678 research outputs found

    PENGARUH MODEL LATIHAN LIFE KINETIK TERHADAP KONSENTRASI ANAK DI SSJ ARCAMANIK KU- 10 TAHUN DALAM BERMAIN SEPAKBOLA

    No full text
    ABSTRAK PENGARUH MODEL LATIHAN LIFE KINETIK TERHADAP KONSENTRASI ANAK DI SSJ ARCAMANIK KU- 10 TAHUN DALAM BERMAIN SEPAKBOLA Pembimbing : 1. Dr. Yadi Sunaryadi, M.Pd. 2. Dr. Muhamad Tafaqur, M.Pd. Lucky Muhamad Rizky 1901982 Penelitian ini membahas mengenai model latihan life kinetik terhadap konsentrasi anak di SSJ Arcamanik KU-10 tahun dalam bermain sepakbola. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model latihan life kinetik terhadap konsentrasi anak di SSJ Arcamanik KU-10 tahun dalam bermain sepakbola. Metode yang digunakan ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Populasi yang di gunakan adalah anak SSJ Arcamanik yang berjumlah 137 anak. Sampel anak yang di ambil adalah anak di SSJ Arcamanik yang berjumlah 20 anak yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Concentration Grid Test (CGT). Teknik Analisis data yang digunakan adalah uji Non Parametrik (Wilcoxon), dan hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model latihan life kinetik terhadap konsentrasi anak di SSJ Arcamanik KU-10 tahun dalam bermain sepakbola dengan menunjukan hasil peningkatan yang signifikan. Kata kunci: Sepak Bola, Life Kinetik, Konsentrasi, Anak ABSTRACT THE EFFECT OF THE LIFE KINETIC TRAINING MODEL ON THE CONCENTRATION OF CHILDREN IN SSJ ARCAMANIK U10 YEARS IN FOOTBALL PLAYING Advisor : 1. Dr Yadi Sunaryadi, M.Pd. 2. Dr. Muhamad Tafaqur, M.Pd. Lucky Muhamad Rizky 19019982 This study discusses the kinetic life training model on the concentration of children in SSJ Arcamanik U10 years in playing soccer. The purpose of this study was to determine the effect of the kinetic life training model on the concentration of children in SSJ Arcamanik U10 years in playing soccer. The method used is an experimental method with a one group pretest-posttest research design. The population used is the SSJ Arcamanik athlete, totaling 137 children. The sample used was children at SSJ Arcamanik totaling 20 children who were taken using a purposive sampling technique. This research instrument uses the Concentration Grid Test (CGT). The data analysis technique used was the Non Parametric (Wilcoxon), and the results of this study showed that there was a significant effect of the kinetic life training model on the concentration of children in SSJ Arcamanik KU-10 years in playing football with a significant increase in results. Keywords: Football, Kinetic Life, Concentration, Children *) Student of Sport Coaching Education department, faculty of sports, Indonesia Education University 201

    Konseling individu dengan teknik Self Management dalam meningkatkan kedisiplinan siswa

    No full text
    Rizky Muhamad Ashar : Konseling Individu Dengan Teknik Self management Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kedisiplinan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan individu. Dengan adanya kedisiplinan, maka individu akan mampu berperilaku sesuai dengan yang diharapkan dan mampu mengaktualisasikan dirinya dengan baik. Salah satu tempat yang bisa membentuk individu untuk berperilaku disiplin siswa adalah sekolah. Sekolah merupakan lembaga pendidikan untuk mendidik siswa menjadi individu yang memiliki kedisiplinan, kecerdasan dan berakhlak mulia Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kedisiplinan siswa sebelum diberikan layanan konseling,proses konseling individu dengan teknikf self management,hasil dari konseling individu dengan Teknik self management di SMAN 1 Nagreg.Penelitian ini menggunakan Metode penelitian yang dimanfaatkan dalam pengeksplorasian dan pemahaman makna yang asalnya ialah masalah social maupun kemanusiaan, Metode kualitatif desktriptif analitik yang berarti disusun secara menyeluruh dan sistematis,data yang diperoleh didapatkan dengan melalaui observasi,wawancara dan dokumentasi Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan konseling individu dengan Teknik self management pada tahapan tahapan konseling individu dan tahapan Teknik self management, dan dari konseling individu dengan Teknik self management ini dapat bisa secara bertahap untuk meningkatkan kedisiplinan sisw

    LEGALISASI PERJUDIAN DI JAKARTA PADA MASA GUBERNUR ALI SADIKIN (TAHUN 1967 – 1973)

    No full text
    ABSTRAK Muhamad Rizky Ekaputra, Legalisasi Perjudian Di Jakarta Pada Masa Gubernur Ali Sadikin (Tahun 1967 – 1973). Skripsi. Jakarta. Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan kota Jakarta selama tahun 1967-1973 karena pada periode tersebut memiliki kaitan dcngan kebijakan pelegalan perjudian. Penelitian ini menggunakan metode historis untuk membahas penelitian yang memiliki kaitan dengan pelegalan perjudian di kota Jakarta selama masa pemerintahan Ali Sadikin sebagai gubernur kota Jakarta. Metode historis adalah metode penelitian yang menggunakan tahapan yang sesuai dengan asas dan aturan sejarah untuk menghasilkan tulisan sejarah. Metode historis memiliki empat tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kondisi sosial, dan ekonomi di kota Jakarta pada tahun 1967-1973 mengalami perubahan yang signifikan dan dapat dilihat di beberapa bidang seperti, Kesehatan, infrastruktur, dan pendidikan. Strategi yang digunakan oleh gubernur Jakarta pada saat itu Ali Sadikin, dimana dia fokus untuk restrukturisasi administrasi, dan pengelohan anggaran dengan membuat berbagai pungutan pendapatan daerah, program sosial, dan pembangunan yang signifikan berhasil mengubah muka kota Jakarta sebagai salah satu kota terbesar di Asia Tenggara. Dari berbagai kebijakan yang dibuat oleh Ali Sadikin, pungutan pajak adalah yang paling dikenal, terutama dengan adanya regulasi, dan pungutan dari kegiatan judi ilegal. Dari pengumpulan uang yang dibilang “haram” ini, Ali Sadikin dapat menjalankan program yang telah dirancang oleh Presiden Soekarno untuk mengubah kota Jakarta. Banyak yang menentang Gerakan progresif yang digagaskan oleh Bang Ali, namun dari kebijakan Ali Sadikin inilah yang berhasil membuat Jakarta seperti yang dapat dikenal hari ini. Kata Kunci: Ali Sadikin, Judi, Program, Legalisasi Perjudian ABSTRACT Muhamad Rizky Ekaputra, Legalizing of Gambling in Jakarta During the Governorship of Ali Sadikin (1967 – 1973). Thesis. Jakarta. History Education Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2023. The purpose of this thesis is to describe the development of the city of Jakarta during the years 1967-1973 because in that period has a relationship with gambling legalization policy. This study uses historical methods to discuss research that has to do with the legalization of gambling in the city of Jakarta during the reign of Ali Sadikin as governor of Jakarta. Historical method is a research method that uses a system that is in accordance with the principles and rules of history to produce historical writings. The historical method has four stages: heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results of the study concluded that the social and economic conditions in the city of Jakarta in 1967-1973 experienced significant changes and can be seen in several such as, health, infrastructure, and education. The strategy used by the governor of Jakarta at that time Ali Sadikin, where he focused on administrative restructuring, and budget management by making various levies on regional revenue, social programs, and significant development succeeded in changing the face of Jakarta as one of the largest cities in Southeast Asia. Of the various policies made by Ali Sadikin, tax levies are the best known, especially with regulation, and levies from illegal gambling activities. From the collection of money that is said to be “haram”, Ali Sadikin can run a program that has been designed by President Soekarno to change the city of Jakarta. Many opposed the progressive movement initiated by Bang Ali, but it was Ali Sadikin's policies that succeeded in making Jakarta as it can be known today. Keywords: Ali Sadikin, Gambling, Gambling Legalizatio

    HUBUNGAN GAYA KELEKATAN DENGAN KUALITAS PERSAHABATAN PADA REMAJA (Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Bandar Lampung)

    No full text
    ABSTRAK Hubungan Antara Gaya Kelekatan Dengan Kualitas Persahabatan Pada Remaja Oleh : Muhamad Rizky Prabowo Masa remaja merupakan sebuah masa peralihan, dimana peralihan bukan berarti tidak memiliki hubungan dengan sesuatu yang sudah terjadi di sebelumnya, tetapi adanya sebuah peralihan dari sebuah tahap perkembagan menuju tahap selanjutnya. Pada masa remaja sebuah hubungan persahabatan merupakan hal yang di anggap hubungan yang sangat berarti. Persahabatan merupakan sebauh ikatan dimana dua individu yang selalu bersama-sama untuk menghabiskan waktu, saling berkomunikasi saat kondisi apapun, dan saling mendukung satu sama lain. Persahabatan dengan kualitas yang tinggi menandakan bahwa seseorang tersebut merupakan sahabat yang baik. Dalam hubungan persahabatan terdapat hal yang dapat terjadi yang mampu menggangu bahkan merusak sebuah hubungan persahabatan yaitu konflik dan penghianatan, konflik dan penghianatan dapat terjadi dikarenakan adanya perselisihan antara satu sama lain, perbedaan pendapat, adanya rasa jengkel dan kesal serta ketidak percayaan terhadap sahabat, serta adanya perilaku penghianatan yang di lakukan salah satu diantaranya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunngan antara gaya kelekatan dengan kualitas persahabatan pada remaja. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 2 Bandar Lampung. Subjek yang digunakan sebanyak 72 siswa yang diambil menggunakan teknik purpousive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi yang meliputi skala kualitas persahabatan sebanyak 32 aitem (α=0.809) dan skala gaya kelekatan (α=0.891). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik korelasi product moment yang dibantu dengan SPSS 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan hasil korelasi r = 0,611 dan koefisien determinasi (R2) = 0,373 dengan p = 0,000 (p<0,01). Dari hasil tersebut maka didapat bahwa gaya kelekatan memberi sumbangan efektif sebesar 37,3% terhadap variabel terikat dan 62,7% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Kata kunci : Kualitas Persahabatan, Gaya Kelekata

    ANALISIS MENURUNNYA KERJA POMPA PENGISIAN AIR KETEL DI MV. HANJIN SANTANA

    No full text
    Muhamad Rizky Satiyo Hutomo, 2017, NIT : 50134914.T ”The analysis of the working reduction of feed water pump boiler on MV. Hanjin Santana”, minithesis of Technical Programe, Diploma IV Programe, Merchant Marine Polythecnic Semarang, Supervising professor I: H. Aslang, M.Pd, M.Mar. E and Supervising professor II: Budi Joko Raharjo, MM. The decreasing of the feed water pump working can be indicated by decreasing the water pressure delivered by the pump to enter the boiler. The decreasing pressure is caused by damage to the vital components of the pump. In this case the authors want to describe the problem analysis of the decline of the feed water pump working. The method used is the method of Urgency, Seriousness, Growth, which is one tool to arrange the order of priority issues to be solved, by determining the level of urgency, seriousness, and the development of issues by determining 1-5 or 1-10. Data collection techniques are done through Observation, documentation and literature study directly on subjects relating to the decreasing of the feed water pump working. There are many causes of damage to the pump components that result in decreased pumping work in MV. Hanjin Santana, from the causes are analyzed to find the basic cause. In MV. Hanjin Santana, the decline in feed water pump working is caused by impeller damage due to the erosion of the blade, mechanical seal leakage, or bearing damage due to lack of lubrication. From abstraction above the writer can conclude The decreasing of the feed water pump working is caused by several factors including damage to pump components, pump maintenance, and pump operation procedures according to the manual. Keywords ; pump, working, feed water, pressur

    PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PRODUKSI ABON NABATI DI KAMPUNG MRICAN GIWANGAN KOTA YOGYAKARTA

    No full text
    Muhamad Rizky Maulana (16230001). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Produksi Abon nabati di Kampung Mrican Giwangan Kota Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2021. Di Negara Indonesia penduduk yang berstatus pengangguran tidak hanya terdapat di daerah pedesaan namun juga diperkotaan. Salah satu penyebabnya ialah tidak terpenuhinya syarat untuk mendapatkan pekerjaan terutama pada aspek administrasi. Hilangnya kesempatan kerja sejalan dengan rendahnya tingkat ekonomi masyarakat yang mengakibatkan semakin berjaraknya antara masyarakat dengan kesejahteraan. Ekonomi masyarakat adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rakyat yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya. Salah satu caranya ialah dengan memanfaatkan sumber daya yang terdapat di lingkungan sekitar atau melakukan kegiatan baru yang mengkin mencakup pada pengolahan dan pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia dan lain sebagainya. Sebagaimana yang dilakukan oleh produksi abon nabati Linuwih yang merupakan usaha rumahan yang turut melibatkan warga sekitar dalam usaha tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan metode kualitatif, subyek dalam penelitian ini ialah pengelola sekaligus pelaku usaha produksi abon nabati Linuwih beserta masyarakat setempat dan para anggotanya. Rumusan masalah yang diteliti ialah bagaimana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui produksi abon nabati di Kampung Mrican Giwangan Kota Yogyakarta beserta dampaknya bagi masyarakat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dimana setelah data didapatkan lalu disusun, diklasifikasikan dan disimpulkan sehingga diharapkan dapat menjawab dari rumusan masalah tersebut. Hasil dari penelitian ini bahwa : 1) proses pemberdayaan yang dilakukan didalam kelompok produsen abon nabati meliputi : pembentukan kelompok produsen abon nabati Linuwih, proses penyadaran serta penguatan kelompok, adanya program pendampingan terhadap aanggota kelompok serta adanya pelatihan terhadap anggota kelompok. 2) dampak yang dihasilkan dari pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan produksi abon nabati ini ialah : dampak bagi anggota serta pengurus kelompok yaitu meningkatkan pengetahuan serta pengalaman sehingga kualitas sumber daya manusianya menjadi meningkat, bagi masyarakat sekitar yaitu dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat serta menumbuhkan kemandirian masyarakat

    ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP SANKSI ADAT PERKAWINAN SESUKU DI MASYARAKAT MINANGKABAU DI KELURAHAN MANGGIS GANTING

    No full text
    ABSTRAK Muhamad Rizky Setiawan (2023): Analisis Hukum Islam Terhadap Sanksi Adat Perkawinan Sesuku Di Masyarakat Minangkabau Di Kelurahan Manggis Ganting. Di Indonesia banyak aturan-aturan yang berlaku dalam masyarakat adat suatu daerah. Masyarakat Minangkabau berlaku eksogami suku dan kampung, ini berarti bahwa orang yang sesuku di dalam suatu nagari tidak boleh menikah. Menurut Adat Minangkabau terdapat perkawinan terlarang yaitu perkawinan yang bisa merusak struktur adat, bagi yang melanggar perkawinan terlarang itu mendapatkan sanksi tergantung pada keputusan adat. Apabila perkawinan sesuku dilaksanakan pada suatu nagari maka akan menyebabkan masalah dalam suatu nagari dan akan mendapatkan resiko serta sanksi dari adat tersebut. Berdasarkan masalah di atas maka penulis membuat rumusan masalah yaitu: 1.Apa sanksi larangan perkawinan sesuku dan pemahaman masyarakat tentang kawin sasuku di Kelurahan Manggis Ganting ? 2.Bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap sanksi perkawinan sesuku? Dan tujuan penelitian ini ialah : a.Untuk mengetahui sanksi adat apa yang didapat dari pelanggaran perkawinan sesuku. b.Untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam terhadap sanksi perkawinan sesuku dalam masyarakat adat Minangkabau – Sumatra Barat Dilihat berdasarkan tujuan serta masalah penelitian, penelitian ini menggunakan metode penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu, menggambarkan kejadian yang terjadi di lapangan.Tujuan dari peneliti yang menggunakan penelitian kualitiatif karena peneliti bermaksud memahami situasi sosial secara mendalam. Maka dari itu penulis mencoba memberikan gambaran Kawin Sasuku didalam Adat Minangkabau di Kelurahan Manggis Ganting Kota Bukittinggi. Informan dalam penelitian ini ada 8 narasumber yaitu Ninik mamak, Masyarakat serta Alim Ulama. Alasan peneliti memilih informan ninik mamak karena di dalam masalah adat Minangkabau, ninik mamaklah yang lebih mengetahui, salah satunya dalam masalah larangan kawin sasuku, ninik mamak pasti lebih dalam mengetahui sejarah, sanksi dan pelaku yang melakukan kawin sasuku tersebut. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kawin sasuku dalam masyarakat adat Minangkabau di kelurahan Manggis Ganting kecamatan Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi dilarang, apabila ada dalam masyarakat yang memaksa melakukan kawin sasuku maka akan ada konsekuensi yang akan didapat. Apabila ada masyarakat yang melanggar, maka ia akan diberikan sanksi yaitu: 1. Akan diberi denda yang akan diberikan oleh ninik mamak, biasanya denda akan menyesuaikan keadaan 2. Akan di usir dari kampung sampai dia membayar denda yang telah deberikan ninik mamak Pelanggaran dilarangnya kawin sasuku itu dikarenakan: 1. Orang yang sasuku dianggap satu keluarga dan satu darah 2. Menjaga keharmonisan sosial, baik hubungan antara keluarga maupun. Kata Kunci : Larangan, Pernikahan Sasuku, Sanksi, Kelurahan Manggis Gantin

    IMPLEMENTASI SISTEM BAGI HASIL PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS DI BMT PETA TULUNGAGUNG DAN BMT MUAMALAH TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Implementasi Sistem Bagi Hasil pada Pembiayaan Murabahah untuk Meningkatkan Profitabilitas di BMT PETA Tulungagung dan BMT Muamalah Tulungagung” ini ditulis oleh Ali Muhamad Rizky, NIM. 12401183290, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi, Program Studi Perbankan Syariah. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. H. Nur Fadhilah, S.H.I, M.H. Penelitian ini dilatarbelakangi tingginya minat anggota BMT PETA dan BMT Muamalah Tulungagung terhadap produk murabahah dibandingkan produk lain. Implementasi sistem bagi hasil pada pembiayaan murabahah untuk meningkatkan profitabilitas pada kedua BMT menjadi isu yang menarik untuk dikaji dengan menggunakan perspektif etika bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan implementasi sistem bagi hasil pada pembiayaan murabahah untuk meningkatkan profitabilitas di BMT PETA dan BMT Muamalah Tulungagung. 2) Menganalisis implementasi sistem bagi hasil pada pembiayaan murabahah untuk meningkatkan profitabilitas di BMT PETA dan BMT Muamalah Tulungagung dalam perspektif etika bisnis Islam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Triangualasi digunakan untuk pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi sistem bagi hasil pada pembiayaan murabahah untuk meningkatkan profitabilitas di BMT PETA dan BMT Muamalah Tulungagung dilakukan melalui 3 cara. Pertama, memperkuat manajemen pengelolaan risiko pembiayaan dengan memperketat proses seleksi dalam penyaluran pembiayaan. Kedua, memperluas pemasaran prosuk dengan menggunakan sistem word of mouth, media brosur, media sosial seperti facebook dan instagram, dan tenaga marketing. Ketiga, menyediakan mekanisme penetapan bagi hasil yang kompetitif. 2) Dalam perspektif etika bisnis Islam, implementasi sistem bagi hasil pada pembiayaan murabahah untuk meningkatkan profitabilitas di BMT PETA dan BMT Muamalah Tulungagung sejalan dengan prinsip akidah, shiddiq, fathanah, amanah, dan tabligh. Prinsip akidah ditunjukkan BMT dengan menghindari hal-hal yang dilarang oleh syariah. Prinsip shiddiq mendorong rasa tanggung jawab BMT untuk memberikan informasi yang benar kepada anggota atau masyarakat secara umum atas produk yang ditawarkan. Prinsip fathanah ditunjukkan BMT dalam proses seleksi untuk pencairan pembiayaan, dimana hal ini dapat meminimalisir risiko. Prinsip amanah menjadi landasan BMT dalam menjalin hubungan dengan anggota sehingga dapat meningkatkan profitabilitas. Prinsip tabligh mendasari kemampuan berkomunikasi BMT baik kepada anggota maupun kepada masyarakat secara umum. Kata Kunci: Akad Murabahah, Pembiayaan, Profitabilita

    Perancangan Video Advertising Untuk Memperkuat Brand Strengthening Terhadap Channel Youtube Animasi 2d Rizky Riplay

    No full text
    Rizky riplay merupakan salah satu channel youtube animasi horror terbesar di Indonesia. Banyaknya kompetitor membuat channel tersebut perlu untuk memperkuat brand strengthening supaya channel ini tetap berkembang. Salah satu cara untuk memperkuat brand strengthening pada channel ini adalah dengan membuat video iklan tersegmen di platform online yang sesuai yaitu Youtube. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menyebar kuesioner online tentang bagaimana pendapat audiens terhadap video iklan yang telah dibuat. Pembuatan video tersebut telah didiskusikan oleh para ahli terlebih dahulu, mengenai gaya gambar dan juga naskah cerita. Luaran dari perancangan ini adalah video iklan animasi 2 dimensi yang sesuai dengan identitas channel rizky riplay. Video yang dibuat sesuai dengan jenis cerita unggulan dari channel rizky riplay, yaitu video horor komedi dan horor misteri. Selain itu, di akhir video juga ditampilkan informasi singkat mengenai fitur membership yang merupakan fitur ekslusif untuk subscriber rizky riplay. ================================================================================================ Rizky Riplay is one of the biggest horror animation YouTube channels in Indonesia. The number of competitors makes the channel necessary to gain brand strenghtening so that this channel continues to grow. One way to gain brand strengthening on this channel is to create segmented advertising videos on the appropriate online platform, namely Youtube. The method used is a quantitative method by distributing online questionnaires about how the audience thinks about YouTube advertising that has been made. The making of the video has been discussed by experts in advance, regarding the style of the image and also the story script. The author also reads some supporting literacy that is suitable for studying youtube advertising. The output of this design is a 2-dimensional animated advertising video that matches the identity of the Rizky Riplay channel. The videos are made according to the superior story types from the Rizky Riplay channel, namely comedy horror videos and mystery horror videos. In addition, at the end of the video, brief information is also displayed about the membership feature which is an exclusive feature for Rizky Riplay's subscribers. And also short duration ads on social media Instagram and Facebook

    Tinjauan yuridis terhadap penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian tindak pidana pencurian : Studi kasus Polsek Cileunyi

    No full text
    Penerapan konsep restorative justice di Polsek Cileunyi telah dilaksanakan beberapa kasus yang diterapkan konsep pedamaian antata pelaku dan korban setelah proses perdamaian berhasil ditempuh, selanjutnya pelapor mengajukan surat pencabutan pengaduan. Lalu atas dasar adanya perdamaian dan pencabutan laporan pengaduan tersebut, penyidik Polsek Cileunyi menindaklanjutinya dengan dilakukan proses terhadinya perkara untuk menghentikan penyidikan perkaranya. Restorative justice suatu penyelesaian tindak pidana diluar pengadilan yang secara musyawarah atau media yang memperundingakan antara pelaku,korban, keluarga pelaku, keluarga korban dan masyarakat sebagai pasilitator yang menyelesaikan permasaahan tindak pidana. pendekatan restorative justice dalam penyelesaian perkara tindak pidana biasanya dikenal terhadap pelaku anak. Sistem peradilan pidana khusus bagi anak tentunya memiliki tujuan khusus bagi kepentingan masa depan anak dan masyarakat yang di dalamnya terkandung prinsip-prinsip restorative justice. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan prinsip restorative justice dalam penyelsaian tindak pidana pencurian, apa yang menjadi kendala penerpan Restorative Justice dalam penyelesaian tindak pidana pencurian, dan upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam penerapan Restorative Justice dalam tindak pidana pencurian di Polsek Cileunyi. Metode yang digunakan menggunakan sifat penelitian deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui adanya suatu variabel bebas untuk satu atau lebih variabel (variabel mandiri) tanpa membuat perbandingan atau menguji hubungan antara variabel tersebut dengan variabel lainnya dan Pendekatan yang dipilih penulis adalah pendekatan Yuridis Normatif, studi kepustakaan untuk mengumpulkan data dasar yang tergolong data sekunder yang tersedia untuk umum. Hasil dari penelitian ini yang pertama, penerapan restorative justice dalam tindak pidana pencurian sudah diterapkan dari beberapa kasus seperti pencurian saklar listrik, pencurian Handphone dan tindak pidana lainya. Kedua, kendala dalam penerapan konsep ini yaitu masyarakat belum mengetahui tentang konsep restorative jutice ini, masyaakat masih egois maunya tindak pidana dislesaikan secara retrebutif dan masih belum paham tentang hukum,dan kuranya pengetahuan tentang hukum. Ketiga, maka perlu segara dilakukan pengoptimalan konsep restorative justice pada kasus yang sekiranya tidak perlu di limpahkan kepengadilan. Muhamad Rizky Alzaelani : Tinjauan Yuridis Terhadap Penerapan Restorative Jutice Dalam Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian ( Studi Kasus Polsek Cileunyi ) Penerapan konsep restorative justice di Polsek Cileunyi telah dilaksanakan beberapa kasus yang diterapkan konsep pedamaian antata pelaku dan korban setelah proses perdamaian berhasil ditempuh, selanjutnya pelapor mengajukan surat pencabutan pengaduan. Lalu atas dasar adanya perdamaian dan pencabutan laporan pengaduan tersebut, penyidik Polsek Cileunyi menindaklanjutinya dengan dilakukan proses terhadinya perkara untuk menghentikan penyidikan perkaranya. Restorative justice suatu penyelesaian tindak pidana diluar pengadilan yang secara musyawarah atau media yang memperundingakan antara pelaku,korban, keluarga pelaku, keluarga korban dan masyarakat sebagai pasilitator yang menyelesaikan permasaahan tindak pidana. pendekatan restorative justice dalam penyelesaian perkara tindak pidana biasanya dikenal terhadap pelaku anak. Sistem peradilan pidana khusus bagi anak tentunya memiliki tujuan khusus bagi kepentingan masa depan anak dan masyarakat yang di dalamnya terkandung prinsip-prinsip restorative justice. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan prinsip restorative justice dalam penyelsaian tindak pidana pencurian, apa yang menjadi kendala penerpan Restorative Justice dalam penyelesaian tindak pidana pencurian, dan upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam penerapan Restorative Justice dalam tindak pidana pencurian di Polsek Cileunyi. Metode yang digunakan menggunakan sifat penelitian deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui adanya suatu variabel bebas untuk satu atau lebih variabel (variabel mandiri) tanpa membuat perbandingan atau menguji hubungan antara variabel tersebut dengan variabel lainnya dan Pendekatan yang dipilih penulis adalah pendekatan Yuridis Normatif, studi kepustakaan untuk mengumpulkan data dasar yang tergolong data sekunder yang tersedia untuk umum. Hasil dari penelitian ini yang pertama, penerapan restorative justice dalam tindak pidana pencurian sudah diterapkan dari beberapa kasus seperti pencurian saklar listrik, pencurian Handphone dan tindak pidana lainya. Kedua, kendala dalam penerapan konsep ini yaitu masyarakat belum mengetahui tentang konsep restorative jutice ini, masyaakat masih egois maunya tindak pidana dislesaikan secara retrebutif dan masih belum paham tentang hukum,dan kuranya pengetahuan tentang hukum. Ketiga, maka perlu segara dilakukan pengoptimalan konsep restorative justice pada kasus yang sekiranya tidak perlu di limpahkan kepengadilan
    corecore