1,720,959 research outputs found

    KINERJA DITINJAU DARI KOMITMEN DAN MOTIVASI PADA FOURSTRIKE

    Get PDF
    Fourstrike merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang food and beverage khusunya makanan dan minuman herbal. Satu semester belakang ini kinerja anggota Fourstrike masih belum optimal. Sedangkan kinerja yang optimal sangat dibutuhkan agar perusahaan dapat memenuhi target yang telah ditentukan. Oleh karena itu Fourstrike perlu meninjau hal-hal yang dapat berpengaruh secara nyata terhadap kinerja dari para anggotanya, misalnya dari segi komitmen dan juga motivasi kerja. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana komitmen organisasional dan juga motivasi kerja dari para anggota Fourstrike yang dapat mempengaruhi kinerjanya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Metode pengumpulan data primer didapatkan dari informan melalui wawancara, sedangkan data sekunder yang berkaitan lansgung dengan Fourstrike akan dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah mempersiapkan dan mengolah data yang akan dianalisis kemudian mengklasifikasikan dan menganalisis data dengan detail, mendeskripsikan hasil laporan kedalam narasi dan menginterpretasi data perbandingan hasil penelitian dengan informasi yang berasal dari teori. Secara keseluruhan, penelitian ini melibatkan 4 orang informan, yang terdriri dari 2 orang anggota Fourstrike, 1 orang dosen pembimbing entrepreneurial project dari Fourstrike dan 1 orang ahli sumber daya manusia. Tujuannya adalah untuk mengetahui pandangan dari anggota Fourstrike dan juga dosen pembimbing projek tentang kondisi kinerja dari anggota Fourstrike ditinjau dari komitmen dan motivasinya, kemudian mengetahui pandangan dari ahli sumber daya manusia tentang keterkaitan antara pengaruh komitmen dan motivasi terhadap kinerja di dalam suatu perusahaan. Melalui data-data yang dikumpulkan dan dianalisis, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa adanya keterkaitan komitmen organisasional dan juga motivasi kerja terhadap kinerja dalam perusahaan Fourstrike. Secara garis besar aspek yang perlu ditingkatkan adalah kerja sama dan komunikasi antara sesama anggota Fourstrike yang harus ditingkatkan lagi agar kinerja lebih optimal

    Pengaruh anonimitas, kebutuhan psikologis dan cyber victimization terhadap perilaku cyberbullying remaja di Kota Cirebon

    No full text
    F) Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh anonimitas, kebutuhan psikologis dan cyber victimization terhadap perilaku cyberbullying remaja. Perilaku cyberbullying telah merusak moral remaja. Kapanpun dan dimapun, remaja dapat dengan mudah untuk mem¬-bully individu lain dengan bantuan smartphone di genggamannya. Di kota Cirebon sendiri, sebanyak 70% pelajar SMP telah memiliki smartphone. Inilah alasannya mengapa banyak pelajar SMP di kota Cirebon yang mudah untuk menyerang individu lain secara online. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 297 pelajar SMPN kelas dua di kota Cirebon. Dalam penelitian ini, peneliti menguji validitas alat ukur TPA dan minat menggunakan uji validitas konstruk confirmatory factor analysis (CFA) dengan menggunakan software Lisrel 8.70. Kemudian untuk menjawab rumusan masalah dan hipotesis penelitian, peneliti menggunakan analisis regresi berganda dengan software SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bervariasinya proporsi varians perilaku cyberbullying yang disebabkan oleh anonymous, strenghts, kebutuhan afiliasi, kebutuhan endurance, kebutuhan agressi, kebutuhan succorance, major victimization and minor victimization sebesar 53.5%; dengan konstribusi variabel yang signifikan adalah: kebutuhan agresi, strenghts, major victimization dan minor victimization. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disarankan (1) Lembaga pendidikan hendaknya juga menyeleksi siswa-siswinya berdasarkan tes kebutuhan psikologis (2) guru dan konselor sekolah dapa menjadikan penelitian ini sebagai rujukan untuk menanggulangi maraknya perilaku cyberbullying dengan mengdentifikasi siswa-siswa yang memiliki ciri-ciri sebagai pelaku cyberbullying. (3) siswa tidak dianjurkan untuk sering berinteraksi dalam media sosial, tetapi harus lebih sering berinteraksi dalam lingkungan sosialnya. Kemudian (4) sebaiknya penelitian selanjutnya bisa lebih memeriksa variabel lain yang dapat mempengaruhi perilaku cyberbullying (cth. frekuensi internet, gaya hidup dan status sosial) serta populasi yang lebih beragam

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    The Effect of Secondary Care Intensity and Parental-Stress Toward Children Social-Emotional Development

    No full text
    This study aims to determine the effect of the intensity of secondary caregiver and parental stress on the socio-emotional development of early childhood secondary care intensity is the frequency of care where the other party cares more often than the biological parents. Here in after, parental stress is a condition where the primary care, in this case, the father or mother, experiences exhaustion in parenting. As of, there are two independent variables (secondary care intensity and parental stress) and a dependent variable (early childhood social-emotional development) with a linear regression technique. The secondary-caregiver intensity was measured based on self-reports from parents who reported the average daily routine regarding the intensity of care levels (whether more frequent primary or secondary care?). Furthermore, parental stress was measured using the parental role quality scale instrument to parents. Then, the measurement of children's social-emotional development is based on instruments from the Ages & Stages Questionnaire: Social-Emotional (ASQ: SE). The sample of this research was all parents of kindergarden X, and it was conducted by purposive sampling method. The use of statistical calculations that have been carried out with the linear regression method. The results showed that there was a significant effect of secondary care intensity and parental stress on children's social-emotional development using the ASQ: SE instrument. With this research, the author hopes that there will be further and in-depth research on social-emotional development with various other variables as well as conducting path analysis techniques in looking for a causal relationship between the intensity of secondary caregiver, parental stress, and social-emotional development of early childhood

    MENANAM KEBAIKAN MELALUI ZAKAT PRODUKTIF: Studi Kasus Program Pemberdayaan Ekonomi “Jogja Sejahtera” BAZNAS Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Filantropi keadilan sosial berbasis pendayagunaan dana zakat produktif menjadi salah satu inovasi dalam upaya penyejahteraan masyarakat. Tujuan pendayagunaan dana zakat ini diprioritaskan kepada masyarakat kurang mampu namun memiliki semangat kemandirian, keseriusan dan etos kerja yang kuat. Dalam rangka menyejahterakan umat dan mengalokasikan dana zakat secara produktif, dibutuhkan kebijakan yang mendukung pembangunan pilar ekonomi dan spiritualitas dalam masyarakat. Adanya program-program pendayagunaan dana zakat secara produktif mendobrak cara lama yang didominasi oleh filantropi berbasis karitas. Program Jogja Sejahtera yang dimotori oleh BAZNAS Kota Yogyakarta menghadirkan upaya baru untuk membangun kesejahteraan masyarakat dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang efektif, efisien dan produktif. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi program pendayagunaan dana zakat, proses bisnis yang dilakukan oleh pemangku program agar sistematis dan tepat sasaran, juga hasil pelaksanaan program yang dapat diterima oleh mustahiq penerima program Jogja Sejahtera, muzakki, calon muzakki dan masyarakat luas. Penilitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi di lapangan. Informan ini adalah pemangku program Jogja Sejahtera, amil program, dan mustahiq penerima program. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta berhasil menjalankan program Jogja Sejahtera mulai dari pemberian modal, pelaksanaan program, pendampingan, monitoring, dan pertanggung-jawaban. Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat secara produktif, BAZNAS Kota Yogyakarta membuat strategi yang dituangkan pada program Jogja Sejahtera. Pelaksanaan program Jogja Sejahtera telah sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat yang mengatur pengelolaan zakat secara melembaga sesuai dengan syariat islam untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna dana zakat. Sedangkan hasil yang dirasakan oleh mustahiq penerima program adalah adanya perubahan ekonomi, perubahan spiritual, dan perubahan sikap. Kata Kunci: Zakat Produktif, Kesejahteraan Masyarakat

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore