakangi keterpukauannya terhadap al-Qur’an, sebagai kelanjutan dari status facebook yang sudah tidak memadai lagi dalam rangka berbagi pengetahuan, membumikan prinsip nonsektarian yaitu hanya melihat kebenaran tanpa terikat pada mazhab-mazhab dan organisasi-organisasi yang sering kali memecah umat islam. Tafsir ini juga disusun dengan sistematika yang komprehensif, bahasa yang sederhana, serta relevan dengan kondisi dan perkembangan dunia saat ini. Di samping itu, sumber yang digunakan merupakan perpaduan antara tafsir bi al ma’s\ur dan tafsir bi al-ra’y, metode yang digunakan adalah metode tahlili, dan coraknya yang meliputi falsafah, sejarah dan sains, menunjukkan keseriusan penulisnya dalam mengkaji dan menjelaskan al-Qur’an. Namun terlepas dari itu semua, tafsir ini pun memiliki kelebihan dan keketerbatasan sebagai bukti keterbatasan manusia termasuk dalam berkarya. Kajian terhadap metodologi kitab tersebut diharapkan menjadi tambahan wawasan sekaligus motivasi bagi setiap orang yang ingin mendalami kajian tafsir terutama tafsir al-Qur’an yang menggunakan bahasa Ibu yaitu Bahasa Indoensia. karena tentunya karya seperti ini tetap menjadi referensi utama dalam penelitian-penelitian tafsir

    The contsruction of super structure (column and beam) at Clinic Cure and Care, Seri Iskandar, Perak / Mohamad Asroy Nizam Muhammad Rusli

    Full text link
    Practical training is a course that should be completed by all students who take the final semester of Diploma in Building Surveying. Students can choose where company or place to conduct the practical training. I have selected the government departments, Jabatan Kerja Raya Perak Tengah, Perak as a place for the practical training. The Engineer of Maintenance Department, Cik Zainahaiza binti Zainon as my supervisor during the training. During the practical training, I was exposed to visit the site for building construction. Practical training will be end after four months the students complete the training. Finally, students will prepare a report according to the topics that relevant to the work during the practical training that had been done

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore