65 research outputs found

    PENGARUH KESADARAN MEMBAYAR PAJAK, PEMAHAMAN PAJAK, SANKSI PAJAK, TARIF PAJAK TERHADAP KEPATUHAN PAJAK UMKM DI KOTA TEGAL

    No full text
    Muhamad Zaky Imaduddin 2023, Pengaruh Kesadaran Membayar Pajak, Pemahaman Pajak, Sanksi Pajak, Tarif Pajak terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Kota Tegal. Tujuan penelitian ini 1) Untuk mengetahui Pengaruh Kesadaran Membayar Pajak terhadap Kepatuhan Pajak UMKM. 2) Untuk mengetahui Pengaruh Pemahaman Pajak terhadap Kepatuhan Pajak UMKM. 3) Untuk mengetahui Pengaruh Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Pajak UMKM Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis data dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang responden dengan kriteria tertentu dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik sampling incidental. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari pengisian kuesioner yang diberikan kepada responden. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket atau kuesioner. Metode analisis data menggunakan Teknik analisis data yang digunakan Analisis Regresi Linear Berganda dan Uji signifikan (Uji Asumsi klasik, Uji t, Uji F, dan Uji Koefisien Determinasi). Berdasarkan hasil penelitian ini adalah 1) Dari pengujian secara parsial Kesadaran Membayar Pajak terhadap Kepatuhan Pajak diperoleh nilai sig = 0,007 > 0,05, 2) Dari pengujian secara parsial Pemahaman Pajak terhadap Kepatuhan Paja diperoleh nilai sig = 0,026 < 0,05, 3) Dari pengujian secara parsial Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Pajak diperoleh nilai sig = 0,000 < 0,05, 4) Dari pengujian secara parsial Tarif Pajak terhadap Kepatuhan Pajak diperoleh nilai sig = 0,000 < 0,05, Kesimpulan dari penelitia ini adalah 1) Kesadaran Membayar Pajak berpengaruh terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Kota Tegal, 2) Pemahaman Pajak berpengaruh terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Kota Tegal, 3) Sanksi Pajak berpengaruh terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Kota Tegal, 4) Tarif Pajak tidak berpengaruh terhadap Kepatuhan Pajak UMKM di Kota Tegal. Kata Kunci : Kesadaran Membayar Pajak, Pemahaman Pajak, Sanksi Pajak, Tarif Pajak dan Kepatuhan Paja

    INFUSING ISLAMIC VALUES AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT INTO CHEMISTRY FOR PRE-SERVICE ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS

    No full text
    This paper discusses the designs in infusing Islamic values and sustainable development and how challenges must be faced in the training for pre-service Islamic elementary school teachers. The subjects of this study consisted of 77 primary school educational candidates who contracted "Simple Chemistry" lectures The instrument was The Chemical Essay Test Integrated Sustainable Development Aspects (CET-SD) containing Islamic discourse. Based on pedagogical planning, lesson plans are divided into four stages, consisting of (1) phase of contact; (2) phase of curiosity and planning; (3) phase of elaboration; and (4) phase of deepening and networking. The link between Islamic values and chemistry and the environment was well understood by pre-service teachers. Some challenges in teaching chemical content were found regarding with (1) difficulties with the relation between macro domain and submicro domain; (2) difficulties with the relation between symbolic domain and macro or submicro domain; (3) difficulties with models

    MODUL Q-SETS SEBAGAI REKAYASA BAHAN AJAR KIMIA YANG BERMUATAN QUANTUM LEARNING DAN BERVISI SALINGTEMAS

    No full text
    Melihat cakupan materi mata pelajaran kimia yang luas tersebut, tentu saja diperlukan waktu  pembelajan kimia yang tidak singkat untuk mencapai ketuntasan belajar. Guru dituntut untuk memaksimalkan pembelajaran padahal mata pelajaran kimia seharusnya tidak hanya diajarkan secara eoritis tetapi juga praktis. Untuk mengatasi keterbatasan ruang dan waktu tersebut, maka guru harus dapat menyusun suatu bahan ajar efektif untuk pembelajaran. Modul merupakan salah satu jenis bahan ajar serta sebagai media pembelajaran cetak. Cara dan gaya belajar merupakan kunci untuk mengembangkan kinerja seseorang termasuk siswa di sekolah. Quantum learning mencakup aspekaspek penting dalam program neurolinguistik (NLP), yaitu suatu penelitian tentang bagaimana otak mengatur informasi. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar modul menggunakan pendekatan quantum learning diharapkan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Terkait dengan quantum earning adalah perumusan AMBAK (Apa Manfaatnya Bagiku). Wujud perumusan tersebut diwujudkan dalam bentuk visi salingtemas (sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat). Berdasarkan latar belakang di atas, muncul beberapa masalah antara lain bagaimana menyusun modul Q-SETS sebagai bahan ajar kimia yang bermuatan quantum learning dan bervisi salingtemas, serta dakah pengaruh penggunaan modul Q-SETS pada materi pokok reaksi oksidasi dan reduksi terhadap hasil belajar siswa. Aplikasi quantum learning bervisi salingtemas dalam modul Q-SETS dapat berupa kegiatan pencarian gaya belajar diri sendiri, peta konsep, penemuan AMBAK melalui analisis SETS, dan konsep TANDUR. Hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan desain modul Q-SETS adalah modul sebagai bahan ajar siswa harus mampu melayani kebutuhan siswa dengan modalitas visual, auditorial, maupun kinestetik sehingga informasi dalam modul dapat diserap dengan mudah. Alternatif desain modul dapat berupa penyajian strategi pembelajaran dalam media cetak modul. Penyajian strategi pembelajaran yang bermuatan quantum learning dan visi SETS terdiri dari:pembelajaran pendahuluan, penyampaian materi pembelajaran, memancing penampilan, pemberian umpan balik dan kegiatan tindak lanjut. Pembelajaran menggunakan modul Q-SETS berpengaruh erhadap hasil belajar kimia siswa. Besarnya pengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa sesuai dengan koefisien korelasi sebesar 0,506 dan koefisien determinasi 25,56% dengan kriteria pengaruh adalah sedang

    Is It Possible to Prevent Radicalism through Women's Participation in STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Education?: Challenges and Opportunities

    No full text
    Women and education as an effort to prevent radicalism are connected. If the international community tries to engage education as part of a strategy to reduce terrorism, it should be necessary to consider the content of education. One of the SDGs mandates in “equality” is the importance of women to be involved in mastering STEM. This study reveals how the challenges and opportunities for women's relationships and participation in STEM education can make it possible to prevent the emergence of radicalism. This was carried out by exploring several kinds of literature related to the level of women's participation and the usefulness of STEM education. The role of women is shown by their participation as learners, educators, and directly involved in the STEM industry as a workforce. As an educator, women's participation occupies a much better position than workforces. STEM content can be integrated with radicalism issues to be resolved in the classroom to practice critical thinking skills. Women as STEM workers face obstacles that have nothing to do with their abilities, such as stereotyping, discrimination, violence, and abuse. Religious education integrated with STEM education provides an opportunity to reduce radicalism values with women taking part in it

    ANALISIS MISKONSEPSI SUBMIKROSKOPIK KONSEP LARUTAN PADA CALON GURU KIMIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonspsi submikroskopik tentang konsep larutan pada calon guru kimia. Cakupan konsep berkenaan dengan komponen larutan, konsentrasi, serta sifat asam basa pada larutan berair. Penelitian ini melibatkan 36 calon guru kimia tahun pertama di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Jawa Tengah. Metode pengumpulan data menggunakan Tes Analisis Miskonsepsi Submikroskopik (TAMS) serta wawancara terstrukstur. Teknik analisis TAMS mengunakan pengkategorian interpretasi, sedangkan analisis wawancara dilakukan melalui transkripsi, reduksi respon, serta pengkodean sesuai dengan miskonsepsi yang terjadi pada aspek makroskopik, submikroskopik, dan simbolik merujuk pada konsep kimia larutan. Hasil menunjukkan masih banyak partisipan calon guru yang mengalami kesulitan untuk menghubungkan konsep level makroskopik (larutan) dengan level submikroskopik (pemodelan larutan), maupun kaitannya dengan level simbolik yaitu konsentrasi atau molaritas larutan. Hanya satu calon guru yang mampu merepresentasikan jumlah partikel dan penyusunan partikel dalam gambar dengan tepat secara keseluruhan, serta dapat mengkonfirmasi hasilnya. Kondisi tidak terhubungnya level representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik pada calon guru dikarenakan pemahaman konsep pada level sekolah dan perkuliahan sebelumnya belum komprehensif. Dengan demikian, diperlukan perbaikan proses belajar dan mengajarkan kimia bagi calon guru agar tidak terjadi miskonsepsi lanjutan pada siswa dalam memahami konten kimia di masa mendatang

    PRIORITAS PENDISTRIBUSIAN PROGRAM ZAKAT DI KOTA BANDUNG: ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) APPROACH

    No full text
    Zakat in Indonesia has enormous potential as an instrument in creating prosperity. However, the distribution of zakat funds has not been distributed optimally. This study aims to determine the biggest problems in the distribution of the zakat program and also the priority solutions in the zakat program in the city of Bandung in terms of economy, education, health and publicity and da'wah. The data analysis technique used is the Analytical Hierarchy Process (AHP). This study used 7 expert respondents who were asked to examine the problems and solutions for the distribution of the zakat program in Bandung. The results of the study will show the biggest problems in the distribution of zakat programs and also priority solutions in distributing zakat programs in the city of Bandung. The biggest problem in the distribution of the zakat program in Bandung City based on the opinions of the subjects is the Koran teachers who have economic difficulties, while the priority of the zakat distribution program is the training program and job skills. The next result is that in general the most problematic areas are the economic sector, as well as the priority solutions in general are the economic sector. This research is expected to provide benefits for the government in determining policies for the distribution of zakat programs more optimally

    Sosialisasi potensi akuaponik dengan memanfaatkan pekarangan rumah melalui media sosial

    No full text
    Pekarangan merupakan area di sekitar rumah yang mudah diupayakan untuk memenuhi nutrisi mikro melalui perbaikan menu pangan dan perekonomian keluarga. Salah satu pemberdayaan masyarakat untuk optimalisasi lahan pekarangan dengan menciptakan usaha budidaya skala rumah tangga adalah melalui teknologi akuaponik. Akuaponik adalah gabungan sistem akuakultur dan hidroponik. Program pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tiga tahapan utama yaitu (1) pembuatan sistem akuaponik pada pekarangan rumah warga; (2) pembuatan konten sosialisasi; (3) sosialisasi melalui media sosial. Dukungan media lainnya juga digunakan untuk trailer konten pada WhatsApp, laman Facebook, dan Instagram. Analisis dilaksanakan pada jumlah penayangan, durasi tonton rata-rata, jenis sumber akses media sosialiasi, perolehan like dan persentasenya, serta total komentar. Hasil menunjukkan retensi penonton sebanyak 31,0%, perolehan 23,1% dari sumber eksternal diperoleh dari platform Whatsapp, prsentase like yang didapatkan mencapai 100% dengan perolehan 51 like dan total komentar 18 komentar. Hal ini menunjukkan adanya potensi minat dari warganet untuk mengelola teknologi akuaponik. Respon dari warganet mencakup mulai dari kelebihan akuaponik, modal yang butuhkan, serta ingin membuat bisnis teknologi akuaponik akan tetapi terkendala lahan yang sempit

    Pesan Dakwah dalam Buku “Menyembah Tuhan Yang Salah”

    No full text
    This paper thoroughly describes the forms of da\u27wah messages contained in the book Worshiping The Wrong God by Ahmad Rifa\u27i Rif\u27an in terms of the category of da\u27wah messages and message equalization techniques. The research method used in this research is a descriptive method, which is a series of procedures and also stages in carrying out research activities with the aim of solving problems with Ahmad Rifa\u27i Rif\u27an\u27s book entitled "worshiping the Wrong God" which is the object, and documentation studies as methods used for data collection. Researchers collected these messages based on the categorization of dawah messages and messaging techniques. In terms of the category of da\u27wah messages, sharia da\u27wah message is the type of message that is most widely conveyed in the book. In terms of messaging techniques, informative messages are more delivered than persuasive and coercive messages. Keywords : Dawah Message, Message Category, Message Deliver

    OPTIMASI DESAIN ELEKTRODA SEL KONVERTER TERHADAP HASIL KONVERSI AMMONIA TERLARUT DALAM SISTEM PERAIRAN

    No full text
    Telah dilakukan penelitian tentang optimasi desain elektroda sel konverter terhadap hasil konversi ammonia terlarut dalam sistem perairan. Penelitian ini dilakukan pada limbah ammonia buatan dan limbah real dari salah satu indusri tahu di Kabupaten Bantul DIY. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sel konverter, mengkaji keefektifan alat ketika digunakan untuk mengkonversi ammonia, serta menguji performa alat pada sampel real (limbah tahu). Analisis desain dilakukan dengan sel konverter yang divariasikan jumlah anoda-katodanya. Desain yang digunakan adalah desain A, B, C dan D dengan perbandingan anoda-katoda 3:2, 2:3, 4:1 dan1:4. Waktu yang digunakan untuk tiap desain adalah 10, 30, dan 60 menit. Hasil konversi yang didapat kemudian dianalisis dengan metode Anova. Keefektifan alat diuji dengan variasi waktu 0, 1, 5, 10, 30, dan 60 menit, orde reaksi dari ammonia ditentukan untuk menentukan tetapan laju konversi yang terjadi. Uji performa dilakukan menggunakan desain B (2 anoda dan 3 katoda) dengan sampel limbah real (limbah tahu). Konsentrasi ammonia diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan metode indofenol dan metode adisi standar. Hasil yang didapatkan adalah variasi desain sel konverter menunjukkan perbedaan yang signifikan antara desain satu dengan desain yang lain, dimana hasil konversi terbesar didapatkan dari desain A yang menggunakan 3 anoda dan 2 katoda. Reaksi elektrolisis ammonia berlangsung mengikuti orde 3 dengan tetapan laju reaksi sebesar 3.10-08 ppm-2.s-1, dimana dalam waktu 1 jam ammonia terkonversi 37,88%. Uji performa alat pada sampel limbah tahu menunjukkan bahwa sel konverter yang digunakan dapat mengurangi limbah real (limbah tahu) dimana ammonia dapat terkonversi sebesar 31,84%. Kata kunci : Elektroisis, ammonia, adisi standar, desain sel konverter
    corecore