61 research outputs found
Manajemen Mutu Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di MAS Raushan Fikri Islamic School Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan prestasi siswa dalam manajemen mutu pendidikan Di Mas Raushan fikri Islamic School Kabupaten langkat, Sumatera Utara. pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pokok masalah tentang meningkatan prestasi siswa dalam manajemen mutu pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan metode observasi dan wawancara dengan bapak Muhammad Amin S.Pd selaku kepala sekolah. Dari hasi anallisis data diketahui bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia agar mampu mengaktualisasikan diri dallam kehidupan, dimana pendidikan yang baik adalah pendidikan yang tidak hanya mempersiapkan siswa untuk suatu profesi atau posisi, tetapi untuk mecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari hari. Peningkatan mutu pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitas manusia di indonesia melalui pembinaan, pemikiran, olahraga, dan olahraga agar memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global. meningkatkan kualitas prestasi siswa dalam mutu pendidikan di lembaga pendidikan Mas raushan fikri ini yang khususnya ditingkatkan pada Al quran. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan mutu pendidikan, yaiti: penguatan kurikulum, penguatan kapasitas sekolah manajemen, penguatan sumber daya pendidikan, perbaikan berkelanjutan dan manajemen berbasis fakta
Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Masukkiri Masyarakat Bugis Pagatan Kabupaten Tanah Bumbu
Tradisi Masukkiri adalah tradisi sastra lisan suku Bugis Pagatan yang bertujuan sebagai bentuk rasa syukur atas segala rezeki yang diberikan oleh Allah dan rasa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Perkembangan yang semakin modern menjadi tantangan bagi Masyarakat Bugis Pagatan untuk tetap dapat
melestarikan tradisi yang sudah melekat. Keberadaan atau eksistensi kesenian tentunya berbeda-beda dalam penafsiran, hasil, dan keadaan di sekelilingnya. Maka dari itu, perlu untuk mengetahui agar eksistensi tradisi Masukkiri dapat diketahui dari segi makna dan nilai-nilai pengajarannya. Tujuan penelitian ini untuk mendeksripsikan pelaksanaan tradisi asukkiri dan mendeksripsikan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi Masukkiri. Peneliti ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu. Subjek penelitian terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat yang mengikuti tradisi Masukkiri. Objek penelitian ini berkaitan
dengan fokus penelitian mengenai pelaksanaan tradisi Masukkiri dan nilai-nilai pendidikan dalam tradisi Masukkiri. Data penelitian ini dikumpulkan dengan
teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan secara deksriptif-kualitatif.
Hasil penelitian ini diperoleh (1) pelaksanaan tradisi Masukkiri diawali dengan menyiapkan rabana, kitab Maulid al-Barzanji, pasukkiri, kanrejawa dan baki. Proses pelaksanaan dimulai dengan membaca basmallah, membaca surah
Al-Fatihah, bersholawat atas Nabi, melantunkan syair Masukkiri, kemudian ditutup dengan pembacaan asmaul husna dan doa. (2) Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Masukkiri yaitu: Nilai Iman yang tergambarkan dalam pembacaan asmaul husna, bersholawat dan pembacaan manakib dari Nabi Muhammad SAW
dari kitab Maulid al-Barzanji, serta beriman kepada kitab-kitab Allah melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Nilai akhlak yang terdapat dalam tradisi Masukkiri berupa doa, syukur, dan menghormati tamu. Nilai sosial yang terdapat dalam tradisi Masukkiri yaitu hubungan ukhuwah Islamiyah yang senantiasa menjadi perekat masyarakat. Serta nilai budaya yaitu sebagai khazanah kearifan budaya Islam lokal masyarakat Bugis Pagatan dalam bentuk sastra lisan yang kemudian nilai-nilai positif didalamnya dapat dijadikan referensi untuk diaktualisasikan sebagai nilai-nilai kehidupan yang nyat
Auto water reclose / Muhammad Hasif Suhaimi ... [et al.]
Auto Water Reclose (AWAR) merupakan inovasi dalam pengawalan paip air secara automatik bagi membuka dan menutup injap yang mengalirkan air menggunakan motor. Produk ini merangkumi gabungan mekanikal dan komponen elektronik. Sistem ini membolehkan pengguna meminimunkan penggunaan tenaga manusia bagi mengawal dan memeriksa paip air terutama di kawasan yang mempunyai bilangan paip air yang banyak dan pelbagai tempat. Objektif utama ini dapat menjimatkan aliran air di fasiliti awam khususnya seperti tandas dan surau yang sering kali pengguna terlupa untuk menutup paip air apabila selesai menggunakannya. Uniknya inovasi ini yang diubahsuai daripada sistem paip sedia ada dan ditambah ciri-ciri automatik serta bersaiz mengikut piawaian saiz paip air di fasiliti atau di rumah yang boleh dipasang dengan mudah dan bersesuaian dengan persekitaran yang mempunyai kelembapan yang tinggi kerana kualiti produk tersebut dibina dari bahan tahan karat. Penggunaan elektrik yang rendah dapat diambil dari bateri sahaja bagi membekalkan kuasa pada komponen eletronik dan motor untuk menjaminkan produk tersebut terus berfungsi pada jangka masa lama tanpa perlu dicas atau diganti bateri baru. Saiz produk yang kompak, mudah dipasang dan penggunaan bekalan elektrik yang rendah ini berpotensi untuk dikomersialkan ke seluruh fasiliti awam dan rumah kerana menggunakan kos yang rendah serta mesra pengguna
PROFIL DAN PERMASALAHAN SISTEM LOGISTIK SUNGAI DI KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
West Kalimantan is one area that is often dubbed as the "Thousand Rivers Region" because of West Kalimantan are fed by hundreds of rivers and small which are still frequent and are navigable. Most of the major rivers is still often used as a means of transport path, both people and goods. One of the areas / districts in the province of West Kalimantan still take the river route to transport activity (people / goods) is Kubu Raya. In essence the river path through every district in Kubu Raya has a very important role in the activity of logistics activities, both the distribution as well as loading and unloading activities. Given the importance of the activity of the logistics activities through the river, but the resources that explain the logistics system of the river in Kubu Raya which is currently still in existence. In addition, research conducted on the logistics system of the river is still very rare. This research aims to obtain data and information on the profile and problems of logistics river system. This research is a case study (case study) that is descriptive qualitative survey method and observation. In addition, the literature that comes from a book published by BPS (Central Bureau of Statistics) and data BAPPEDA (Regional Development Planning Board) is also a method used to complete the data and information required in this study. Limitation of the study area in this study include the District of Kuala Mandor B, Kubu, Terentang, Teluk Pakedai, Batu Ampar and Rasau Jaya. The results of this study explain that in general transport activity in Kubu Raya is done through access to the river path. Transport activity performed using several types of transport stream that has its own functions and mechanisms. When present, the activity of the transport through the river has experienced a shift that tends to land transportation. Logistics system problems affecting the river due to road infrastructure became available, the start of the siltation of rivers, less terawatnya existing river channels, insufficient logistics facilities and construction of the bridge (bullying) is not well organized. Although the transport activity through the river has undergone a shift, but still there is one district that most of the activity was carried out through the river, namely the Kubu district. Based on the analysis using the logistic mechanism SocNetV- 2.1 applications to determine the logistics center of the six districts under study on the city of Pontianak, found that the exact location serve as the central logisitk located in Kubu district, precisely in the village of Kubu.Keywords : geographical conditons, inland waterway, logistics syste
Implementasi keterbukaan Informasi Publik berdasarkan Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Banjar
Penelitian ini membahas tentang implementasi keterbukaan informasi publik berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Banjar. Dalam realitanya implementasi keterbukaan informasi publik ini masih belum berjalan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Banjar, mengetahui faktor penghambat dalam proses implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Banjar dan juga mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang menghambat proses implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Lingkungan Pemerintah Kota Banjar. Penelitian ini berdasarkan pada pemikiran bahwa implementasi keterbukaan informasi publik berjalan secara optimal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Good Governance, Teori Kebijakan Publik dan Teori Evaluasi Kebijakan Publik. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Selanjutnya dianalisis secara data kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Diskominfo Kota Banjar. Melalui penelitian ini penulis mendapatkan kesimpulan bahwa: Pertama, Implementasi Keterbukaan Informasi Publik di Pemerintah Kota Banjar mengalami peningkatan melalui peningkatan media yang digunakan. Kedua, Ada beberapa faktor penghambat, faktor-faktor yang mempengaruhinya dianalisis dengan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Van Meter dan Van Horn dengan nama A Model of The Policy Implementation yakni 1. Standar dan Sasaran Kebijakan; 2. Sumber Daya Kebijakan; 3. Karakteristik Pelaksana Kebijakan; 4. Komunikasi Antar Pelaksana Kebijakan; 5. Sikap Para Pelaksana Kebijakan; dan 6. Lingkungan Sosial, Ekonomi dan Politik yang kelima faktor itu memiliki problemnya tersendiri. Ketiga, Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan dalam proses implementasi ini yakni dengan cara menberikan pemahaman kepada badan publik berkaitan dengan Kewajiban badan publik untuk menginformasikan segala hal yang menjadi Informasi Publik kepada masyarakat umum. Disisi lain, perlunya pemberian pemahaman kepada masyarakat melalui sosialisasi berkaitan dengan Keterbukaan Informasi Publik ini karena merupakan hak daripada masyarakat itu sendiri
ANALISA PREFERENSI KERJA BAGI GENERASI Z DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONJOINT ANALYSIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prefrensi kerja bagi mahasiswa S1
Manejemen Universitas Negeri Jakarta Angkatan 2020-2021. Terdapat lima atribut
yang digunakan untuk melihat nilai kepentingan kelima atribut tersebut, yaitu gaji,
pengembangan karier, work life balance, lokasi kerja, dan fleksibilitas kerja.
Pengumpulan data dilakukan di Jakarta dan Bekasi pada bulan April-Mei 2024.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner online dan responden
dipilih dengan menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus
Hair. Total responden dalam penelitian ini adalah 150 yang terdiri dari 73 laki-laki
dan 77 perempuan yang seluruhnya merupakan mahasiswa S1 Manajemen
Angkatan 2020-2021. Data ini diolah dengan exploratory factor analysis dan
Conjoint Analysis. Hasilnya adalah salah satu atribut yang menjadi preferensi kerja
bagi mahasiswa S1 Manajemen Angkatan 2020-2021 merupakan pengembangan
karier dengan nilai kepentingan 23,607 dan memiliki nilai utility 0,198. nilai
kepentingan 23,607 dan memiliki nilai utility 0,198. Pengembangan karier yang
menjadi preferensi tertinggi bagi mahasiswa S1 Manajemen angkatan 2020-2021
yaitu perusahaan yang menawarkan peluang karier menarik, perusahaan yang
mendukung pengembangan karier individu serta aktif mengumpulkan informasi
karier.
Kata Kunci: Preferensi kerja, Gen Z, Conjoint Analysis
*****
This study aims to explore the work preferences of undergraduate management
students of Universitas Negeri Jakarta Class of 2020-2021. There are five attributes
used to see the importance value of the five attributes, namely salary, career
development, work life balance, work location, and work flexibility. Data collection
was conducted in Jakarta and Bekasi in April-May 2024. Data collection was
carried out using an online questionnaire and respondents were selected using
purposive sampling using Hair method. The total respondents in this study were
150 consisting of 73 men and 77 women, all of whom were undergraduate
management students in the 2020-2021 batch. This data was processed with
exploratory factor analysis and Conjoint Analysis. The result is that one of the
attributes that become work preferences for undergraduate management students
in the 2020-2021 batch is career development with an importance value of 23.607
and has a utility value of 0.198. importance value of 23.607 and has a utility value
of 0.198. Career development that is the highest preference for undergraduate
management students in the 2020-2021 generation is a company that offers
attractive career opportunities, a company that supports individual career
development and actively collects career information.
Keyword: Job Preferences, Gen Z, Conjoint Analysi
An Exploration of Fitting Start-Up Incubator for University Students in Bandung
Abstract- One of the issue that correlate with better better economy in a country is how they could develop startup founder from university students. In United States, one of the most developed startup country in the world, the push to create more and more high-tech startup from the youth has been rising. With the research that showded how high-tech startup could increace employment rate, new high-tech startup are expected to be produced from university students as the youth who have many potential. Apparently in India, the country with similar demographic to Indonesia, who will have mass population of young people, already in the move to follow the footstep of United States. They already implement student startup policy, a policy with ambitious vision of producing 100,000 tech startup from 10,000 university across the country by providing program such as incubator for students. This research try to explore how is the current condition in Indonesia, spesifically in the case of Bandung, which have more than 100 university in the cities. This research wanted to explore from the existing startup incubator in Bandung and how are the university students who are interested on becoming startup founder see them. By getting the insight on how is the perspective, challenges, and suggestion from both side, this research try to find a recommendation on creating fitting startup incubator for university students that could help development of future potential of university student founder just like othe countries. The findings of this reseach found out that currently it is unlikely to provide a startup incubator program that target univerasity student if the provider/incubator is not backed up by university/government/big corporate which could provide vast resource to face the uncertainty of incubating students. The big problem that made it hard is the commitments issue that is agreed by the incubators and the students themselves. Thus this research recommend that in current condition the better way is to provide program in a form that resemble pre-incubation phase, which focus on giving open experience to the students with the goal tofilter the one who is commited and then after that the incubation phase could started. Keywords : Startup, Incubator, University Students, commitmen
Analisis Sentimen dan Emosi Vaksin Sinovac pada Twitter menggunakan Naïve Bayes dan Valence Shifter
The Sinovac vaccine is among the Covid-19 news in the world in early 2021. That information has led to public responses between the pros and cons. Through Twitter media, the public responds to the issue of the Sinovac; therefore, their opinions on Twitter can analyze to count the percentage of sentiment and emotion towards the Sinovac. This analysis hopes to provide a wise and objective reference, although the pros and cons information is still emerging. This study uses Rstudio for sentiment analysis through Twitter opinion classification using Naïve Bayes and the Valence Shifter Lexicon method to analyze emotions, also using the Naïve Bayes. The Data is 2000 English-language Twitter comments limited to the latest and most popular tweet based on the Sinovac keyword since February 1, 2021, from all Twitter users worldwide. The results showed that Naïve Bayes recognized 1433 (71.65%) positive sentiments, 403 (20.15%) negative sentiments, and 164 (8.2%) neutral sentiments. Meanwhile, Valence Shifter Lexicon recognized 903 (45.15%) positive sentiment, 437 (21.85%) negative sentiment, and 660 (33%) neutral sentiments. The Naïve Bayes also succeeded in recognizing emotions with the highest number 1727 (86.35%) mixed emotions and 141 (7.05%) joy emotion.Vaksin Sinovac termasuk dalam berita tentang Covid-19 di dunia sejak awal tahun 2021. Informasi jenis vaksin ini memunculkan berbagai tanggapan publik yang tidak luput dari pro dan kontra. Melalui media sosial Twitter, masyarakat dunia juga menanggapi persoalan vaksin Sinovac sehingga kumpulan opini pada Twitter tersebut dapat dianalisis untuk mengetahui persentase sentimen dan emosi terhadap vaksin Sinovac. Dengan analisis sentimen dan emosi ini diharapkan dapat memberikan referensi yang bijak dan objektif meskipun informasi pro dan kontra masih beredar. Penelitian ini menggunakan aplikasi Rstudio untuk analisis sentimen melalui klasifikasi opini Twitter dengan metode Naïve Bayes dan Valence Shifter Lexicon. Untuk analisis emosi menggunakan klasifikasi dengan metode Naïve Bayes. Data penelitian merupakan kumpulan komentar Twitter berbahasa Inggris sebatas 2000 data terbaru dan terpopuler berdasarkan keyword Sinovac sejak 1 Februari 2021 dari seluruh pengguna Twitter di dunia. Hasil penelitian menunjukkan Naïve Bayes mengenali sebanyak 1433 (71,65%) sentimen positif, 403 (20,15%) sentimen negatif, dan 164 (8,2%) sentimen netral. Sedangkan Valence Shifter Lexicon mengenali sebanyak 903 (45,15%) sentimen positif, 437 (21,85%) sentimen negatif, dan sentimen netral sebesar 660 (33%). Metode Naïve Bayes juga berhasil mengenali emosi dengan jumlah terbanyak yakni emosi campuran (mixed) 1727(86,35%) dan emosi joy (gembira) sebanyak 141 (7,05%)
IMPLEMENTASI METODE SAW DALAM PENILAIAN KINERJA PEGAWAI ICU PADA RSPAD GATOT SOEBROTO
The company performs the best performance appraisal of employees to evaluate, motivate, verify and improve their performance. Employee performance appraisal can make it easier for leaders to assess the performance of their employees and which later the results of this performance appraisal can be used as a reference for selecting employees with good work quality. In conducting this assessment, the simple additive method (SAW) can be used. The simple method of the additive method is very helpful in ranking to determine the assessment of employee performance. In the intensive care unit (ICU) itself, currently evaluating the performance of its employees using the SAW methode
Perancangan Buku Ilustrasi Bangunan Peninggalan Masa Kolonial Belanda Di Kota Medan Dalam Upaya Meningkatkan Minat Anak-Anak Terhadap Sejarah
Intended to cultivate children's reading interest in the city of Medan through this illustrated book. The main focus of this book is to introduce the historical building Warenhuis, which is a silent witness to the colonial growth of the city of Medan. This design is based on the fact that there are not many visual educational media telling local stories, especially about Dutch colonial buildings, many of which are currently abandoned or damaged. The author followed five steps of the design thinking approach during the design process. This design contributes to education by using creative and educational illustration media.
 
- …
