131 research outputs found

    Membangun Moderasi Beragama: Peran Dakwah Elit di Surabaya

    No full text
    Membangun Moderasi Beragama: Peran Dakwah Elit di Surabaya Penulis: Muhammad Wahid Nur Tualeka Editor: Dimas Rahman Rizqian "Moderasi beragama bukan sekadar jargon, melainkan sebuah kebutuhan mendesak di tengah masyarakat yang majemuk. Buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana para elit Muhammadiyah di Kota Surabaya membangun dan menginternalisasikan nilai-nilai moderasi melalui dakwah yang inklusif, dialogis, dan berlandaskan prinsip washatiyah." Cetakan 1: September 2025 Ukuran: 15 x 23 cm Harga Cetak: Rp. 80.000 Available on Shopee: https://id.shp.ee/2fLjkab Harga E-Book: Rp. 50.000 Available on Gramedia Digital: https://ebooks.gramedia.com/id/buku/penerbit/ptrevormasi-jangkar-philosophi

    Inovasi Kreatif UMKM Desa Sukatani: Membangun Identitas dan Peluang Baru

    No full text
    UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi lokal, namun masih menghadapi tantangan pada aspek inovasi, branding, pemasaran digital, dan pencatatan keuangan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sukatani dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas inovasi UMKM melalui pendekatan partisipatif dalam lima tahap, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan meliputi inovasi produk lokal dengan diversifikasi varian baru, pembuatan logo dan kemasan sebagai identitas visual, pelatihan pemasaran digital menggunakan Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, serta penerapan pencatatan keuangan sederhana berbasis website. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pelaku UMKM dalam berinovasi, memperkuat branding, memanfaatkan media digital, dan mengelola keuangan lebih terstruktur. Evaluasi juga menegaskan bahwa pelaku UMKM semakin mandiri dan menyadari pentingnya inovasi untuk keberlanjutan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi penguatan inovasi UMKM Desa Sukatani sebagai strategi peningkatan daya saing di era digital

    Visualisasi Karakteristik Mobil Balap Terkenal

    No full text
    <p>Visualisasi Karakteristik Mobil Balap Terkenal menggunakan Turtle RDF dan Linked Data</p&gt

    Tarian Ikonik untuk Generasi Milenial Desa Mageru Kabupaten Sragen

    No full text
    Ikon Kabupaten Sragen yaitu binatang gajah. Dalam sejarah di Kabupaten Sragen, tepatnya di Sangiran pernah ditemukan fosil gajah, hingga akhirnya gading gajah dijadikan ikon Kabupaten Sragen. Dengan adanya maskot tersebut, muncul gagasan penciptaan tari yang bertemakan imitasi kehidupan dan karakteristik gajah hingga terwujudlah Tari Kridha Dwipangga. Berdasarkan observasi awal, Tari Kridha Dwipangga belum dikenal luas oleh masyarakat Kabupaten Sragen termasuk masyarakat Desa Mageru, padahal lokasi Desa Mageru terhitung dekat dengan pusat kota, akan tetapi masyarakatnya belum mengenal Tari Kridha Dwipangga sebagai tarian ikonik di Kabupaten Sragen. Banyak anak yang gengsi belajar tari tradisi karena dianggap kuno, mereka lebih bangga mempelajari budaya luar. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan apresiasi dan keterampilan menari Tari Kridha Dwipangga untuk generasi milnial di Desa Mageru Kabupaten Sragen serta melestarikan Tari Krida Dwipangga sebagai tarian ikonik Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah mix method yaitu penggabungan antara metode demontrasi dan metode drill

    Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Guwosari Pajangan Bantul Yogyakarta dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting melalui Edukasi Gizi dan Pola Asuh

    No full text
    Stunting masih menjadi masalah nasional dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022, yang erat kaitannya dengan periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak dan masa depan kualitas sumber daya manusia. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat melalui kelompok PKK, yang memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi gizi dan pelatihan pola asuh. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p 0,001), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah kegiatan (W = 0,00; p 0,001). Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam praktik pemberian makanan bergizi, pola asuh, dan kesadaran pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak. Kesimpulannya, pemberdayaan PKK melalui edukasi gizi dan pola asuh terbukti efektif sebagai strategi pencegahan stunting di tingkat keluarga dan layak direplikasi di wilayah lain dengan dukungan lintas sektor

    Prinsip sistem ekonomi Islam menurut Mahmud Syaltut: Analisis tafsir ayat-ayat riba dalam tafsir al-Qur’an al-Karim al-Ajza al-Asyrah al-Asyrah al-Ula

    No full text
    Keresahan terhadap ketimpangan ekonomi, dominasi sistem ribawi, dan lemahnya orientasi keadilan dalam perekonomian modern menjadi latar munculnya penelitian ini. Dalam konteks tersebut, Al-Qur’an hadir dengan tawaran sistem ekonomi yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga solutif dan relevan. Al-Qur’an melalui ajarannya melarang riba secara tegas, dan Mahmud Syaltut (1893–1963) sebagai salah satu mufassir kontemporer abad ke-20 memberikan kontribusi signifikan dalam menjelaskan larangan riba serta menawarkan prinsip-prinsip ekonomi Islam sebagai solusi. Dalam Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm al-Ajzā’ al-‘Asyrah al-Ūlā, Mahmud Syaltut menafsirkan ayat-ayat riba dengan pendekatan maudhū’i (tematik) yang mempertimbangkan konteks sosial-ekonomi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana penafsiran Mahmud Syaltut terhadap ayat-ayat riba dalam Al-Qur’an serta bagaimana pemikirannya membentuk prinsip-prinsip sistem ekonomi Islam. Fokus utamanya adalah membedah ayat-ayat yang berkaitan dengan riba, khususnya dalam Surah Ali-‘Imran ayat 130-132, dan menelusuri relevansinya dalam konteks ekonomi masa kini. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap wacana pengembangan ekonomi Islam yang adil, berkelanjutan, dan bebas dari praktik riba. Metode penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan (library research). Data utama diperoleh dari karya tafsir Mahmud Syaltut, sedangkan data pendukung berasal dari literatur-literatur ekonomi Islam dan kitab tafsir lainnya untuk memperkuat kajian. Analisis dilakukan dengan studi kepustakaan terhadap ayat-ayat riba dalam Surah Ali-‘Imran ayat 130-132, serta hermeneutika Hans-Georg Gadamer, khususnya konsep fusion of horizons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahmud Syaltut menjelaskan riba sebagai praktik yang bertentangan dengan moral dan merusak tatanan sosial. Ia membagi riba menjadi riba nasī’ah yang diharamkan secara ijma’, dan riba faḍl yang masih diperselisihkan. Syaltut menegaskan larangan riba dari sisi moral kemanusiaan dan ekonomi praktis; membandingkannya dengan sedekah sebagai bentuk kebajikan sosial; menolak legalisasi riba modern; serta menolak analogi riba dengan jual beli salam. Sementara itu, prinsip ekonomi Islam menurut Syaltut meliputi: keadilan dan anti-eksploitasi; solidaritas sosial; sirkulasi harta melalui zakat, infak, maupun sedekah; penolakan terhadap kapitalisme; serta relevansi sistem ekonomi Islam dalam menjawab tantangan global. Analisis hermeneutika Gadamer memperlihatkan bahwa tafsir Syaltut merupakan hasil fusion of horizons antara horizon teks wahyu dan horizon pembaca, sehingga melahirkan pemahaman yang otentik sekaligus kontekstual

    "Pemodelan Hybrid Fungsi Transfer-Gru Dengan News Sentiment Sebagai Deret Input Untuk Prediksi Harga Saham (Studi Kasus Pada Data Harga Saham Ihsg Periode 2019-2021)"

    No full text
    Data deret waktu merupakan sebuah kumpulan observasi yang dibuat secara beruntun atau berurut sepanjang waktu. Data deret waktu seringkali terdiri dari pengamatan yang memuat beberapa variabel. Analisis deret waktu yang melibatkan lebih dari satu variabel disebut analisis deret waktu multivariat. Pemodelan deret waktu multivariat yang memiliki hubungan satu arah antar variabel dapat dilakukan dengan menggunakan model fungsi transfer. Tujuan pemodelan fungsi transfer adalah untuk menetapkan model yang sederhana, yang menghubungkan deret output dengan deret input dan noise. Model fungsi transfer dapat memetakan hubungan linier dengan baik tetapi tidak dapat digunakan secara praktis dalam prediksi saham yang bersifat non linier sehingga dibutuhkan GRU. Gated Recurrent Unit (GRU) adalah salah satu model nonlinier yang berbasis jaringan saraf tiruan. Saham merupakan tanda penyertaan modal seseorang atau pihak dalam suatu perusahaan. Saat ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki 37 indeks saham, salah satunya ialah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG merupakan indeks yang mengukur kinerja harga semua saham yang tercatat di Papan Utama dan Papan Pengembangan BEI. Adanya sifat ketidaklinieran pada data harga saham membuat proses analisis memerlukan model hybrid fungsi transfer-GRU. Model tersebut merupakan kombinasi dari model fungsi transfer dan model GRU untuk memodelkan sisaan dari model fungsi transfer. Model yang terbentuk dari harga penutupan saham dengan skor compound hasil analisis sentimen sebagai deret input ialah model hybrid fungsi transfer(0,0,1)([3],1,0)-GRU dengan 50 unit dan 1 hidden layer. Diperoleh nilai MAPE pada data training dan testing masing-masing sebesar 0.11% dan 1.44%. Dengan demikian, model hybrid fungsi transfer-GRU dapat memprediksi harga penutupan saham IHSG dengan sangat akurat pada data training maupun testing

    ANALISIS STRES KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE GENERAL HEALTH QUESTIONNAIRE-12 (GHQ-12) (STUDI KASUS: PT PETROKIMIA GRESIK)

    No full text
    Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail  [email protected] atau [email protected] Dipublikasikan tanggal: 04 Juli 2023  &nbsp

    دور األسرة يف هتذيب األخالق األوالد يف أسرة املوظّفني الوافدين: دراسة حالة بقرية جنومفول ابلونج فونوروكو

    No full text
    Keluarga merupakan suatu kelompok yang terdiri atas bapak, ibu, dan anak- anak. Seorang anak akan mendapatkan pendidikan untuk pertama kalinya melalui peran dari anggota keluarga, sehingga menjadikan keluarga salah satu faktor terpenting dalam pembentukan karakter anak. Hilangnya salah satu individu dalam keluarga dapat menyebabkan pembentukan karakter anak kurang maksimal dan kejadian ini merupakan hal yang sering terjadi dalam kelurga TKI. Namun tidak semua anak yang tumbuh di keluarga TKI mempunyai karakter yang kurang baik, karena masih ada keluarga yang dapat membentuk anak-anaknya untuk tumbuh dengan karakter yang baik meski harus kehilangan salah satu orangtua untuk bekerja. Tujuan peneltian adalah: 1) Untuk mengetahui bagaiamana peran keluarga dalam pemebentukan karakter pada keluarga TKI di Desa Ngumpul Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pembentukan karakter pada keluarga TKI di Desa Ngumpul Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode studi kasus. Untuk mendapatkan data yang diperlukan peneliti menggunakan tiga metode yaitu: 1) metode wawancara, 2) metode observasi, 3) Metode Dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman yang terdiri dari data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusion drawing/verification Dari hasil penelitian peneliti ditemukan bahwa terdapat peran keluarga dalam membentuk karakter pada keluarga TKI, peran tersebut adalah: 1) Menanamkan nilai- nilai keagamaan, 2) membiasakan untuk berbuat kebaikan, 3) menjadi teladan dan menggantikan posisi ibu, 4) pemberian tugas, 5) menanamkan sifat kemandirian, 6) mengajak bermusyawarah. Sikap yang dimiliki oleh pendidik dalam keluarga TKI dalam upaya pemebentukan karakter adalah: 1) sabar, 2) ikhlas, 3) tegas, 4) keterbukaan antara anggota keluarga. Faktor pendukung dalam pembentukan karakter dalam keluarga TKI adalah: 1) lingkungan rumah, 2) lingkungan sekolah, 3) lingkungan pekerjaan, 4) lingkungan masyarakat. Faktor penghambat dalam mendidik anak dalam keluarga TKI adalah hilangnya peran ibu dan dengan hilangnya peran ibu menyebabkan anak tidak mendapatkan kasih sayang dari ibu, anak tidak mendapatkan pendidikan dari ibu dan anak tidak merasakan sikap dan keterampilan ibu dalam mengurus rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyarankan agar setiap keluarga TKI lebih memperhatikan pendidikan anaknya, agar setiap anak mentaati setiap perintah orang tua, dan agar anak dan orang tua selalu menjaga hubungan diantara keduanya. Penulis menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti keluargaTKI yang ditinggal bapaknya untuk bekerja

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, WORD OF MOUTH DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA WARUNG KUROJI KABUPATEN SUMBAWA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, word of mouth, dan harga terhadap keputusan pembelian pada konsumen Generasi Z di Warung Kuroji, Kabupaten Sumbawa. Persaingan yang ketat di industri kuliner menuntut pelaku UMKM untuk memahami faktor-faktor kunci yang membentuk perilaku konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 100 responden yang merupakan konsumen Generasi Z. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan, word of mouth, dan harga, baik secara parsial maupun simultan, memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Ditemukan bahwa harga merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian. Temuan ini memberikan implikasi manajerial bagi Warung Kuroji untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mengelola komunikasi dari mulut ke mulut secara efektif, dan menerapkan strategi harga yang kompetitif guna mempertahankan dan menarik pelanggan
    corecore