1,721,041 research outputs found

    Manajemen wisata religi makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan perspektif dakwah

    Full text link
    Skripsi dari Imam Bukhori (1601036167) dengan judul Manajemen Wisata Religi Makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan Perspektif Dakwah. Melakukan perjalanan keagamaan atau yang biasa disebut dengan wisata religi merupakan jenis wisata yang dikaitkan dengan agama, kepercayaan, ataupun adat istiadat dalam masyarakat. Wisata religi dilakukan dengan mengunjungi tempa-tempat suci, makam-makam kyai/sunan. Pengelolaan makam sangat berperan penting dalam kegiatan wisata religi. Oleh karena itu, skripsi ini memfokuskan pada: 1. Bagaimana manajemen wisata religi makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan? 2. Apa faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen wisata religi makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan?. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian wawancara, observasi, dan dokumentasi yang menghasilkan temuan-temuan atau fenomena yang ada dilapangan. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1). Manajemen wisata religi makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan dikelola langsung oleh ahli waris dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen yaitu dengan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan dan mengawasi terhadap program kegiatan-kegiatan keagamaan yang ada di makam Syekh Muhammad Kholil. Perencanaan dilakukan dengan cara membuat program jangka panjang dan jangka pendek yang kemudian diorganisir oleh para santri yang dipilih oleh pihak yayasan untuk mengelola makam Syekh Muhammad Kholil dengan pembagian kerja didukung dengan adanya pemberian motivasi, bimbingan dan pengarahan. Kemudian dilakukan pengawasan terhadap program kerja yang telah terlaksana dalam pengelolaan makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan. Selain itu, dalam pelaksanaan program kerja juga didukung oleh unsur-unsur manajemen yang terdiri dari manusia, uang, materi, mesin, metode dan pemasaran. 2). Fakor pendukung dan penghambat dalam manajemen wisata religi makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan adalah: a). Faktor pendukung dalam pengelolaan makam Syekh Muhammad Kholil yaitu memiliki bangunan masjid yang mewan dan megah serta suasana lingkungan yang Islami sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk melakukan ziarah makam Syekh Muhammad Kholil Bangkalan b). Faktor penghambat dalam pengelolaan makam Syekh Muhammad Kholil yaitu banyaknya pelanggaran aturan dalam berziarah makam Syekh Muhammad Kholil dengan berbaurnya peziarah laki-laki dengan perempuan serta masih adanya pengunjung yang yang membuang sampah pada tempatny

    Wisata religi dan pemuda di makam KH. Muhammad Kholil Bangkalan (2011-2017): studi sosial ekonomi di makam KH. Muhammad Kholil Bangkalan

    Full text link
    Tesis ini merupakan penelitian yang dilakukan di kawasan wisata religi KH. Muhammad Kholil Bangkalan. ada tiga rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini. (1) Bagaimana perhatian pemerintah terhadap makam KH. Muhammad Kholil sebagai tempat wisata religi?, (2) Bagaimana sambutan pemuda di sekitar makam KH. Muhammad Kholil sebagai tempat wisata religi?, dan (3) Bagaimana taraf hidup pemuda sebelum dan sesudah makam KH. Muhammad Kholil itu ditetapkan sebagai tempat wisata religi?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data pengamatan dan wawancara. Metode ini dipilih agar data penelitian bersifat mendalam dan menyeluruh mengenai relasi antara wisata religi dan pemuda yang berwirausaha di sekitar makam KH. Muhammad Kholil Bangkalan. Data yang diperoleh kemudian disajikan secara deskriptif menggunakan teori sosial ekonomi Max Weber. Data dianalisis menggunakan analisis Miles and Huberman. Dalam analisis data Miles and Huberman, aktivitas dalam penelitian kualitatif dilakukan secara interaktif dan terus menerus sampai data yang didapat jenuh. Aktivitas dalam analisis data tersebut yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verivication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, bentuk perhatian pemerintah kabupaten bangkalan terhadap wisata religi KH. Muhammad Kholil Bangkalan melalui bantuan dana sebesar 500 juta dan bantuan keamanan area parkir. Sedangkan pemerintah desa juga turut andil dalam bantuan petugas parkir dan penataan kios pedagang. Pemerintah Pusat berupaya dalam pengembangan wisata syariah. Pemerintah Bangkalan menanggapi upaya tersebut dengan mengusulkan beralih ke pariwisata syariah dimana wisata religi juga termasuk di dalamnya diharapkan membantu pengembangan ekonomi. Sambutan pemuda berupa peralihan profesi sebagai wirausaha yang semakin meningkat tiap tahunnya dimana dari berwirausaha tersebut, para pemuda mendapatkan penghasilan dan gaya hidup yang lebih daripada sebelumnya. Dari hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran kepada beberapa pihak, yakni Pemerintah Kabupaten melelui Dinas Pariwisata dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk lebih memperhatikan objek Wisata Religi dan pengadaan pelatihan kewirausahaan. Bagi masyarakat terkhusus para pemuda bersama masyarakat dan keturunan KH. Muhammad Kholil sendiri bekerja sama dalam memproduksi produk sendiri dengan kreasi sendiri dan bercirikhaskan Wisata Religi KH. Muhammad Kholil. Hal tersebut juga akan meningkatkan kegiatan ekonomi pemuda dan akan lebih mengenalkan wisata religi ini pada semua elemen masyarakat. Bagi keturunan KH. Muhammad Kholil Bangkalan diharapkan berkomunikasi dengan seluruh elemen yang ada di Bangkalan, mulai dari Pemerintah sampai masyarakat

    PERKEMBANGAN PARIWISATA ZIARAH MAKAM SYAIKHONA MUHAMMAD KHOLIL DI BANGKALAN TAHUN 2005-2018

    Full text link
    Pariwisata adalah kegiatan melakukan perjalanan dengan tujuan mendapatkan kenikmatan, mencari kepuasan, mengetahui sesuatu, memperbaiki kesehatan, menikmati olahraga atau istirahat, menunaikan tugas dan berziarah. Penelitian ini akan membahas mengenai perkembangan pariwisata ziarah di makam Syaikhona Muhammad Kholil di Bangkalan yang dilihat dari perkembangannya mulai tahun 2005-2018. Perkembangan ini berupa di lakukannya pemugaran pada masjid makam dan perkembangannya wisatawan yang berkunjung ke makam hingga perkembangan dari sosial ekonomi masyarakatnya.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang (1) Bagaimana perkembangan wisata Makam Syaikhona Muhammad Kholil di tahun 2005-2018 (2) Bagaimana Pengaruh peziarah terhadap perkembangan masyarakat sekitar wisata religi Makam Syaikhona Muhammad Kholil. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat langkah yaitu, heuristik, kritik, interprestasi dan historiografi. Dari penelitian ini terlihat bahwa kegiatan berziarah masih sangat melekat di diri masyarakat Madura karena memang turunan dari para leluhur mereka.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wisata ziarah makam Syaikhona Muhammad Kholil setelah masjidnya selesai di bangun tahun 2008 dan akses yang mudah di jangkau pengunjung dari pulau jawa tahun 2009 membuat makam Syaikhona Muhammad Kholil dikenal masyarakat luas hingga ke luar pulau dan mancanegara. serta sempat adanya permasalahan lahan yang terjadi pada tahun 2015. Mengakibatkan terjadinya peningkatan pengunjung yang cukup signifikan pada tahun 2018.Kata Kunci : Wisata ziarah, makam Syaikhona Muhammad Kholil, dampak sosial dan ekonomi

    Islamic Education Thought of Kh. Muhammad Kholil Bangkalan and It’s Implementation on Contemporary Generation

    No full text
    This paper elaborates an Islamic Education thought of Kiai Kholil as Indonesian scholars. This study uses library research to reveal the thought and the role of Kiai Kholil in developing Islamic Education in the Nusantara. The result of this research showed KH. Muhammad Kholil goodly accepted with his methods of Islamic Education espicially in the Traditional Islamic Education. KH. Muhammad Kholil Bangkalan is needed to be a great example for contemporary generation. His journey of study is based on sincere of his heart, loving sciences and good attitude to the teachers. We can copy his spirit for contemporary generation to get succes in learning by concerned and prefer to take a part of humans quality empowerment

    Analisis Kepuasan Peziarah Terhadap Objek Wisata Religi Makam Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan Madura

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan peziarah terhadap objek wisata religi makam Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan Madura. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan objek wisata religi makam  Syaikhona Muhammad Kholil merupakan objek wisata religi di Madura yang paling banyak dikunjungi peziarah. Metode analisis yang digunakan adalah analisis GAP Servqual yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithmal dan Berrry (1998). Dimensi kualitas pelayanan (service quality) terdiri dari tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Kepuasan peziarah ditentukan dengan menghitung  selisih antara Perceived Value dengan Expectation Value. Hasil analisis GAP Servqual didapatkan nilai untuk dimensi emphaty, reliability dan responsiveness adalah positif menunjukkan bahwa peziarah telah terpuaskan preferensinya, sedangkan untuk dimensi tangibles dan assurance adalah negatif, artinya peziarah belum terpuaskan preferensinya. Dimensi emphaty memiliki nilai gap dengan nilai positif tertinggi, atau merupakan dimensi yang paling memuaskan peziarah

    Sufistic Education Based on Karamah of Syaikhana Muhammad Kholil Bangkalan

    Full text link
    This article explores the model of Sufi-based education practiced by Syaikhana Muhammad Kholil of Bangkalan, a charismatic Islamic scholar renowned for his sainthood (maq?m al-wil?yah) and spiritual charisma (kar?mah). The study focuses on his approach to spiritual formation, which goes beyond formal-institutional structures and emphasizes the inner relationship between murshid (spiritual guide) and mur?d (disciple). Using a qualitative descriptive method and literature review, this article reveals that Syaikhana Kholil’s educational model was rooted in exemplary conduct, prayer, spiritual discipline, and deep mystical experiences. His karamah is seen not merely as supernatural phenomena, but as an educational tool for shaping the spiritual character of his students. This model reflects a form of esoteric and transcendental knowledge transmission, based on inner unveiling (muk?shafah). The study concludes that Syaikhana Kholil’s karamah-based Sufi education represents a unique form of tarbiyah in the pesantren tradition, capable of producing intellectually and spiritually mature scholars and da'wah figures

    Pendidikan Nikah di Masa Pandemi Menurut Kh. Muhammad Kholil Bangkalan

    Full text link
    Nikah adalah kebutuhan dasar manusia dewasa. Terdapat permasalahan yang sering terjadi dalam pernikahan, terlebih lagi apabila pernikahan tersebut adalah pernikahan dini di masa pandemi. Pernikahan antara laki-laki dan perempuan yang usia mereka di bawah batas usia menikah berdasarkan aturan perundangan-undangan dan atau pernikahan yang belum memiliki syarat-syarat yang lengkap. Agama Islam menjaga kehormatan manusia, sekaligus mengatur pembibitan generasi yang berkualitas, berakahlak mulia dan bernasab yang jelas dengan pernikahan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, adapun metode pengumpulan data berbasis kepustakaan, wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. Proses ini bermula dari pernikahan. Bangunan rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah akan dicapai bila pengetahuan tentang nikah ini tidak terlambat diperoleh dan para calon mempelai, sehingga para calon pasangan baik laki-laki dan perempuan telah mempersiapkannya. Pendidikan nikah menurut KH. Muhammad Kholil Bangkalan adalah diberikan pada pendidikan tingkat dasar terlebih saat pendidikan memanfaatkan jaringan Internet dalam Pembelajaran Jarak Jauh, Beliau juga mensyaratkan calon mempelai laki-laki untuk memiliki tempat tinggal yang tenang sehingga tujuan menikah dapat dicapai dengan mudah

    Metode Ceramah KH. Raden Muhammad Kholil As’ad Syamsul Arifin pada Masyarakat Situbondo

    Full text link
    KH. Raden Muhammad Kholil As’ad Syamsul Arifin adalah seorang tokoh pendakwah dengan menggunakan beberapa metode dakwah. Penelitian ini untuk menjawab rumusan masalah metode ceramah Kyai Kholil meliputi teknik pembukaan, pengaturan suara, dan teknik penutupan ceramah. Tujuan penelitian ini adalah ingin memberikan deskripsi tentang metode ceramah yang digunakan oleh Kyai Kholil pada masyarakat Situbondo. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti melakukan pengamatan tiga video ceramah dengan fenomena berbeda. Hasil penelitian ini adalah Kyai Kholil berdasarkan teknik membuka ceramah paling dominan dengan penyampaian topik yang akan dibahas secara langsung, menggunakan suara yang bervariasi dan sesuai yang dibutuhkan, Kyai Kholil menutup ceramah sering dengan mengulang-ulang kata penekanan yang bersifat pesan dakwah dan ditutup dengan mengutip dari Al- Qur’an dan Hadits. Peneliti berharap di penelitian selanjutnya dapat meneliti dengan ketepatan metode dakwah lainnya, utamanya kepada masyarakat yang sangat kurang dan jauh ingatannya dari ilmu Agama Islam

    Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Keteladanan Syekh Muhammad Kholil Kelas 4 UPTD SDN Banyuajuh 6

    Full text link
    The aims of this development research were (1) to find out the validity of picture story books based on Syekh Muhammad Kholil's example, (2) to find out the attractiveness of picture story books based on Syekh Muhammad Kholil's example, (3) to find out the effectiveness of picture story books based on Syekh Muhammad Kholil's example. This development uses a 4D model which has 4 stages namely, Define, Design, Develop, and Disseminate. The research subjects were fourth grade students of UPTD SDN Banyuajuh 6. Based on the validation results of the experts, the following percentages were obtained, language experts 95% (very valid), material experts 85% (very valid), teaching materials experts 87.5% (very valid ), and learning design experts 90% (very valid). The attractiveness of the limited trial was the student response of 95% (very interesting), the field trial was the student response of 95.75% (very interesting), and the teacher's response was 92.5% (very interesting). The effectiveness of picture story books is obtained from learning outcomes in the cognitive domain, learning outcomes in the affective domain, teacher and student activities. Learning completeness shows 100% (classical criteria ³85% of students reach KKM). Teacher activity averaged 95% (very effective), and student activity was 92.75% (very effective). Based on the results of the research, a picture story book based on the example of Sheikh Muhammad Kholil is said to be valid, interesting, and effective so that it can be used
    corecore