1,720,956 research outputs found
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS BERLATAR BELAKANG NONKEPENDIDIKAN DI MTs IBNUL QOYYIM PUTRA PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA
Muhammad Bahruddin Yusuf. Kompetensi Pedagogik Guru Mata Pelajaran Al-
Qur’an Hadis Berlatar Belakang Nonkependidikan Di MTs Ibnul Qoyyim Putra
Piyungan Bantul Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarat: Jurusan Pendidikan Agama
Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, 2019.
Latar belakang penelitian ini adalah guru memiliki peran sentral dalam
keberhasilan penyelenggaraan program pendidikan. Penurunan rendahnya kualitas
guru yang disebabkan adanya guru mengajar tidak sesuai dengan bidangnya dan
bahkan terdapat guru yang mengajar bidang lulusan dari nonkependidikan.
Walaupun, tidak dapat dipungkiri bahwa guru tersebut mampu menguasai materi
pelajaran, tetapi selalu terbentur dalam menyajikan materi berkaitan dengan
kompetensi pedagogik. Di MTs Ibnul Qoyyim Putra terdapat guru mata pelajaran Al-
Qur’an Hadis yang berlatar belakang dari nonkependidikan. Padahal profesi guru
hanya dapat dilakukan oleh sesorang yang mempunyai kualifikasi akademik,
kompetensi dan sertifikat pendidik sesuai dengan persyaratan untuk setiap jenis dan
jenjang pendidikan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
mendeskripsikan tentang kompetensi pedagogik guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadis
berlatar belakang nonkependidikan dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan
untuk meningkatkan kompetensi pedagogik di Madrasah Tsanawiyah Ibnul Qoyyim
Putra Piyungan Bantul Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian field research bersifat kualitatif,
dengan menggunakan pendekatan manajemen personalia pendidikan, mengambil
latar Madrasah Tsanawiyah Ibnul Qoyyim Putra Piyungan Bantul Yogyakarta.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi
dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, trianggulasi, display data
dan verification/kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kompetensi pedagogik yang dimiliki guru
mata pelajaran Al-Qur’an Hadis berlatar belakang nonkependidikan yaitu: Guru baik
dalam memberikan pemahaman terhadap peserta didik. Guru melakukan perancangan
pembelajaran. Guru mampu melaksanakan pembelajaran yang mendidik dan dialogis.
Guru sudah memanfaatkan dan menggunakan teknologi pembelajaran. Guru mampu
mengadakan evaluasi hasil belajar dengan baik. Guru berperan aktif dalam
mengembangkan potensi peserta didik. (2) Upaya yang dilakukan madrasah untuk
meningkatkan kompetensi pedagogik guru yaitu mengadakan workshop bekerja sama
dengan pengawas madrasah, mengikutsertakan pelatihan ustadz-ustadzah oleh
lembaga di luar madrasah, mengikutsertakan guru pada forum MGMP, dan
mengadakan rapat koordinasi persiapan
Konsep Ilmu Menurut Pemikiran Al-Ghazali
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana klasifikasi pencari ilmu menurut Al-Ghazali, menjelaskan klasifikasi ilmu menurut Al-Ghazali dan bagaimana dasar-dasar hierarki ilmu menurut Al-Ghazali. Jenis penelitian ini yaitu kepustakaan (library research), sumber data yang diambil dari buku-buku dan jurnal yang relevan, pengumpulan data dengan cara dokumentasi dan metode analisis data deskriptif analitik. Hasil penelitian ini yakni dalam Munqiz, al-Ghazali membagi para pencari ilmu pada masanya menjadi empat kelompok, yaitu teolog (mutakallimun), filosof (al-falasifah), ta’limiyah (al-bathiniyah), dan sufi (al-shufiyah). Kajian terhadap klasifikasi ilmu al-Ghazali didasarkan atas dua sumber utama yaitu The book of knowledge (kitab ilmu) dari Ihya dan Al-risalat al-laduniyah. Dalam karya-karya ini al-Ghazali menyebutkan empat sistem klasifikasi yang berbeda. Dan Hierarki ilmu berarti bicara tentang alasan mengapa suatu ilmu diberi peringkat lebih tinggi atau lebih utama daripada ilmu-ilmu lainnya. Telaah tentang dasar-dasar hierarki ilmu al-Ghazali, terdiri atas tiga pembahasan: dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologi
MANAJEMEN KELUARGA DALAM MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH (STUDI PADA KELUARGA KH. CHARIRI SHOFA)
Islam mengajak manusia untuk hidup berpasang-pasangan dibangun dalam
naungan keluarga. Sudah tidak asing lagi, bahwa seseorang yang menikah
mendambakan keluarga sakinah. Untuk mewujudkan keluarga sakinah mudah
dalam diucapkan tetapi sulit untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Manajemen keluarga sakinah adalah ilmu dan seni mengatur, mengolah dan
memanfaatkan unsur-unsur kehidupan sesuai dengan perintah dan larangan Allah
SWT, sehingga terwujudlah insan yang beriman, cerdas, dan bertaqwa kepada
Allah SWT. Peneliti disini tertarik untuk meneliti manajemen keluarga Dalam
membangun keluarga Sakinah mawaddah warahmah (studi pada KH. Chariri
Shofa) dimana keluarga sakinah yang dibangun beliau mendapatkan juara 1
sebagai Keluarga Sakinah Teladan Tingkat Nasional tahun 2014 di Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen keluarga
Dalam membangun keluarga Sakinah mawaddah warahmah (studi pada KH.
Chariri Shofa) Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) di
dalam keluarga KH.Chariri Shofa. Dalam penelitiannya menggunakan pendekatan
kualitatif, dan yang menjadi sumber data primer yaitu keluarga KH.Chariri Shofa
yang meliputi Istri, anak-anaknya dan menantunya.
Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa manajemen keluarga Dalam
membangun keluarga sakinah yaitu Keluarga Sakinah, Mawaddah Warahmah
yang diterapkan beliau adalah melakukan segala sesuatunya atas Ridha Allah
sehingga ketenanangan, kenyamanan, rasa kasih sayang, selalu merangkul ,saling
menyayangi, menghargai dan memberikan keteladanan yang tercipta dalam
keluarga. Manajemen keluarga Sakinah menurut KH. Chariri Shofa yang
ditanamkan dalam keluarga meliputi : Memilih pasangan hidup dengan
mengutamakan agamanya, Memprioritaskan hal agama, Memberikan sikap
keteladanan bagi anak, menantu dan cucunya, Saling bermusyawarah dalam
mensikapi masalah, Saling toleransi terhadap sesama, Mengutamakan kerukunan,
Selalu saling mengerti, menyayangi dan memahami karakter masing-masing dan
mengajak untuk berkomunikasi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN PAI SISWA SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI SD MUHAMMADIYAH KARANGKAJEN 1 YOGYAKARTA
The background of this research is the distance learning policy (PJJ) which is
implemented online at home during the Covid-19 pandemic, which has an impact on
the ineffectiveness of PAI learning. This resulted in PAI learning only oriented to the
cognitive aspect, while the affective and psychomotor aspects experienced various
problems including, decreased interest in learning, honesty, responsibility, learning
motivation, discipline. Therefore, things that can make PAI learning effective online
are with parental involvement. This study aims to describe and analyze PAI learning
in the distance learning period, the form of parental involvement in PAI learning
assistance and the impact of parental involvement in PAI learning assistance at SD
Muhammadiyah Karangkajen 1 Yogyakarta.
This research is a qualitative field research using a phenomenological approach.
Data collection is done by using interview, observation and documentation methods.
The data obtained were analyzed using the Miles and Huberman model analysis,
namely data reduction, data display and verification. As for the validity of the data
using triangulation of sources and techniques.
The results showed: First, PAI learning in class IV SD Muhammadiyah
Karangkajen 1 Yogyakarta during the Covid 19 pandemic was carried out online
through the planning, implementation and evaluation stages. Planning by preparing
learning resources, methods and online-based learning media. Implementation of
learning using Youtube, Zoom, and WhatsApp. Evaluation of learning with
application-based. Second, The form of parental involvement in PAI learning
assistance is parenting education, online communication between parents and
teachers, class associations for parents of students, and the role of parents in online
learning at home. Third, the positive impact of parental involvement in PAI learning
assistance is an increase in parents' cognitive, parents' understanding of children's
learning progress, and the closeness of parents and children. While the impact for
children, namely increasing motivation and independence in learning as well as
increasing morals and worship
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
