1,003 research outputs found
ANALISIS PENERAPAN METODE PENETRATION TESTING PADA KEAMANAN JARINGAN WLAN (Studi Kasus: Universitas Maritim Raja Ali Haji)
This test is carried out to find security holes in the Wireless Local Area Network (WLAN) network. In this paper, author simulates attacks on a WLAN network using four attack parameters: Bypassing MAC Authentication, Attacking The Infrastructure and Man In The Middle Attacks. There were four attacks carried out, and two of them were successful. Thus, it can be concluded that the Raja Ali Haji Maritime University (UMRAH) WLAN network is quite secure. Nonetheless, other offensive actions, such as infrastructure attacks or Man In the Middle Attacks, In order to ensure more security, it is necessary to add a DNS Security Extensions protocol to prevent fake DNS redirects, add a firewall to the security system and use TLS on captive portals.Pengujian ini dilakukan dengan mencari celah keamanan pada jaringan Wireless Local Area Network (WLAN). Penulis melakukan simulasi serangan dengan Metode Penetration testing menggunakan tiga parameter serangan yaitu, Bypassing MAC Authentication, Attacking The Infrastructure dan Man In The Middle Attack pada jaringan WLAN dua dari empat serangan yang dilakukan berhasil dijalankan, maka dapat disimpulkan jaringan WLAN Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) sudah cukup aman, namun tidak menutup kemungkinan terhadap serangan lain seperti Attacking the infrastructure dan Man in the middle Attack, agar keamanan lebih terjamin perlunya penambahan protokol DNS Security Extensions untuk menghalangi pengarahan DNS palsu, penambahan firewall pada sistem keamanan dan penggunaan TLS pada captive portal
PERAN RAJA ALI HAJI DALAM MEMBANGUN BUDAYA ISLAM MELALUI AMANAT GURINDAM 12 (1858-1873)
Muhammad Ramdani, Peran Raja Ali Haji Dalam Membangun Budaya Islam
Melalui Amanat Gurindam 12 (1858-1873) Skripsi. Jakarta: Program Studi
Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023.
Kebudayaan Melayu dan Islam yang besar sangat membuat setiap hal yang ada di
kehidupan kita di masyarakat tidak lepas dari nilai-nilai yang terkandung dalam
kebudayaan Islam. Khususnya masyarakat di wilayah Riau dan sekitarnya.
Kebiasaan dan tabiat orang melayu di tuangkan Raja Ali Haji dalam setiap karyakaryanya. Salah satu karyanya yang sangat terkenal adalah Gurindam Dua Belas
yang sangat terkenal hingga manca negara. Nilai-nilai yang terkandung dalam
gurindam sangat berpengaruh dalam setiap kehidupan masyarakat.
Tujuan penelitian ini penulis mencoba mengkaji budaya Melayu Islam yang coba
ditanamkan oleh Raja Ali Haji dalam kehidupannya masyarakat Melayu. Penulis
akan menggunakan metode penelitian dengan mewawancarai tokoh-tokoh dan
sumber primer yang coba didapatkan dari Yayasan Kebudayaan Inderasakti. Dalam
penelitian ini penulis akan mencoba untuk membedah setiap nilai-nilai dan budaya
Islam yang ada di dalam gurindam yang berpengaruh terhadap kehidupan
masyarakat Riau. Penelitian ini menggunakan sumber-sumber yang peneliti coba
dapatkan dari Yayasan Indrasakti Pulau Penyengat yang memiliki dan menyimpan
naskah-naskah dan manuskrip peninggalan Kesultanan Riau Lingga.
Kata Kunci: Kesultanan, Riau
Muhammad Ramdani, Raja Ali Hajj's Role In Building Islamic Culture
Through Gurindam Mandatory 12 (1858-1873) Thesis. Jakarta: History
Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State
University, 2023.
The great Malay and Islamic cultures really make everything in our lives in society
inseparable from the values contained in Islamic culture. Especially the people in
Riau and its surroundings. The habits and habits of the Malay people are poured
out by Raja Ali Haji in each of his works. One of his very famous works is Gurindam
Dua Belas which is very well known to foreign countries. The values contained in
gurindam are very influential in every community's life.
The purpose of this study is to examine the Malay Islamic culture that Raja Ali Haji
tried to instill in the life of the Malay community. The author will use research
methods by interviewing premier figures and sources that are trying to get from the
Indera Sakti Cultural Foundation. In this research, the writer will try to dissect
every Islamic values and culture that exist in gurindam which influence the life of
the people of Riau. This study uses sources that researchers are trying to obtain
from the Indersakti Foundation on Penyengat Island, which owns and stores the
manuscripts left by the Riau Lingga Sultanate.
Keywords: Sultanate, Ria
PERAN RAJA ALI HAJI DALAM MEMBANGUN BUDAYA ISLAM MELALUI AMANAT GURINDAM 12 (1858-1873)
Muhammad Ramdani, Peran Raja Ali Haji Dalam Membangun Budaya Islam
Melalui Amanat Gurindam 12 (1858-1873) Skripsi. Jakarta: Program Studi
Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023.
Kebudayaan Melayu dan Islam yang besar sangat membuat setiap hal yang ada di
kehidupan kita di masyarakat tidak lepas dari nilai-nilai yang terkandung dalam
kebudayaan Islam. Khususnya masyarakat di wilayah Riau dan sekitarnya.
Kebiasaan dan tabiat orang melayu di tuangkan Raja Ali Haji dalam setiap karya�karyanya. Salah satu karyanya yang sangat terkenal adalah Gurindam Dua Belas
yang sangat terkenal hingga manca negara. Nilai-nilai yang terkandung dalam
gurindam sangat berpengaruh dalam setiap kehidupan masyarakat.
Tujuan penelitian ini penulis mencoba mengkaji budaya Melayu Islam yang coba
ditanamkan oleh Raja Ali Haji dalam kehidupannya masyarakat Melayu. Penulis
akan menggunakan metode penelitian dengan mewawancarai tokoh-tokoh dan
sumber primer yang coba didapatkan dari Yayasan Kebudayaan Inderasakti. Dalam
penelitian ini penulis akan mencoba untuk membedah setiap nilai-nilai dan budaya
Islam yang ada di dalam gurindam yang berpengaruh terhadap kehidupan
masyarakat Riau. Penelitian ini menggunakan sumber-sumber yang peneliti coba
dapatkan dari Yayasan Indrasakti Pulau Penyengat yang memiliki dan menyimpan
naskah-naskah dan manuskrip peninggalan Kesultanan Riau Lingga.
Kata Kunci: Kesultanan, Riau
*******
Muhammad Ramdani, The Role of Raja Ali Haji in Building Islamic Culture
Through the Gurindam Mandate 12 (1858-1873) Thesis. Jakarta: Study Program
History Education, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2023.
The great Malay and Islamic culture really make every thing that is in
Our life in society cannot be separated from the values contained in it
Islamic culture. Especially the people in Riau and its surroundings.
The habits and habits of the Malay people are poured out by Raja Ali Haji in each of his works. One of his very famous works is Gurindam Dua Belas
which is very famous abroad. The values contained in
gurindam is very influential in every community life.
The purpose of this study is to try to examine the Malay Islamic culture that tries
instilled by Raja Ali Haji in the life of the Malay community. Writer
will use research methods by interviewing figures and
The primary source we tried to get was from the Inderasakti Cultural Foundation. In
In this research the author will try to dissect each value and culture
Islam in Gurindam has an influence on life
Riau people. This research uses sources that researchers have tried
get it from the Penyengat Island Indrasakti Foundation which owns and stores it
manuscripts and manuscripts left by the Riau Lingga Sultanate.
Keywords: Sultanate, Ria
Cherita Kedai Kopi / Muhammad Aiman Zafran Faudzi and Raja Harris Raja Muhammad Ali
Cherita Kedai Kopi, bunch of simple words but it might mean a lot for certain people. We both came up with this idea it hopes it might put a smile on the coffee lover’s faces. As for now, our business is still small and we trying our best to promote our product but we feel with the effort we put in we might be able to expand our business even bigger in the future.
Cherita Kedai Kopi offers a variety of coffees from different brand to choose from. Brands that famous and favorite among people in Malaysia for instance, Nescafe, Wanda coffee, Alicafe, and may more. Packed in small packages, simple and sell in cheapest price that you’ll ever get today.
We start our business on May 9th, 2022. Start off with bunch of ideas and creating a logo as well our Facebook page to promote our product there. We believe by mainly focus to promote our product there as well few other social media platforms might help us to increase our customer. We can’t deny that Facebook page is the best way to gather information regarding our product as well to get our contact number to place order.
Lastly, we believe that there are a lot of coffee loves out there in Malaysia. People most of the time spend their time doing work late at night or wake up early to finish their work, by doing so having their favorite coffee to accompany them might be the best feeling as well help them to stay fresh all day
Near-capacity iterative decoding of binary self-concatenated codes using soft decision demapping and 3-D EXIT charts
In this paper 3-D Extrinsic Information Transfer (EXIT) charts are used to design binary Self-Concatenated Convolutional Codes employing Iterative Decoding (SECCC-ID), exchanging extrinsic information with the soft-decision demapper to approach the channel capacity. Recursive Systematic Convolutional (RSC) codes are selected as constituent codes, an interleaver is used for randomising the extrinsic information exchange of the constituent codes, while a puncturer helps to increase the achievable bandwidth efficiency. The convergence behaviour of the decoder is analysed with the aid of bit-based 3-D EXIT charts, for accurately calculating the operating EbN0 threshold, especially when SP based soft demapper is employed. Finally, we propose an attractive system configuration, which is capable of operating within about 1 dB from the channel capacity
ETIKA ISTRI KEPADA SUAMI DALAM SYAIR SITI SHIANAH KARYA RAJA ALI HAJI
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Etika Istri Kepada Suami Dalam Syair Siti Shianah Karya Raja Ali Haji”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etika istri kepada suami seperti yang tergambar dalam syair Siti Shianah karya Raja Ali Haji. Penelitian ini juga menganalisis implikasi etika istri kepada suami dalam syair Siti Shianah terhadap peran gender pada masyarakat Melayu tradisional. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini mencakup bagaimana etika istri kepada suami dalam syair Siti Shianah dan bagaimana implikasi etika istri kepada suami dalam syair Siti Shianah karya Raja Ali Haji terhadap peran gender pada masyarakat Melayu Tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun data primer, didapat adalah teks manuskrip syair Siti Shianah karya Raja Ali Haji, sementara itu data skunder yang diperoleh mencakup buku, jurnal dan literatur yang relevan dengan penelitian. Analisis dilakukan dengan cara mengidentifikasi etika istri kepada suami seperti yang digambarkan oleh Siti Shianah dan suaminya Muhammad Zahid. Hasil penelitian menunjukkan syair Siti Shianah tidak hanya memberikan panduan tentang adab dan etika seorang istri kepada suami namun juga mengandung prinsip-prinsip utama seperti ketaatan dan hormat, kasih dan sayang, bicara dengan lemah lembut, selalu bersyukur, meminta izin suami serta menjaga hati dan aib suami. Semua itu dilakukan untuk terciptanya hubungan keluarga yang harmonis sehingga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Syair ini mencerminkan norma budaya Melayu tradisional yang dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam. Implikasinya terhadap peran gender adalah dengan memperkuat struktur patriarki dengan memposisikan istri sebagai penunjang utama dalam menjaga keharmonisan keluarga dan masyarakat. Kata Kunci: Etika, Istri, Syair, Siti Shianah, Raja Ali Haj
Strategi Pengembangan Pariwisata Pada Museum Raja Ali Haji
The results showed that applicable strategies include collection diversification, improvement of infrastructure, promotion through social media, and development of educational tour packages. In conclusion, the implementation of these strategies is expected to increase the number of visitors and advance tourism at the Raja Ali Haji Museum. Good museum management and adaptation to current events can have a positive effect on photos and tourist visits. The Raja Ali Haji Museum has many historical collections and has great historical value. Therefore, a development plan is needed to deal with the increase in tourist visits. This research seeks to create a development plan for the Raja Ali Haji Museum by increasing tourist visits based on the characteristics of the museum. This research uses a descriptive method by organizing the results of observation data, interviews, documentary studies and previous literature. The evaluation was carried out through direct observation of many things, including the tourist attraction of the Raja Ali Haji Museum and other heritage sites, the location of the museum and the management of the museum. The Raja Ali Haji Museum development plan may include image creation, museum profile creation, beautiful merchandise and special souvenirs, promotions on websites and social media, collaboration with travel groups and collaboration with educational institutions. By implementing this development strategy, it is hoped that the Raja Ali Haji Batam Museum will become a center of education, inspiration and pride for the local community and visitors from various backgrounds, making this museum a developing and sustainable cultural destination
ANALISIS GURINDAM DUA BELAS KARYA RAJA ALI AJI DITINJAU DARI ASPEK SINTAKSIS
Gurindam Dua Belas merupakan sebuah puisi lama yang berasal dari naskah lama karya Raja Ali Haji yang penting untuk dikaji berdasarkan aspek sintaksis. Hal ini didasarkan agar dapat menelaah secara mendalam asal muasal frasa, klausa, dan kalimat pada Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji ditinjau dari aspek sintaksis. Pendekatan kualitatif digunakan pada penelitian ini dengan metode deskriptif analisis. Sumber data penelitian berupa sumber tertulis yaitu teks Gurindam Dua Belaskarya Raja Ali Haji yang terdiri atas 12 pasal. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Instrumen penelitian merupakan peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dibantu dengan kartu pencatat data. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Berdasarkan penelaahan pada 3 aspek kajian sintaksis yaitu fungsi, kategori, dan peran, hasil penelitian menunjukkan pada aspek fungsi, fungsi predikat dalam teks Gurindam Dua Belas dominan dipergunakan dalam struktur analisis sintaksis dibandingkan dengan fungsi-fungsi lainnya. Pada aspek kategori, larik Gurindam Dua Belas yang dominan digunakan adalah kategori frasa nominal (FN). Adapun penggunaan peran sintaksis yang terbesar digunakan dalam Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji adalah peran sebagai kata kerja atau perbuatan. Berdasarkan penelahaan bentuk sintaksis, maka teridentifikasi setiap pasal memiliki struktur kalimat yang berbeda-berbeda. Strukur kalimat yang dominan dalam 83 bait Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji adalah kalimat majemuk.
Kata Kunci: Gurindam Dua Belas, Raja Ali Haji, Sintaksi
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM GURINDAM DUA BELAS KARYA RAJA ALI HAJI
Saat ini pendidikan karakter menjadi isu utama pendidikan dinegeri ini, selain
menjadi bagian dari proses pembentukkan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter
ini diharapkan mampu menjadi pondasi utama membentuk kepribadian generasi yang
berkualitas. Berbicara tentang pendidikan karakter beberapa tokohpun muncul dalam
memberikan ide gagasan mengenai pendidikan karakter. Hal ini menunjukkan bahwa
bangsa ini memiliki keprihatinan mendalam tentang pembentukkan karakter bangsa.
Salah satu tokoh itu adalah Raja Ali Haji yang menghasilkan sebuah karya
monumental yaitu Gurindam Dua Belas, yang didalamnya berisikan tentang
pendidikan karakter bagi seorang muslim untuk menggapai ridhi Illahi dengan
sandaran ilmu tasawuf.
Sesuai latar belakang tersebut maka permasalahan yang dapat dirumuskan
adalah bagaimanakah nilai-nilai pendidikan karakter dalam syair gurindam dua belas,
dan bagaimana implikasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam syair gurindam dua
belas karya Raja Ali Haji terhadap pendidikan akhlak di Negara Indonesia.
Sedangkan tujuannya adalah untuk menentukan nilai-nilai pendidikan karakter yang
terdapat dalam syair gurindam dua belas karya Raja Ali Haji. Adapun hasil telaah ini
diharapkan bermanfaat secara a) teoritis; yaitu menambah wawasan dan
perbendaharaan nilai pendidikan karakter, b) praktis; yaitu meningkatkan kecintaan
terhadap Nabi Muhammad saw serta keridhaan Allah, memperbaiki pola pendidikan
karakter yang lebih benar sesuai syari’at Islam, dan meningkatkan efektifitas
pendidikan terhadap kehidupan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah
penelitian pustaka. Jenis pendekatannya adalah deduktif dan metode analisisnya
adalah analisis isi.
Berdasarkan penelitian/telaah pustaka yang telah dilakukan, nilai-nilai
pendidikan karakter yang terkandung dalam syair gurindam dua belas karya Raja Ali
Haji adalah 12 nilai karakter, yaitu: religuis, jujur, tidak mencela, menjaga hati, sabar,
lemah lembut, tanggung jawab, amanah, iklas, rela berkorban, patuh kepada orang
tua, dan cinta tanah air.
Nilai-nilai pendidikan karakter dalam gurindam dua belas karya Raja Ali Haji
sangat relevan dengan pendidikan saat ini, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional
yaitu dengan nilai-nilai pendidikan karakter bangsa, sehingga nilai-nilai karakter yang
terkandung dalam gurindam dua belas karya Raja Ali Haji dapat menjadi salah satu
pedoman dalam dunia pendidikan saat ini.
Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Gurindam Dua Belas, dan Raja Ali Haj
Muhammad Ali pasha dan al-azhar kajian tentang: pengaruh pembaharuan di Mesir terhadap modernisasi Pendidikan al- al-Azhar
Naiknya Muhammad Ali sebagai penguasa Mesir pada tahun 1805, seperti raja-raja Islam lainnya juga mementingkan soal yang bersangkutan dengan militer karena ia yakin bahwa kekuasaannya hanya dapat dipertahankan dan diperbesar dengan kekuatan militer. Tetapi berlainan dengan raja-raja lain, ia mengerti bahwa di belakang kekuatan militer itu mesti ada kekuatan ekonomi yang sanggup membelanjai pembaharuan dalam bidang militer dan bidang-bidang yang bersangkutan dengan urusan militer. Muhammad Ali melakukan Modernisasi Mesir dengan meniru kebijakan Utsmani, membangun angkatan darat dan laut yang modern dengan memanfaatkan keahlian perwira Prancis. Muhammad Ali juga membangun pabrik-pabrik senjata. untuk menunjang biaya itu, ia membangun infra-struktur untuk pertumbuhan ekonomi di Mesir khususnya system irigrasi, transportasi umum, pertanian dan industry. Modernisasi pendidikan di Mesir berawal dari pengenalan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi Napoleon Bonaparte pada saat penaklukan Mesir. Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang dicapai Napoleon Bonaparte yang berkebangsaan Perancis ini, memberikan inspirasi yang kuat bagi para pembaharu Mesir untuk melakukan modernisasi pendidikan di Mesir yang dianggapnya stagnan. Dengan membawa sebuah ide pembaharuan, di mulailah pembaharuan di bidang pendidikan di Mesir oleh Muhammad Ali Pasya. Dalam rangka memperkuat kedudukannya dan sekaligus melaksanakan pembaharuan pendidikan di Mesir, Muhammad Ali, mengadakan pembaharuan dengan mendirikan berbagai macam sekolah yang meniru sistem pendidikan dan pengajaran di Barat. Selain itu Muhammad Ali juga mengirim siswa-siswa untuk belajar ke Perancis yang dikirim oleh Muhammad Ali ke Eropa. Hal ini dilakukan agar mereka yang diutus mampu menguasai ilmu pengetahuan Barat, untuk selanjutnya mampu dikembangkan dan direalisasikan di Mesir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah perkembangan Universitas di Al-Azhar Mesir dan mengetahui pengaruh pembaharuan Muhammad Ali di Mesir terhadap pembaharuan pendidikan di Al-Azhar. Penelitian ini menggunakan metode historis yang bersifat deskriftif analitis. Tahapan yang di tempuh dalam penelitian ini terdapat 4 tahapan, diantaranya: Heuristik (Pengumpulan data), Verifikasi (Kritik Sumber), Interpretasi (Analisis sejarah) dan Historiografi (Penulisan Sejarah)
- …
