4,655 research outputs found
Delta Agropro Trading / Muhammad Khalis Mifzal Mohd Kamal
This case study is for ENT300 Fundamentals of Entrepreneurship which aims to expose students to the real business and help gain deeper understanding of business entrepreneurship. For this case study, I have chosen DELTA AGROPRO TRADING. His owner name Muhammad Kafeel Mubin bin Mohd Kamal. I also do the research about the product he sells to his customer. Main objective of his products is to aim local people to be more diligent in cooking on their own way. Some of his Personal Entrepreneurial Competencies (PECs) are productive, sees and acts on opportunities, concern for high quality of work and self-confidence. He also always tries to the best as an entrepreneur in his family
Late IIUM rector Kamal Hassan shaped varsity physically and spiritually
I MET the late Professor Muhammad Kamal Hassan, who died on Feb 23, more than a decade ago as vice-chancellor or rector of our universities.
I was drawn to his soft-spoken, well-mannered personality.
Kamal was renowned not only for his scholarly works and endeavours, but he was also well regarded by many colleagues and students from all over the world.
He has been a household name for those who visited the International Islamic University Malaysia (IIUM) since its establishment in 1983
Mohd Kamal Hassan embodies integration of knowledge
Educational philosopher Syed Muhammad Naquib al-Attas (1931-) is Malaysia's gift to the world of knowledge and learning. Through the concept of Islamisation/dewesternization of knowledge that he articulates in his monumental book Islam and Secularism (1978), he participates in the debate on the problems of education and contributes to the discourse of addressing them. Al-Attas emphasises the importance of producing a well-balanced personality through integration of knowledge. In this essay, I will discuss another contemporary Malaysian educational philosopher, Mohd. Kamal Hassan (1942-), who I believe embodies the concept of integration of knowledge
NILAI-NILAI SPIRITUAL DALAM NOVEL 5 TITIK 1 KOMA TANPA JEDA TANPA BATAS KARYA MUHAMMAD KAMAL IHSAN
Nilai spiritual menjadi sebuah nilai yang sangat penting di zaman modern seperti sekarang. Karena di keadaan sekarang nilai spiritual diperlukan untuk membentengi diri, sehingga jiwa dan rohani tidak kosong serta hubungan dengan Sang Pencipta dan sesama manusia dapat tetap terjalin dengan baik. Nilai spiritual adalah sesuatu baik pikiran, tindakan dan cara bersikap yang terdapat di dalam kejiwaan atau rohani manusia itu sendiri. Pembelajaran mengenai nilai spiritual dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya melalui novel.
Sebagaimana novel 5 Titik 1 Koma Tanpa Jeda Tanpa Batas karya Muhammad Kamal Ihsan ini yang mengandung nilai spiritual. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai spiritual apa sajakah dalam novel 5 Titik 1 Koma Tanpa Jeda Tanpa Batas karya Muhammad Kamal Ihsan dan relevansinya dengan kehidupan sekarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan
(library research) yakni dengan cara memahami isi dari novel, menganalisis dan mencatat tentang nilai-nilai spiritual yang terdapat dalam novel. Dalam penelitian
ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Objek dari penelitian ini adalah novel berjudul 5 Titik 1 Koma Tanpa Jeda Tanpa Batas
karya Muhammad Kamal Ihsan. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer berupa novel 5 Titik 1 Koma Tanpa Jeda Tanpa Batas karya Muhammad Kamal Ihsan, dan sekundernya yaitu buku, artikel jurnal dan internet yang terkait dengan nilai-nilai spiritual. Selanjutnya metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analys). Adapun hasil penelitian yang dilakukan,
bahwa 1) Nilai-nilai spiritual dalam novel 5 Titik 1 Koma Tanpa Jeda Tanpa Batas karya Muhammad Kamal Ihsan meliputi nilai rasa syukur, kejujuran, kesabaran,
cinta, rasa percaya, pengertian, kepedulian, kerjasama, keberanian, kesederhanaan, ketekunan, ikhlas, humor, ibadah, tanggung jawab dan estetika. 2) Adapun relevansi nilai spiritual dalam novel 5 Titik 1 Koma Tanpa Jeda Tanpa Batas karya Muhammad Kamal Ihsan dengan kehidupan sekarang adalah bahwa nilai spiritual dalam novel dapat dijadikan sebagai benteng untuk melindungi dari
dampak negatif dunia modern
NILAI-NILAI AKHLAK TERPUJI DALAM NOVEL 5 TITIK 1 KOMA TANPA JEDA TANPA BATAS KARYA MUHAMMAD KAMAL IHSAN
ABSTRAK
Ita Fitriana, (2020): Nilai-Nilai Akhlak Terpuji dalam Novel 5 Titik 1 Koma
tanpa Jeda tanpa Batas Karya Muhammad Kamal
Ihsan.
Penelitian ini merupakan upaya untuk mengembangkan wawasan nilainilai
akhlak terpuji terkait akhlak terpuji terhadap manusia yang terdapat dalam
karya sastra yang berbentuk cerita. Nilai-nilai akhlak terpuji tersebut terdapat
dalam novel 5 Titik 1 Koma tanpa Jeda tanpa Batas Karya Muhammad Kamal
Ihsan. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah apa saja nilai-nilai akhlak
terpuji terhadap manusia yang terdapat dalam novel 5 Titik 1 Koma tanpa Jeda
tanpa Batas Karya Muhammad Kamal Ihsan?. Penelitian ini merupakan jenis
penelitian kepustakaan (library research). Selanjutnya teknik pengumpulan data
dilakukan dengan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah
analisis isi (content analysis) yang berhubungan dengan (isi) komunikasi yang
terdapat dalam novel 5 Titik 1 Koma tanpa Jeda tanpa Batas Karya Muhammad
Kamal Ihsan. Metode analisis isi dilakukan dengan cara membaca novel secara
komprehensif, mengidentifikasi dan mengklasifikasi paparan data, lalu melakukan
analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa nilai-nilai akhlak terpuji terhadap
manusia yang terdapat dalam novel 5 Titik 1 Koma tanpa Jeda tanpa Batas Karya
Muhammad Kamal Ihsan adalah akhlak terpuji terhadap diri sendiri, yaitu: as-
Shiddiq (benar atau jujur), al-Iffah (memelihara kesucian), amanah, sabar,
pemaaf. Akhlak terpuji terhadap keluarga, yaitu: mencintai mereka melebihi rasa
cinta kita terhadap kerabat yang lain, lemah lembut dalam perkataan dan
perbuatan, merendahkan diri di hadapannya, berdoa kepada mereka dan meminta
doa kepada mereka, berbuat baik kepada mereka sepanjang hidupnya, berterima
kasih kepada mereka. Akhlak terpuji terhadap masyarakat, yaitu: memuliakan
tamu, saling menolong dalam melakukan kebajikan takwa, menganjurkan anggota
masyarakat berbuat baik dan mencegah perbuatan jahat, memberi makan fakir
miskin, menunaikan amanah yang telah diberikan oleh masyarakat kepada kita,
menepati janji. Dan akhlak terpuji terhadap tetangga.
Kata Kunci: Nilai-Nilai Akhlak Terpuji Terhadap Manusia, 5 Titik 1 Koma
tanpa Jeda tanpa Batas, Muhammad Kamal Ihsan
NUR MUHAMMAD MENURUT TAREKAT TIJANIYAH
Nur Muhammad merupakan salah satu topik penting dalam bidang tasawuf. Sebab konsep ini adalah sebuah teori sufistik tentang awal penciptaan makhluk di alam semesta. Konsep ini banyak muncul di kalangan para sufi falsafi, misal Ibn Arabi, Al-Hallaj, Al-Jilli, dan lain-lain. Mereka bersepakat bahwa Nur Muhammad mengandung pengertian “sempurna”. Sebab ia merupakan bentuk tajalli (penampakan diri) Tuhan. Kesempurnaan tajalli Tuhan hanya ada pada Insan Kamil (manusia sempurna). Namun, dalam hal ini terdapat keraguan dalam memahami konsep tersebut. Salah satunya adalah dalam pemakaian hadist dhoif dan hadist shahih yang mereka pakai dalam menjelaskan tentang Nur Muhammad. Dari permasalahan tersebut akan berakibat kurangnya pengetahuan tentang bagaimana wujud Tuhan yang bersifat transenden atau misteri yang sering dikutip para sufi falsafi kanzan mahfiyun dalam penciptaan makhluk yang bersifat imanen (baharu). Oleh karena itu, penelitian ini menarik untuk dibahas, dikarenakan adanya beberapa keraguan dalam pemahaman konsep tersebut. Adapun kajian yang memiliki kesamaan dari para sufi tersebut adalah Tarekat Tijaniyah, institusi tasawuf kenamaan yang memfokuskan pemikirannya pada konsep Nur Muhammad dengan berdasarkan ajarannya, berupa shalawat al-Fatih dan shalawat Jauhariyah al-Kamal. Agar lebih spesifik dalam kajian ini, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap konsep Nur Muhammad menurut Tarekat Tijaniyah.
Penelitian ini termasuk penelitian tasawuf falsafi dan jenis penelitiannya adalah “library research”. Adapun metode yang digunakan, pertama, Metode Deskriptif, peneliti menggambarkan konsep Nur Muhammad beserta dasar-dasarnya secara ringkas, yang mengacu pada pemahaman para ulama Sufi, kemudian sekilas tentang sejarah Tarekat Tijaniyah dan penyebarannya, biografi Syeikh Ahmad Tijani, unsur-unsur penting yang ada di dalamnya, serta ta’lim dan ‘amaliyah-nya. Kedua, Metode Analisis, peneliti menganalisa tentang Nur Muhammad, kemudian dijelaskan serta dibandingkan sampai mendapat hasil yang maksimal.
Setelah menyelesaikan penelitian ini, penulis menyimpulkan, bahwa yang disebut Nur Muhammad menurut Tarekat Tijaniyah yaitu awal dari segala ciptakan Allah dari hadhrah al-ghaib (eksistensi kegaiban). Adapun dasar-dasar dari konsep ini, terletak pada ajarannya, berupa shalawat al-Fatih dan shalawat Jauhariyah al-Kamal. Menurut Syaikh Ahmad Tijani, shalawat al-Fatih merupakan shalawat yang terdiri dari lafadz al-Fatih lima ughliq dan al-Khatim lima sabaq. Al-fatih lima ughliq yang berarti wujud Nabi Muhammad sebagai pembuka hati dari keterbelengguan al-rahmah al-ilahiyah, syirik, dan jahl bagi para makhluk di alam semesta. Sedang al-khatim lima sabaqa artinya bahwa wujud Nabi Muhammad sebagai pembuka dan penutup kenabian dan kerasulan. Sedangkan shalawat Jauhariyah al-Kamal merupakan kelanjutan dari pemikiran Syaikh Ahmad Tijani dalam shalawat al-Fatih, tentang Nur Muhammad. Hal ini dapat terlihat dari sembilan hakikat rahmat dari sifat-sifat Tuhan. ,(عين الرحمة الربانية) , bagian, yaitu: pertama, bagian pertama
نور) , Nabi Muhammad sebagai pemilik al-haq (al-haqiqah). Bagian ketiga عين الحق , ( ) Bagian kedua
الكنز) , rahmat Nabi Muhammad seperti nur bagi seluruh makhluk alam. Bagian keempat ,(الأكوان
الجوهر bermakna (الياقوتة) , Nabi Muhammad sebagai pusat ilmu pengetahuan. Bagian kelima ,(الأعظم
Nur Muhammad bagaikan kilat yang berisi rahmat Tuhan ,(البرق) , yakni permata. Bagian keenam
Nabi Muhammad ,(صاحب الحق الرباني) , kepada setiap orang yang menghadap-Nya. Bagian ketujuh
Nur Muhammad memancarkan al- ,(طلعة الحق , ( sebagai pembawa agama Allah. Bagian kedelapan
cahaya yang tersimpan oleh Allah. ,(النور المطلسم) , haq dari dzat al-haq, Allah. Bagian kesembilan
,(عرض) tidak butuh tempat (dinisbatkan kepada Allah) dan ,(جوهر) Dikatakan lain, nur Muhammad itu
butuh tempat (makhluk), yang selalu butuh terhadap dzat-Nya.
Akhirnya, seraya mengakui segala kekurangan dalam kajian ini, penulis menyarankan untuk penelitian selanjutnya tentang Nur Muhammad menurut tarekat tijaniyah, dengan merelasikan terhadap pemikiran kontemporer, dengan analisis worldview Islam. Usaha ini tentunya tidak boleh menjadikan sebuah kajian terlepas dari kritik, yang diharuskan disetiap kajian akademis
UPAYA MEMBANGUN KARAKTER DISIPLIN DI PANTI ASUHAN AL-KAMAL KUNIR WONODADI BLITAR
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Upaya Membangun Karakter Disiplin di Panti Asuhan Al-Kamal” ini ditulis oleh Muhammad Roziqin, NIM. 17201153436, Pembimbing Dr. Luluk ‘Atirotu Zahroh M. Ag.
Kata Kunci : Implementasi, Pendidikan Karakter Disiplin.
Panti Asuhan (Panti Sosial Asuhan Anak) merupakan bagian dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). ialah lembaga sosial nirlaba yang menampung, mendidik dan memelihara anak-anak yatim, yatim piatu dan anak telantar beberapa pengertian Panti Asuhan. Di panti asuhan pun tidak terlepas dari peraturan-peraturan yang membuat siswanya disiplin tetapi banyak siswa yang melanggarnya seperti bolos pelajaran, tidak mematuhi peraturan yang di bentuk oleh pengurus panti asuhan, izin pulan terkadang telat dengan adanya Panti Asuhan Al Kamal Kunir bisa memecahkan permasalahan tersebut
Dengan Fokus Penelitian (1) Bagaimana implemetasi karakter disiplin di Panti Asuhan Al Kamal Kunir Wonodadi Blitar (2) Apa hambatan karakter disiplin di Panti Asuhan Al Kamal Kunir Wonodadi Blitar (3) Bagaimana implikasi karakter disiplin di Panti Asuhan Al Kamal Kunir Wonodadi Blitar?
Dengan Tujuan Penilitian (1) Untuk mendiskripsikan pendidikan di panti asuhan Al kamal kunir wonodadi (2) Untuk mendiskripsikan karakter siswa di panti asuhan Al kamal kunir wonodadi (3) Untuk mendiskripsikan apakah terdapat pengaruh hasil pembelajaran menggunakan metode ceramah dengan menggunakan Tanya jawab di panti asuhan Al kamal Kunir Wonodadi.
Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin di Panti Asuhan Al Kamal Kunir Wonodadi Blitar dikembangkan dengan tujuan untuk menjadikan siswa lebih tertib, diantaranya disiplin waktu, disiplin sosial, disiplin beribadah dan disiplin belajar.
Banyak hambatan yang dihadapi di Panti Asuhan Al Kamal, Wonodadi, Blitar dalam implementasi pendidikan karakter disiplin pada siswa, diantaranya yaitu kurangnya kesadaran diri siswa dalam menerapkan disiplin di Panti Asuhan Panti Asuhan Al Kamal, Wonodadi, Blitar.
Hasil dari implementasi pendidikan karater disiplin di Panti Asuhan Al Kamal Kunir, Wonodadi, Blitar adalah membantu perkembangan siswa, menciptakan kepatuhan, menumbuhkan tanggungjawab, menumbuhkan kepedulian, tercapainya tujuan belajar dan membantu meraih cita cita siswa Panti Asuhan Al Kamal Kunir, Wonodadi, Blitar
The political and economic role of trade, unions and associations in the Gaza strip 1967-1993
This thesis attempts to examine the political and economic role of the trade unions and associations in the Gaza Strip 1967-1993. The main theme of analysis is based upon the assumption that these indigenous organizations showed a high degree of politicization. The thesis discusses the unstable socio-economic-organizational- political-and legal setting in the Gaza Strip under the Israeli occupation which constituted a limit on the overall performance of the Palestinian organizations. Within this volatile setting, three main actors interacted: the trade unions and associations, the Israeli occupation authorities, and the Palestinian political factions. The study gives a general review of the associations and non governmental organizations working in the Gaza Strip and it examines the genesis of the Palestinian trade unionism and the trade unions in the Gaza Strip. These organizations constituted a Palestinian institutional- organizational national response and worked parallel to the occupation apparatus. The thesis goes on to analyse the political role of the trade unions and associations in the Gaza Strip through discussing : the nature of their relationship with the Israeli authorities; their relationship with the Palestinian political movements; their positions towards the uprising (intifada); and their attitudes towards the peace process. The study argues further that the economic role of the trade unions and association was very limited compared to their political role. The loan programmes and economic activities of two lending organizations working the Gaza Strip are examined. The lending capacity of the credit organizations was less than US250 million in 1993). Most of their loans went to finance services, consumptive, and non-productive projects
Kamal si master catur
Cerita ini mengisahkan perjalanan seorang remaja bernama kamal yang terinspirasi dari kisah nyata Muhammad Kamalsyah yang merupakan seorang pecatur dan merupakan anak dari Mahaseng Patappa dan Tina Sumarna yang berasal dari Kalimantan Barat
Novel 5 Titik 1 Koma Karya Muhammad Kamal Ihsan Perspektif Tasawuf al-Ghazali
Penelitian ini dilakukan mengingat pentingnya tasawuf sebagai ruh Islam di tengah modernitas yang mengikis aspek moralitas dan spiritualitas manusia. Ajaran tasawuf saat ini tidak hanya diajarkan secara formal seperti pengajian, namun juga disampaikan melalui karya sastra seperti novel sehingga menarik minat masyarakat. Novel 5 Titik 1 Koma karya Muhammad Kamal Ihsan merupakan salah satu novel yang berisi ajaran tasawuf dan bersifat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan mengangkat rumusan permasalahan yang mencakup isi novel 5 Titik 1 Koma karya Muhammad Kamal Ihsan dan melihat novel tersebut perspektif tasawuf Al-Ghazali.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Yaitu berupa studi dokumen atau teks, yang jika meneliti sebuah karya sastra (fiksi), selain menginterpretasi isi dokumen sebuah karya yang terpisah dari penulisnya, juga untuk menggali pikiran seseorang yang tertuang dalam karya sastra tersebut. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis isi (Content Analysis), yaitu menganalisis dimensi tasawuf yang terdapat dalam novel 5 Titik 1 Koma. Dalam hal ini penulis menggunakan analisis isi eksplanatif, yaitu analisis isi yang di dalamnya terdapat pengujian hipotesis tertentu, juga membuat hubungan antara satu variabel dan variabel lain. Penulis mengungkapkan beberapa variabel berupa aspek tasawuf yang terdapat dalam novel 5 Titik 1 Koma karya Muhammad Kamal Ihsan, dan melihat hubungannya dengan tasawuf dalam perspektif Al-Ghazali.
Adapun hasil dari penelitian ini mencakup tiga hal yaitu: pertama, isi novel ini terdiri dari unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik telah sesuai dengan kaidah penulisan sebuah karya sastra berbentuk novel. Kedua, menurut perspektif Al-Ghazali novel ini mengandung maqamat yaitu tingkatan spiritual yang telah dicapai dan merupakan hasil dari kesungguhan serta perjuangan terus menerus. Maqâmât yang terkandung dalam novel ini yaitu: taubat, sabar-syukur, zuhud, tawakkal, mahabbah (cinta), ikhlas, dan jujur
- …
